{"id":13677,"date":"2021-10-08T09:08:54","date_gmt":"2021-10-08T09:08:54","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=13677"},"modified":"2021-10-08T09:08:54","modified_gmt":"2021-10-08T09:08:54","slug":"fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman","title":{"rendered":"Fungsi Dari Penggunaan CRUD Pada Pemrograman"},"content":{"rendered":"<p>Di dunia bahasa pemrograman,banyak jenis fungsi,library dan metode pengembangan yang digunakan.Salah satu fungsi yang paling umum dan sering diaplikasikan ke dalam source code yakni CRUD.Istilah tersebut tentu sudah tidak asing bagi kalangan pengembang,khususnya back end developer.Biasanya,CRUD digunakan untuk membangun program yang sifatnya dinamis seperti penggunaan database (basis data).Sehingga,bahasa SQL sendiri cukup populer untuk menggunakan fungs ini.<\/p>\n<p>Pada artikel kali ini,kita akan membahas berkaitan dengan pengenalan awal apa itu CRUD,beserta fungsi,kelebihan dan cara kerjanya. Sehingga kalian dapat mengembangkan aplikasi sederhana atau bahkan sistem informasi dengan menerapkan fungsi ini.<\/p>\n<h2><b>Pengertian CRUD<\/b><\/h2>\n<p>CRUD merupakan singkatan yang berasal dari Create,Read,Update dan\u00a0Delete.Keempat istilah ini merupakan fungsi utama yang nantinya diimplementasikan ke dalam basis data.Empat poin tersebut mengindikasikan bahwa fungsi utama melekat pada penggunaan\u00a0database\u00a0relasional beserta aplikasi yang mengelolanya,seperti Oracle,MySQL,SQL Server dan lainnya.<\/p>\n<p>Dihubungkan dengan tampilan antarmuka (interface),maka peran CRUD sebagai fasilitator berkaitan dengan tampilan pencarian dan perubahan informasi dalam bentuk formulir,tabel atau laporan.Nantinya,akan ditampilkan dalam browser atau aplikasi pada perangkat komputer pengguna.<\/p>\n<p>Secara konseptual,data diletakkan di lokasi penyimpanan sehingga konten bisa diperbarui dan dibaca.Sebelum file penyimpanan dibaca oleh sistem,maka lokasi perlu dibuat dan dialokasikan dengan konten.Untuk beberapa poin yang tidak diperlukan dapat dihapus agar tidak membebani sistem dan storage yang sudah dialokasikan.<\/p>\n<h2><b>Fungsi Dari CRUD<\/b><\/h2>\n<p>Ada 4 poin\u00a0penting dari akronim fungsi CRUD untuk mengembangkan perangkat lunak,baik berbasis web\u00a0maupun\u00a0mobile,yakni :<b><\/b><\/p>\n<h3><b>1.Create<\/b><\/h3>\n<p>Fungsi CRUD pertama adalah Create,dimana kalian dapat memungkinkan untuk membuat record\u00a0baru pada sistem basis data.Jika kalian sering menggunakan SQL,maka sering disebut dengan istilah insert.<\/p>\n<p>Sederhananya,kalian dapat membuat tabel atau data baru sesuai atribut dengan memanggil fungsi create.Tetapi,biasanya hanya posisi administrator saja yang dapat menambahkan atribut lain ke dalam tabel itu sendiri.<b><\/b><\/p>\n<h3><b>2.Read<\/b><\/h3>\n<p>Fungsi CRUD kedua adalah read,artinya memungkinkan kalian untuk mencari atau mengambil data tertentu yang berada di dalam tabel dengan membaca nilainya.Fungsi read memiliki kesamaan dengan fungsi search yang biasa kalian temukan dalam berbagai perangkat lunak.<\/p>\n<p>Hal yang perlu dilakukan adalah dengan menggunakan kata kunci (keyword) untuk dapat menemukan file\u00a0record\u00a0dengan bantuan\u00a0filter data\u00a0berdasarkan kriteria tertentu.<b><\/b><\/p>\n<h3><b>3.Update<\/b><\/h3>\n<p>Fungsi CRUD ketiga adalah update,yang berfungsi untuk memodifikasi data atau record\u00a0yang telah tersimpan di dalam\u00a0database.Namun,kalian perlu untuk mengubah beberapa informasi terlebih dahulu agar dapat mengubah record\u00a0sesuai kebutuhan.Untuk pengisian\u00a0update data kalian\u00a0juga perlu menyesuaikan nilai atribut sesuai dengan form\u00a0yang tersedia agar tidak ada kesalahan saat pemrosesan data di dalam\u00a0server.<b><\/b><\/p>\n<h3><b>4.Delete<\/b><\/h3>\n<p>Fungsi CRUD keempat adalah delete,artinya dimana ketika kalian tidak membutuhkan sebuah record lagi,maka data tersebut perlu untuk dihapus.Sehingga,kalian perlu menggunakan fungsi delete untuk memproses aktivitas tersebut.<\/p>\n<p>Beberapa software terkait database relasional mengizinkan kalian untuk menggunakan soft dan hard delete.Untuk soft delete berfungsi untuk memperbarui status baris yang menunjukkan bahwa data akan dihapus meskipun informasi tersebut tetap ada.Sedangkan, untuk hard delete bertujuan untuk menghapus catatan pada basis data secara permanen.<\/p>\n<h2><b>Kelebihan Pada Penerapan CRUD<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-13686 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman-1.jpg 1920w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman-1-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman-1-768x432.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman-1-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman-1-640x360.jpg 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman-1-400x225.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>Daripada menggunakan SQL Statement yang biasa,lebih banyak programmer menyukai dengan menggunakan CRUD karena kinerjanya yang lebih baik.<\/li>\n<li>Ketika prosedur tersimpan dan dijalankan pertama kali,eksekusi plan akan disimpan dalam sebuah cache\u00a0prosedur dan digunakan kembali untuk semua aplikasi yang tersimpan pada\u00a0Stored Procedure.<\/li>\n<li>Ketika\u00a0statement\u00a0SQL dijalankan pada SQL\u00a0Server,mesin relasional akan mencari cache procedure untuk memastikan eksekusi plan yang ada untuk statement\u00a0SQL tertentu tersedia dan menggunakan plan saat ini untuk mengurangi\u00a0resources atau kebutuhan pengoptimalan,penguraian dan kompilasi secara berulang untuk langkah-langkah\u00a0statement\u00a0SQL.<\/li>\n<li>Jika rencana eksekusi tidak tersedia,maka SQL Server akan membuat rencana eksekusi baru untuk kueri tersebut.<\/li>\n<li>Ketika kalian menghapus statement SQL dari kode aplikasi maka semua SQL dapat disimpan dalam database sementara hanya pemanggilan Store Procedure yang ada pada aplikasi klien kalian.<\/li>\n<li>Ketika menggunakan Store Procedure,maka akan membantu mengurangi database ganda.<\/li>\n<li>Penggunaan Operasi CRUD juga akan membantu mencegah dalam serangan\u00a0SQL Injection.<\/li>\n<li>Penggunaan Store Procedure dan bukan penggabungan string\u00a0untuk membangun kueri yang dinamis dari data input pengguna, untuk semua statement SQL berarti segala sesuatu yang dimasukkan kedalam parameter akan dikutip.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span id=\"Penamaan_Umum_pada_CRUD\">Penamaan Umum pada CRUD<\/span><\/h2>\n<ul>\n<li>Nama Prosedur harus diakhiri dengan nama yang diterapkan pada operasi CRUD.Awalan tidak boleh sama dengan awalan yang digunakan untuk prosedur yang sudah tersimpan sebelumnya oleh pengguna yang lain.<\/li>\n<li>Prosedur CRUD untuk tabel yang sama akan dikelompokkan menjadi satu atau bersama jika kita menggunakan nama tabel setelah awalan.<\/li>\n<li>Setelah menambahkan prosedur CRUD,kalian dapat memperbahaui skema database dengan mengidentifikasi entitas dari database tempat operasi CRUD akan diimplementasikan.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Cara Pengaplikasian Sistem CRUD<\/b><\/h2>\n<p>Untuk pengaplikasian Sistem CRUD,kalian dapat mempelajari tutorial lengkapnya di website Codecademy atau melalui situs W3School. Yang paling penting dan harus diperhatikan dalam menyusun fungsi tersebut,kalian perlu untuk memastikan bahwa program kalian sudah terkoneksi dengan database.<\/p>\n<p>Sebenarnya,terdapat beberapa variasi lain dari CRUD yang diterapkan pada Restful APIs,terletak pada sistem HTTP.Berikut ini beberapa variasi,meliputi :<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">BREAD (Browse,Read,Edit,Add,Delete).<\/li>\n<li aria-level=\"1\">CRAP (Create,Replicate,Append,Process).<\/li>\n<li aria-level=\"1\">CRUDL (Create,Read,Update,Delete,List).<\/li>\n<li aria-level=\"1\">DAVE (Delete,Add,View,Edit).<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jadi,CRUD merupakan fungsi yang dapat diterapkan pada sistem basis data yang membantu proses pengolahan informasi secara sistematis.Operasi pemrograman yang diterapkan adalah membuat,membaca,meng-update dan menghapus data.Kelebihan dari fungsi ini adalah mampu diaplikasikan ke dalam berbagai bahasa pemrograman yang mempunyai paradigma masing-masing serta membantu dalam pemrosesan database secara optimal.Demikian pembahasan tentang CRUD,semoga artikel ini dapat bermanfaat \ud83d\ude42<\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;13677&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;0&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;0&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;0\\\/5 - (0 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Fungsi Dari Penggunaan CRUD Pada Pemrograman&quot;,&quot;width&quot;:&quot;0&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 0px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            <span class=\"kksr-muted\">Jadilah yang pertama untuk memberi nilai<\/span>\n    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di dunia bahasa pemrograman,banyak jenis fungsi,library dan metode pengembangan yang digunakan.Salah satu fungsi yang paling umum dan sering diaplikasikan ke dalam source code yakni CRUD.Istilah tersebut tentu sudah tidak asing bagi kalangan pengembang,khususnya back end developer.Biasanya,CRUD digunakan untuk membangun program yang sifatnya dinamis seperti penggunaan database (basis data).Sehingga,bahasa SQL sendiri cukup populer untuk menggunakan fungs [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":13683,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[5024,5022,5023],"class_list":["post-13677","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman","tag-kelebihan-pada-penerapan-crud","tag-pengertian-crud"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman-1140x445.jpg",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman-463x348.jpg",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman-300x169.jpg",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman.jpg",1920,1080,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fungsi Dari Penggunaan CRUD Pada Pemrograman - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fungsi Dari Penggunaan CRUD Pada Pemrograman - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di dunia bahasa pemrograman,banyak jenis fungsi,library dan metode pengembangan yang digunakan.Salah satu fungsi yang paling umum dan sering diaplikasikan ke dalam source code yakni CRUD.Istilah tersebut tentu sudah tidak asing bagi kalangan pengembang,khususnya back end developer.Biasanya,CRUD digunakan untuk membangun program yang sifatnya dinamis seperti penggunaan database (basis data).Sehingga,bahasa SQL sendiri cukup populer untuk menggunakan fungs [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-10-08T09:08:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"feni\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"feni\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman\"},\"author\":{\"name\":\"feni\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/92f805bd68ef8fc0eb2b6cafc6579e61\"},\"headline\":\"Fungsi Dari Penggunaan CRUD Pada Pemrograman\",\"datePublished\":\"2021-10-08T09:08:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman\"},\"wordCount\":908,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman.jpg\",\"keywords\":[\"Fungsi Dari Penggunaan CRUD Pada Pemrograman\",\"Kelebihan Pada Penerapan CRUD\",\"Pengertian CRUD\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman\",\"name\":\"Fungsi Dari Penggunaan CRUD Pada Pemrograman - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman.jpg\",\"datePublished\":\"2021-10-08T09:08:54+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fungsi Dari Penggunaan CRUD Pada Pemrograman\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/92f805bd68ef8fc0eb2b6cafc6579e61\",\"name\":\"feni\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2a63c9a33d5a76730f86afb01aa7be8819ebd0dbd478ca3e43c713e68d6a1342?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2a63c9a33d5a76730f86afb01aa7be8819ebd0dbd478ca3e43c713e68d6a1342?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"feni\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fungsi Dari Penggunaan CRUD Pada Pemrograman - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fungsi Dari Penggunaan CRUD Pada Pemrograman - Hosteko Blog","og_description":"Di dunia bahasa pemrograman,banyak jenis fungsi,library dan metode pengembangan yang digunakan.Salah satu fungsi yang paling umum dan sering diaplikasikan ke dalam source code yakni CRUD.Istilah tersebut tentu sudah tidak asing bagi kalangan pengembang,khususnya back end developer.Biasanya,CRUD digunakan untuk membangun program yang sifatnya dinamis seperti penggunaan database (basis data).Sehingga,bahasa SQL sendiri cukup populer untuk menggunakan fungs [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2021-10-08T09:08:54+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"feni","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"feni","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman"},"author":{"name":"feni","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/92f805bd68ef8fc0eb2b6cafc6579e61"},"headline":"Fungsi Dari Penggunaan CRUD Pada Pemrograman","datePublished":"2021-10-08T09:08:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman"},"wordCount":908,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman.jpg","keywords":["Fungsi Dari Penggunaan CRUD Pada Pemrograman","Kelebihan Pada Penerapan CRUD","Pengertian CRUD"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman","name":"Fungsi Dari Penggunaan CRUD Pada Pemrograman - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman.jpg","datePublished":"2021-10-08T09:08:54+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman.jpg","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman.jpg","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/fungsi-dari-penggunaan-crud-pada-pemrograman#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fungsi Dari Penggunaan CRUD Pada Pemrograman"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/92f805bd68ef8fc0eb2b6cafc6579e61","name":"feni","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2a63c9a33d5a76730f86afb01aa7be8819ebd0dbd478ca3e43c713e68d6a1342?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2a63c9a33d5a76730f86afb01aa7be8819ebd0dbd478ca3e43c713e68d6a1342?s=96&d=mm&r=g","caption":"feni"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Fungsi-Dari-Penggunaan-CRUD-Pada-Pemrograman.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13677","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13677"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13677\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13692,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13677\/revisions\/13692"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13683"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13677"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13677"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13677"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}