{"id":14634,"date":"2021-12-27T08:38:40","date_gmt":"2021-12-27T08:38:40","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=14634"},"modified":"2021-12-27T08:38:40","modified_gmt":"2021-12-27T08:38:40","slug":"cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress","title":{"rendered":"Cara Membuat Link Dofollow atau NoFollow di WordPress"},"content":{"rendered":"<p>Jika mendengar banyak diskusi seputar blogging, istilah dofollow dan nofollow bagi blogger pemula pasti terdengar asing. Namun, sebagian besar blogger dan juga internet marketer pasti sudah memahami perbedaan kedua fungsi ini.<\/p>\n<p>Hal ini berkaitan dengan backlink. Backlink merupakan salah satu komponen penting yang ada dalam memaksimalkan website. Ini penting dalam pencarian search engine seperti google atau dikenal dengan SEO (Search Engine Optimization). Secara umum backlink sendiri artinya adalah memberikan link atau tautan ke situs lain dengan anchor text tertentu. Mengenal link dofollow\/nofollow di wordpress salah satu membentuk backlink yang berkualitas.<\/p>\n<h2><span id=\"Mengenal_Link_No_Follow_dan_Do_Follow\"><strong>Mengenal Link No Follow dan Do Follow<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Tiap tautan atau link building yang dibuat akan di crawling oleh mesin pencari misalnya Google tanpa terkecuali. Baik itu internal link dan juga backlink. Sehingga ini berpotensi sangat baik untuk membantu website mendapatkan reputasi yang baik dalam indeks mesin pencari terutama Google.<\/p>\n<p>Namun, dalam menerapkannya kita perlu berhati-hati. Karena pada setiap backlink yang disertakan akan turut mempengaruhi reputasi satu sama lain. Maka, jika membuat link dan menautkannya pada situs website yang tidak memiliki reputasi yang baik, hal ini akan berpengaruh pada reputasi dan kredibilitas juga. Maka dari itu penting, mengenal link yang dibuat di website. Jadi ada baiknya mempelajari bagaimana cara menautkan link secara aman dengan mengaturnya menggunakan Dofollow Link dan Nofollow Link.<\/p>\n<h2><span id=\"Pengertian_Dofollow_dan_Nofollow_Link\"><strong>Pengertian Dofollow dan Nofollow Link<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><strong>Dofollow<\/strong> adalah sebuah istilah website dan blog yang bila memberikan komentar di blog tersebut itu berarti menaruh link ke blog atau website tersebut. Link ini kemudian dihitung sebagai backlink oleh google atau sebuah attribute HTML yang bertujuan memberikan instruksi bahwa link tersebut relevan dengan post yang ada dalam website tersebut. Dofollow memberikan nilai tambah untuk SERP di mata Google. Jadi posisi website reputasinya meningkat. SERP adalah sebuah singkatan dari search engine result pages. Seperti namanya, halaman ini berisi informasi yang dicari seseorang lewat mesin pencari.<\/p>\n<p><strong>Nofollow<\/strong> adalah sebuah istilah dalam dunia SEO sebuah atribut HTML yang ditujukan untuk memberikan instruksi kepada search engine bahwa link yang ditulis dengan atribut nofollow tidak akan mempengaruhi target link pada search engine. Jadi intinya, tidak akan memberikan nilai apapun di mata Google atau SERP.<\/p>\n<p>Namun, dalam penerapannya tetap berpengaruh mendatangkan pengunjung (visitor) jika link tersebut di link. Atribut nofollow pertama kali diperkenalkan oleh Matt Cutts dan Jason Shellen di tahun 2005. Atribut nofollow ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas search engine dari spam, dan mencegah search engine indeks website spam di rangking yang baik.<\/p>\n<h2><span id=\"Manfaat_Dofollow_dan_Nofollow_Link\"><strong>Manfaat Dofollow dan Nofollow Link<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Ada manfaat dan fungsi yang baik bila memaksimalkan Dofollow dan Nofollow link di website, yaitu :<\/p>\n<h3><span id=\"Dofollow_Link\"><strong>1. Dofollow Link<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Ada beberapa kelebihan dofollow link jika diterapkan di website, yaitu :<\/p>\n<ul>\n<li>Link yang ada di website bisa menjadi sebuah backlink.<\/li>\n<li>Pagerank website akan naik karena pengunjung yang terus meningkat melalui peringkat search engine yang baik.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span id=\"Nofollow_Link\"><strong>2. Nofollow Link<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Biarpun jarang digunakan, nofollow dimanfaatkan untuk berbagai hal, seperti :<\/p>\n<ul>\n<li>Menjaga kualitas SEO (Search Engine Optimization) di dalam search engine seperti Google.<\/li>\n<li>Meminimalisir komentar spam, yang mempengaruhi spam score.<\/li>\n<li>Link menjadi lebih stabil dan berkualitas. Google mudah mengenalinya.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Namun, biarpun banyak kelebihan dofollow dan juga nofollow. Masing-masing juga memiliki kekurangannya.<\/p>\n<h3><span id=\"Kekurangan_Dofollow_dan_Nofollow_Link\"><strong>Kekurangan Dofollow dan Nofollow Link<\/strong><\/span><\/h3>\n<h4><strong>1. Kekurangan dofollow<\/strong><\/h4>\n<ul>\n<li>Banyaknya komentar spam yang muncul atau komentar yang tidak berkaitan dan sesuai dengan topik yang dibahas.<\/li>\n<li>Terlalu banyak link dapat merusak reputasi pencarian dan Google menjatuhkan sanksi pada website.<\/li>\n<\/ul>\n<h4><strong>2. Kekurangan nofollow<\/strong><\/h4>\n<p>Sedangkan untuk link nofollow memiliki kekurangan yaitu dari penggunaan opsi link ini, yaitu tidak memberikan pengaruh (nilai SEO) bagi link tujuan. Dengan mengenal kelebihan dan kekurangannya dapat memaksimalkan kebutuhan SEO yang baik untuk website, sehingga kami berikan tutorial membuat link dofollow\/nofollow di WordPress.<\/p>\n<h2><span id=\"Perbedaan_Link_Nofollow_Link_dan_Dofollow_Link\"><strong>Perbedaan Link Nofollow Link dan Dofollow Link<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Seperti yang kita bahas sebelumnya perbedaan dofollow dan nofollow itu sangat kontras dengan penerapannya. Link nofollow biasanya digunakan untuk link yang \u201ckurang baik\u201d Misalnya domain yang memiliki rate yang buruk atau link yang bisa menyebabkan spam seperti link yang berada di kolom komentar. Bisa juga yang memberikan nilai\u00a0spam score yang tidak baik untuk website.<\/p>\n<p>Sebaliknya, dofollow link dapat memberikan sinyal kepada mesin pencari terutama Google untuk mengikuti link tersebut. Tipe link dofollow sebelumnya sudah bersifat default alias sudah tidak perlu melakukan konfigurasi lagi. Secara otomatis Google tentu akan mengikuti setiap link atau tautan yang disematkan dan dibuat di sebuah artikel atau halaman website.<\/p>\n<p>Dalam penerapannya, link dofollow disematkan di dalam sebuah kata kunci yang sudah ditargetkan. Hal ini tentu akan menguatkan nilai SEO sebuah konten. Berikut hal yang bisa diketahui untuk melakukan pengecekan, perbedaan antara link dofollow atau nofollow. Bisa melihat pada baris kodenya.<\/p>\n<blockquote><p><strong><em>&lt; a href=\u201d<a class=\"vglnk\" href=\"https:\/\/www.iyesindonesia.com\/%E2%80%9DIyes\" rel=\"nofollow\">https:\/\/www.iyesindonesia.com\/\u201dIyes<\/a>\u00a0Indonesia<\/em><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Harus memahami link dofollow seperti ini biasanya juga memberikan dukungan pada domain lain sehingga bisa memberikan kekuatan SEO yang lebih kuat. Hal ini tentu menguntungkan tidak hanya pemberi link, tetapi juga pemilik domain yang ikut mencantumkan link domain lain.<\/p>\n<p>Bagaimana jika domain yang link-nya harus ada di halaman website atau blog tapi reputasinya kurang baik? Tentu bisa menggunakan opsi nofollow. Ini contoh penulisan nofollow :<\/p>\n<blockquote><p><strong><em>&lt; a href=\u201d<a class=\"vglnk\" href=\"https:\/\/www.iyesindonesia.com\/%E2%80%9Drel=%E2%80%9Dnofollow%E2%80%9DIyes\" rel=\"nofollow\">https:\/\/www.iyesindonesia.com\/\u201drel=\u201dnofollow\u201dIyes<\/a>\u00a0Indonesia<\/em><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Dapat melihat perbedaan antara kedua tipe link sebelumnya. Secara dasar, semua link merupakan dofollow. Jika kita ingin mengubah link dofollow menjadi link nofollow cukup menambahkan variabel <strong>\u201crel=\u201dnofollow\u201d.<\/strong><\/p>\n<p>Variabel ini berguna untuk memberikan penegasan pada bot mesin pencari seperti Google Bot untuk tidak melakukan crawl atau pencatatan link yang sudah ditautkan. Namun bila pengunjung melakukan klik pada link tersebut tetap diarahkan ke situs yang menjadi tujuan.<\/p>\n<h2><strong><span id=\"Cara_Membuat_Link_Dofollow_Nofollow\">Cara Membuat Link Dofollow dan Nofollow<\/span><\/strong><\/h2>\n<p>Jika ingin menerapkan link dofollow dan nofollow ini di website. Mari simak tutorial membuat link dofollow\/nofollow di wordpress. Ternyata menerapkannya tidak sesulit yang dipikirkan. Selain itu juga bisa membuatnya melalui Editor WordPress maupun menggunakan plugin.<\/p>\n<h3><span id=\"A_Menambahkan_Dofollow\"><strong>1. Menambahkan Dofollow<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Ketika menambahkan link di konten, secara otomatis link tersebut adalah dofollow. Untuk membuat link dofollow kita simak tutorial Tutorial Membuat Link Dofollow\/NoFollow untuk WordPress tutorialnya dibawah ini :<\/p>\n<ul>\n<li>Hal pertama yang kita lakukan adalah highlight words atau teks yang ingin diberikan link nofollow maupun link dofollow. Kemudian arahkan kursor ke atas Gutenberg block editor atau klik icon seperti gambar dibawah ini atau tekan CTRL+K.<\/li>\n<li>Salin URL dan Paste ke dalam box yang muncul.<\/li>\n<li>Bisa mengarahkan kursor ke arah opsi tautan untuk mendapatkan pengaturan lengkap seperti menambahkan opsi tab baru ketika link tersebut dibuka.<\/li>\n<li>Kemudian dalam pengaturan link klik\u00a0<strong>\u201cOpen New Tab\u201d<\/strong>\u00a0atau\u00a0<strong>\u201cBuka Tab Baru\u201d<\/strong> supaya bila di klik akan membuka jendela baru.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span id=\"B_Membuat_Nofollow_Menggunakan_WordPress\"><strong>2. Membuat Nofollow Menggunakan WordPress<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Dapat menambahkan nofollow mirip dengan dofollow, hanya saja ada beberapa langkah dan tambahan lainnya. Jadi dapat mengikuti tiga langkah membuat dofollow kemudian ikuti langkah dibawah ini untuk mengganti dofollow menjadi nofollow.<\/p>\n<ul>\n<li>Klik Icon\u00a0<strong>Text<\/strong>\u00a0disudut kanan halaman penulisan. Namun, di beberapa halaman penulisan WordPress mungkin memiliki tampilan berbeda seperti tanda titik tiga dan pilih\u00a0<strong>\u201cEdit As HTML\u201d.\u00a0<\/strong>Tetapi pada wordpress versi saat ini. Hanya melakukan klik <strong>Text<\/strong> untuk mendapatkan halaman Editor WordPress yang memiliki link sudah ditautkan. Dapat melakukan pencarian \u201cCTRL+F\u201d untuk menemukan keyword link yang jika kesulitan menemukan.<\/li>\n<li>Kemudian ganti link atau tautan yang sudah DImasukkan dengan menambahkan \u201crel=\u201dnofollow\u201d. Contohnya linknya sebagai berikut\n<p>Link Sebelumnya :<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><em>&lt; a href=\u201d<a class=\"vglnk\" href=\"http:\/\/www.iyesindonesia.com\/%E2%80%9D\" rel=\"nofollow\">http:\/\/www.iyesindonesia.com\/\u201d<\/a>&gt;IYES Indonesia<\/em><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Berubah menjadi :<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><em>&lt; a href=\u201d<a class=\"vglnk\" href=\"http:\/\/www.iyesindonesia.com\/%E2%80%9Drel=%E2%80%9Dnofollow%E2%80%9D\" rel=\"nofollow\">http:\/\/www.iyesindonesia.com\/\u201drel=\u201dnofollow\u201d<\/a>&gt;IYES Indonesia<\/em><\/p>\n<h3><span id=\"C_Cara_Membuat_Nofollow_Menggunakan_Plugin\"><strong>3. Cara Membuat Nofollow Menggunakan Plugin<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>Jika sering memerlukan link nofollow, dan membutuhkan secara otomatis atribut nofollow dalam beberapa tipe link (Seperti komentar di blog atau website). Dapat menggunakan plugin <strong>Ultimate Nofollow<\/strong>. Ultimate Nofollow merupakan plugin yang cocok bagi yang sering menggunakan fitur nofollow untuk website.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14639 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Nofollow-Menggunakan-Plugin.png\" alt=\"\" width=\"1129\" height=\"452\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Nofollow-Menggunakan-Plugin.png 1129w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Nofollow-Menggunakan-Plugin-1024x410.png 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Nofollow-Menggunakan-Plugin-768x307.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Nofollow-Menggunakan-Plugin-640x256.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Nofollow-Menggunakan-Plugin-400x160.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1129px) 100vw, 1129px\" \/><\/p>\n<p>Plugin ini memberikan solusi kemudahan untuk berbagai macam link nofollow di wordpress. Selain itu ada beberapa kelebihan dari plugin ini :<\/p>\n<ul>\n<li>Dapat menambahkan nofollow checkbox ke dalam tampilan reguler WordPress \u201cinsert link\u201d.<\/li>\n<li>Otomatis menerapkan nofollow di keseluruhan link.<\/li>\n<li>Diberikan berbagai macam pilihan nofollow shortcodes.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Plugin sudah tersedia di dalam plugin repository WordPress, jadi dapat langsung melakukan instalasi melalui :<\/p>\n<p><strong>Dashboard &gt;&gt; Plugin &gt;&gt; Add New<\/strong><\/p>\n<p>Setelah menginstall cukup menambahkan link seperti biasanya. Namun, ketika membuka bagian pengaturan \/ settings. Tidak perlu menambahkan manual menggunakan shortcode karena akan ada tampilan seperti dibawah ini.<\/p>\n<p>Tinggal Klik \u2018<strong>Add rel=\u201dnofollow\u201d<\/strong>\u00a0ke dalam link. Perbedaan dengan cara sebelumnya adalah kemudahan di dalam menambahkan baris script rel nofollow tanpa harus kesulitan mencari kode di barisan HTML satu persatu.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14640 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Add-relnofollow.png\" alt=\"\" width=\"863\" height=\"503\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Add-relnofollow.png 863w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Add-relnofollow-768x448.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Add-relnofollow-640x373.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Add-relnofollow-400x233.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 863px) 100vw, 863px\" \/><\/p>\n<h2><span id=\"Cara_Membuat_Nofollow_Link_di_Seluruh_Komentar_Website_Blog\"><strong>Cara Membuat Nofollow Link di Seluruh Komentar Website<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Banyaknya Komentar spam yang bisa masuk ke dalam website dan tidak sesuai dengan topik pembahasan tentu akan mengganggu reputasi website dan blog. Jadi sebaiknya dapat mengatur link di kolom komentar menjadi nofollow. Jika ingin mengatur secara otomatis nofollow ke seluruh link yang ada pada komentar blog. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Akses<strong>\u00a0\u201cSettings &gt;&gt; Nofollow<\/strong>\u201d di dalam WordPress Dashboard.<\/p>\n<p>Kemudian centang di dalam box untuk menerapkan nofollow keseluruhan link yang ada pada komentar. Kemudian klik \u201c<strong>Save Changes<\/strong>\u201d atau \u201c<strong>Simpan Perubahan\u201d<\/strong>\u00a0untuk menyimpannya.<\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;14634&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;2&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (2 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Cara Membuat Link Dofollow atau NoFollow di WordPress&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (2 votes)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika mendengar banyak diskusi seputar blogging, istilah dofollow dan nofollow bagi blogger pemula pasti terdengar asing. Namun, sebagian besar blogger dan juga internet marketer pasti sudah memahami perbedaan kedua fungsi ini. Hal ini berkaitan dengan backlink. Backlink merupakan salah satu komponen penting yang ada dalam memaksimalkan website. Ini penting dalam pencarian search engine seperti google [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":14642,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3,8],"tags":[5412,5411,5409,5410],"class_list":["post-14634","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","category-wordpress","tag-cara-membuat-dofollow-dan-nofollow","tag-manfaat-dofollow-dan-nofollow","tag-pengertian-dofollow-dan-nofollow","tag-perbedaan-dofollow-dan-nofollow"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Cara-Membuat-Link-Dofollow-atau-NoFollow-di-WordPress-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Cara-Membuat-Link-Dofollow-atau-NoFollow-di-WordPress-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Cara-Membuat-Link-Dofollow-atau-NoFollow-di-WordPress-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Cara-Membuat-Link-Dofollow-atau-NoFollow-di-WordPress.png",1920,1080,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Membuat Link Dofollow atau NoFollow di WordPress - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Membuat Link Dofollow atau NoFollow di WordPress - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jika mendengar banyak diskusi seputar blogging, istilah dofollow dan nofollow bagi blogger pemula pasti terdengar asing. Namun, sebagian besar blogger dan juga internet marketer pasti sudah memahami perbedaan kedua fungsi ini. Hal ini berkaitan dengan backlink. Backlink merupakan salah satu komponen penting yang ada dalam memaksimalkan website. Ini penting dalam pencarian search engine seperti google [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-27T08:38:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Cara-Membuat-Link-Dofollow-atau-NoFollow-di-WordPress.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Risa Y\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Risa Y\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress\"},\"author\":{\"name\":\"Risa Y\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\"},\"headline\":\"Cara Membuat Link Dofollow atau NoFollow di WordPress\",\"datePublished\":\"2021-12-27T08:38:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress\"},\"wordCount\":1446,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Cara-Membuat-Link-Dofollow-atau-NoFollow-di-WordPress.png\",\"keywords\":[\"cara membuat dofollow dan nofollow\",\"manfaat dofollow dan nofollow\",\"pengertian dofollow dan nofollow\",\"perbedaan dofollow dan nofollow\"],\"articleSection\":[\"Blog\",\"Wordpress\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress\",\"name\":\"Cara Membuat Link Dofollow atau NoFollow di WordPress - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Cara-Membuat-Link-Dofollow-atau-NoFollow-di-WordPress.png\",\"datePublished\":\"2021-12-27T08:38:40+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Cara-Membuat-Link-Dofollow-atau-NoFollow-di-WordPress.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Cara-Membuat-Link-Dofollow-atau-NoFollow-di-WordPress.png\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Membuat Link Dofollow atau NoFollow di WordPress\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\",\"name\":\"Risa Y\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Risa Y\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Membuat Link Dofollow atau NoFollow di WordPress - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Membuat Link Dofollow atau NoFollow di WordPress - Hosteko Blog","og_description":"Jika mendengar banyak diskusi seputar blogging, istilah dofollow dan nofollow bagi blogger pemula pasti terdengar asing. Namun, sebagian besar blogger dan juga internet marketer pasti sudah memahami perbedaan kedua fungsi ini. Hal ini berkaitan dengan backlink. Backlink merupakan salah satu komponen penting yang ada dalam memaksimalkan website. Ini penting dalam pencarian search engine seperti google [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2021-12-27T08:38:40+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Cara-Membuat-Link-Dofollow-atau-NoFollow-di-WordPress.png","type":"image\/png"}],"author":"Risa Y","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Risa Y","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress"},"author":{"name":"Risa Y","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b"},"headline":"Cara Membuat Link Dofollow atau NoFollow di WordPress","datePublished":"2021-12-27T08:38:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress"},"wordCount":1446,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Cara-Membuat-Link-Dofollow-atau-NoFollow-di-WordPress.png","keywords":["cara membuat dofollow dan nofollow","manfaat dofollow dan nofollow","pengertian dofollow dan nofollow","perbedaan dofollow dan nofollow"],"articleSection":["Blog","Wordpress"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress","name":"Cara Membuat Link Dofollow atau NoFollow di WordPress - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Cara-Membuat-Link-Dofollow-atau-NoFollow-di-WordPress.png","datePublished":"2021-12-27T08:38:40+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Cara-Membuat-Link-Dofollow-atau-NoFollow-di-WordPress.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Cara-Membuat-Link-Dofollow-atau-NoFollow-di-WordPress.png","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-link-dofollow-atau-nofollow-di-wordpress#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Membuat Link Dofollow atau NoFollow di WordPress"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b","name":"Risa Y","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Risa Y"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Cara-Membuat-Link-Dofollow-atau-NoFollow-di-WordPress.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14634","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14634"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14634\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14643,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14634\/revisions\/14643"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14642"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14634"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14634"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14634"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}