{"id":20482,"date":"2024-05-31T06:47:14","date_gmt":"2024-05-31T06:47:14","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=20482"},"modified":"2024-05-31T06:54:02","modified_gmt":"2024-05-31T06:54:02","slug":"contoh-database-populer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer","title":{"rendered":"Ketahui 10 Contoh Database Populer untuk Pengelolaan Data"},"content":{"rendered":"<p>Database adalah salah satu hal yang perlu kamu ketahui karena merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengumpulkan data yang paling efektif. Tapi, tahukah kamu contoh database yang populer saat ini? Pasti belum, kan?<\/p>\n<p>Nah, kali ini kita akan membahas contoh database itu sendiri. Maka dari itu, simak sampai akhir ya!<\/p>\n<h2>Contoh Database Populer untuk Pengelolaan Data<\/h2>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"1_Oracle\">1. Oracle<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20485 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Oracle.png\" alt=\"\" width=\"1091\" height=\"508\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Oracle.png 1091w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Oracle-1024x477.png 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Oracle-768x358.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Oracle-640x298.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Oracle-400x186.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1091px) 100vw, 1091px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Contoh database yang pertama adalah Oracle. Oracle adalah software sistem manajemen database relasional (RDBMS). Oracle telah diproduksi dan dipasarkan sejak tahun 1977 oleh Oracle Corporation, perusahaan terkemuka yang berkantor pusat di Redmond City, California.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Kelebihan dari Oracle, antara lain:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Software DBMS yang andal dengan fungsionalitas tinggi;Dapat berjalan di berbagai macam sistem operasi;<br \/>\nb)\u00a0 Dapat memproses data dalam jumlah besar dengan kecepatan tinggi sehingga informasi yang diperoleh akurat dan sesuai permintaan pengguna;<br \/>\nc)\u00a0 Fleksibel sehingga dapat memenuhi kebutuhan akan data dan informasi yang bervolume besar;<br \/>\nd)\u00a0 Manajemen pengguna dan hak akses dapat disesuaikan;<br \/>\ne)\u00a0 Apabila terjadi pemadaman listrik saat mengakses database, data yang disimpan tidak akan hilang;<br \/>\nf)\u00a0 Memiliki fitur flashback sehingga memungkinkan untuk mengembalikan semua jenis transaksi yang salah; dan<br \/>\ng)\u00a0 Memudahkan pembuatan metrikulasi.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Sedangkan kekurangan dari Oracle adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Menjadi DBMS yang paling mahal, kompleks, dan sulit dipelajari;<br \/>\nb)\u00a0 Memerlukan hardware berspesifikasi tinggi agar dapat berjalan dengan stabil;<br \/>\nc)\u00a0 Ditujukan hanya untuk perusahaan besar sehingga tidak sesuai untuk perusahaan kecil dan menengah.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Beberapa perusahaan ternama, seperti Telkom Indonesia, Pertamina, PLN, Matahari Department Store, Netflix, Ebay, MIT bahkan Linkedin menggunakan Oracle sebagai DBMSnya.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"2_MySQL\">2. MySQL <\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20486 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/MySQL.png\" alt=\"\" width=\"1060\" height=\"438\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/MySQL.png 1060w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/MySQL-1024x423.png 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/MySQL-768x317.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/MySQL-640x264.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/MySQL-400x165.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1060px) 100vw, 1060px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">MySQL adalah contoh database tipe DBMS yang menggunakan bahasa SQL untuk mengelola sistem database. PHPMyAdmin adalah aplikasi untuk menghubungkan PHP dan MySQL. MySQL juga termasuk dalam RDBMS (Relational Database Management System).<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Kelebihan dari MySQL, antara lain:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Dapat diinstal pada server dengan spesifikasi kecil. Jadi, jika kamu memiliki server dengan rkapasitas1 GB, kamu tetap dapat menggunakan MySQL;<br \/>\nb)\u00a0 Merupakan database open source;<br \/>\nc)\u00a0 Dokumentasi lengkap dan memiliki komunitas cukup besar;<br \/>\nd)\u00a0 Memiliki fitur keamanan yang baik, seperti mengatur hak akses user menggunakan enkripsi password tingkat tinggi.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Sedangkan kekurangan dari MySQL adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Fitur yang dimiliki tidak lengkap dan memiliki spesifikasi rendah. Jadi, tidak sesuai untuk mengembangkan aplikasi pada perusahaan yang databasenya cukup besar;<br \/>\nb)\u00a0 Kurang sesuai apabila digunakan untuk aplikasi atau game mobile.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Meski demikian, banyak perusahaan yang menggunakan MySQL sebagai DBMS mereka, seperti Uber, Twitter, Udemy, Uber, Amazon, dan Pinterest.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"3_Microsoft_SQL_Server\">3. Microsoft SQL Server<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20488 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Microsoft-SQL-Server.png\" alt=\"\" width=\"1217\" height=\"535\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Microsoft-SQL-Server.png 1217w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Microsoft-SQL-Server-1024x450.png 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Microsoft-SQL-Server-768x338.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Microsoft-SQL-Server-640x281.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Microsoft-SQL-Server-400x176.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1217px) 100vw, 1217px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Sesuai namanya, perangkat lunak ini dikembangkan oleh perusahaan besar, Microsoft . Sejak dirilis pada tahun 1989, SQL Server telah berkembang menjadi database yang digunakan oleh banyak pengguna.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">SQL Server tidak hanya berfungsi sebagai RDBMS, tetapi juga sebagai alat built-in intelijen bisnis dan dapat digunakan untuk analisis dan pelaporan.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Kelebihan dari SQL Server, antara lain:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Memiliki performa yang sangat baik jika berjalan pada sistem operasi Windows, mengingat keduanya merupakan produk Microsoft;<br \/>\nb)\u00a0 Mempermudah dalam pengelompokkan database;<br \/>\nc)\u00a0 Memiliki fitur recovery dan backup data sehingga memperkecil kemungkinan kehilangan data.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Sedangkan kekurangan dari SQL Server\u00a0 adlaah sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Seperti produk Microsoft lainnya, SQL Server merupakan produk berbayar dengan harga lisensi yang tinggi.<br \/>\nb)\u00a0 Hanya tersedia pada sistem operasi Windows.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Perusahaan besar yang menggunakan SQL Server, seperti Stack Overflow, Microsoft, dan Alibaba Travels.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"4_PostgreSQL\">4. PostgreSQL <\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20487 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PostgreSQL.png\" alt=\"\" width=\"1277\" height=\"401\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PostgreSQL.png 1277w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PostgreSQL-1024x322.png 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PostgreSQL-768x241.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PostgreSQL-640x201.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PostgreSQL-400x126.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1277px) 100vw, 1277px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">PostgreSQL termasuk salah satu contoh database jenis RDBMS,\u00a0 yang menggunakan SQL sebagai bahasa query utamanya. PostgreSQL pertama kali diperkenalkan di Universitas California pada tanggal 8 Juli 1996.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">PostgreSQL dapat digunakan pada platform, seperti Microsoft Windows, UNIX, FreeBSD, Mac OS X, Solaris, HP-UX, LINUX, dan sebagainya.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Kelebihan dari PostgreSQL, antara lain:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Merupakan database open source sehingga dapat direplikasi secara gratis dan tidak memerlukan lisensi;<br \/>\nb)\u00a0 Meskipun memiliki sistem yang kompleks, namun mudah dirawat dan dipelihara;<br \/>\nc)\u00a0 Memiliki tingkat keamanan yang cukup tinggi.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Sedangkan kekurangan dari PostgreSQL adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Physical file PostgreSQL disusun dengan kurang rapi;<br \/>\nb)\u00a0 Firebird adalah selectable stored procedure, namun sampai saat ini belum didukung oleh PostgreSQL;<br \/>\nc)\u00a0 Dibandingkan MySQL, PostgreSQL dinilai kurang sesuai digunakan dalam pengembangan website.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Beberapa perusahaan besar yang menggunakan PostgreSQL, seperti\u00a0 Yahoo, Instagram, Skype, Reddit, dan Twitch.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"5_MongoDB\">5. MongoDB <\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20492 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/MongoDB.png\" alt=\"\" width=\"1166\" height=\"381\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/MongoDB.png 1166w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/MongoDB-1024x335.png 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/MongoDB-768x251.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/MongoDB-640x209.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/MongoDB-400x131.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1166px) 100vw, 1166px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">MongoDB adalah database NoSQL, yang berarti kamu tidak perlu membuat query yang kompleks untuk mengelola database dengan skema yang fleksibel. MongoDB sangat cocok untuk pengembangan website media sosial dan mobile, manajemen konten blog, analisis data real-time dengan kecepatan caching dan logging, dan masih banyak lagi.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Kelebihan dari MongoDB, antara lain:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Memiliki performa yang cepat karena sebagian datanya disimpan dalam RAM;<br \/>\nb)\u00a0 Memiliki sintaks Query yang lebih sederhana dari SQL;<br \/>\nc)\u00a0 Memiliki arsitektur skema yang dinamis untuk menyimpan data yang tidak terstruktur.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Sedangkan kekurangan dari MongoDB adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Menggunakan banyak memori karena kurangnya fungsionalitas yang menimbulkan banyak duplikasi data;<br \/>\nb)\u00a0 Ukuran data dibatasi hingga 16 MB per dokumen dan performa nesting dokumen dibatasi hanya 100 per level.<br \/>\nc)\u00a0 Menggunakan transaksi ACIS (Atomic, Consistent, Isolated, Durable) yang dapat menyebabkan kerusakan data.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Meskipun demikian, karena memiliki performa yang cepat, MongoDB tetap menjadi DBMS pilihan bagi perusahaan besar, seperti Lyft, KAVAK, Stack, Deliver Hero, dan LaunchDarkly.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"6_IBM_DB2\">6. IBM DB2<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20495 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/IBM-DB2.png\" alt=\"\" width=\"1256\" height=\"517\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/IBM-DB2.png 1256w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/IBM-DB2-1024x422.png 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/IBM-DB2-768x316.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/IBM-DB2-640x263.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/IBM-DB2-400x165.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1256px) 100vw, 1256px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">IBM DB2 merupakan database model server relasional yang dikembangkan oleh perusahaan IBM, yang dirilis pada tahun 1983. DB2 dapat digunakan untuk mengelola data dalam jumlah besar dan dapat diakses oleh pengguna dalam intensitas yang tinggi, seperti transaksi penjualan dan pembelian, penelitian, dan data dukungan organisasi lainnya, yang embutuhkan kapasitas yang cukup besar.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Kelebihan dari IBM DB2, antara lain:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Memudahkan dalam melakukan migrasi dari database lain;<br \/>\nb)\u00a0 Support multi-platform.<br \/>\nc)\u00a0 Mengurangi biaya administrasi hingga 35%.<br \/>\nd)\u00a0 Meningkatkan efisiensi dan mengurangi kebutuhan penyimpanan hingga 75%.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Sedangkan kekurangan dari IBM DB2 adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Performanya masih kalah dari MySQL dan Oracle.<br \/>\nb)\u00a0 Tidak dapat diunduh langsung dari IBM.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Perusahaan besar yang menggunakan IBM DB2, seperti Dell, PNC, Citigroup, dan The Home Depot.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"7_Redis\">7. Redis<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20496 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Redis.png\" alt=\"\" width=\"1303\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Redis.png 1303w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Redis-1024x419.png 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Redis-768x314.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Redis-640x262.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Redis-400x164.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1303px) 100vw, 1303px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Redis merupakan database management system NoSQL open source yang menyimpan struktur data dalam memori. Selain digunakan sebagai database, Redis juga dapat digunakan sebagai cache, message broker, dan queue.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Kelebihan dari Redis , antara lain:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Memiliki fitur replikasi dan transaksi yang dapat memproses data dengan sangat cepat.<br \/>\nb)\u00a0 Tidak membutuhkan memori untuk menyimpan berbagai jenis data.<br \/>\nc)\u00a0 Dapat digunakan untuk mengunggah data hingga 1 GB dengan sangat cepat.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Redis memiliki satu kelemahan yaitu tidak mendukung bahasa query.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Beberapa perusahaan besar yang menggunakan Redis, seperti Github, Pinterest, Snapchat, dan Flickr.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"8_ElasticSearch\">8. Elasticsearch <\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20497 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Elasticsearch.png\" alt=\"\" width=\"1150\" height=\"605\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Elasticsearch.png 1150w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Elasticsearch-1024x539.png 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Elasticsearch-768x404.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Elasticsearch-640x337.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Elasticsearch-400x210.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1150px) 100vw, 1150px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">\n<p style=\"padding-left: 40px\">Elasticsearch merupakan database NoSQL yang berfokus pada search engine database dengan query low level. Selain itu, Elasticsearch memiliki query yang lebih mudah digunakan karena berbasis RESTful.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Elasticsearch tersedia dalam berbagai bahasa, seperti Java, Python, PHP, JavaScript, Node Js, dan Ruby. Banyak perusahaan ternama yang saat ini menggunakan ElasticSearch, seperti Tokopedia, Slack, Spotify, Medium, dan Instacart.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"9_SQLite\">9. SQLite<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20499 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/SQLite.png\" alt=\"\" width=\"1079\" height=\"464\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/SQLite.png 1079w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/SQLite-1024x440.png 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/SQLite-768x330.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/SQLite-640x275.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/SQLite-400x172.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1079px) 100vw, 1079px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">SQLite merupakan RDBMS yang secara mandiri menerapkan engine database SQL, tanpa memerlukan server atau konfigurasi dan bersifat transaksional. SQLite adalah database yang didukung oleh banyak bahasa pemrograman, seperti C, C++, BASIC, C#, Python, Java, dan Delphi.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Kelebihan dari SQLite, antara lain:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Memiliki sifat portabel karena seluruh database terdiri dari satu file di disk;<br \/>\nb)\u00a0 Sangat cocok untuk mengembangkan dan menguji sistem berbasis bahasa C.<br \/>\nc)\u00a0 Terstandarisasi dengan baik.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Sedangkan kekurangan dari SQLite adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Tidak memiliki fitur untuk multi user. sehingga tidak dapat digunakan oleh banyak pengguna.<br \/>\nb)\u00a0 Tidak mampu bekerja dengan banyak pekerjaan karena mengutamakan kesederhanaan.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Beberapa perusahaan yang menggunakan SQLite, seperti The American Red Cross dan Lorven Technologies.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"10_Microsoft_Access\">10. Microsoft Access<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20500 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Microsoft-Access.png\" alt=\"\" width=\"839\" height=\"431\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Microsoft-Access.png 839w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Microsoft-Access-768x395.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Microsoft-Access-640x329.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Microsoft-Access-400x205.png 400w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Microsoft-Access-450x231.png 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 839px) 100vw, 839px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Contoh database populer yang terakhir adalah Microsoft Access. Microsoft Access adalah program aplikasi yang dibuat oleh Microsoft yang berfungsi untuk membuat, mengolah, dan mengelola database.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Dengan menggunakan Microsoft Access, kamu dapat melakukan banyak hal, seperti membuat database dan membuat berbagai aplikasi transaksional.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Kelebihan dari Microsoft Access, antara lain:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Memiliki bermacam wizard dan templat serbaguna, yang siap digunakan oleh pengguna, seperti form, report, dan query;<br \/>\nb)\u00a0 Mudah disesuaikan sesuai dengan kebutuhan;<br \/>\nc)\u00a0 Menghubungkan relasi antara data tabel dan memudahkan membuat skema hubungan SQL;<br \/>\nd)\u00a0 Memiliki visual table designer yang memudahkan pengguna melakukan berbagai pengaturan secara visual.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Sedangkan kekurangan dari Microsoft Access adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">a)\u00a0 Mempunyai harga lisensi yang cukup tinggi.<br \/>\nb)\u00a0 Mempunyai batasan operasional yang hanya dapat berjalan pada ukuran 2GB;<br \/>\nc)\u00a0 Tidak mendukung penyimpanan data stored procedure;<br \/>\nd)\u00a0 Bukan RDBMS murni sehinga tidak dapat mengelola database secara terstruktur.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Perusahaan yang menggunakan Microsoft Access, seperti TerraCycle Inc dan MWW Group LL.<\/p>\n<p>Nah, itulah beberapa contoh database populer. Semoga bermanfaat!<\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;20482&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;3&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (3 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Ketahui 10 Contoh Database Populer untuk Pengelolaan Data&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (3 votes)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Database adalah salah satu hal yang perlu kamu ketahui karena merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengumpulkan data yang paling efektif. Tapi, tahukah kamu contoh database yang populer saat ini? Pasti belum, kan? Nah, kali ini kita akan membahas contoh database itu sendiri. Maka dari itu, simak sampai akhir ya! Contoh Database Populer untuk Pengelolaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":20484,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[8762,8365,8763],"class_list":["post-20482","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-contoh-database-populer","tag-database","tag-database-populer"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Ketahui-10-Contoh-Database-Populer-untuk-Pengelolaan-Data-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Ketahui-10-Contoh-Database-Populer-untuk-Pengelolaan-Data-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Ketahui-10-Contoh-Database-Populer-untuk-Pengelolaan-Data-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Ketahui-10-Contoh-Database-Populer-untuk-Pengelolaan-Data.png",1366,768,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ketahui 10 Contoh Database Populer untuk Pengelolaan Data - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketahui 10 Contoh Database Populer untuk Pengelolaan Data - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Database adalah salah satu hal yang perlu kamu ketahui karena merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengumpulkan data yang paling efektif. Tapi, tahukah kamu contoh database yang populer saat ini? Pasti belum, kan? Nah, kali ini kita akan membahas contoh database itu sendiri. Maka dari itu, simak sampai akhir ya! Contoh Database Populer untuk Pengelolaan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-31T06:47:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-31T06:54:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Ketahui-10-Contoh-Database-Populer-untuk-Pengelolaan-Data.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi H\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi H\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer\"},\"author\":{\"name\":\"Dwi H\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/f70006239545aaece294daf39a3ce979\"},\"headline\":\"Ketahui 10 Contoh Database Populer untuk Pengelolaan Data\",\"datePublished\":\"2024-05-31T06:47:14+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-31T06:54:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer\"},\"wordCount\":1354,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Ketahui-10-Contoh-Database-Populer-untuk-Pengelolaan-Data.png\",\"keywords\":[\"Contoh Database Populer\",\"Database\",\"Database Populer\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer\",\"name\":\"Ketahui 10 Contoh Database Populer untuk Pengelolaan Data - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Ketahui-10-Contoh-Database-Populer-untuk-Pengelolaan-Data.png\",\"datePublished\":\"2024-05-31T06:47:14+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-31T06:54:02+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Ketahui-10-Contoh-Database-Populer-untuk-Pengelolaan-Data.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Ketahui-10-Contoh-Database-Populer-untuk-Pengelolaan-Data.png\",\"width\":1366,\"height\":768},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketahui 10 Contoh Database Populer untuk Pengelolaan Data\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/f70006239545aaece294daf39a3ce979\",\"name\":\"Dwi H\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60b90505d1564b8ba545efb7a3d2153585f14759dc86b9180ba2fbf5d8805ff2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60b90505d1564b8ba545efb7a3d2153585f14759dc86b9180ba2fbf5d8805ff2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi H\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketahui 10 Contoh Database Populer untuk Pengelolaan Data - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ketahui 10 Contoh Database Populer untuk Pengelolaan Data - Hosteko Blog","og_description":"Database adalah salah satu hal yang perlu kamu ketahui karena merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengumpulkan data yang paling efektif. Tapi, tahukah kamu contoh database yang populer saat ini? Pasti belum, kan? Nah, kali ini kita akan membahas contoh database itu sendiri. Maka dari itu, simak sampai akhir ya! Contoh Database Populer untuk Pengelolaan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2024-05-31T06:47:14+00:00","article_modified_time":"2024-05-31T06:54:02+00:00","og_image":[{"width":1366,"height":768,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Ketahui-10-Contoh-Database-Populer-untuk-Pengelolaan-Data.png","type":"image\/png"}],"author":"Dwi H","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi H","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer"},"author":{"name":"Dwi H","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/f70006239545aaece294daf39a3ce979"},"headline":"Ketahui 10 Contoh Database Populer untuk Pengelolaan Data","datePublished":"2024-05-31T06:47:14+00:00","dateModified":"2024-05-31T06:54:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer"},"wordCount":1354,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Ketahui-10-Contoh-Database-Populer-untuk-Pengelolaan-Data.png","keywords":["Contoh Database Populer","Database","Database Populer"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer","name":"Ketahui 10 Contoh Database Populer untuk Pengelolaan Data - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Ketahui-10-Contoh-Database-Populer-untuk-Pengelolaan-Data.png","datePublished":"2024-05-31T06:47:14+00:00","dateModified":"2024-05-31T06:54:02+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Ketahui-10-Contoh-Database-Populer-untuk-Pengelolaan-Data.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Ketahui-10-Contoh-Database-Populer-untuk-Pengelolaan-Data.png","width":1366,"height":768},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/contoh-database-populer#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketahui 10 Contoh Database Populer untuk Pengelolaan Data"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/f70006239545aaece294daf39a3ce979","name":"Dwi H","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60b90505d1564b8ba545efb7a3d2153585f14759dc86b9180ba2fbf5d8805ff2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60b90505d1564b8ba545efb7a3d2153585f14759dc86b9180ba2fbf5d8805ff2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi H"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Ketahui-10-Contoh-Database-Populer-untuk-Pengelolaan-Data.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20482","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20482"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20482\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20503,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20482\/revisions\/20503"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20484"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20482"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20482"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20482"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}