{"id":13159,"date":"2021-09-14T09:01:19","date_gmt":"2021-09-14T09:01:19","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=13159"},"modified":"2021-09-14T09:01:19","modified_gmt":"2021-09-14T09:01:19","slug":"cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress","title":{"rendered":"Cara Membuat Custom Post Types Pada WordPress"},"content":{"rendered":"<h2><strong><span id=\"Pengertian-Custom-Post-Types\" tabindex=\"-1\">Pengertian Custom Post Types<\/span><\/strong><\/h2>\n<p>Custom post type adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menyortir konten situs WordPress. Dengannya dapat membuat post type selain Page dan Post.<\/p>\n<p>Misalnya menggunakan website sebagai portfolio online untuk jasa desain interior. Dengan tipe posting custom dapat mengkategorikan halaman-halaman portfolio sebagai post type tersendiri.<\/p>\n<p>Selain itu, custom post type juga dapat digunakan untuk jenis konten lainnya, termasuk :<\/p>\n<ul>\n<li>Halaman produk.<\/li>\n<li>Kumpulan testimoni pelanggan.<\/li>\n<li>Ulasan buku, film, atau musik.<\/li>\n<li>Resep Masakan.<\/li>\n<li>Glosarium.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong><span id=\"Mengapa_Perlu_Menggunakan_Custom_Post_Type\">Alasan Perlu Menggunakan Custom Post Type<\/span><\/strong><\/h2>\n<p>Di bawah ini adalah beberapa alasan untuk memanfaatkan custom post type di WordPress, yaitu :<\/p>\n<h4><strong><span id=\"1_Mempermudah_Anda_dalam_Menyortir_Jenis_Konten\">1. Mempermudah dalam menyortir jenis konten<\/span><\/strong><\/h4>\n<p>Custom post type memudahkan untuk menyortir jenis konten. Terutama apabila struktur situs rumit. Bayangkan jika jumlah postingan ratusan dan terdiri dari jenis konten yang berbeda-beda. Mungkin masih dapat menggunakan search bar di daftar posting untuk mencari jenis konten tertentu. Akan tetapi, cara ini tidak efektif.<\/p>\n<p>Jika sudah membuat tipe posting custom dapat mengelompokkan konten sesuai jenisnya dengan mudah.<\/p>\n<h4><strong><span id=\"2_Konten_Tidak_Perlu_Ditampilkan_Secara_Kronologis\">2. Konten tidak perlu ditampilkan secara kronologis<\/span><\/strong><\/h4>\n<p>Custom post type dibutuhkan apabila tidak ingin jenis konten tertentu ditampilkan secara kronologis seperti posting.<\/p>\n<p>Misalnya memiliki situs memasak. Ada dua jenis konten yang dibuat, yaitu resep dan tips. Karena tidak perlu menampilkan daftar resep secara kronologis, dapat membuat tipe posting custom untuknya.<\/p>\n<h4><strong><span id=\"3_Anda_Ingin_Menampilkan_Custom_Fields_Tertentu_Pada_Suatu_Jenis_Konten\">3. Ingin menampilkan custom fields tertentu pada suatu jenis konten<\/span><\/strong><\/h4>\n<p>Custom post type digunakan apabila membutuhkan custom fields yang selalu tampil pada jenis konten tertentu. Contoh yang umum untuk hal ini adalah halaman produk di website toko online.<\/p>\n<p>Di dalam sebuah halaman produk, mungkin akan ada informasi-informasi berikut ini :<\/p>\n<ul>\n<li>Harga.<\/li>\n<li>Rating.<\/li>\n<li>Slideshow gambar produk.<\/li>\n<li>Deskripsi produk.<\/li>\n<li>Spesifikasi produk.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Tentunya bagian-bagian tersebut tidak cocok ditampilkan di halaman posting. Namun akan repot jika harus memasukkan custom fields tersebut setiap kali ingin membuat halaman untuk produk baru.<\/p>\n<p>Custom post type adalah solusinya. Dengannya dapat menyeragamkan custom fields untuk satu jenis posting baru.<\/p>\n<h2><strong><span id=\"Membuat_Custom_Post_Type_WordPress\">Membuat Custom Post Type WordPress<\/span><\/strong><\/h2>\n<p>Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk membuat custom post type di WordPress, yaitu :<\/p>\n<h3><strong><span id=\"Cara_Membuat_Custom_Post_Type_WordPress_dengan_Plugin\">1. Cara membuat custom post type wordpress dengan plugin<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Salah satu plugin yang dapat digunakan untuk membuat custom post type adalah Custom Post Type UI.<\/p>\n<p>Memang, ada beberapa plugin serupa. Tetapi dianjurkan Custom Post Type UI karena plugin ini di-update berkala dan dipercaya oleh lebih dari 800 ribu pengguna.<\/p>\n<p>Sebelum dapat menggunakannya, pastikan telah install dan mengaktifkan plugin tersebut.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13175 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/menginstall-plugin-custom-post-type-ui.png\" alt=\"\" width=\"765\" height=\"443\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/menginstall-plugin-custom-post-type-ui.png 765w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/menginstall-plugin-custom-post-type-ui-640x371.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/menginstall-plugin-custom-post-type-ui-400x232.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 765px) 100vw, 765px\" \/><\/p>\n<p>Setelah diaktifkan dapat menemukan menu <strong>CPT UI<\/strong>\u00a0di bagian kiri Dashboard WordPress. Klik menu tersebut dan klik\u00a0<strong>Add\/Edit Post Types<\/strong> untuk membuat custom post type pertama.<\/p>\n<p>Di menu tersebut tinggal mengisi kolom-kolom yang dibagi dalam beberapa bagian. Agar tidak bingung akan menjelaskan fungsi dari masing-masing kolom tersebut.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4><strong><span id=\"1_Basic_Settings\">Basic settings<\/span><\/strong><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Di bagian ini ada tiga kolom, yaitu :<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li><strong>Post Type Slug<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Digunakan sebagai URL tipe posting custom yang dibuat. Hanya dapat memasukkan huruf dan angka pada kolom ini. Jika ingin memasukkan spasi, gunakan tanda underscore\u00a0(_).<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li><strong>Plural Label<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Nama menu custom post type yang tampil di sidebar WordPress, seperti\u00a0<strong>Posts<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong>Pages<\/strong>. Pastikan nama yang diketikkan menggunakan kata benda jamak dalam bahasa Inggris. Jadi, jangan lupa untuk menambahkan imbuhan -s atau -es.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li><strong>Singular Label<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Ketikkan bentuk tunggal dari nama tipe posting custom pada kolom ini. Nama tersebut akan ditampilkan dalam menu untuk menambahkan konten baru tipe posting custom tersebut. Misalnya, <strong>Add New Recipe<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Di bawah kolom\u00a0<strong>Singular Label <\/strong>dapat menemukan menu\u00a0<strong>Auto-populate labels<\/strong>. Dengan klik tombol ini, sebenarnya idak perlu mengisi kolom di bagian lainnya.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Kolom lainnya akan diisi secara otomatis berdasarkan nama custom post type yang telah ditentukan. Kemudian tinggal klik <strong>Add Post Type<\/strong> agar custom post type muncul di sidebar. Namun dapat mengisi kolom selanjutnya secara manual apabila ingin menentukannya sendiri.<\/p>\n<ul>\n<li><strong><span id=\"2_Additional_Labels\">Additional labels<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Di bagian\u00a0<strong>Additional Labels <\/strong>dapat menentukan nama sub-menu yang ada dalam menu utama custom post type. Misalnya dapat mengganti <strong>Add Item<\/strong>\u00a0menjadi\u00a0<strong>Add Recipe<\/strong>. Begitu juga dengan\u00a0<strong>All Item<\/strong>,\u00a0<strong>Edit Item<\/strong>, dll.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4><strong><span id=\"3_Settings\">Settings<\/span><\/strong><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Di bagian\u00a0<strong>Settings <\/strong>dapat melakukan pengaturan terhadap custom post type yang ingin dibuat. Misalnya bisa menentukan agar halaman dalam tipe posting custom ini dapat memiliki sub-halaman. Selain itu juga dapat membuat custom post type ini tampil atau disembunyikan dari menu navigasi website.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Scroll ke bawah dan akan menemukan checkbox untuk pengaturan tambahan. Pengaturan ini digunakan untuk menentukan fitur editor apa saja yang didukung custom post ini. Supaya nanti dapat mengaktifkan custom fields, jangan lupa untuk mencentang kotaknya.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Jika sudah selesai, klik <strong>Add Post Type\u00a0<\/strong>yang ada pada bagian\u00a0<strong>Basic Settings<\/strong>\u00a0tadi.<\/p>\n<h3><strong><span id=\"Cara_Membuat_Custom_Post_Type_WordPress_Secara_Manual\">2. Cara membuat custom post type wordpress secara manual<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Sebagai catatan, mengedit file\u00a0<strong>functions.php<\/strong> memiliki kekurangan. Pengaturan tipe posting custom akan hilang apabila update tema. Hal yang sama juga akan terjadi jika mengganti tema. Oleh karena itu perlu mengedit file <strong>functions.php<\/strong>\u00a0setiap ada perubahan pada tema.<\/p>\n<p>Membuat custom post type secara manual dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu :<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4><strong><span id=\"1_Cara_Membuat_Custom_Post_Type_dengan_Mengedit_functionsphp\">Cara membuat custom post type dengan mengedit functions.php<\/span><\/strong><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Sebelum memulai perlu kenal dengan file <strong>functions.php<\/strong>. Pada dasarnya, file ini bertindak sebagai template tema WordPress. Artinya, segala pengaturan tema terdaftar di dalam file tersebut.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Dapat mengaksesnya melalui <strong>Appearance \u00bb Theme Editor<\/strong>\u00a0di Dashboard WordPress. Pada daftar\u00a0<strong>Theme Files<\/strong>\u00a0di sebelah kanan layar, pilih\u00a0<strong>Theme Functions (functions.php)<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Kode yang perlu ditambahkan ke dalam file ini terdiri dari tiga bagian. Agar mudah dipahami, mari bahas satu per satu bagian tersebut.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Perlu meregistrasi tipe posting custom agar dapat digunakan.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Untuk itu, ketikkan kode di bawah ini :<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13168 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/meregistrasi-tipe-posting-custom.png\" alt=\"\" width=\"395\" height=\"97\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Contoh di atas akan membuat custom post type bernama \u201crecipes\u201d. Nama ini otomatis menjadi slug-nya juga. Misalnya\u00a0<strong>petualangkuliner.com\/recipes<\/strong>.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Akan membuat pengaturan label untuk tipe posting custom tersebut.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Langkah ini seperti mengisi kolom pada bagian <strong>Additional Labels<\/strong> yang ada pada plugin Custom Post Type UI tadi. Untuk itu perlu menambahkan array seperti contoh berikut ini :<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13167 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/function-custom_post_type.png\" alt=\"\" width=\"467\" height=\"435\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/function-custom_post_type.png 467w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/function-custom_post_type-400x373.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 467px) 100vw, 467px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Terakhir akan menggunakan array lagi untuk menentukan argumen yang digunakan tipe posting custom.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Kegunaan array ini sama dengan bagian <strong>Settings<\/strong>\u00a0di pengaturan plugin yang dibahas sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13169 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Settings.png\" alt=\"\" width=\"574\" height=\"456\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Settings.png 574w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Settings-400x318.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 574px) 100vw, 574px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Setelah memasukkan baris-baris kode di atas simpan perubahan pada file\u00a0<strong>functions.php<\/strong> dengan klik\u00a0<strong>Update File<\/strong>\u00a0di bagian bawah halaman editor tema.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Dengan demikian telah berhasil membuat tipe posting custom dengan mengedit file <strong>functions.php<\/strong>.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4><strong><span id=\"2_Membuat_Plugin_untuk_Custom_Post_Type\">Membuat plugin untuk custom post type<\/span><\/strong><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Seperti yang tadi disebutkan, custom post type yang dibuat dengan mengedit file\u00a0<strong>functions.php<\/strong> tidak bersifat permanen. Solusinya adalah dengan membuat plugin sendiri. Meskipun terdengar rumit, cara kedua ini tidak jauh berbeda dengan mengedit file tema. Hanya saja perlu membuat filenya sendiri.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Sebelum memulai, pastikan memiliki akses ke cPanel. Dapat mengaksesnya dengan mengetikkan url website dan diikuti dengan cpanel. Misalnya <strong>websiteku.com\/cpanel<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Akses ke cPanel dibutuhkan karena perlu membuat folder dan file plugin di dalam direktori website.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Apabila sudah berhasil mengaksesnya, halaman login cPanel akan muncul. Gunakan username dan password yang diberikan penyedia wordpress hosting Indonesia<b> <\/b>saat pertama kali membeli layanan.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li><strong><span id=\"1_Akses_File_Manager_cPanel\">Akses file manager cPanel<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Carilah menu file manager di Dashboard cPanel. Supaya lebih cepat juga dapat mencarinya dengan menggunakan search bar yang ada di bagian atas Dashboard.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li><strong><span id=\"2_Buat_Folder_untuk_Plugin\">Buat folder untuk plugin<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Setelah masuk ke file manager perlu mengakses folder <strong>plugins<\/strong>. Caranya, cari folder\u00a0<strong>public_html<\/strong>\u00a0di bagian kiri layar. Kemudian, buka folder\u00a0<strong>wp-content<\/strong>\u00a0di dalamnya.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Buatlah folder untuk plugin tipe posting custom di dalam folder <strong>plugins<\/strong>. Agar dapat mengenali folder ini dengan mudah di antara plugin-plugin lainnya, berilah nama yang jelas dan sesuai. <strong>custom-post-type<\/strong>, misalnya.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Untuk menambahkan folder baru, klik tombol\u00a0<strong>+ Folder<\/strong> yang ada pada toolbar di bagian atas layar.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13174 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/folder-toolbar-file-manager.png\" alt=\"\" width=\"394\" height=\"113\" \/><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li><strong><span id=\"3_Buat_File_Plugin\">Buat file plugin<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Sekarang perlu membuat file yang akan digunakan untuk plugin tipe posting custom. Klik dua kali pada folder yang baru saja dibuat, lalu klik tombol <strong>+ File<\/strong>\u00a0di toolbar file manager. Letaknya di sebelah kiri tombol\u00a0<strong>+ Folder<\/strong>\u00a0tadi.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Dapat menggunakan nama yang sama untuk file ini, yaitu <strong>custom-post-type<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Setelah file ini dibuat perlu membuatnya menjadi skrip php agar dapat dijalankan. Untuk itu, klik kanan pada file tersebut dan pilih <strong>Edit<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13172 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/mengedit-file-di-file-manager.png\" alt=\"\" width=\"460\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/mengedit-file-di-file-manager.png 460w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/mengedit-file-di-file-manager-400x332.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 460px) 100vw, 460px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Kemudian, tambahkan kode berikut ini pada bagian atas file editor :<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13162 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/file-editor.png\" alt=\"\" width=\"472\" height=\"338\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/file-editor.png 472w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/file-editor-400x286.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 472px) 100vw, 472px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><strong>Plugin Name<\/strong>,\u00a0<strong>Description<\/strong>,\u00a0<strong>Author<\/strong>\u00a0merupakan komentar di dalam file ini untuk menjelaskan kegunaannya. Mengganti ketiga informasi tersebut tidak akan mengubah fungsi file plugin ini. Kode untuk menentukan fungsinya akan dibahas pada bagian selanjutnya.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li><strong><span id=\"4_Memberikan_Fungsi_pada_Plugin\">Memberikan fungsi pada plugin<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Agar plugin dapat bekerja perlu menambahkan action hook\u00a0init dan\u00a0function di dalam file-nya. Untuk itu, ketikkan dua baris kode berikut ini :<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13163 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/action-hook-init-dan-function.png\" alt=\"\" width=\"418\" height=\"90\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/action-hook-init-dan-function.png 418w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/action-hook-init-dan-function-400x86.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 418px) 100vw, 418px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Perlu diingat bahwa nama tipe posting custom harus disebut pada kedua baris ini. Sebagai contoh, <strong>register_recipe_post_type<\/strong>\u00a0akan menghasilkan post type bernama \u201crecipe\u201d. Seperti di cara sebelumnya, nama jenis posting juga menjadi slug-nya.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li><strong><span id=\"5_Menentukan_array_Label\">Menentukan\u00a0array label<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Seperti ketika membuat custom post di file <strong>functions.php<\/strong>, juga mengetikkan kode yang digunakan untuk menentukan label.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Tambahkan kode di bawah ini untuk melakukannya :<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13164 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/array-Label.png\" alt=\"\" width=\"357\" height=\"549\" \/><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li><strong><span id=\"6_Menentukan_array_Argumen\">Menentukan\u00a0array argumen<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Selain label juga harus menentukan argumen. Kodenya seperti di bawah ini :<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13165 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/array-argumen.png\" alt=\"\" width=\"520\" height=\"567\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/array-argumen.png 520w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/array-argumen-400x436.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 520px) 100vw, 520px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Jika sudah, simpan file plugin dengan klik <strong>Save Changes<\/strong>\u00a0di pojok kanan atas file editor.<\/p>\n<h2><strong><span id=\"Cara_Menampilkan_Custom_Post_Type_WordPress_di_Menu_Navigasi\">Cara Menampilkan Custom Post Type WordPress di Menu Navigasi<\/span><\/strong><\/h2>\n<p>Daftar custom post type tidak langsung dapat ditampilkan di menu navigasi seperti halaman utama (home), halaman blog, kontak, dll.<\/p>\n<p>Untuk memunculkannya, klik\u00a0<strong>Appearance \u00bb Menus<\/strong>\u00a0di sidebar Dashboard.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13171 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/tombol-menu-sidebar-wordpress.png\" alt=\"\" width=\"332\" height=\"271\" \/><\/p>\n<p>Pada bagian\u00a0<strong>Add menu items<\/strong>\u00a0klik tab\u00a0<strong>Custom links<\/strong>.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13170 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Add-menu-items.png\" alt=\"\" width=\"297\" height=\"426\" \/><\/p>\n<p>Kemudian, ketikkan URL tipe posting custom dan teks yang ingin ditampilkan sebagai menu. Jika sudah, klik\u00a0<strong>Add to Menu<\/strong>\u00a0untuk menyimpan.<\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;13159&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;2&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (2 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Cara Membuat Custom Post Types Pada WordPress&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (2 votes)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Custom Post Types Custom post type adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menyortir konten situs WordPress. Dengannya dapat membuat post type selain Page dan Post. Misalnya menggunakan website sebagai portfolio online untuk jasa desain interior. Dengan tipe posting custom dapat mengkategorikan halaman-halaman portfolio sebagai post type tersendiri. Selain itu, custom post type [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":13181,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[20,8],"tags":[4849,4853,4850,4851,4852,4848],"class_list":["post-13159","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","category-wordpress","tag-alasan-perlu-menggunakan-custom-post-types","tag-cara-menampilkan-custom-post-types-wordpress-di-menu-navigasi","tag-membuat-custom-post-types-wordpress","tag-membuat-custom-post-types-wordpress-dengan-plugin","tag-membuat-custom-post-types-wordpress-manual","tag-pengertian-custom-post-types"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cara-Membuat-Custom-Post-Types-Pada-WordPress-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cara-Membuat-Custom-Post-Types-Pada-WordPress-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cara-Membuat-Custom-Post-Types-Pada-WordPress-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cara-Membuat-Custom-Post-Types-Pada-WordPress.png",1920,1080,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Membuat Custom Post Types Pada WordPress - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Membuat Custom Post Types Pada WordPress - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pengertian Custom Post Types Custom post type adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menyortir konten situs WordPress. Dengannya dapat membuat post type selain Page dan Post. Misalnya menggunakan website sebagai portfolio online untuk jasa desain interior. Dengan tipe posting custom dapat mengkategorikan halaman-halaman portfolio sebagai post type tersendiri. Selain itu, custom post type [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-09-14T09:01:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cara-Membuat-Custom-Post-Types-Pada-WordPress.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Risa Y\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Risa Y\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress\"},\"author\":{\"name\":\"Risa Y\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\"},\"headline\":\"Cara Membuat Custom Post Types Pada WordPress\",\"datePublished\":\"2021-09-14T09:01:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress\"},\"wordCount\":1501,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cara-Membuat-Custom-Post-Types-Pada-WordPress.png\",\"keywords\":[\"alasan perlu menggunakan custom post types\",\"cara menampilkan custom post types wordpress di menu navigasi\",\"membuat custom post types wordpress\",\"membuat custom post types wordpress dengan plugin\",\"membuat custom post types wordpress manual\",\"pengertian custom post types\"],\"articleSection\":[\"Tips\",\"Wordpress\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress\",\"name\":\"Cara Membuat Custom Post Types Pada WordPress - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cara-Membuat-Custom-Post-Types-Pada-WordPress.png\",\"datePublished\":\"2021-09-14T09:01:19+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cara-Membuat-Custom-Post-Types-Pada-WordPress.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cara-Membuat-Custom-Post-Types-Pada-WordPress.png\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Membuat Custom Post Types Pada WordPress\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\",\"name\":\"Risa Y\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Risa Y\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Membuat Custom Post Types Pada WordPress - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Membuat Custom Post Types Pada WordPress - Hosteko Blog","og_description":"Pengertian Custom Post Types Custom post type adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menyortir konten situs WordPress. Dengannya dapat membuat post type selain Page dan Post. Misalnya menggunakan website sebagai portfolio online untuk jasa desain interior. Dengan tipe posting custom dapat mengkategorikan halaman-halaman portfolio sebagai post type tersendiri. Selain itu, custom post type [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2021-09-14T09:01:19+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cara-Membuat-Custom-Post-Types-Pada-WordPress.png","type":"image\/png"}],"author":"Risa Y","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Risa Y","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress"},"author":{"name":"Risa Y","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b"},"headline":"Cara Membuat Custom Post Types Pada WordPress","datePublished":"2021-09-14T09:01:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress"},"wordCount":1501,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cara-Membuat-Custom-Post-Types-Pada-WordPress.png","keywords":["alasan perlu menggunakan custom post types","cara menampilkan custom post types wordpress di menu navigasi","membuat custom post types wordpress","membuat custom post types wordpress dengan plugin","membuat custom post types wordpress manual","pengertian custom post types"],"articleSection":["Tips","Wordpress"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress","name":"Cara Membuat Custom Post Types Pada WordPress - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cara-Membuat-Custom-Post-Types-Pada-WordPress.png","datePublished":"2021-09-14T09:01:19+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cara-Membuat-Custom-Post-Types-Pada-WordPress.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cara-Membuat-Custom-Post-Types-Pada-WordPress.png","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-custom-post-types-pada-wordpress#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Membuat Custom Post Types Pada WordPress"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b","name":"Risa Y","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Risa Y"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cara-Membuat-Custom-Post-Types-Pada-WordPress.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13159","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13159"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13159\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13189,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13159\/revisions\/13189"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13181"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13159"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13159"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13159"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}