{"id":17773,"date":"2023-06-17T07:35:29","date_gmt":"2023-06-17T07:35:29","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=17773"},"modified":"2023-06-17T07:35:29","modified_gmt":"2023-06-17T07:35:29","slug":"cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux","title":{"rendered":"Cara Menggunakan Perintah Shutdown Linux"},"content":{"rendered":"<p>Kebanyakan sistem operasi ternama memiliki cara berbeda untuk mematikan komputer atau laptop. Begitupun dengan Linux, sistem operasi ini memiliki berbagai cara untuk shutdown, reboot, hibernate, atau bahkan suspend perangkat berbasis Unix dengan aman. Pada tutorial kali ini, kami akan membahas cara menggunakan perintah shutdown Linux serta cara reboot dan hibernate VPS.<\/p>\n<p>Untuk tutorial ini, kami menggunakan dua versi Linux yang berbeda \u2013 CentOS 7 dan Ubuntu 18.04.<\/p>\n<p>Shut down dan reboot server merupakan tindakan penting yang perlu dilakukan oleh setiap sistem operasi agar kestabilan perangkat Anda terjaga. Shut down atau mematikan server dengan menggunakan baris perintah tertentu adalah cara yang aman untuk memberitahukan user yang sudah login bahwa sistem akan dinonaktifkan.<\/p>\n<p>Di tutorial ini Anda juga akan mempelajari cara membuat shutdown Linux otomatis.<\/p>\n<h2 id=\"h-perintah-shutdown-ubuntu-dan-centos\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Perintah Shutdown Ubuntu dan CentOS<\/strong><\/h2>\n<p>Perintah \u2018shutdown\u2019 Ubuntu dan CentOS ini berfungsi untuk mematikan, reboot, dan menghentikan sistem perangkat. Di bawah ini adalah perintah syntax untuk shutdown dan restart.<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"> Shutdown [OPTIONS] [TIME] [WALL]<\/pre>\n<p>Argumen pertama dari\u00a0<strong>[OPTIONS]\u00a0<\/strong>adalah string waktu. Setelah memilih argumen ini, selanjutnya Anda dapat mengetikkan wall message untuk memperingati user yang sudah login bahwa sistem akan dimatikan.<\/p>\n<p>Format untuk string waktunya adalah\u00a0<strong>hh:mm<\/strong>\u00a0(jam\/menit), sedangkan format waktunya sendiri menggunakan aturan 24 jam. Fungsi dari string ini untuk menunjukkan waktu kapan perintah shutdown akan dijalankan. Anda juga bisa menggunakan elemen\u00a0<strong>+m<\/strong>\u00a0yang mengindikasikan menit. Instruksi ini akan memerintahkan perangkat untuk mati secara otomatis dalam hitungan menit yang dikehendaki.<\/p>\n<p>Untuk mematikan VPS saat itu juga, Anda bisa menggunakan syntax\u00a0<strong>now<\/strong>\u00a0yang adalah alias untuk\u00a0<strong>+0<\/strong>. Jika Anda tidak menentukan argumen\u00a0<strong>[time]<\/strong>, maka Linux akan mengaturnya ke\u00a0<strong>+1\u00a0<\/strong>secara default sebelum shutdown dilakukan.<\/p>\n<p>Perlu diingat bahwa Anda harus menentukan argumen waktu jika hendak membuat wall message. File <strong>\/run\/nonlogin<\/strong>\u00a0akan dibuat 5 menit sebelum sistem dinonaktifkan asalkan Anda telah menetapkan argumen waktu untuk memperingati user yang hendak login.<\/p>\n<h2 id=\"h-menggunakan-perintah-shutdown-linux-ubuntu-dan-centos\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Menggunakan Perintah Shutdown Linux Ubuntu dan CentOS<\/strong><\/h2>\n<p>Perintah shutdown untuk Ubuntu dan CentOS relatif sama. Setiap perintah yang ditunjukkan di bawah ini dapat digunakan di Terminal khusus. Perlu diingat, Anda harus menggunakan SSH untuk masuk ke server VPS. Kami memiliki tutorial yang membahas proses tersebut dengan menggunakan Putty!<\/p>\n<p>Berikut perintah dasar shutdown baik untuk CentOS maupun Ubuntu :<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"><span style=\"color: #ff0000;\">shutdown<\/span><\/pre>\n<p>Dengan menggunakan perintah di atas, PC akan membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk shut down. Simpanlah dulu semua pekerjaan Anda sebelum perintah shutdown dijalankan.<\/p>\n<p>Jika ingin mematikan PC saat itu juga, ketikkan perintah ini di baris command, lalu tekan enter :<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"><span style=\"color: #ff0000;\"> shutdown now<\/span><\/pre>\n<p>Seperti yang telah ditunjukkan sebelumnya, perintah Ubuntu maupun CentOs sama.<\/p>\n<p>Untuk shutdown komputer pada waktu yang Anda inginkan, ketikkan perintah di bawah ini pada baris command, lalu tekan enter :<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"><span style=\"color: #ff0000;\"> shutdown hh:mm<\/span><\/pre>\n<p>Perintah shutdown Linux mengikuti format 24 jam. Jadi, ketikkan jam yang Anda inginkan di\u00a0<strong>hh<\/strong>\u00a0dan menit di\u00a0<strong>mm<\/strong>. Misalnya, shutdown 13:50.<\/p>\n<p>Untuk mematikan Linux setelah beberapa menit atau jam, ketikkan command di bawah ini, kemudian tekan enter :<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"><span style=\"color: #ff0000;\"> shutdown +m<\/span><\/pre>\n<p>Perlu diingat, m pada perintah tersebut menunjukkan menit. Jadi, Anda cukup tentukan jumlah menit.<\/p>\n<p>Untuk menampilkan pesan kepada user yang login pada VPS Anda, ketikkan perintah berikut dan tekan enter :<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"><span style=\"color: #ff0000;\"> Shutdown +m \u201cPlease save your Work, the PC will Shutdown in 5 Minutes\u201d<\/span><\/pre>\n<p>Anda dapat menuliskan teks apa pun di perintah ini.<\/p>\n<h2 id=\"h-restart-vps-anda-dengan-perintah-shutdown-linux\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Restart VPS Anda Dengan Perintah Shutdown Linux<\/strong><\/h2>\n<p>Agar komputer dapat di-restart atau di-reboot dengan aman, gunakan perintah di bawah ini :<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"> shutdown \u2013r<\/pre>\n<p>Dengan menjalankan perintah shutdown Linux di atas, perangkat Anda akan membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk reboot. Simpanlah semua pekerjaan Anda sebelum proses reboot diaktifkan.<\/p>\n<p>Untuk me-restart komputer Anda saat itu juga, cukup tambahkan opsi now, seperti yang dilakukan sebelumya.<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"> shutdown \u2013r now<\/pre>\n<p>Untuk membuat jadwal restart, ketikkan perintah berikut dan tekan enter :<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"> shutdown \u2013r hh:mm<\/pre>\n<p>Untuk me-restart perangkat setelah beberapa menit atau jam tertentu, ketikkan command berikut. Setelah itu, tekan enter :<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"> shutdown \u2013r +m<\/pre>\n<p>Perlu Anda ingat, di sini\u00a0<strong>m<\/strong>\u00a0menunjukkan menit. Jadi, Anda hanya perlu menentukan jumlah menit yang diinginkan.<\/p>\n<p>Untuk menampilkan pesan kepada user yang masuk ke server Anda sebelum sistem dimatikan, ketikkan perintah berikut, lalu tekan enter :<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"> Shutdown \u2013r +m \u201cPlease save your Work, the PC will restart in 5 Minutes\u201d<\/pre>\n<p>Berikut beberapa opsi perintah untuk shutdown Linux :<\/p>\n<ul>\n<li>-poweroff, -P: untuk shutdown sistem (dan juga unit) secara paksa<\/li>\n<li>\u00a0-reboot, -r: untuk reboot sistem<\/li>\n<li>\u00a0-halt, -h: untuk menghentikan perangkat secara paksa setelah prosesnya selesai<\/li>\n<\/ul>\n<p>Di bawah ini merupakan perintah untuk shut down perangkat dengan menggunakan opsi halt :<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"> shutdown \u2013h<\/pre>\n<p>Sedangkan untuk opsi power off adalah :<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"> shutdown \u2013p<\/pre>\n<p>Pada perintah di atas, Anda juga dapat menentukan waktu, kemudian membuat pesan setelah menetapkan argumen opsi.<\/p>\n<h2 id=\"h-membatalkan-perintah-shutdown-terjadwal-di-linux\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Membatalkan Perintah Shutdown Terjadwal di Linux<\/strong><\/h2>\n<p>Untuk membatalkan jadwal shutdown atau restart komputer, Anda hanya perlu mengetikkan perintah berikut sebelum waktu yang telah ditentukan.<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"> shutdown \u2013c<\/pre>\n<p>Perintah di atas akan langsung membatalkan waktu shutdown atau restart yang telah dijadwalkan. Jika Anda memilih\u00a0<strong>+0<\/strong>\u00a0atau\u00a0<strong>now<\/strong>, maka perintah shutdown tersebut tidak dapat diterapkan.<\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;17773&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;0&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;0&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;0\\\/5 - (0 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Cara Menggunakan Perintah Shutdown Linux&quot;,&quot;width&quot;:&quot;0&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 0px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            <span class=\"kksr-muted\">Jadilah yang pertama untuk memberi nilai<\/span>\n    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebanyakan sistem operasi ternama memiliki cara berbeda untuk mematikan komputer atau laptop. Begitupun dengan Linux, sistem operasi ini memiliki berbagai cara untuk shutdown, reboot, hibernate, atau bahkan suspend perangkat berbasis Unix dengan aman. Pada tutorial kali ini, kami akan membahas cara menggunakan perintah shutdown Linux serta cara reboot dan hibernate VPS. Untuk tutorial ini, kami [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":17775,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[7220,7219],"class_list":["post-17773","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-shutdown-linux-pada-ubuntu","tag-tombol-shut-down-pada-sistem-operasi-berfungsi-untuk"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Cara-Menggunakan-Perintah-Shutdown-Linux-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Cara-Menggunakan-Perintah-Shutdown-Linux-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Cara-Menggunakan-Perintah-Shutdown-Linux-300x188.png",300,188,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Cara-Menggunakan-Perintah-Shutdown-Linux.png",2400,1500,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Menggunakan Perintah Shutdown Linux - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menggunakan Perintah Shutdown Linux - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kebanyakan sistem operasi ternama memiliki cara berbeda untuk mematikan komputer atau laptop. Begitupun dengan Linux, sistem operasi ini memiliki berbagai cara untuk shutdown, reboot, hibernate, atau bahkan suspend perangkat berbasis Unix dengan aman. Pada tutorial kali ini, kami akan membahas cara menggunakan perintah shutdown Linux serta cara reboot dan hibernate VPS. Untuk tutorial ini, kami [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-17T07:35:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Cara-Menggunakan-Perintah-Shutdown-Linux.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Risa Y\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Risa Y\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux\"},\"author\":{\"name\":\"Risa Y\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\"},\"headline\":\"Cara Menggunakan Perintah Shutdown Linux\",\"datePublished\":\"2023-06-17T07:35:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux\"},\"wordCount\":736,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Cara-Menggunakan-Perintah-Shutdown-Linux.png\",\"keywords\":[\"shutdown linux pada ubuntu\",\"tombol shut down pada sistem operasi berfungsi untuk\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux\",\"name\":\"Cara Menggunakan Perintah Shutdown Linux - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Cara-Menggunakan-Perintah-Shutdown-Linux.png\",\"datePublished\":\"2023-06-17T07:35:29+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Cara-Menggunakan-Perintah-Shutdown-Linux.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Cara-Menggunakan-Perintah-Shutdown-Linux.png\",\"width\":2400,\"height\":1500},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Menggunakan Perintah Shutdown Linux\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\",\"name\":\"Risa Y\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Risa Y\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menggunakan Perintah Shutdown Linux - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Menggunakan Perintah Shutdown Linux - Hosteko Blog","og_description":"Kebanyakan sistem operasi ternama memiliki cara berbeda untuk mematikan komputer atau laptop. Begitupun dengan Linux, sistem operasi ini memiliki berbagai cara untuk shutdown, reboot, hibernate, atau bahkan suspend perangkat berbasis Unix dengan aman. Pada tutorial kali ini, kami akan membahas cara menggunakan perintah shutdown Linux serta cara reboot dan hibernate VPS. Untuk tutorial ini, kami [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2023-06-17T07:35:29+00:00","og_image":[{"width":2400,"height":1500,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Cara-Menggunakan-Perintah-Shutdown-Linux.png","type":"image\/png"}],"author":"Risa Y","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Risa Y","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux"},"author":{"name":"Risa Y","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b"},"headline":"Cara Menggunakan Perintah Shutdown Linux","datePublished":"2023-06-17T07:35:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux"},"wordCount":736,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Cara-Menggunakan-Perintah-Shutdown-Linux.png","keywords":["shutdown linux pada ubuntu","tombol shut down pada sistem operasi berfungsi untuk"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux","name":"Cara Menggunakan Perintah Shutdown Linux - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Cara-Menggunakan-Perintah-Shutdown-Linux.png","datePublished":"2023-06-17T07:35:29+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Cara-Menggunakan-Perintah-Shutdown-Linux.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Cara-Menggunakan-Perintah-Shutdown-Linux.png","width":2400,"height":1500},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-perintah-shutdown-linux#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menggunakan Perintah Shutdown Linux"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b","name":"Risa Y","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Risa Y"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Cara-Menggunakan-Perintah-Shutdown-Linux.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17773","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17773"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17773\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17774,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17773\/revisions\/17774"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17775"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17773"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17773"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17773"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}