{"id":17692,"date":"2023-05-29T08:27:43","date_gmt":"2023-05-29T08:27:43","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=17692"},"modified":"2023-05-29T08:27:43","modified_gmt":"2023-05-29T08:27:43","slug":"belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual","title":{"rendered":"Belajar Laravel Untuk Pemula (Instalasi Manual)"},"content":{"rendered":"<p>Mencari Laravel tutorial lengkap yang mudah dipahami? Selamat, Anda berada di tempat yang tepat! Di sini, kami akan memberikan tutorial Laravel pemula yang pastinya tidak membuat Anda semakin pusing.<\/p>\n<p>Di\u00a0 websitenya, Laravel dengan jelas, Laravel menyatakan diri sebagai \u201c<strong>The PHP Framework for Web Artisans.\u201d<\/strong>\u00a0Artinya, Laravel dirancang untuk seniman website.<\/p>\n<p>Karena itu, Laravel cocok bagi Anda yang ingin mengembangkan aplikasi dengan cara elegan. Hingga saat ini, Laravel telah membangun lebih dari 1 juta website. Bahkan, perusahaan komedi terkenal sekelas 9GAG pun juga menggunakan framework ini.<\/p>\n<p>Kalau Anda meneruskan membaca sampai sini, itu artinya Anda semakin yakin untuk belajar Laravel.<\/p>\n<h2 id=\"h-apa-itu-laravel\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"Apa_Itu_Laravel\">Apa Itu Laravel?<\/span><\/strong><\/h2>\n<p>Laravel adalah framework atau platform yang berfungsi untuk mengembangkan aplikasi web dengan bahasa pemrograman PHP.<\/p>\n<p>Aplikasi web sendiri merupakan aplikasi yang dapat diakses melalui web browser saat tersambung dengan internet. Sehingga, pengguna tidak harus menginstall aplikasinya pada ponsel. Contohnya seperti yang dimiliki Bibit\u00a0ini.<\/p>\n<p>Jika Anda bertanya asal usul kelahiran nama Laravel kepada penciptanya, mungkin Anda akan merasa gemas. Taylor Otwell memilih nama itu karena memiliki bunyi yang mirip dengan\u00a0<strong>Cair Paravel<\/strong>, istana dalam novel Narnia.<\/p>\n<p>Yap, sesuai imajinasi Anda, istana lekat dengan penampilan yang megah dan kehidupan mewah. Dengan menjadi raja atau ratu, kebutuhan Anda dapat terpenuhi dengan mudah.<\/p>\n<p>Nah, Laravel pun juga demikian. Framework ini\u00a0 mampu menjadi istana coding yang developer butuhkan. Di sini tersedia berbagai jenis PHP Library dan fitur yang sangat kaya.<\/p>\n<p>Dengan begitu, Laravel akan memudahkan Anda dalam mengembangkan web. Anda juga bisa membuat aplikasi web dengan cepat.<\/p>\n<h2 id=\"h-perbedaan-laravel-vs-codeigniter\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"Perbedaan_Laravel_vs_CodeIgniter\">Perbedaan Laravel vs CodeIgniter<\/span><\/strong><\/h2>\n<p>Saat membicarakan framework PHP, tentunya Laravel bukanlah satu-satunya pilihan. Bahkan, di dunia ini tercatat ada lebih dari 40 framework PHP, lho.<\/p>\n<p>Nah di antara puluhan opsi tersebut, pasti ada\u00a0<strong>framework PHP terbaik<\/strong>. Dan jika membicarakan popularitasnya, tentu Laravel vs CodeIgniter masuk dalam daftar juara. Lalu, manakah framework PHP yang lebih baik?<\/p>\n<p>Laravel cocok jika Anda ingin membangun aplikasi web yang canggih dengan fitur modern. Sedangkan CodeIgniter lebih cocok untuk membuat aplikasi web sederhana yang menghadirkan fitur lengkap.<\/p>\n<p>Jadi, jika Anda ingin membuat aplikasi web yang elegan dan kompleks, sebaiknya belajar Laravel. Namun jika aplikasi web Anda cukup sederhana, CodeIgniter bisa menjadi solusi.<\/p>\n<h2 id=\"h-persiapan-laravel-tutorial\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"Persiapan_Laravel_Tutorial\">Persiapan Laravel Tutorial<\/span><\/strong><\/h2>\n<p>Untuk memudahkan belajar Laravel tutorial, ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan. Apa sajakah itu? Berikut jawabannya.<\/p>\n<h3 id=\"h-apa-yang-perlu-anda-pahami-sebelum-belajar-laravel\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"Apa_yang_Perlu_Anda_Pahami_Sebelum_Belajar_Laravel\">Apa yang Perlu Anda Pahami Sebelum Belajar Laravel?<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Anda tidak bisa membuat mie instan tanpa mengetahui cara merebus air. Demikian juga dengan Laravel. Ada beberapa\u00a0<strong>basic knowledge<\/strong>\u00a0yang perlu Anda ketahui untuk bisa menggunakan framework ini.<\/p>\n<ul>\n<li id=\"h-1-penggunaan-html-css\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"1_Penggunaan_HTML_CSS\">Penggunaan HTML \/ CSS<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Yang pertama, HTML dan CSS. HTML dan CSS merupakan dasar untuk membuat tampilan dan struktur alias front-end website. Dengan kata lain, HTML dan CSS membentuk kulit dan tulang website. Sedangkan untuk membangun otak alias logikanya, Anda bisa menggunakan PHP.<\/p>\n<ul>\n<li id=\"h-2-dasar-penggunaan-php\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"2_Dasar_Penggunaan_PHP\">Dasar penggunaan PHP<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Untuk belajar Laravel secara mendalam, pemahaman akan PHP sangat penting. Sebab, ini bahasa pemrograman yang Laravel gunakan.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">PHP adalah bahasa pemrograman dengan sistem server-side. Jadi, tugas PHP yaitu membangun back-end alias pemrograman pada sisi server. Biasanya, PHP disisipkan ke dalam dokumen HTML dan dipadukan dengan bahasa pemrograman lain seperti CSS.<\/p>\n<ul>\n<li id=\"h-3-dasar-framework-mvc\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"3_Dasar_Framework_MVC\">Dasar Framework MVC<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Laravel menggunakan konsep MVC. MVC atau\u00a0<strong>Model-View-Controller<\/strong> adalah konsep yang memisahkan aplikasi web menjadi tiga bagian :<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li><strong>Model<\/strong>\u00a0merupakan representasi dari database, table, ikon, dan file lainnya. Fungsinya untuk mengelola data, logika, dan pengaturan aplikasi;<\/li>\n<li><strong>View<\/strong>, bertugas menyajikan tampilan yang bisa dipahami manusia sesuai perintah controller;<\/li>\n<li><strong>Controller<\/strong>, berperan menghubungkan model dengan view. Controller akan menerima input dari view, mengolah komputasi dan data, kemudian memberikan respons untuk ditampilkan oleh view.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Dengan pemisahan antara\u00a0<strong>tampilan (front-end)<\/strong>\u00a0dengan\u00a0<strong>controller (back-end)<\/strong>, Anda akan lebih memahami bagaimana Laravel memproses setiap file dan resource yang digunakan.<\/p>\n<h3 id=\"h-menyiapkan-kebutuhan-server\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"Menyiapkan_Kebutuhan_Server\">Menyiapkan Kebutuhan Server<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Sebelum memasang laravel, Anda harus menyiapkan kebutuhan server. Sebab, proses instalasi Laravel akan dilakukan pada web server.<\/p>\n<p>Web server yaitu sistem komputer untuk menyimpan data dan file penunjang website agar dapat ditampilkan pada web browser. Server ini akan Anda gunakan untuk men-deploy\u00a0atau mengimplementasikan program.<\/p>\n<p>Supaya lancar saat melakukan Laravel tutorial, pastikan server Anda memenuhi persyaratan berikut :<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Web server<\/strong><\/li>\n<li><strong>PHP &gt;= 7.3<\/strong><\/li>\n<li><strong>Ekstensi PHP<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li>BCMath PHP Extension<\/li>\n<li>Ctype PHP Extension<\/li>\n<li>Fileinfo PHP Extension<\/li>\n<li>JSON PHP Extension<\/li>\n<li>Mbstring PHP Extension<\/li>\n<li>OpenSSL Php Extension<\/li>\n<li>PDO PHP Extension<\/li>\n<li>Tokenizer PHP Extension<\/li>\n<li>XML PHP Extension<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li><strong>MySQL (atau sumber database lainnya)<\/strong><\/li>\n<li><strong>Composer<\/strong><\/li>\n<li><strong>IDE seperti VS Code atau Atom (opsional)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<h3 id=\"h-menginstal-composer\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"Menginstal_Composer\">Menginstall Composer<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Tutorial Laravel pemula berikutnya yaitu menginstall Composer. Laravel menggunakan Composer untuk mengelola libraries yang dipakai Laravel dalam suatu proyek. Karena itu, Composer juga dijuluki sebagai dependency atau library manager untuk PHP.<\/p>\n<p>Dengan composer, pekerjaan Anda akan jauh lebih efisien. Sebab, composer mampu menyederhanakan pekerjaan sehingga Anda tidak perlu memberi perintah berulang kali. Selain itu, pemrograman PHP Anda juga jadi lebih rapi.<\/p>\n<p>Jadi sebelum menginstall Laravel, pastikan Anda sudah menginstal Composer.<\/p>\n<h2 id=\"h-cara-install-laravel\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"Cara_Install_Laravel\">Cara Install Laravel<\/span><\/strong><\/h2>\n<p>Setelah Composer selesai terinstall, tahap berikutnya yaitu memasang Laravel. Ada berbagai jalan untuk melakukannya. Di antara tiga cara berikut, silahkan pilih cara install Laravel yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.<\/p>\n<h3 id=\"h-cara-install-laravel-di-windows\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"Cara_Install_Laravel_di_Windows\">1. Cara install laravel di windows<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Apakah Anda menggunakan Windows sebagai sistem operasi? Jika iya, Anda membutuhkan empat langkah saja untuk menginstal Laravel, yaitu :<\/p>\n<ul>\n<li>Masuk Command Prompt.<\/li>\n<li>Masuk ke folder XAMPP.<\/li>\n<li>Mulai proses instalasi Laravel.<\/li>\n<li>Cek instalasi Laravel di web browser.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 id=\"h-cara-install-laravel-di-ubuntu\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"Cara_Install_Laravel_di_Ubuntu\">2. Cara install laravel di ubuntu<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Nah jika Anda menggunakan Ubuntu, penjelasan ini akan lebih cocok. Bagaimana ya cara install Laravel di Ubuntu? Mari ikuti langkah-langkah berikut :<\/p>\n<ul>\n<li>Update repository pada Ubuntu.<\/li>\n<li>Install Apache.<\/li>\n<li>Install MySQL.<\/li>\n<li>Install PHP.<\/li>\n<li>Install Laravel.<\/li>\n<li>Konfigurasi Apache.<\/li>\n<li>Aktifkan modul Laravel.<\/li>\n<li>Restart Apache.<\/li>\n<li>Cek Laravel.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dibandingkan dengan Windows, cara install Laravel di Ubuntu memang lebih panjang. Namun, jangan khawatir. Kami akan terus membantu sehingga Anda gampang mengikutinya.<\/p>\n<h3 id=\"h-cara-install-laravel-di-cpanel-hosting\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"Cara_Install_Laravel_di_cPanel_Hosting\">3. Cara install laravel di cPanel Hosting<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Cara install Laravel berikutnya yaitu melalui cPanel Hosting. Setidaknya ada 5 tahap yang perlu dilalui :<\/p>\n<ul>\n<li>Login cPanel Hosting.<\/li>\n<li>Akses fitur Softaculous Apps Installer.<\/li>\n<li>Menjalankan script instalasi Laravel.<\/li>\n<li>Pengaturan di Software Setup.<\/li>\n<li>Selesai! Laravel berhasil di-install.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Untuk menyelesaikan langkah-langkah di atas, prosesnya hanya dalam hitungan menit saja kok.<\/p>\n<h2 id=\"h-melakukan-konfigurasi\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"Melakukan_Konfigurasi\">Melakukan Konfigurasi<\/span><\/strong><\/h2>\n<p>Sekarang, Anda sudah lebih memahami struktur folder dan fitur Laravel. Namun, rasanya masih kurang jika Anda belum melakukan konfigurasi atau pengaturan agar framework lebih siap pakai.<\/p>\n<p>Karena itu, kami akan membahas konfigurasi dasar yang disarankan untuk Anda lakukan.<\/p>\n<h3 id=\"h-1-amankan-data-menggunakan-application-key\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"1_Amankan_Data_Menggunakan_Application_Key\">1. Amankan data menggunakan application key<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Konfigurasi pertama yaitu mengamankan data. Jika kunci ini tidak diterapkan, bisa membahayakan aktivitas pengguna dan datanya.<\/p>\n<p>Nah, pengamanan ini dapat dilakukan dengan mengubah\u00a0application key\u00a0(kunci aplikasi) ke string acak.<\/p>\n<p>Caranya, Anda bisa mengeksekusi perintah\u00a0<strong>php artisan key:generate<\/strong>.\u00a0 Akan ada file .env pada direktori root yang berisi string dengan panjang 32 karakter. Jika tidak ada, Anda bisa menyalin file .env.example menjadi file .env.<\/p>\n<h3 id=\"h-2-konfigurasi-environment\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"2_Konfigurasi_Environment\">2. Konfigurasi environment<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Dari tahap konfigurasi sebelumnya, Anda sudah mendapatkan\u00a0<strong>file .env<\/strong>\u00a0ataupun\u00a0<strong>file .env.example<\/strong>. Kedua file ini akan berada di bawah folder vendor.<\/p>\n<p>Nah, selain untuk mengamankan data, file .env juga berperan mengatur konfigurasi environment.<\/p>\n<p>Environment perlu diatur karena setiap developer memerlukan konfigurasi yang berbeda sesuai dengan kebutuhan aplikasi. Misalnya seperti penentuan database, email server, dan lain-lain.<\/p>\n<p>Jika berkolaborasi dengan tim, Anda bisa menyertakan\u00a0<strong>file .env.example<\/strong>\u00a0bersamaan dengan aplikasi. Isinya berupa contoh file konfigurasi yang sudah diisi dengan nilai-nilai tertentu. Dengan begitu, tim akan mengetahui variabel apa saja yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi.<\/p>\n<h3 id=\"h-3-pengaturan-untuk-direktori-public\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"3_Pengaturan_untuk_Direktori_Public\">3. Pengaturan untuk direktori public<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Pada kasus tertentu,\u00a0web server\u00a0tidak bisa langsung memanggil file index.php yang berada pada folder public Laravel. Jadi Anda perlu mengarahkan\u00a0web server\u00a0untuk memanggil dokumen atau web root ke folder public.<\/p>\n<p>Perlu diketahui, jika Anda menjalankan Laravel pada web server lokal, maka Anda perlu mengubah hak akses pada folder storage dan bootstrap\/cache menjadi 777 dengan chmod.<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>$ chmod 777 -R \/blog\/storage<\/code><\/pre>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>$ chmod 777 -R \/blog\/bootstrap\/cache<\/code><\/pre>\n<p><strong>Folder \u201cblog\u201d<\/strong>\u00a0merupakan folder instalasi Laravel. Jika hak akses ini diatur, Anda bisa mengakses file indeks tanpa perlu menjalankan perintah \u201cphp artisan serve\u201d. Akan tetapi, folder harus berada pada folder web server.<\/p>\n<h3 id=\"h-4-pengaturan-cache\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"4_Pengaturan_Cache\">4. Pengaturan\u00a0cache<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Supaya aplikasi dapat berjalan dengan cepat, Anda harus mengatur cache pada Laravel dengan menggunakan perintah\u00a0<strong>config:cache<\/strong>\u00a0pada saat proses produksi.<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>$ php artisan config:cache<\/code><\/pre>\n<h3 id=\"h-5-konfigurasi-lain\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"5_Konfigurasi_Lain\">5. Konfigurasi lain<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Jika Anda ingin mengatur konfigurasi lain seperti pengaturan\u00a0timezone\u00a0&amp;\u00a0locale\u00a0pada\u00a0config\/app.php\u00a0yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan aplikasi.<\/p>\n<p>Semua konfigurasi file ada di folder config, jadi Anda bisa membuka folder tersebut untuk mengetahui apa saja konfigurasi yang disediakan.<\/p>\n<h2 id=\"h-mengenal-mode-pemeliharaan-pada-laravel\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span id=\"Mengenal_Mode_Pemeliharaan_pada_Laravel\">Mengenal Mode Pemeliharaan pada Laravel\u00a0<\/span><\/strong><\/h2>\n<p>Pasti, akan datang saatnya Anda melakukan perbaikan pada aplikasi. Tentunya, sangat mengganggu bukan jika selama proses perbaikan Anda terus menerima notifikasi error dari pengunjung?<\/p>\n<p>Nah, untuk mengatasinya, silahkan nyalakan maintenance mode. Dengan maintenance mode, Anda bisa lebih fokus dan nyaman dalam memperbaiki aplikasi. Sebab, tidak ada antrian error yang Anda terima.<\/p>\n<p>Selain itu, Anda juga bisa menampilkan halaman pemeliharaan kepada pengunjung atau mengarahkan mereka ke halaman lainnya.<\/p>\n<p>Untuk mengaktifkan mode pemeliharaan, Anda bisa menggunakan perintah berikut :<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>$ php artisan down<\/code><\/pre>\n<p>Maka pada aplikasi akan muncul halaman mode pemeliharaan atau yang dikenal dengan Error 503. Jika sudah selesai, silahkan matikan mode pemeliharaan dengan perintah up.<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>$ php artisan up<\/code><\/pre>\n<p>Tampilan fitur mode bisa Anda atur pada\u00a0<strong>folder resources\/views\/errors.<\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;17692&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;0&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;0&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;0\\\/5 - (0 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Belajar Laravel Untuk Pemula (Instalasi Manual)&quot;,&quot;width&quot;:&quot;0&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 0px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            <span class=\"kksr-muted\">Jadilah yang pertama untuk memberi nilai<\/span>\n    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mencari Laravel tutorial lengkap yang mudah dipahami? Selamat, Anda berada di tempat yang tepat! Di sini, kami akan memberikan tutorial Laravel pemula yang pastinya tidak membuat Anda semakin pusing. Di\u00a0 websitenya, Laravel dengan jelas, Laravel menyatakan diri sebagai \u201cThe PHP Framework for Web Artisans.\u201d\u00a0Artinya, Laravel dirancang untuk seniman website. Karena itu, Laravel cocok bagi Anda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":17693,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3,20],"tags":[7204],"class_list":["post-17692","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","category-tips","tag-belajar-laravel"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Belajar-Laravel-Untuk-Pemula-Instalasi-Manual-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Belajar-Laravel-Untuk-Pemula-Instalasi-Manual-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Belajar-Laravel-Untuk-Pemula-Instalasi-Manual-300x188.png",300,188,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Belajar-Laravel-Untuk-Pemula-Instalasi-Manual.png",2400,1500,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Belajar Laravel Untuk Pemula (Instalasi Manual) - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Belajar Laravel Untuk Pemula (Instalasi Manual) - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mencari Laravel tutorial lengkap yang mudah dipahami? Selamat, Anda berada di tempat yang tepat! Di sini, kami akan memberikan tutorial Laravel pemula yang pastinya tidak membuat Anda semakin pusing. Di\u00a0 websitenya, Laravel dengan jelas, Laravel menyatakan diri sebagai \u201cThe PHP Framework for Web Artisans.\u201d\u00a0Artinya, Laravel dirancang untuk seniman website. Karena itu, Laravel cocok bagi Anda [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-05-29T08:27:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Belajar-Laravel-Untuk-Pemula-Instalasi-Manual.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Risa Y\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Risa Y\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual\"},\"author\":{\"name\":\"Risa Y\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\"},\"headline\":\"Belajar Laravel Untuk Pemula (Instalasi Manual)\",\"datePublished\":\"2023-05-29T08:27:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual\"},\"wordCount\":1450,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Belajar-Laravel-Untuk-Pemula-Instalasi-Manual.png\",\"keywords\":[\"belajar laravel\"],\"articleSection\":[\"Blog\",\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual\",\"name\":\"Belajar Laravel Untuk Pemula (Instalasi Manual) - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Belajar-Laravel-Untuk-Pemula-Instalasi-Manual.png\",\"datePublished\":\"2023-05-29T08:27:43+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Belajar-Laravel-Untuk-Pemula-Instalasi-Manual.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Belajar-Laravel-Untuk-Pemula-Instalasi-Manual.png\",\"width\":2400,\"height\":1500},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Belajar Laravel Untuk Pemula (Instalasi Manual)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\",\"name\":\"Risa Y\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Risa Y\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Belajar Laravel Untuk Pemula (Instalasi Manual) - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Belajar Laravel Untuk Pemula (Instalasi Manual) - Hosteko Blog","og_description":"Mencari Laravel tutorial lengkap yang mudah dipahami? Selamat, Anda berada di tempat yang tepat! Di sini, kami akan memberikan tutorial Laravel pemula yang pastinya tidak membuat Anda semakin pusing. Di\u00a0 websitenya, Laravel dengan jelas, Laravel menyatakan diri sebagai \u201cThe PHP Framework for Web Artisans.\u201d\u00a0Artinya, Laravel dirancang untuk seniman website. Karena itu, Laravel cocok bagi Anda [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2023-05-29T08:27:43+00:00","og_image":[{"width":2400,"height":1500,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Belajar-Laravel-Untuk-Pemula-Instalasi-Manual.png","type":"image\/png"}],"author":"Risa Y","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Risa Y","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual"},"author":{"name":"Risa Y","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b"},"headline":"Belajar Laravel Untuk Pemula (Instalasi Manual)","datePublished":"2023-05-29T08:27:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual"},"wordCount":1450,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Belajar-Laravel-Untuk-Pemula-Instalasi-Manual.png","keywords":["belajar laravel"],"articleSection":["Blog","Tips"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual","name":"Belajar Laravel Untuk Pemula (Instalasi Manual) - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Belajar-Laravel-Untuk-Pemula-Instalasi-Manual.png","datePublished":"2023-05-29T08:27:43+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Belajar-Laravel-Untuk-Pemula-Instalasi-Manual.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Belajar-Laravel-Untuk-Pemula-Instalasi-Manual.png","width":2400,"height":1500},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/belajar-laravel-untuk-pemula-instalasi-manual#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Belajar Laravel Untuk Pemula (Instalasi Manual)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b","name":"Risa Y","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Risa Y"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Belajar-Laravel-Untuk-Pemula-Instalasi-Manual.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17692","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17692"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17692\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17694,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17692\/revisions\/17694"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17693"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17692"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17692"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17692"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}