{"id":21035,"date":"2024-07-12T04:45:52","date_gmt":"2024-07-12T04:45:52","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=21035"},"modified":"2024-07-12T04:45:53","modified_gmt":"2024-07-12T04:45:53","slug":"cara-menggunakan-xampp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp","title":{"rendered":"Apa itu XAMPP? Fungsi, Komponen, dan Cara Menggunakan XAMPP"},"content":{"rendered":"<p>XAMPP merupakan salah satu jenis web server yang banyak digunakan oleh developer dan programmer untuk membuat database dan menguji program pada local host. Untuk orang IT, XAMPP memang sudah tidak asing lagi. Ini karena XAMPP sering digunakan ketika seseorang ingin membuat database di localhost.<\/p>\n<p>Selain itu, developer dan programmer juga menggunakan aplikasi ini untuk menguji atau meninjau website sebelum diunggah ke hosting. Singkatnya, XAMPP adalah server lokal untuk menyimpan data di dalam program.<\/p>\n<p><em>Lantas, bagaimana cara menggunakan XAMPP ketika digunakan sebagaiweb server atau database?<\/em> Penasaran? Yuk, simak artikel ini sampai akhir karena kali ini Hosteko akan menjelaskan XAMPP secara rinci. Mulai dari pengertian, fungsi, hingga cara menggunakan XAMPP dengan mudah.<\/p>\n<h2><span id=\"Pengertian_Fungsi_XAMPP\">Pengertian &amp; Fungsi XAMPP<\/span><\/h2>\n<p>Dikutip dari Wikipedia, XAMPP adalah platform web server open source\u00a0 yang dikembangkan oleh Apache. Seperti yang sudah disinggung di atas, XAMPP biasanya digunakan oleh developer dan programmer untuk membuat database.<\/p>\n<p>Selain itu, XAMPP juga digunakan untuk menguji program yang dibuat di server lokal sebelum diunggah ke server utama. Tanpa web server, developer dan programmer tidak dapat mengakses website yang mereka buat di lokal (di laptop mereka). Hal ini karena sebuah website akan dapat berjalan ketika terhubung dengan suatu web server.<\/p>\n<p>Misalnya, seorang developer atau programmer telah menyelesaikan coding website A. Untuk melihat dan menguji hasil dari website A, mereka dapat menggunakan XAMPP. Jika XAMPP diaktifkan maka website A dapat diakses. Nah, seperti itulah gambaran sederhananya.<\/p>\n<h2><span id=\"Komponen_XAMPP\">Komponen XAMPP<\/span><\/h2>\n<p>Tahukah kamu kalau kata \u201cXAMPP\u201d sebenarnya merupakan gabungan dari beberapa singkatan kata? &#8220;XAMPP&#8221; merupakan gabungan dari beberapa komponen. Komponen XAMPP sendiri antara lain:<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"Cross-_Platform\">Cross- Platform<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Istilah cross-platform dikenal juga dengan istilah platform yang terpisah. Maksudnya, XAMPP ini terpisah dari sistem operasi yang ada di laptop. Ini karena XAMPP bukan bagian dari salah satu sistem operasi sehingga XAMPP dapat digunakan di berbagai sistem operasi.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Kamu dapat dengan mudah menginstal XAMPP di berbagai sistem operasi, seperti Windows, Linux, dan MAC OS. <em>Lalu bagaimana cara menginstal XAMPP di laptop?<\/em> Nah, kalau untuk hal itu, simak artikel ini sampai akhir karena Hosteko menjelaskannya langkah demi langkah di bagian selanjutnya.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"Apache\">Apache<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">XAMPP dikembangkan oleh Apache sehingga jenis web server yang digunakan pada platform XAMPP adalah web server Apache. Bingung seperti apa bentuk Apache di XAMPP? Jadi begini, Apache di XAMPP bukanlah server fisik, melainkan software yang berfungsi sebagai server.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Apache digunakan untuk menghubungkan server dengan web browser (seperti Firefox, Google Chrome, Safari, dll.) sehingga kamu dapat melihat website yang dibuat. Oleh karena itu, ketika kamu mengunjungi URL atau IP dari suatu website di web browser, kamu akan melihat tampilan website tersebut. Nah, itulah peran dari Apache.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Khusus Apache di XAMPP, jika kamu ingin mengakses URL website, kamu tidak bisa menggunakan domain seperti pada umumnya. Hal ini karena XAMPP bersifat lokal. Jadi, jika kamu ingin mengakses website yang dibuat secara lokal, kamu bisa mengaksesnya melalui localhost\/folder_website\/file_website.php.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"MariaDB\">MariaDB<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Selain berperan sebagai web server, XAMPP juga dapat digunakan untuk membuat database website di lokal. Aplikasi ini memungkinkan kamu membuat database MySQL atau MariaDB.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">XAMPP memilih MySQL\/MariaDB karena banyak digunakan oleh programmer atau developer dalam membuat database untuk website. MariaDB sebenarnya merupakan pengembangan lebih lanjut dari MySQL. Jadi, jika kamu menggunakan MySQL sebagai sistem database, kamu bisa menggunakan XAMPP.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"PHP\">PHP<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">PHP merupakan bahasa pemrograman yang biasa digunakan untuk membuat website. PHP dikembangkan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995, dan hingga saat ini tetap menjadi bahasa pemrograman andalan untuk website. Ini karena kamu dapat menggunakan PHP untuk membuat website dinamis.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Website dinamis adalah website yang dibangun dengan tingkat kompleksitas fungsional yang cukup tinggi sehingga memungkinkan adanya interaksi antara website dengan pengguna.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Misalnya, website e-commerce.Website e-commerce tersebut memungkinkan pengguna untuk menambahkan item ke keranjang belanja, melakukan transaksi secara langsung, dan sebagainya.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"Perl\">Perl<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Selain bahasa pemrograman PHP, XAMPP juga dapat digunakan untuk website yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman Perl. Meskipun Perl dibuat lebih awal dari PHP pada tahun 1987, namun Perl merupakan bahasa pemrograman logika yang cukup tinggi. Oleh karena itu, sangat sedikit programmer atau developer\u00a0 yang menggunakannya.<\/p>\n<h2><span id=\"Mengapa_Harus_Menggunakan_XAMPP\">Keuntungan Menggunakan XAMPP<\/span><\/h2>\n<p>XAMPP banyak digunakan sebagai web server dan untuk membuat database. Ini karena pengguna XAMPP tidak dapat berpindah ke platform lain karena kemudahan pengelolaan yang ada pada control panel XAMPP.<\/p>\n<p><em>Apa saja keuntungan menggunakan XAMPP?<\/em> Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika menggunakan XAMPP:<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"Mudah_Digunakan\">Mudah Digunakan<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Pengguna XAMPP tidak perlu melakukan konfigurasi rumit untuk menggunakan XAMPP. Untuk mengaktifkan dan menghentikan XAMPP, terdapat tombol Start dan Stop pada control panel-nya. Kedua tombol tersebut memudahkan pengguna mengakses website di lokal dan membuat database.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Selain itu, jika kamu ingin melakukan konfigurasi pada XAMPP, kamu dapat memilih menu Config. Menu Config memiliki beberapa komponen yang dapat kamu konfigurasikan sesuai kebutuhan.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Selain itu, kamu juga dapat menggunakan menu Shell untuk mengoperasikan suatu command atau menyelesaikan error. Menu shell sama dengan terminal, console, atau cmd. Jika kamu lupa lokasi file website, kamu dapat memilih menu Explorer maka kamu secara otomatis akan diarahkan ke folder file website.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"Multi_Cross-Platform\">Multi Cross-Platform<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Keuntungan lainnya adalah XAMPP bersifat open source, gratis, dan dapat digunakan di berbagai sistem operasi. XAMPP dapat berjalan pada Windows, Linux, dan MAC OS. Jadi, jika kamu ingin membuat website di lokal, software ini adalah pilihan yang tepat.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"Instalasi_Mudah_Dilakukan\">Instalasi Mudah Dilakukan<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Menginstal perangkat lunak ini di lokal juga mudah. Download saja XAMPP versi terbaru atau versi lainnya sesuai kebutuhan kamu dari website resmi XAMPP. Kemudian jalankan instalasi seperti yang kamu lakukan pada instalasi perangkat lunak pada umumnya. Lebih lengkapnya akan Hosteko jelaskan di bagian selanjutnya.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"Modul\">Modul<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Umumnya, modul XAMPP yang paling banyak digunakan adalah modul Apache dan modul MySQL. Namun, sebenarnya ada modul lain yang dapat kamu gunakan tergantung pada kebutuhan.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Modul-modul tersebut meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ol>\n<li><strong>Modul FileZilla<\/strong> adalah FTP (File Transfer Protocol) client yang digunakan untuk mentransfer data dari komputer lokal ke server.<\/li>\n<li><strong>Modul Mercury<\/strong> digunakan sebagai mail server untuk mendukung website yang berjalan secara lokal dan memerlukan manajemen email.<\/li>\n<li><strong>Modul Tomcat<\/strong> merupakan fitur XAMPP untuk website yang menggunakan Java Server Pages (JSP). JSP digunakan di website untuk menyederhanakan dan mempercepat halaman website dinamis.<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span id=\"Cara_Menggunakan_XAMPP\">Cara Menggunakan XAMPP<\/span><\/h2>\n<p>Seperti yang sudah Hosteko bilang di awal, artikel ini akan menjelaskan cara menggunakan XAMPP. Mulai dari instalasi hingga digunakan untuk membuat database lokal.<\/p>\n<p>Ada tiga cara menggunakan XAMPP untuk pemula, diantaranya:<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"Cara_Install_XAMPP_di_Windows\">Cara Install XAMPP di Windows<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Cara menggunakan XAMPP yang pertama adalah menginstal XAMPP di Windows. Proses instalasinya sangat mudah. Kamu hanya perlu 2 langkah saja untuk menginstalnya. Nah, artikel ini akan memberikan panduan untuk menginstal XAMPP di Windows.<\/p>\n<h4 style=\"padding-left: 80px\"><span id=\"1_Download_XAMPP\">1. Download XAMPP<\/span><\/h4>\n<p style=\"padding-left: 80px\">Langkah pertama adalah mendownload XAMPP. Kamu dapat mendownload XAMPP versi terbaru atau versi yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk mendownloadnya, silakan kunjungi website resmi XAMPP dan pilih versi XAMPP yang kamu butuhkan.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21045 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Download-XAMPP.png\" alt=\"\" width=\"853\" height=\"596\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Download-XAMPP.png 853w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Download-XAMPP-768x537.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Download-XAMPP-640x447.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Download-XAMPP-400x279.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 853px) 100vw, 853px\" \/><\/p>\n<h4 style=\"padding-left: 80px\"><span id=\"2_Mulai_Install_XAMPP\">2. Mulai Install XAMPP<\/span><\/h4>\n<p style=\"padding-left: 80px\">Setelah selesai mendownload, segera buka hasil download XAMPP dan kamu akan melihat tampilan instalasi berikut.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-21046 size-full aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/tampilan-instalasi-e1720746398487.webp\" alt=\"\" width=\"498\" height=\"419\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/tampilan-instalasi-e1720746398487.webp 498w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/tampilan-instalasi-e1720746398487-400x337.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 498px) 100vw, 498px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">Kamu dapat mengklik &#8220;Nect&#8221;. Ketika mulai instalasi, XAMPP akan menawarkan pilihan modul untuk diinstal .Jika kamu hanya ingin menggunakan Apache dan MySQL, kamu bisa centang Apache dan MySQL saja. Namun, jika kamu ingin mencoba semua modul, langsung saja klik &#8220;Next&#8221;.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21047 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pilihan-modul-e1720746693877.webp\" alt=\"\" width=\"505\" height=\"422\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pilihan-modul-e1720746693877.webp 505w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pilihan-modul-e1720746693877-400x334.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 505px) 100vw, 505px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">Kemudian kamu bisa klik Next untuk mengikuti perintah berikutnya sampai kamu melihat gambar di bawah ini. Silakan klik &#8220;Next&#8221; untuk memulai proses instalasi.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21048 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/memulai-proses-instalasi-e1720746890255.webp\" alt=\"\" width=\"504\" height=\"425\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/memulai-proses-instalasi-e1720746890255.webp 504w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/memulai-proses-instalasi-e1720746890255-400x337.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 504px) 100vw, 504px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">Proses instalasi XAMPP bisa memakan waktu lama tergantung modul yang diinstal. Jika kamu hanya menginstall Apache dan MySQL, proses instalasinya hanya memakan waktu singkat.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">Namun, jika kamu menginstall semua modul akan menyebabkan proses instalasi menjadi lebih lama. Tunggu hingga proses selesai&#8230;<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21049 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/menunggu-instalasi-selesai.webp\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"435\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/menunggu-instalasi-selesai.webp 512w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/menunggu-instalasi-selesai-400x340.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 512px) 100vw, 512px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">Maka kamu akan melihat gambar berikut. Itu artinya proses instalasi XAMPP sudah selesai. Klik &#8220;Finish&#8221; untuk menyelesaikan prosesnya.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21050 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/instalasi-selesai-e1720747239139.webp\" alt=\"\" width=\"499\" height=\"423\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/instalasi-selesai-e1720747239139.webp 499w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/instalasi-selesai-e1720747239139-400x339.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 499px) 100vw, 499px\" \/><\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"Mulai_Menjalankan_XAMPP\">Mulai Menjalankan XAMPP<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Setelah proses instalasi selesai, lanjutkan ke cara menggunakan XAMPP yang kedua, yaitu mulai menjalankan XAMPP. Kamu dapat mulai menjalankan server ini dalam dua langkah berikut ini:<\/p>\n<h4 style=\"padding-left: 80px\"><span id=\"1_Mengaktifkan_Apache_dan_MySQL\">1. Mengaktifkan Apache dan MySQL<\/span><\/h4>\n<p style=\"padding-left: 80px\">Langkah pertama, silakan buka perangkat lunak XAMPP maka kamu akan melihat control panel yang dapat kamu gunakan untuk mengonfigurasi pengaturannya.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21051 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/buka-software-XAMPP-e1720747854732.webp\" alt=\"\" width=\"674\" height=\"402\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/buka-software-XAMPP-e1720747854732.webp 674w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/buka-software-XAMPP-e1720747854732-640x382.webp 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/buka-software-XAMPP-e1720747854732-400x239.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 674px) 100vw, 674px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">Misalnya, jika kamu ingin membuat database dan mengakses webiste secara lokal, kamu bisa klik &#8220;Start&#8221; pada Apache dan MySQL.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21052 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/klik-start-e1720747895923.webp\" alt=\"\" width=\"670\" height=\"398\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/klik-start-e1720747895923.webp 670w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/klik-start-e1720747895923-640x380.webp 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/klik-start-e1720747895923-400x238.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 670px) 100vw, 670px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">Jika control panel berubah seperti gambar di bawah ini, berarti Apache dan MySQL sudah aktif.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21053 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apache-dan-MySQL-sudah-aktif-e1720747970769.webp\" alt=\"\" width=\"674\" height=\"385\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apache-dan-MySQL-sudah-aktif-e1720747970769.webp 674w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apache-dan-MySQL-sudah-aktif-e1720747970769-640x366.webp 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apache-dan-MySQL-sudah-aktif-e1720747970769-400x228.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 674px) 100vw, 674px\" \/><\/p>\n<h4 style=\"padding-left: 80px\"><span id=\"2_Menguji_XAMPP\">2. Menguji XAMPP<\/span><\/h4>\n<p style=\"padding-left: 80px\">Untuk menguji apakah Apache dan MySQL dapat berjalan, kamu dapat mengunjungi http:\/\/localhost\/dashboard\/. Jika terlihat seperti gambar di bawah ini, berarti kamu bisa menggunakan Apache dan MySQL.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21054 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apache-dan-MySQL-bisa-digunakan-e1720748205642.webp\" alt=\"\" width=\"546\" height=\"375\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apache-dan-MySQL-bisa-digunakan-e1720748205642.webp 546w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apache-dan-MySQL-bisa-digunakan-e1720748205642-400x275.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 546px) 100vw, 546px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\"><em>Selanjutnya bagaimana cara mengakses website yang sudah saya buat secara lokal?<\/em> Oke, di atas sudah disebutkan bahwa jika kamu ingin menggunakan XAMPP dan ingin mengakses website di web browser, kamu perlu memastikan file website tersebut tersimpan di folder htdocs.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px\">Folder htdocs dapat kamu temuka di dalam folder xampp. Untuk mengaksesnya, silakan kunjungi http:\/\/localhost\/folder-website\/file-website.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"Cara_Membuat_Database_di_XAMPP_Localhost\">Cara Membuat Database di XAMPP (Localhost)<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Setelah XAMPP sudah aktif dan terhubung, kamu bisa mencoba membuat database dengan XAMPP. Membuat database di XAMPP adalah bagian dari cara menggunakan XAMPP yang mudah. Membuat database di XAMPP dapat dilakukan melalui http:\/\/localhost\/phpmyadmin.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21056 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Membuat-database-di-XAMPP-e1720748820229.webp\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"371\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Membuat-database-di-XAMPP-e1720748820229.webp 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Membuat-database-di-XAMPP-e1720748820229-640x309.webp 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Membuat-database-di-XAMPP-e1720748820229-400x193.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Langkah selanjutnya, kamu dapat membuat database dengan mengklik &#8220;New&#8221; di kiri atas seperti terlihat pada gambar berikut.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21057 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/klik-new.webp\" alt=\"\" width=\"275\" height=\"316\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Kamu kemudian dapat menuliskan nama database yang ingin kamu buat, misalnya mobile_app. Jika sudah, klik &#8220;Create&#8221;.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21058 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/menuliskan-nama-database.webp\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"401\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/menuliskan-nama-database.webp 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/menuliskan-nama-database-640x334.webp 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/menuliskan-nama-database-400x209.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Database MySQL dalam format tabel. Maka dari itu, setelah berhasil membuat database, desainlah semua tabel yang dibutuhkan. Misalnya, pada artikel ini akan membuat tabel bernama login_user yang terdiri dari empat atribut, yaitu ID, nama, email, dan kata sandi. Klik &#8220;Go&#8221; untuk melanjutkan.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21059 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/merancang-tabel.webp\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"245\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/merancang-tabel.webp 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/merancang-tabel-640x204.webp 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/merancang-tabel-400x128.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Lengkapi setiap atribut tabel sesuai kebutuhan.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21060 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Lengkapi-setiap-atribut-tabel.webp\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Lengkapi-setiap-atribut-tabel.webp 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Lengkapi-setiap-atribut-tabel-640x348.webp 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Lengkapi-setiap-atribut-tabel-400x217.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Setelah kamu mendesain tabel dan atributnya, langsung saja klik &#8220;Save&#8221;.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21063 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/klik-save.webp\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"438\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/klik-save.webp 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/klik-save-640x365.webp 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/klik-save-400x228.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Sehingga tabel database yang telah dibuat akan terlihat seperti gambar berikut ini.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21065 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/tabel-database-yang-telah-dibuat.webp\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"235\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/tabel-database-yang-telah-dibuat.webp 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/tabel-database-yang-telah-dibuat-640x196.webp 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/tabel-database-yang-telah-dibuat-400x122.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p>Nah, itulah tiga cara menggunakan XAMPP dengan mudah. Semoga bermanfaat!<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;21035&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;3&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (3 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Apa itu XAMPP? Fungsi, Komponen, dan Cara Menggunakan XAMPP&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (3 votes)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>XAMPP merupakan salah satu jenis web server yang banyak digunakan oleh developer dan programmer untuk membuat database dan menguji program pada local host. Untuk orang IT, XAMPP memang sudah tidak asing lagi. Ini karena XAMPP sering digunakan ketika seseorang ingin membuat database di localhost. Selain itu, developer dan programmer juga menggunakan aplikasi ini untuk menguji [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":21036,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[9019,9018,9015,9016,9017,9014],"class_list":["post-21035","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-cara-membuat-database-di-xampp","tag-cara-menggunakan-xampp","tag-fungsi-xampp","tag-kelebihan-xampp","tag-komponen-xampp","tag-pengertian-xampp"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apa-itu-XAMPP-Fungsi-Komponen-dan-Cara-Menggunakan-XAMPP-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apa-itu-XAMPP-Fungsi-Komponen-dan-Cara-Menggunakan-XAMPP-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apa-itu-XAMPP-Fungsi-Komponen-dan-Cara-Menggunakan-XAMPP-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apa-itu-XAMPP-Fungsi-Komponen-dan-Cara-Menggunakan-XAMPP.png",1366,768,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu XAMPP? Fungsi, Komponen, dan Cara Menggunakan XAMPP - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu XAMPP? Fungsi, Komponen, dan Cara Menggunakan XAMPP - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"XAMPP merupakan salah satu jenis web server yang banyak digunakan oleh developer dan programmer untuk membuat database dan menguji program pada local host. Untuk orang IT, XAMPP memang sudah tidak asing lagi. Ini karena XAMPP sering digunakan ketika seseorang ingin membuat database di localhost. Selain itu, developer dan programmer juga menggunakan aplikasi ini untuk menguji [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-12T04:45:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-07-12T04:45:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apa-itu-XAMPP-Fungsi-Komponen-dan-Cara-Menggunakan-XAMPP.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi H\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi H\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp\"},\"author\":{\"name\":\"Dwi H\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/f70006239545aaece294daf39a3ce979\"},\"headline\":\"Apa itu XAMPP? Fungsi, Komponen, dan Cara Menggunakan XAMPP\",\"datePublished\":\"2024-07-12T04:45:52+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-12T04:45:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp\"},\"wordCount\":1564,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apa-itu-XAMPP-Fungsi-Komponen-dan-Cara-Menggunakan-XAMPP.png\",\"keywords\":[\"Cara Membuat Database di XAMPP (\",\"Cara Menggunakan XAMPP\",\"Fungsi XAMPP\",\"Kelebihan XAMPP\",\"Komponen XAMPP\",\"Pengertian XAMPP\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp\",\"name\":\"Apa itu XAMPP? Fungsi, Komponen, dan Cara Menggunakan XAMPP - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apa-itu-XAMPP-Fungsi-Komponen-dan-Cara-Menggunakan-XAMPP.png\",\"datePublished\":\"2024-07-12T04:45:52+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-12T04:45:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apa-itu-XAMPP-Fungsi-Komponen-dan-Cara-Menggunakan-XAMPP.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apa-itu-XAMPP-Fungsi-Komponen-dan-Cara-Menggunakan-XAMPP.png\",\"width\":1366,\"height\":768},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu XAMPP? Fungsi, Komponen, dan Cara Menggunakan XAMPP\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/f70006239545aaece294daf39a3ce979\",\"name\":\"Dwi H\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60b90505d1564b8ba545efb7a3d2153585f14759dc86b9180ba2fbf5d8805ff2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60b90505d1564b8ba545efb7a3d2153585f14759dc86b9180ba2fbf5d8805ff2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi H\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu XAMPP? Fungsi, Komponen, dan Cara Menggunakan XAMPP - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa itu XAMPP? Fungsi, Komponen, dan Cara Menggunakan XAMPP - Hosteko Blog","og_description":"XAMPP merupakan salah satu jenis web server yang banyak digunakan oleh developer dan programmer untuk membuat database dan menguji program pada local host. Untuk orang IT, XAMPP memang sudah tidak asing lagi. Ini karena XAMPP sering digunakan ketika seseorang ingin membuat database di localhost. Selain itu, developer dan programmer juga menggunakan aplikasi ini untuk menguji [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2024-07-12T04:45:52+00:00","article_modified_time":"2024-07-12T04:45:53+00:00","og_image":[{"width":1366,"height":768,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apa-itu-XAMPP-Fungsi-Komponen-dan-Cara-Menggunakan-XAMPP.png","type":"image\/png"}],"author":"Dwi H","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi H","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp"},"author":{"name":"Dwi H","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/f70006239545aaece294daf39a3ce979"},"headline":"Apa itu XAMPP? Fungsi, Komponen, dan Cara Menggunakan XAMPP","datePublished":"2024-07-12T04:45:52+00:00","dateModified":"2024-07-12T04:45:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp"},"wordCount":1564,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apa-itu-XAMPP-Fungsi-Komponen-dan-Cara-Menggunakan-XAMPP.png","keywords":["Cara Membuat Database di XAMPP (","Cara Menggunakan XAMPP","Fungsi XAMPP","Kelebihan XAMPP","Komponen XAMPP","Pengertian XAMPP"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp","name":"Apa itu XAMPP? Fungsi, Komponen, dan Cara Menggunakan XAMPP - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apa-itu-XAMPP-Fungsi-Komponen-dan-Cara-Menggunakan-XAMPP.png","datePublished":"2024-07-12T04:45:52+00:00","dateModified":"2024-07-12T04:45:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apa-itu-XAMPP-Fungsi-Komponen-dan-Cara-Menggunakan-XAMPP.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apa-itu-XAMPP-Fungsi-Komponen-dan-Cara-Menggunakan-XAMPP.png","width":1366,"height":768},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-menggunakan-xampp#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu XAMPP? Fungsi, Komponen, dan Cara Menggunakan XAMPP"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/f70006239545aaece294daf39a3ce979","name":"Dwi H","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60b90505d1564b8ba545efb7a3d2153585f14759dc86b9180ba2fbf5d8805ff2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60b90505d1564b8ba545efb7a3d2153585f14759dc86b9180ba2fbf5d8805ff2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi H"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Apa-itu-XAMPP-Fungsi-Komponen-dan-Cara-Menggunakan-XAMPP.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21035","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21035"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21035\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21093,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21035\/revisions\/21093"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21036"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21035"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21035"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21035"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}