{"id":17339,"date":"2023-02-24T08:04:23","date_gmt":"2023-02-24T08:04:23","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=17339"},"modified":"2023-02-24T08:04:23","modified_gmt":"2023-02-24T08:04:23","slug":"pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman","title":{"rendered":"Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh Algoritma Pemrograman"},"content":{"rendered":"<p>Algoritma pemrograman adalah langkah berurutan dan terstruktur untuk membuat program. Jadi, setiap program komputer seperti software, apps, hingga sistem operasi dibangun dari algoritma pemrograman.<\/p>\n<p>Ibarat resep, fungsi algoritma pemrograman membantu memecahkan masalah secara logis dan menciptakan program yang efektif. Karena itu, bagi yang ingin menguasai programming, wajib paham apa itu algoritma pemrograman.<\/p>\n<h2 id=\"h-apa-itu-algoritma-pemrograman\"><strong><span id=\"Apa_itu_Algoritma_Pemrograman\">Apa itu Algoritma Pemrograman?<\/span><\/strong><\/h2>\n<p><strong>Algoritma pemrograman<\/strong> adalah serangkaian langkah atau instruksi untuk memecahkan masalah tertentu.\u00a0Di dalam\u00a0pemrograman, algoritma\u00a0digunakan untuk menentukan alur logika program.<\/p>\n<p>Bisa dibilang bahwa algoritma adalah aspek utama ketika developer membuat program dengan bahasa pemrograman apapun. Sebab, hasil akhir program bergantung dari algoritma yang ditulis. Oleh karena itu, seorang developer wajib menguasai algoritma pemrograman ketika belajar pemrograman.<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-penyajian-algoritma\"><strong><span id=\"Cara_Penyajian_Algoritma\">Cara Penyajian Algoritma<\/span><\/strong><\/h2>\n<p>Sebagai awalan bisa belajar dua cara penyajian algoritma programming, yaitu :<\/p>\n<h3><strong>1. Pseudocode<\/strong><\/h3>\n<p>Pseudocode adalah cara penulisan program secara informal dengan kaidah sendiri, daripada menggunakan aturan yang ditetapkan bahasa pemrograman. Tujuannya yaitu agar alur logika yang ditulis lebih mudah dipahami manusia.<\/p>\n<p>Di bawah ini adalah contoh pseudocode untuk menentukan bilangan terbesar dari tiga inputan angka :<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-17340 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pseudocode.png\" alt=\"\" width=\"485\" height=\"306\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pseudocode.png 485w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pseudocode-400x252.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 485px) 100vw, 485px\" \/><\/p>\n<h3><strong>2. Flowchart<\/strong><\/h3>\n<p>Flowchart adalah diagram yang menampilkan proses dan langkah pengambilan keputusan dalam suatu program. Tujuan flowchart adalah menyederhanakan rangkaian prosedur serta mengurangi risiko salah tafsir.<\/p>\n<p>Salah satu contoh flowchart dalam programming adalah sebagai berikut, untuk menunjukkan alur kerja program dari awal hingga akhir dalam menghitung luas persegi panjang :<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-17341 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Flowchart.png\" alt=\"\" width=\"734\" height=\"608\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Flowchart.png 734w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Flowchart-640x530.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Flowchart-400x331.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 734px) 100vw, 734px\" \/><\/p>\n<h2 id=\"h-cara-kerja-algoritma-pemrograman\"><strong><span id=\"Cara_Kerja_Algoritma_Pemrograman\">Cara Kerja Algoritma Pemrograman<\/span><\/strong><\/h2>\n<p>Di dalam pemrograman, algoritma bekerja dengan mengandalkan tiga aspek utama, yakni\u00a0<strong>input \u2192 proses \u2192 output.<\/strong><\/p>\n<p>Ketika pengguna memasukkan data atau perintah, komputer akan menganalisis dan mengeksekusinya sesuai alur algoritma untuk menghasilkan output yang diharapkan.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, ketika melakukan pencarian di Google, langkah logika algoritma pemrogramannya adalah :<\/p>\n<p>Menuliskan query pencarian \u2192 sistem memproses perintah \u2192 sistem menampilkan hasil pencarian yang relevan terhadap perintah.<\/p>\n<p>Dalam praktiknya, algoritma pemrograman terdiri dari<strong>\u00a0<\/strong>tiga macam<strong>\u00a0<\/strong>konstruksi, yaitu\u00a0<strong>algoritma sekuensial (linear sequence), algoritma percabangan (conditional), dan algoritma perulangan (looping).<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><strong>Algoritma Sekuensial<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Algoritma dengan prosedur yang berjalan dari satu proses ke proses berikutnya untuk mencapai hasil akhir. Contohnya, merebus air mentah hingga air matang.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Algoritma Percabangan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Algoritma yang menjalankan keputusan berdasarkan kondisi tertentu dengan dua atau lebih percabangan. Misalnya, jika nilai ujian lebih dari 75 maka hasilnya lulus ujian.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Algoritma Pengulangan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Algoritma yang menjalankan urutan perintah berulang-ulang hingga beberapa kali. Contohnya, menampilkan bilangan kelipatan dua mulai dari 0 hingga 50.<\/p>\n<h2 id=\"h-fungsi-algoritma-pemrograman\"><strong><span id=\"Fungsi_Algoritma_Pemrograman\">Fungsi Algoritma Pemrograman<\/span><\/strong><\/h2>\n<p>Pada dasarnya fungsi utama dari algoritma adalah untuk memecahkan suatu masalah. Suatu algoritma pemrograman membawa keuntungan serta fungsi penting dalam aktivitas pembuatan program. Algoritma pada umumnya digunakan untuk membantu setiap orang yang ingin mengkonversikan sebuah permasalahan ke bahasa pemrograman.<\/p>\n<p>Dari fungsinya ini, algoritma adalah hasil dari pemikiran yang terkonsep sehingga perintah dalam algoritma dapat dilaksanakan oleh komputer lewat bahasa pemrograman. Beberapa yang perlu diketahui terkait fungsi algoritma adalah sebagai berikut :<\/p>\n<ul>\n<li>Membantu memecahkan suatu permasalahan dengan logika dan sistematis.<\/li>\n<li>Memudahkan dalam membuat suatu program untuk penyelesaian masalah tertentu.<\/li>\n<li>Dapat digunakan berkali-kali untuk menyelesaikan suatu permasalahan.<\/li>\n<li>Membuat sebuah program yang rumit dan besar menjadi sederhana.<\/li>\n<li>Mengatasi permasalahan yang ada secara urut.<\/li>\n<li>Memecahkan program yang rumit sehingga memungkinan adanya perhitungan tingkat tinggi.<\/li>\n<li>Menggunakannya secara berulang atau lebih dari satu kali penggunaan.<\/li>\n<li>Memudahkan dalam\u00a0tracking\u00a0kesalahan karena alur kerjanya yang jelas.<\/li>\n<li>Memudahkan dalam memodifikasi program tanpa harus merubah dan mengganggu modul lainnya.<\/li>\n<li>Memudahkan membuat program yang lebih rapi dan terstruktur sehingga lebih mudah dipahami dan dikembangkan.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Jenis Algoritma <\/b><span id=\"Jenis-jenis_Algoritma_Pemrograman\">Pemrograman<\/span><\/h2>\n<p>Beberapa jenis algoritma yang wajib diketahui programmer adalah sebagai berikut :<\/p>\n<h3 id=\"h-1-algoritma-brute-force\"><strong><span id=\"1_Algoritma_Brute_Force\">1. Algoritma Brute Force<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Algoritma brute force adalah jenis algoritma yang mencoba semua kemungkinan untuk menyelesaikan masalah. Dengan kata lain, ia akan melakukan percobaan satu persatu hingga menemukan solusi yang tepat.<\/p>\n<p>Contoh penggunaan algoritma Brute Force misalnya untuk memecahkan 4 digit kode PIN dari angka 0 hingga 9. Setidaknya, butuh hingga 10.000 percobaan untuk menemukan kombinasi angka yang tepat.<\/p>\n<h3 id=\"h-2-algoritma-recursive\"><strong><span id=\"2_Algoritma_Recursive\">2. Algoritma Recursive<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Jenis algoritma yang kedua adalah algoritma recursive. Pada algoritma pemrograman ini, masalah diselesaikan sedikit demi sedikit dengan cara membaginya ke dalam beberapa kondisi yang serupa. Jika sulit membayangkan, algoritma pemrograman recursive bisa ditemukan ketika mengerjakan soal perhitungan pohon faktor Matematika.<\/p>\n<p>Lebih jauh, algoritma recursive masih dibagi lagi menjadi empat tipe spesifik, yaitu :<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Algoritma Divide and Conquer<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Membagi masalah menjadi dua bagian. Yang pertama yaitu masalah itu sendiri dan yang kedua adalah metode pemecahannya.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Algoritma Dinamis<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Menggunakan teknik memoisasi, yaitu menyimpan hasil pemecahan masalah ke memori untuk selanjutnya digunakan lagi di masa mendatang.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Algoritma Greedy<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Bertolak belakang dengan algoritma dinamis, algoritma greedy justru tidak akan mempertimbangkan hasil pemecahan masalah sebelumnya untuk mengambil keputusan.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Algoritma Backtracking<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Menyelesaikan masalah secara bertahap sambil mengeliminasi solusi yang ternyata tidak memecahkan masalah tersebut.<\/p>\n<h3 id=\"h-3-algoritma-randomized\"><strong><span id=\"3_Algoritma_Randomized\">3. Algoritma Randomized<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Sesuai namanya, algoritma randomized memanfaatkan penggunaan nomor secara acak untuk menentukan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Tujuannya yaitu untuk mengurangi kerumitan di dalam pemrograman.<\/p>\n<p>Contoh dari algoritma randomized adalah menentukan pivot selanjutnya menggunakan nomor yang muncul secara acak.<\/p>\n<h3 id=\"h-4-algoritma-sorting\"><strong><span id=\"4_Algoritma_Sorting\">4. Algoritma Sorting<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Bisa ditebak, algoritma sorting adalah jenis yang berfungsi untuk mengurutkan data berdasarkan kondisi tertentu, misalnya dari abjad A sampai Z atau jumlah angka besar ke kecil.<\/p>\n<p>Contoh penerapan algoritma sorting antara lain bubble sort, merge sort, insertion sort, dan selection sort.<\/p>\n<h3 id=\"h-5-algoritma-searching\"><strong><span id=\"5_Algoritma_Searching\">5. Algoritma Searching<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Algoritma searching adalah tipe algoritma yang digunakan untuk mencari suatu data, baik yang sudah disortir maupun belum, menggunakan query yang spesifik. Contoh pemanfaatan algoritma searching yaitu binary search dan linear search.<\/p>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<h3 id=\"h-6-algoritma-hashing\"><strong><span id=\"6_Algoritma_Hashing\">6. Algoritma Hashing<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Algoritma hashing sebenarnya mirip dengan algoritma searching. Bedanya, hashing tidak hanya mencari data, tapi juga mencocokkan query pencarian dengan kunci ID yang sudah ditetapkan.<\/p>\n<p>Contoh pemanfaatan algoritma hashing yaitu untuk verifikasi password ketika ingin masuk ke akun tertentu.<\/p>\n<h2 id=\"h-contoh-algoritma-pemrograman\"><strong><span id=\"Contoh_Algoritma_Pemrograman\">Contoh Algoritma Pemrograman<\/span><\/strong><\/h2>\n<p>Ini dia lima contoh algoritma pemrograman di dalam kehidupan sehari-hari :<\/p>\n<h4><strong>1. Algoritma Menjumlahkan Dua Angka<\/strong><\/h4>\n<p>Di dalam pemrograman, algoritma untuk menjumlahkan dua angka adalah sebagai berikut :<\/p>\n<\/div>\n<pre>Langkah 1: Masukkan angka pertama. \r\nLangkah 2: Masukkan angka kedua. \r\nLangkah 3: Komputer menjumlahkan angka pertama dan kedua. \r\nLangkah 4: Komputer menampilkan hasil penjumlahan.<\/pre>\n<h4><strong>2. Algoritma Mencari Angka Terbesar<\/strong><\/h4>\n<p>Untuk mencari tahu angka terbesar dari dua pilihan, maka perhitungan algoritma bahasa pemrograman yang digunakan adalah :<\/p>\n<pre>Langkah 1: Masukkan angka pertama. \r\nLangkah 2: Masukkan angka kedua. \r\nLangkah 3: Buat kondisi pertama. Jika angka pertama lebih besar dari angka kedua, maka tampilkan angka pertama. \r\nLangkah 4: Buat kondisi kedua. Jika angka kedua lebih besar dari angka pertama, maka tampilkan angka kedua. \r\nLangkah 5: Komputer menampilkan angka terbesar sesuai kondisi yang sesuai.<\/pre>\n<h4><strong>3. Algoritma Mengepel Lantai<\/strong><\/h4>\n<p>Contoh penerapan algoritma program untuk mengepel lantai secara sistematis yaitu :<\/p>\n<pre>Langkah 1: Lantai basah. \r\nLangkah 2: Ambil alat pel. \r\nLangkah 3: Pel lantai menggunakan alat pel. \r\nLangkah 4: Lantai kering.<\/pre>\n<h4 class=\"has-text-align-left\"><strong>4. Algoritma Menulis Pesan<\/strong><\/h4>\n<p>Berikut ini contoh penggunaan algoritma untuk menulis sebuah pesan singkat :<\/p>\n<pre>Langkah 1: Ambil handphone. \r\nLangkah 2: Buka aplikasi pesan. \r\nLangkah 3: Tulis pesan singkat. \r\nLangkah 4: Pilih nomor handphone tujuan. \r\nLangkah 5: Kirim pesan singkat. \r\nLangkah 6: Handphone menampilkan notifikasi pesan terkirim.<\/pre>\n<h4><strong>5. Algoritma Login Facebook<\/strong><\/h4>\n<p>Algoritma program ternyata bisa diterapkan untuk membuat alur sistematis untuk masuk ke akun Facebook, seperti :<\/p>\n<pre>Langkah 1: Buka website Facebook. \r\nLangkah 2: Klik tombol login. \r\nLangkah 3: Komputer menampilkan halaman login. \r\nLangkah 4: Masukkan alamat email dan password Facebook. \r\nLangkah 5: Buat kondisi pertama. Jika alamat email dan password sesuai, komputer menampilkan pesan \u2018berhasil login\u2019 dan mengarahkan pengguna ke halaman beranda. \r\nLangkah 6: Buat kondisi kedua. Jika alamat email dan password tidak sesuai, komputer akan menampilkan pesan \u2018error\u2019 dan pengguna tetap di halaman login. \r\nLangkah 7: Komputer memproses permintaan pengguna berdasarkan kondisi yang sesuai.<\/pre>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;17339&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;0&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;0&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;0\\\/5 - (0 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh Algoritma Pemrograman&quot;,&quot;width&quot;:&quot;0&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 0px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            <span class=\"kksr-muted\">Jadilah yang pertama untuk memberi nilai<\/span>\n    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Algoritma pemrograman adalah langkah berurutan dan terstruktur untuk membuat program. Jadi, setiap program komputer seperti software, apps, hingga sistem operasi dibangun dari algoritma pemrograman. Ibarat resep, fungsi algoritma pemrograman membantu memecahkan masalah secara logis dan menciptakan program yang efektif. Karena itu, bagi yang ingin menguasai programming, wajib paham apa itu algoritma pemrograman. Apa itu Algoritma [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":17342,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[7076,7077,7075,7073,7079,7078,7074],"class_list":["post-17339","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-cara-kerja-algoritma-pemrograman","tag-cara-penyajian-algoritma-pemrograman","tag-contoh-algoritma-pemrograman","tag-fungsi-algoritma-pemrograman","tag-jenis-algoritma-pemrograman","tag-jenis-jenis-algoritma-pemrograman","tag-pengertian-algoritma-pemrograman"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pengertian-Fungsi-Cara-Kerja-dan-Contoh-Algoritma-Pemrograman-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pengertian-Fungsi-Cara-Kerja-dan-Contoh-Algoritma-Pemrograman-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pengertian-Fungsi-Cara-Kerja-dan-Contoh-Algoritma-Pemrograman-300x188.png",300,188,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pengertian-Fungsi-Cara-Kerja-dan-Contoh-Algoritma-Pemrograman.png",2400,1500,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh Algoritma Pemrograman - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh Algoritma Pemrograman - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Algoritma pemrograman adalah langkah berurutan dan terstruktur untuk membuat program. Jadi, setiap program komputer seperti software, apps, hingga sistem operasi dibangun dari algoritma pemrograman. Ibarat resep, fungsi algoritma pemrograman membantu memecahkan masalah secara logis dan menciptakan program yang efektif. Karena itu, bagi yang ingin menguasai programming, wajib paham apa itu algoritma pemrograman. Apa itu Algoritma [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-24T08:04:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pengertian-Fungsi-Cara-Kerja-dan-Contoh-Algoritma-Pemrograman.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Risa Y\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Risa Y\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman\"},\"author\":{\"name\":\"Risa Y\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\"},\"headline\":\"Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh Algoritma Pemrograman\",\"datePublished\":\"2023-02-24T08:04:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman\"},\"wordCount\":985,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pengertian-Fungsi-Cara-Kerja-dan-Contoh-Algoritma-Pemrograman.png\",\"keywords\":[\"cara kerja algoritma pemrograman\",\"cara penyajian algoritma pemrograman\",\"contoh algoritma pemrograman\",\"fungsi algoritma pemrograman\",\"jenis algoritma pemrograman\",\"jenis jenis algoritma pemrograman\",\"pengertian algoritma pemrograman\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman\",\"name\":\"Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh Algoritma Pemrograman - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pengertian-Fungsi-Cara-Kerja-dan-Contoh-Algoritma-Pemrograman.png\",\"datePublished\":\"2023-02-24T08:04:23+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pengertian-Fungsi-Cara-Kerja-dan-Contoh-Algoritma-Pemrograman.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pengertian-Fungsi-Cara-Kerja-dan-Contoh-Algoritma-Pemrograman.png\",\"width\":2400,\"height\":1500},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh Algoritma Pemrograman\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\",\"name\":\"Risa Y\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Risa Y\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh Algoritma Pemrograman - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh Algoritma Pemrograman - Hosteko Blog","og_description":"Algoritma pemrograman adalah langkah berurutan dan terstruktur untuk membuat program. Jadi, setiap program komputer seperti software, apps, hingga sistem operasi dibangun dari algoritma pemrograman. Ibarat resep, fungsi algoritma pemrograman membantu memecahkan masalah secara logis dan menciptakan program yang efektif. Karena itu, bagi yang ingin menguasai programming, wajib paham apa itu algoritma pemrograman. Apa itu Algoritma [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2023-02-24T08:04:23+00:00","og_image":[{"width":2400,"height":1500,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pengertian-Fungsi-Cara-Kerja-dan-Contoh-Algoritma-Pemrograman.png","type":"image\/png"}],"author":"Risa Y","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Risa Y","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman"},"author":{"name":"Risa Y","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b"},"headline":"Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh Algoritma Pemrograman","datePublished":"2023-02-24T08:04:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman"},"wordCount":985,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pengertian-Fungsi-Cara-Kerja-dan-Contoh-Algoritma-Pemrograman.png","keywords":["cara kerja algoritma pemrograman","cara penyajian algoritma pemrograman","contoh algoritma pemrograman","fungsi algoritma pemrograman","jenis algoritma pemrograman","jenis jenis algoritma pemrograman","pengertian algoritma pemrograman"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman","name":"Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh Algoritma Pemrograman - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pengertian-Fungsi-Cara-Kerja-dan-Contoh-Algoritma-Pemrograman.png","datePublished":"2023-02-24T08:04:23+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pengertian-Fungsi-Cara-Kerja-dan-Contoh-Algoritma-Pemrograman.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pengertian-Fungsi-Cara-Kerja-dan-Contoh-Algoritma-Pemrograman.png","width":2400,"height":1500},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-cara-kerja-dan-contoh-algoritma-pemrograman#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh Algoritma Pemrograman"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b","name":"Risa Y","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Risa Y"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pengertian-Fungsi-Cara-Kerja-dan-Contoh-Algoritma-Pemrograman.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17339","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17339"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17339\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17343,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17339\/revisions\/17343"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17342"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17339"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17339"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17339"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}