{"id":20687,"date":"2024-06-18T06:37:23","date_gmt":"2024-06-18T06:37:23","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=20687"},"modified":"2024-06-18T06:37:23","modified_gmt":"2024-06-18T06:37:23","slug":"cara-menggunakan-git-di-hosting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting","title":{"rendered":"Kamu Harus Tahu! Begini Cara Menggunakan GIT di Hosting"},"content":{"rendered":"<p>GIT adalah versions control yang mendukung pekerjaan para developer. Dikutip dari Wikipedia, versions control adalah sistem manajemen untuk mengubah dokumen, program komputer, dan website. Kamu dapat mengubah versi proyek secara otomatis tanpa harus menyimpannya secara manual.<\/p>\n<p>Bayangkan kamu memiliki proyek website. Tentunya, itu tidak bisa diselesaikan dalam semalam, bukan? Juga tidak mungkin untuk menyelesaikannya tanpa adanya revisi. Nah, dengan menggunakan GIT, kamu dapat menyimpan beberapa versi proyek yang sedang kamu kerjakan secara mendetail dan bertahap.<\/p>\n<p>Kamu juga dapat memberikan akses kepada orang lain untuk berkolaborasi dalam pengerjaan proyek. Ingin mempelajari lebih lanjut tentang GIT? Ingin tahu cara menggunakan GIT di hosting? Yuk, ikuti panduan di bawah ini untuk mempelajari cara menggunakan GIT dengan hosting!<\/p>\n<h2 id=\"apa-itu-git\"><span id=\"Apa_itu_GIT\">Apa itu GIT?<\/span><\/h2>\n<p>Menurut situs resminya, GIT adalah jenis versions control system (VCS) yang dapat mencatat semua perubahan pada proyek yang sedang kamu kerjakan. GIT bersifat open source dan gratis untuk digunakan.<\/p>\n<p>Misalnya, kamu seorang developer website yang bekerja dalam tim. Proyek website tersebut akan memakan waktu tiga bulan untuk diselesaikan. Dengan GIT, kamu dapat melakukan berbagai hal, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Menyimpan proyek sesuai direktori,<\/li>\n<li>Mencatat semua perubahan yang dilakukan,<\/li>\n<li>Berkolaborasi dalam menyelesaikan proyek,<\/li>\n<li>Melihat siapa yang terakhir melakukan perubahan pada proyek,<\/li>\n<li>Memulihkan proyek pada keadaan semula jika terjadi error,<\/li>\n<li>Tidak perlu menyimpan folder proyek secara manual,<\/li>\n<li>Tidak ada indikasi kehilangan data,<\/li>\n<li>Memberikan catatan tentang perubahan yang dilakukan,<\/li>\n<li>Menggabungkan beberapa proyek,<\/li>\n<li>Sinkronisasi data dengan hosting sangat mudah.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 id=\"tahap-persiapan\"><span id=\"Tahap_Persiapan\">Tahap Persiapan<\/span><\/h2>\n<p>Yang perlu kamu persiapkan sebelum mengikuti panduan tentang cara menggunakan GIT di hosting, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Pertama, pastikan kamu dapat mengakses server hosting melalui SSH.<\/li>\n<li>Kedua, pastikan kamu memiliki akun di layanan GIT. Ada beberapa layanan GIT yang bisa kamu gunakan, seperti GITLab dan GITHub.<\/li>\n<li>Ketiga, memahami istilah-istilah yang terdapat dalam GIT. Misalnya, push, commit, pull, merge dan sebagainya.<\/li>\n<li>Keempat, siapkan akun hosting yang kamu miliki.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setelah kamu menyiapkan emapt hal di atas, sekarang saatnya untuk menggunakan GIT di hosting.<\/p>\n<h2 id=\"cara-menggunakan-git-di-hosting\"><span id=\"Cara_Menggunakan_GIT_di_Hosting\">Cara Menggunakan GIT di Hosting<\/span><\/h2>\n<p>Untuk menggunakan GIT di hosting, yuk, ikuti langkah demi langkah berikut:<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"1_Melakukan_Akses_SSH_di_Hosting\">1. Melakukan Akses SSH di Hosting<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Langkah pertama dalam menggunakan GIT di hosting adalah mengakses server melalui SSH menggunakan Terminal atau Software PuTTy. Jika kamu pengguna Linux atau Mac, kamu dapat menggunakan Terminal. Jika kamu pengguna Windows, kamu dapat menggunakan software PuTTy.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Selanjutnya, tuliskan perintah berikut di Terminal\/PuTTy:<\/p>\n<pre style=\"padding-left: 80px\">ssh username@controlpanelURL -p 64000<\/pre>\n<div>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"2_Melakukan_Pengecekan_GIT_di_Hosting\">2. Melakukan Pengecekan GIT di Hosting<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Setelah masuk ke hosting, tuliskan perintah berikut:<\/p>\n<pre style=\"padding-left: 80px\">git --version \r\n\r\ngit config \u2013global user.name \u201cusernamegithubkamu\u201d \r\n\r\ngit config \u2013global user.email \u201cemailgithubkamu\u201d<\/pre>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20692 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Melakukan-Pengecekan-GIT-di-Hosting.png\" alt=\"\" width=\"920\" height=\"81\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Melakukan-Pengecekan-GIT-di-Hosting.png 920w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Melakukan-Pengecekan-GIT-di-Hosting-768x68.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Melakukan-Pengecekan-GIT-di-Hosting-640x56.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Melakukan-Pengecekan-GIT-di-Hosting-400x35.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 920px) 100vw, 920px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Hal tersebut digunakan untuk memeriksa apakah ketersediaan GIT di hosting.<\/p>\n<div class=\"crayon-pre\">\n<div>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"3_Masuk_ke_Akun_GITHub_atau_GITLab\">3. Masuk ke Akun GITHub atau GITLab<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Ada beberapa layanan GIT yang dapat dipilih. Kamu dapat menggunakan GITHub atau GITLab. Bagi kamu yang belum tahu GITHub, silakan kunjungi https:\/\/help.GIThub.com. Bagi kamu yang belum tahu GITLab, silakan kunjungi https:\/\/docs.GITlab.com.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Klik &#8220;Sign in&#8221; untuk masuk ke akun GITHub\/GITLab kamu. Jika kamu belum memiliki akun, silakan klik &#8220;Sign up&#8221;.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20693 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Masuk-ke-Akun-GITHub-atau-GITLab.png\" alt=\"\" width=\"920\" height=\"544\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Masuk-ke-Akun-GITHub-atau-GITLab.png 920w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Masuk-ke-Akun-GITHub-atau-GITLab-768x454.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Masuk-ke-Akun-GITHub-atau-GITLab-640x378.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Masuk-ke-Akun-GITHub-atau-GITLab-400x237.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 920px) 100vw, 920px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Setelah berhasil login maka kamu akan diarahkan ke dashboard GITHub.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"4_Membuat_Repositori\">4. Membuat Repositori<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Sebelum membuat repositori GIT, kamu perlu memahami apa itu repositori. Repositori adalah tempat yang berfungsi untuk menyimpan proyek. Repositori ini bisa dikatakan mirip dengan folder yang ada di komputera.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Repositori ini memungkinkan kamu melakukan berbagai hal yang terkait dengan version control project. Misalnya, tempat menyimpan proyek, tempat menggabungkan proyek, dan sebagainya.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Nah, untuk membuat repositori GIT, silakan masuk ke GITHub atau GITLab lalu klik New Repository.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20694 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/klik-New-Repository.png\" alt=\"\" width=\"920\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/klik-New-Repository.png 920w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/klik-New-Repository-768x401.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/klik-New-Repository-640x334.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/klik-New-Repository-400x209.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 920px) 100vw, 920px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Selanjutnya, masukkan nama repositori yang kamu inginkan. Kamu juga dapat mengatur apakah repositori tersebut bersifat public atau private. Jika bersifat public maka siapa pun dapat melihat, membaca, menyalin, dan bahkan mengunduh repositori kamu. Jika bersifat private, maka repositori hanya dapat dilihat oleh beberapa orang saja, dengan izin dari pemilik akun tentunya.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Setelah selesai, silakan klik Create repository.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20695 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/klik-Create-repository.png\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"449\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/klik-Create-repository.png 600w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/klik-Create-repository-400x300.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Selesai! Repositori baru telah berhasil dibuat. Salin link tersebut untuk melanjutkan ke langkah berikutnya.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20696 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Repositori-baru-telah-berhasil-dibuat.png\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"155\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Repositori-baru-telah-berhasil-dibuat.png 600w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Repositori-baru-telah-berhasil-dibuat-400x103.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"5_Memasukkan_Project_ke_Dalam_GIT\">5. Memasukkan Project ke Dalam GIT<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Setelah membuat repositori, saatnya memasukkan proyek kamu ke dalam repositori baru. Masih bingung? Jadi begini, misalnya kamu memiliki proyek website di hosting. Nah, agar dapat berkolaborasi dengan developer lain, kamu perlu memasukkannya ke dalam GIT.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Untuk memasukkan proyek tersebut ke dalam GIT, silakan masuk ke Hosting via SSH melalui Terminal atau PuTTy. Kemudian, masuk ke folder proyek yang ingin kamu masukkan ke dalam repositori GIT. Selanjutnya, tulisan perintah berikut:<\/p>\n<pre style=\"padding-left: 80px\">git init<\/pre>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20697 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-init.png\" alt=\"\" width=\"510\" height=\"23\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-init.png 510w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-init-400x18.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 510px) 100vw, 510px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">GIT init tersebut dimaksudkan untuk menyinkronkan hosting dan GITHub.<\/p>\n<pre style=\"padding-left: 80px\">git add *<\/pre>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20698 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-add.png\" alt=\"\" width=\"518\" height=\"24\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-add.png 518w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-add-400x19.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 518px) 100vw, 518px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">GIT add * berfungsi untuk menambahkan semua file\/proyek yang ada dalam folder ke repositori baru yang ada di GITHub\/GITLab.<\/p>\n<pre style=\"padding-left: 80px\">add git commit -m \"toko online pertama saya\"<\/pre>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20699 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-commit.png\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"21\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-commit.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-commit-640x18.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-commit-400x11.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">GIT commit berfungsi untuk memberikan catatan dari versi proyek.<\/p>\n<pre style=\"padding-left: 80px\">git remote add origin https:\/\/GIThub.com\/namarepositori\/repositoribaru.GIT<\/pre>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20700 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-remote.png\" alt=\"\" width=\"920\" height=\"30\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-remote.png 920w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-remote-768x25.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-remote-640x21.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-remote-400x13.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 920px) 100vw, 920px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Silakan masukkan link (paste link) dari repositori yang dibuat sebelumnya. GIT remote berfungsi untuk melakukan sinkronisasi dengan repositori baru.<\/p>\n<pre style=\"padding-left: 80px\">git push -u origin master<\/pre>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20701 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-push.png\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"145\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-push.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-push-640x121.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-push-400x76.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">GIT push berfungsi agar semua file dalam proyek dapat diduplikasi ke repositori baru yang ada di GITHub\/GITLab. Selanjutnya, masukkan nama pengguna dan kata sandi GITHub\/GITLab dan tunggu hingga proses selesai.<\/p>\n<div class=\"crayon-pre\">\n<div>\n<div class=\"crayon-pre\">\n<div>\n<div class=\"crayon-pre\">\n<div>\n<div class=\"crayon-pre\">\n<div>\n<div class=\"crayon-pre\">\n<div>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"6_Duplikasi_Repositori_GIT\">6. Duplikasi Repositori GIT<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Nah, jika sebelumnya dari folder di komputer ke repositori GITHub. Sekarang, saatnya menduplikasi repositori GIT ke komputer kamu. Pertama, buka repositori yang ingin diduplikasi.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20702 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/buka-repositori-yang-ingin-diduplikasi.png\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"202\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/buka-repositori-yang-ingin-diduplikasi.png 600w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/buka-repositori-yang-ingin-diduplikasi-400x135.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Lalu klik Clone or Download. Setelah itu, link repositori akan ditampilkan. Silakan salin link tersebut.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20703 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/klik-Clone-or-Download.png\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"140\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/klik-Clone-or-Download.png 600w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/klik-Clone-or-Download-400x93.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Selanjutnya masuk ke Hosting lagi dan tulis perintah berikut:<\/p>\n<pre style=\"padding-left: 80px\">git clone \"<span class=\"crayon-r\">link<\/span> <span class=\"crayon-i\">repositori<\/span>\"<\/pre>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20704 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-clone.png\" alt=\"\" width=\"920\" height=\"85\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-clone.png 920w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-clone-768x71.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-clone-640x59.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/git-clone-400x37.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 920px) 100vw, 920px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Paste link repositori yang kamu salin tadi. Kemudian klik Enter dan tunggu hingga proses selesai. Selanjutnya gunakan perintah ls untuk mengecek apakah repositori sudah tersedia di hosting.<\/p>\n<div class=\"crayon-pre\">\n<div>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"7_Cek_Status_Repositori\">7. Cek Status Repositori<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Untuk memeriksa status repositori, silakan tulis perintah berikut:<\/p>\n<pre style=\"padding-left: 80px\">git status<\/pre>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"8_Melihat_Siapa_yang_Mengakses\">8. Melihat Siapa yang Mengakses<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Untuk melihat siapa saja yang mengakses dan apa yang terjadi di repositori, silakan tulis perintah berikut:<\/p>\n<pre style=\"padding-left: 80px\">git log<\/pre>\n<p>Nah, itulah cara menggunakan git di hosting. Semoga bermanfaat!<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;20687&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;3&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (3 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Kamu Harus Tahu! Begini Cara Menggunakan GIT di Hosting&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (3 votes)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>GIT adalah versions control yang mendukung pekerjaan para developer. Dikutip dari Wikipedia, versions control adalah sistem manajemen untuk mengubah dokumen, program komputer, dan website. Kamu dapat mengubah versi proyek secara otomatis tanpa harus menyimpannya secara manual. Bayangkan kamu memiliki proyek website. Tentunya, itu tidak bisa diselesaikan dalam semalam, bukan? Juga tidak mungkin untuk menyelesaikannya tanpa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":20690,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[8859,8858,8856,8857],"class_list":["post-20687","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-cara-menggunakan-git","tag-cara-menggunakan-git-di-hosting","tag-git","tag-pengertian-git"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kamu-Harus-Tahu-Begini-Cara-Menggunakan-GIT-di-Hosting-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kamu-Harus-Tahu-Begini-Cara-Menggunakan-GIT-di-Hosting-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kamu-Harus-Tahu-Begini-Cara-Menggunakan-GIT-di-Hosting-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kamu-Harus-Tahu-Begini-Cara-Menggunakan-GIT-di-Hosting.png",1366,768,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kamu Harus Tahu! Begini Cara Menggunakan GIT di Hosting - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kamu Harus Tahu! Begini Cara Menggunakan GIT di Hosting - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"GIT adalah versions control yang mendukung pekerjaan para developer. Dikutip dari Wikipedia, versions control adalah sistem manajemen untuk mengubah dokumen, program komputer, dan website. Kamu dapat mengubah versi proyek secara otomatis tanpa harus menyimpannya secara manual. Bayangkan kamu memiliki proyek website. Tentunya, itu tidak bisa diselesaikan dalam semalam, bukan? Juga tidak mungkin untuk menyelesaikannya tanpa [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-18T06:37:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kamu-Harus-Tahu-Begini-Cara-Menggunakan-GIT-di-Hosting.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi H\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi H\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting\"},\"author\":{\"name\":\"Dwi H\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/f70006239545aaece294daf39a3ce979\"},\"headline\":\"Kamu Harus Tahu! Begini Cara Menggunakan GIT di Hosting\",\"datePublished\":\"2024-06-18T06:37:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting\"},\"wordCount\":897,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kamu-Harus-Tahu-Begini-Cara-Menggunakan-GIT-di-Hosting.png\",\"keywords\":[\"Cara Menggunakan GIT\",\"Cara Menggunakan GIT di Hosting\",\"GIT\",\"Pengertian GIT\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting\",\"name\":\"Kamu Harus Tahu! Begini Cara Menggunakan GIT di Hosting - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kamu-Harus-Tahu-Begini-Cara-Menggunakan-GIT-di-Hosting.png\",\"datePublished\":\"2024-06-18T06:37:23+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kamu-Harus-Tahu-Begini-Cara-Menggunakan-GIT-di-Hosting.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kamu-Harus-Tahu-Begini-Cara-Menggunakan-GIT-di-Hosting.png\",\"width\":1366,\"height\":768},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kamu Harus Tahu! Begini Cara Menggunakan GIT di Hosting\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/f70006239545aaece294daf39a3ce979\",\"name\":\"Dwi H\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60b90505d1564b8ba545efb7a3d2153585f14759dc86b9180ba2fbf5d8805ff2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60b90505d1564b8ba545efb7a3d2153585f14759dc86b9180ba2fbf5d8805ff2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi H\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kamu Harus Tahu! Begini Cara Menggunakan GIT di Hosting - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kamu Harus Tahu! Begini Cara Menggunakan GIT di Hosting - Hosteko Blog","og_description":"GIT adalah versions control yang mendukung pekerjaan para developer. Dikutip dari Wikipedia, versions control adalah sistem manajemen untuk mengubah dokumen, program komputer, dan website. Kamu dapat mengubah versi proyek secara otomatis tanpa harus menyimpannya secara manual. Bayangkan kamu memiliki proyek website. Tentunya, itu tidak bisa diselesaikan dalam semalam, bukan? Juga tidak mungkin untuk menyelesaikannya tanpa [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2024-06-18T06:37:23+00:00","og_image":[{"width":1366,"height":768,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kamu-Harus-Tahu-Begini-Cara-Menggunakan-GIT-di-Hosting.png","type":"image\/png"}],"author":"Dwi H","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi H","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting"},"author":{"name":"Dwi H","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/f70006239545aaece294daf39a3ce979"},"headline":"Kamu Harus Tahu! Begini Cara Menggunakan GIT di Hosting","datePublished":"2024-06-18T06:37:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting"},"wordCount":897,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kamu-Harus-Tahu-Begini-Cara-Menggunakan-GIT-di-Hosting.png","keywords":["Cara Menggunakan GIT","Cara Menggunakan GIT di Hosting","GIT","Pengertian GIT"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting","name":"Kamu Harus Tahu! Begini Cara Menggunakan GIT di Hosting - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kamu-Harus-Tahu-Begini-Cara-Menggunakan-GIT-di-Hosting.png","datePublished":"2024-06-18T06:37:23+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kamu-Harus-Tahu-Begini-Cara-Menggunakan-GIT-di-Hosting.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kamu-Harus-Tahu-Begini-Cara-Menggunakan-GIT-di-Hosting.png","width":1366,"height":768},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-git-di-hosting#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kamu Harus Tahu! Begini Cara Menggunakan GIT di Hosting"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/f70006239545aaece294daf39a3ce979","name":"Dwi H","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60b90505d1564b8ba545efb7a3d2153585f14759dc86b9180ba2fbf5d8805ff2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60b90505d1564b8ba545efb7a3d2153585f14759dc86b9180ba2fbf5d8805ff2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi H"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kamu-Harus-Tahu-Begini-Cara-Menggunakan-GIT-di-Hosting.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20687","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20687"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20687\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20715,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20687\/revisions\/20715"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20690"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20687"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20687"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20687"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}