{"id":16841,"date":"2022-09-16T04:30:53","date_gmt":"2022-09-16T04:30:53","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=16841"},"modified":"2022-09-16T04:30:53","modified_gmt":"2022-09-16T04:30:53","slug":"use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya","title":{"rendered":"Use Case Diagram : Pengertian, Simbol, Contoh dan Cara Buatnya"},"content":{"rendered":"<p>Jika tertarik membangun karir di dunia digital, use case diagram adalah salah satu hal yang cocok untuk dipelajari. Pasalnya harus tahu bagaimana cara membuat pemodelan terlebih dahulu sebelum dalam membuat software maupun aplikasi. Use case diagram sendiri ternyata merupakan bagian dari UML\u00a0(Unified Modeling Language)\u00a0yang umumnya digunakan untuk menggambarkan hubungan sistem dengan pengguna.<\/p>\n<h2><strong>Pengertian Use Case Diagram<\/strong><\/h2>\n<p>Use case diagram adalah satu dari berbagai jenis diagram\u00a0Unified Modelling Language\u00a0(UML) yang menggambarkan hubungan interaksi antara aktor dan sistem. Yang dimaksud aktor disini dapat berupa manusia atau perangkat.<\/p>\n<p>Jadi, secara umum bisa didefinisikan bahwa pengertian use case diagram adalah teknik guna menunjukkan hubungan antara pengguna sistem dengan sistem itu sendiri. Hasilnya berupa skema sederhana untuk memudahkan user membaca dan memahami informasi yang diberikan.<\/p>\n<h2 id=\"simbol-simbol-pada-use-case-diagram\"><strong>Simbol Pada Use Case Diagram<\/strong><\/h2>\n<p>Perlu diketahui, dalam diagram ini juga terdapat simbol-simbol yang berguna sebagai media penyampai pesan.<\/p>\n<table border=\"1\" cellspacing=\"1\" cellpadding=\"1\">\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>Simbol<\/strong><\/td>\n<td><strong>Kegunaan<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Use case<\/td>\n<td>Berbentuk oval secara horizontal yang mewakili berbagai penggunaan yang mungkin dilakukan oleh\u00a0user.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Aktor<\/td>\n<td>Figure\u00a0yang berbentuk seperti tongkat, untuk menggambarkan orang-orang yang menggunakan\u00a0use case.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Asosiasi<\/td>\n<td>Sebuah garis antara aktor dan\u00a0use case. Dalam diagram yang kompleks, penting untuk mengetahui asosiasi antara aktor dan\u00a0use case\u00a0yang digunakkan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Sistem\u00a0boundary boxes<\/td>\n<td>Kotak yang menentukan cakupan sistem dari\u00a0use case. Semua\u00a0use case\u00a0yang berada di luar\u00a0box, dianggap tidak termasuk dalam cakupan sistem.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Packages<\/td>\n<td>Bentuk UML yang memungkinkan untuk menempatkan berbagai elemen yang berbeda dalam satu grup. Berbagai grup yang ada akan ditampilkan sebagai folder dokumen.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Bisa lihat gambar simbol-simbol diagram use case yang biasa digunakan di bawah ini. Simbol-simbol tersebut nyatanya lebih sedikit dibandingkan simbol pada flowchart diagram maupun ERD.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-16842 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/simbol-pada-use-case-diagram.png\" alt=\"\" width=\"435\" height=\"571\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/simbol-pada-use-case-diagram.png 435w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/simbol-pada-use-case-diagram-400x525.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 435px) 100vw, 435px\" \/><\/p>\n<h2 id=\"fungsi-use-case-diagram\"><strong>Fungsi Use Case Diagram<\/strong><\/h2>\n<p>Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa use case diagram adalah termasuk ke dalam\u00a0Unified Modelling Language\u00a0diagram, yang mana proses pembuatannya dilakukan sebelum kita masuk pada rancangan konsep Data Flow Diagram. Terdapat tiga fungsi dari penggunaannya, yakni sebagai berikut.<\/p>\n<ul>\n<li id=\"1-memperlihatkan-proses-aktivitas-dalam-sistem\"><strong>Memperlihatkan proses aktivitas dalam sistem<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Fungsi pertama yaitu berperan memperkenalkan tahap awal setiap kegiatan proses dalam sebuah sistem yang sedang dikembangkan. Hal tersebut memudahkan pengembang dalam menentukan kebutuhan yang sesuai dengan software dan pengguna.<\/p>\n<ul>\n<li id=\"2-menggambarkan-proses-bisnis-dalam-sistem\"><strong>Menggambarkan proses bisnis dalam sistem<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Fungsi use case diagram adalah berperan menggambarkan urutan proses bisnis dengan lebih jelas, mudah dimengerti dan transparan untuk mencegah terjadinya kesalahan pada sistem yang akan dikembangkan atau dibangun.<\/p>\n<ul>\n<li id=\"3-sebagai-jembatan-antara-developer-dan-konsumen\"><strong>Sebagai jembatan antara developer dan konsumen<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Fungsi use case diagram adalah menjadi jembatan penghubung antara developer dengan konsumen untuk mendeskripsikan kejelasan sebuah sistem yang akan dikembangkan.<\/p>\n<h2 id=\"manfaat-use-case-diagram\"><strong>Manfaat Use Case Diagram<\/strong><\/h2>\n<p>Sekarang kita lanjut membahas manfaat use case diagram, yaitu :<\/p>\n<ol>\n<li>Sebagai kebutuhan verifikasi.<\/li>\n<li>Menjadi gambaran antarmuka sebuah sistem karena setiap sistem yang dibangun harus memiliki interface.<\/li>\n<li>Mengidentifikasi orang yang dapat berinteraksi dengan sistem dan apa yang bisa dilakukan oleh sistem.<\/li>\n<li>Memberikan kepastian mengenai kebutuhan sistem.<\/li>\n<li>Memudahkan proses komunikasi antara domain expert dan pengguna.<\/li>\n<\/ol>\n<h2><b>Komponen Pada Use Case Diagram<\/b><\/h2>\n<p>Jika ingin mengetahui lebih lanjut mengenai use case diagram, perlu memahami building bloknya terlebih dahulu. Komponen umum yang harus ada meliputi :<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Sistem<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Komponen ini menyatakan batasan dari sistem dengan aktor yang menggunakannya. Sistem di sini diberikan label-label yang sesuai. Namun, umumnya sistem tidaklah diberi gambar karena kita tidak terlalu memberikan makna pada sebuah desain diagram.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Aktor<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Meskipun banyak yang menyangka bahwa aktor adalah sebuah diagram, tetapi nyatanya tidak. Aktor bukanlah bagian dari diagram. Aktor di sini mempunyai peran begitu penting, yaitu menciptakan use case jadi lebih mudah. Aktor menjelaskan siapa yang berinteraksi dengan sistem.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Selain itu aktor juga akan memberikan informasi sekaligus menerima informasi dari sistem. Hebatnya, kedua aktivitas tersebut bisa terjadi secara bersamaan. Namun, aktor sama sekali tidak mengontrol sistem, melainkan hanya memberi gambaran tentang hubungannya dengan sistem tersebut.<\/p>\n<ul>\n<li><b>Use Case<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Use case merupakan komponen gambaran fungsional dalam sebuah sistem. Dengan begitu, pengguna atau konsumen dapat mengetahui setiap fungsi yang dibangun dalam sistem tersebut.<\/p>\n<h2><b>Relasi Pada Use Case Diagram<\/b><\/h2>\n<p>Selain komponen yang telah disebutkan di atas,\u00a0use case diagram juga memiliki beberapa relasi, sebagai berikut :<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Association<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Association adalah teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi interaksi yang dilakukan oleh aktor tertentu dengan use case tertentu. Ini digambarkan dengan garis penghubung antara aktor dengan use case.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Generalization<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Generalisasi adalah hubungan antara dua use case atau dua aktor. Dimana salah satunya meng-inherit\u00a0dan menambahkan atau\u00a0override\u00a0sifat dari yang lainnya.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Dependency<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Dependency adalah relasi yang terbagi menjadi dua jenis, yaitu include dan exclude. Include berfungsi untuk mengidentifikasi hubungan atau relasi antara dua use case, dimana use case yang satu akan memanggil use case lainnya. Sementara exclude merupakan jenis yang jika dilakukan pemanggilan memerlukan suatu kondisi tertentu dan akan terjadi dependensi.<\/p>\n<h2 id=\"syarat-penamaan\"><strong>Syarat Penamaan Use Case Diagram<\/strong><\/h2>\n<p>Syarat penamaan use case diagram adalah nama yang diberikan mempunyai definisi sesimple mungkin dan mudah dipahami.<\/p>\n<h3><strong>1. Aktor<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li>Aktor merupakan manusia, perangkat, atau bahkan sistem yang menjadi peranan dalam keberhasilan sebuah operasi dalam sistem yang dibangun.<\/li>\n<li>Aktor memberikan informasi dan juga menerima informasi dari sistem.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>2. Use Case<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li>Fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai unit-unit yang saling bertukar pesan antar unit atau aktor<\/li>\n<li>Biasanya dinyatakan dengan kata kerja awal di awal frase nama use case<\/li>\n<li>Merepresentasikan fungsi dan kebutuhan dari perspektif pengguna<\/li>\n<\/ul>\n<h2 id=\"cara-membuat-use-case-diagram\"><strong>\u00a0Cara Membuat Use Case Diagram<\/strong><\/h2>\n<p>Dalam cara membuat use case diagram, Kenworthy (1997) memaparkan jika dapat menuliskan langkah-langkah proses pembuatan use case dalam sebuah narasi. Berikut ini adalah beberapa cara untuk membuat diagram berdasarkan narasi yang dituliskan :<\/p>\n<ul>\n<li>Identifikasi dulu siapa saja yang akan menggunakan.<\/li>\n<li>Memilih alat yang akan membantu untuk penerapannya.<\/li>\n<li>Tentukan apa saja yang akan dilakukan oleh pengguna, dan setiap aktivitas apa saja yang dilakukan oleh pengguna akan menjadi use case.<\/li>\n<li>Untuk setiap use case perlu memutuskan rangkaian setiap aktivitas secara normal.<\/li>\n<li>Jelaskan tahapan dasar dalam mendeskripsikan use case diagram. Dapat coba menjelaskan apa saja yang dilakukan pengguna dan apa yang bisa dilakukan sistem, sebagai bentuk interaksi yang perlu diketahui.<\/li>\n<li>Saat tahapan dasar dilakukan, maka pertimbangkan rangkaian aktivitas menurut jalur aktivitas dan berikan jalur aktivitas alternatif pada diagram.<\/li>\n<li>Selanjutnya dapat mencari kesamaan antara use case, kemudian catat hasilnya.<\/li>\n<li>Ulangi langkah kedua hingga ketujuh untuk pengguna yang lainnya.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 id=\"contoh-use-case-diagram\"><strong>Contoh Use Case Diagram<\/strong><\/h2>\n<p>Use case diagram\u00a0merupakan sistem yang dapat digunakan untuk berbagai macam kebutuhan, salah satunya adalah pembayaran\u00a0online. Perlu menentukan tiap komponen yang harus ada pada diagram tersebut. Berikut ini adalah contoh untuk menentukan komponen pada penggunaan ATM :<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Aktor<\/strong> : Pihak bank terkait, operator, dan nasabah atau pengguna<\/li>\n<li><strong>Use case<\/strong> : Transaksi, tarik tunai, transfer, cek saldo, sistem\u00a0StartUp, sistem\u00a0Shutdown,\u00a0e-payment, dan lainnya.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Apabila tertarik untuk bekerja di bidang digital dan memiliki keterampilan yang mumpuni, namun belum menemukan pekerjaan yang sesuai. Bisa mendaftarkan diri di marketplace EKRUT untuk mendapatkan pekerjaan dengan mudah dan karier yang baik.<\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;16841&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;2&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (2 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Use Case Diagram : Pengertian, Simbol, Contoh dan Cara Buatnya&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (2 votes)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika tertarik membangun karir di dunia digital, use case diagram adalah salah satu hal yang cocok untuk dipelajari. Pasalnya harus tahu bagaimana cara membuat pemodelan terlebih dahulu sebelum dalam membuat software maupun aplikasi. Use case diagram sendiri ternyata merupakan bagian dari UML\u00a0(Unified Modeling Language)\u00a0yang umumnya digunakan untuk menggambarkan hubungan sistem dengan pengguna. Pengertian Use Case [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":16843,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[6657,6658,6652,6654,6653,6650,6655,6651,6656],"class_list":["post-16841","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-cara-membuat-use-case-diagram","tag-contoh-use-case-diagram","tag-fungsi-use-case-diagram","tag-komponen-use-case-diagram","tag-manfaat-use-case-diagram","tag-pengertian-use-case-diagram","tag-relasi-pada-use-case-diagram","tag-simbol-use-case-diagram","tag-syarat-penamaan-use-case-diagram"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Use-Case-Diagram-Pengertian-Simbol-Contoh-dan-Cara-Buatnya.gif",713,445,false],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Use-Case-Diagram-Pengertian-Simbol-Contoh-dan-Cara-Buatnya.gif",463,289,false],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Use-Case-Diagram-Pengertian-Simbol-Contoh-dan-Cara-Buatnya.gif",300,187,false],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Use-Case-Diagram-Pengertian-Simbol-Contoh-dan-Cara-Buatnya.gif",1366,853,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Use Case Diagram : Pengertian, Simbol, Contoh dan Cara Buatnya - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Use Case Diagram : Pengertian, Simbol, Contoh dan Cara Buatnya - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jika tertarik membangun karir di dunia digital, use case diagram adalah salah satu hal yang cocok untuk dipelajari. Pasalnya harus tahu bagaimana cara membuat pemodelan terlebih dahulu sebelum dalam membuat software maupun aplikasi. Use case diagram sendiri ternyata merupakan bagian dari UML\u00a0(Unified Modeling Language)\u00a0yang umumnya digunakan untuk menggambarkan hubungan sistem dengan pengguna. Pengertian Use Case [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-16T04:30:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Use-Case-Diagram-Pengertian-Simbol-Contoh-dan-Cara-Buatnya.gif\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"639\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/gif\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Risa Y\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Risa Y\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya\"},\"author\":{\"name\":\"Risa Y\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\"},\"headline\":\"Use Case Diagram : Pengertian, Simbol, Contoh dan Cara Buatnya\",\"datePublished\":\"2022-09-16T04:30:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya\"},\"wordCount\":1079,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Use-Case-Diagram-Pengertian-Simbol-Contoh-dan-Cara-Buatnya.gif\",\"keywords\":[\"cara membuat use case diagram\",\"contoh use case diagram\",\"fungsi use case diagram\",\"komponen use case diagram\",\"manfaat use case diagram\",\"pengertian use case diagram\",\"relasi pada use case diagram\",\"simbol use case diagram\",\"syarat penamaan use case diagram\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya\",\"name\":\"Use Case Diagram : Pengertian, Simbol, Contoh dan Cara Buatnya - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Use-Case-Diagram-Pengertian-Simbol-Contoh-dan-Cara-Buatnya.gif\",\"datePublished\":\"2022-09-16T04:30:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Use-Case-Diagram-Pengertian-Simbol-Contoh-dan-Cara-Buatnya.gif\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Use-Case-Diagram-Pengertian-Simbol-Contoh-dan-Cara-Buatnya.gif\",\"width\":1366,\"height\":853},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Use Case Diagram : Pengertian, Simbol, Contoh dan Cara Buatnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\",\"name\":\"Risa Y\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Risa Y\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Use Case Diagram : Pengertian, Simbol, Contoh dan Cara Buatnya - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Use Case Diagram : Pengertian, Simbol, Contoh dan Cara Buatnya - Hosteko Blog","og_description":"Jika tertarik membangun karir di dunia digital, use case diagram adalah salah satu hal yang cocok untuk dipelajari. Pasalnya harus tahu bagaimana cara membuat pemodelan terlebih dahulu sebelum dalam membuat software maupun aplikasi. Use case diagram sendiri ternyata merupakan bagian dari UML\u00a0(Unified Modeling Language)\u00a0yang umumnya digunakan untuk menggambarkan hubungan sistem dengan pengguna. Pengertian Use Case [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2022-09-16T04:30:53+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Use-Case-Diagram-Pengertian-Simbol-Contoh-dan-Cara-Buatnya.gif","width":1024,"height":639,"type":"image\/gif"}],"author":"Risa Y","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Risa Y","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya"},"author":{"name":"Risa Y","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b"},"headline":"Use Case Diagram : Pengertian, Simbol, Contoh dan Cara Buatnya","datePublished":"2022-09-16T04:30:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya"},"wordCount":1079,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Use-Case-Diagram-Pengertian-Simbol-Contoh-dan-Cara-Buatnya.gif","keywords":["cara membuat use case diagram","contoh use case diagram","fungsi use case diagram","komponen use case diagram","manfaat use case diagram","pengertian use case diagram","relasi pada use case diagram","simbol use case diagram","syarat penamaan use case diagram"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya","name":"Use Case Diagram : Pengertian, Simbol, Contoh dan Cara Buatnya - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Use-Case-Diagram-Pengertian-Simbol-Contoh-dan-Cara-Buatnya.gif","datePublished":"2022-09-16T04:30:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Use-Case-Diagram-Pengertian-Simbol-Contoh-dan-Cara-Buatnya.gif","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Use-Case-Diagram-Pengertian-Simbol-Contoh-dan-Cara-Buatnya.gif","width":1366,"height":853},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/use-case-diagram-pengertian-simbol-contoh-dan-cara-buatnya#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Use Case Diagram : Pengertian, Simbol, Contoh dan Cara Buatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b","name":"Risa Y","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Risa Y"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Use-Case-Diagram-Pengertian-Simbol-Contoh-dan-Cara-Buatnya.gif","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16841","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16841"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16841\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16845,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16841\/revisions\/16845"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16843"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16841"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16841"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16841"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}