{"id":21127,"date":"2024-07-16T04:56:00","date_gmt":"2024-07-16T04:56:00","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=21127"},"modified":"2024-07-16T04:56:00","modified_gmt":"2024-07-16T04:56:00","slug":"cara-membuat-database-mysql","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql","title":{"rendered":"Begini Cara Membuat Database MySQL di localhost\/phpmyadmin"},"content":{"rendered":"<p>Database adalah sesuatu yang digunakan untuk menyimpan data pada website. Ada banyak jenis database, seperti MySQL, PostgreSQL, Oracle SQL, dan masih banyak lagi. Database adalah jantung dari website, jadi kehadirannya sangatlah penting.<\/p>\n<p>Bagi sebagain orang yang terbiasa membangun website, pasti akan membuat database di localhost terlebih dahulu. <em>Apa itu localhost?<\/em> Localhost adalah lingkungan hosting yang diinstal di komputer lokal.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, kamu bisa mengecek database dan website yang sedang dikembangkan terlebih dahulu sebelum website tersebut online dan ditempatkan pada <a href=\"https:\/\/hosteko.com\/cloud-hosting\/cloud-hosting-usa\">hosting murah berkualitas<\/a>.<\/p>\n<p><em>Lantas, bagaimana cara membuat database MySQL di localhost\/phpmyadmin?<\/em> Nah, panduan kali ini Hosteko akan menunjukkan cara membuat database MySQL localhost\/phpmyadmin \u2013 XAMPP. Oleh karena itu, simak sampai akhir ya!<\/p>\n<h2><span id=\"Apa_itu_LocalhostphpMyAdmin_-_XAMPP\">Apa itu Localhost\/phpMyAdmin dan XAMPP?<\/span><\/h2>\n<p>Localhost\/phpmyadmin dan XAMPP adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan ketika membangun website di komputer. Tanpa localhost\/phpmyadmin pasti akan sulit membuat website menggunakan script backend, seperti PHP atau NodeJS. Ini karena PHP berjalan di backend, atau sisi web server.<\/p>\n<p>Nah, agar kamu lebih paham. Pertama-tama, kamu harus pelajari terlebih dahulu apa itu localhost, apa itu XAMPP, dan apa itu phpMyAdmin.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"Apa_itu_localhost\">Apa itu Localhost?<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Localhost adalah server lokal yang ada di komputer. Jadi, kamu bisa membuat lingkungan hosting sendiri di komputer menggunakan localhost. Sebenarnya, localhost adalah hostname dari komputer kamu sendiri.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Pada intinya, hosting dan localhost dapat diakses ketika ada web server yang sedang berjalan. Dengan hosting berbayar, kamu tidak perlu khawatir dengan web server karena sudah disediakan oleh penyedia layanan.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Namun, untuk localhost, kamu harus menginstal sendiri web servernya. <em>Bagaimana caranya?<\/em> Tenang! Ada software bernama XAMPP yang bisa kamu manfaatkan.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"Apa_itu_XAMPP\"><strong>Apa itu XAMPP?<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">XAMPP adalah perangkat lunak yang memungkinkan pengguna mengelola berbagai aspek pengelolaan website dengan mudah. XAMPP memungkinkan kamu menginstal Apache, MariaDB, PHP, dan Perl dengan mudah.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">XAMPP juga mudah digunakan. Cukup klik &#8220;Start&#8221; untuk mengaktifkannya dan &#8220;Stop&#8221; untuk menonaktifkan layanan yang sedang berjalan. Untuk pengguna Windows bisa menggunakan XAMPP. Untuk Linux, bisa menggunakan LAMPP. Dan, jika kamu pengguna Mac, kamu bisa menggunakan MAMP.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Baik itu XAMPP, LAMPP, atau MAMP, ketiganya berguna dalam urusan di sisi server. Ketiga sofware tersebut meliputi Apache HTTP Server sebagai web server, MySQL sebagai pengolah database, serta PHP dan Perl sebagai bahasa pemrograman sisi server. Namun, ternyata XAMPP juga bisa digunakan pada ketiga sistem operasi tersebut.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"Apa_itu_phpmyadmin\">Apa itu phpMyAdmin?<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">phpMyAdmin adalah software untuk mengelola MySQL pada website. Kamu dapat memanfaatkannya untuk membuat tabel, mengelola tabel, membuat kolom, <span class=\"s1\">melakukan indexing<\/span>, mengelola hak akses pengguna, menghapus data dalam tabel, menjalankan <span class=\"s1\">query<\/span>, dan masih banyak lagi.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Pada dasarnya, operasi MySQL berupa konsol dan <span class=\"s1\"> menggunakan<\/span> berbagai <span class=\"s1\">query<\/span>\/kode sehingga cukup menyulitkan pemula untuk menggunakannya. Namun, dengan phpMyAdmin, siapa pun dapat dengan mudah mengelola database. Bahkan, kamu juga dapat mengimpor database ke phpMyAdmin.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"Apa_itu_localhostphpmyadmin\">Apa itu Localhost\/phpMyAdmin?<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Localhost\/phpMyAdmin merupakan gabungan dari localhost dan phpMyAdmin. phpMyAdmin disimpan ke dalam localhost di komputer yang disebut sebagai localhost.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Pada dasarnya, localhost\/phpMyAdmin adalah simulasi ketika kamu nantinya akan mengupload website ke hosting yang sebenarnya. Hosting adalah tempat penyimpanan semua file website. Mirip dengan Localhost, semua file website disimpan dalam file lokal di komputer.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Localhost\/phpmyadmin sendiri berfungsi untuk pengaturan pengelolaan database. Sehingga kamu tidak perlu melakukan query manual secara konsol melalui MySQL. Kamu dapat dengan mudah melakukan proses insert table dan memasukkan data.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Nah, jadi, Localhost, phpMyAdmin, dan XAMPP adalah kombinasi yang tepat untuk membuat database di komputer kamu sebelum ditempatkan ke hosting. Sebelum mendalami pembuatan database MySQL localhost phpmyadmin \u2013 XAMPP, pastikan kamu sudah memahami dasar-dasar HTML dan PHP untuk membuat website.<\/p>\n<h2 id=\"cara-import-database-mysql-di-phpmyadmin\"><span id=\"Cara_Membuat_Database_MySQL_di_localhostphpmyadmin_-_XAMPP\">Cara Membuat Database MySQL di Localhost\/phpmyadmin \u2013 XAMPP<\/span><\/h2>\n<p>Adapun cara membuat database MySQL localhost\/phpmyadmin &#8211; XAMPP adalah sebagai berikut:<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"1_Melakukan_Instalasi_XAMPP\">1. Melakukan Instalasi XAMPP<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">XAMPP dapat diunduh secara gratis, baik untuk sistem operasi Windows, Linux ataupun OSX. XAMPP dapat kamu unduh di https:\/\/www.apachefriends.org\/download.html. Pilihlah versi XAMPP yang sesuai dengan versi PHP kamu. Untuk lokasi instalasi, biasanya di Local Disk C:\/\/xampp.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"2_Mengaktifkan_XAMPP\">2. Mengaktifkan XAMPP<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Untuk mengaktifkan XAMPP, kamu bisa klik dua kali pada logo XAMPP yang sudah terinstall. XAMPP hadir dengan beberapa modul yang terinstall. Untuk membuat website, kamu memerlukan Apache sebagai web server dan MySQL sebagai database.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Maka dari itu, klik Start pada Apache dan kemudian klik Start pada MySQL. Tunggu hingga service berjalan. Dalam kebanyakan kasus, ada terdapat tulisan &#8220;running&#8221;<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"3_Mengakses_Localhost\">3. Mengakses Localhost<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Cara membuat database MySQL di localhost phpmyadmin \u2013 XAMPP sudah bisa kamu lakukan. Sekarang saatnya kamu untuk mengakses localhost. Silakan buka web browser kamu dan ketik &#8220;localhost&#8221;. Maka akan muncul gambar berikut. Ini artinya proses instalasi XAMPP berhasil.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"4_Membuka_phpMyAdmin\">4. Membuka phpMyAdmin<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Selanjutnya, buka phpMyAdmin. Klik phpMyAdmin atau ketik localhost\/phpMyAdmin maka akan terlihat seperti gambar di bawah ini. Nah, di phpMyAdmin ini memungkinkan kamu membuat tabel, menghapus tabel, dan melakukan query data.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"5_Menjalankan_Website_dengan_XAMPP\">5. Menjalankan Website dengan XAMPP<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">XAMPP dan phpMyAdmin sudah berhasil diinstall. Sekarang saatnya membuat website di localhost.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><em>Bagaimana cara menjalankan website di localhost?<\/em> Nah, untuk menjalankan website di localhost, kamu perlu memasukkan folder website di file htdocs. File htdocs terletak di folder instalasi XAMPP. Biasanya terletak di Local Disk C:\/\/. Silakan buka XAMPP dan masukkan folder website ke dalam folder htdocs.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Folder htdocs ini pada dasarnya sama dengan public_html yang ada di hosting. Jika di hosting, file website kamu harus ditempatkan di public_html sehingga dapat dilihat di domain utama. Nah, sama seperti hal tersebut, agar dapat diakses di localhost, kamu harus meletakkan file website di htdocs.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Misalnya, kamu memiliki file website yang disimpan di folder &#8220;websitesaya&#8221;. Nah, untuk mengaksesnya di localhost, kamu harus memasukkan folder &#8220;websitesaya&#8221; terlebih dahulu ke folder htdocs. Kemudian untuk mengaksesnya, silakan buka web browser dan ketik &#8220;localhost\/websitesaya&#8221;.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"6_Sinkronisasi_Database_Website_dengan_phpMyAdmin\">6. Sinkronisasi Database Website dengan phpMyAdmin<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Untuk mengelola database website melalui phpMyAdmin, pastikan hostname, nama database, username, dan password kamu sudah tersinkronisasi. Sinkronisasi ini biasanya terdapat dalam skript PHP yang mengelola database, seperti database.php, koneksi.php, config.php dan sebagainya tergantung pada skript yang kamu gunakan.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Untuk hostname, kamu bisa tulisakan &#8220;localhost&#8221; saja. Untuk database, pastikan sesuai dengan nama database yang dibuat di phpMyAdmin.Untuk membuat database di phpMyAdmin, klik tab Database, tulis nama database yang kamu inginkan, lalu klik Create.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Misalnya, kamu ingin membuat database &#8220;hello_world&#8221;. Silakan ketik hello_world lalu klik Create. Harap tunggu hingga database berhasil dibuat. Jika sudah maka akan muncul di sebelah kiri.Nah, database itulah yang harus kamu tambahkan di file database.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Untuk username, silakan kamu isi dengan &#8220;root&#8221;. Sedangkan untuk password, silakan dikosongkan saja atau tuliskan &#8221; &#8220;.<\/p>\n<h3 style=\"padding-left: 40px\"><span id=\"7_Cara_Membuat_Database_MySQL_localhostphpmyadmin_-_XAMPP_Selesai\">7. Cara Membuat Database MySQL localhost\/phpmyadmin \u2013 XAMPP Selesai!<\/span><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px\">Cara membuat database MySQL localhost phpmyadmin \u2013 XAMPP sudah selesai. Kamu bisa membuat website di localhost terlebih dahulu. Setelah website kamu selesai dan siap diaktifkan, kamu bisa langsung memesan hosting dan domain dari Hosteko. Pastikan kamu telah memiliki nama yang cocok untuk domain kamu.<\/p>\n<p>Nah, itulah cara membuat database MySQL di Localhost\/phpMyAdmin &#8211; XAMPP. Semoga bermanfaat!<span id=\"Cara_Membuat_Database_MySQL_di_localhostphpmyadmin_-_XAMPP\"><\/span><\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;21127&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;3&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (3 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Begini Cara Membuat Database MySQL di localhost\\\/phpmyadmin&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (3 votes)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Database adalah sesuatu yang digunakan untuk menyimpan data pada website. Ada banyak jenis database, seperti MySQL, PostgreSQL, Oracle SQL, dan masih banyak lagi. Database adalah jantung dari website, jadi kehadirannya sangatlah penting. Bagi sebagain orang yang terbiasa membangun website, pasti akan membuat database di localhost terlebih dahulu. Apa itu localhost? Localhost adalah lingkungan hosting yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":21128,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[9037,9038,9035,9036,9039,9040,9014],"class_list":["post-21127","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-cara-membuat-database-mysql","tag-cara-membuat-database-mysql-di-localhost","tag-database-mysql","tag-membuat-database-mysql","tag-pengertian-localhost","tag-pengertian-phpmyadmin","tag-pengertian-xampp"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Begini-Cara-Membuat-Database-MySQL-di-localhostphpmyadmin-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Begini-Cara-Membuat-Database-MySQL-di-localhostphpmyadmin-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Begini-Cara-Membuat-Database-MySQL-di-localhostphpmyadmin-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Begini-Cara-Membuat-Database-MySQL-di-localhostphpmyadmin.png",1366,768,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Begini Cara Membuat Database MySQL di localhost\/phpmyadmin - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Begini Cara Membuat Database MySQL di localhost\/phpmyadmin - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Database adalah sesuatu yang digunakan untuk menyimpan data pada website. Ada banyak jenis database, seperti MySQL, PostgreSQL, Oracle SQL, dan masih banyak lagi. Database adalah jantung dari website, jadi kehadirannya sangatlah penting. Bagi sebagain orang yang terbiasa membangun website, pasti akan membuat database di localhost terlebih dahulu. Apa itu localhost? Localhost adalah lingkungan hosting yang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-16T04:56:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Begini-Cara-Membuat-Database-MySQL-di-localhostphpmyadmin.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi H\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi H\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql\"},\"author\":{\"name\":\"Dwi H\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/f70006239545aaece294daf39a3ce979\"},\"headline\":\"Begini Cara Membuat Database MySQL di localhost\/phpmyadmin\",\"datePublished\":\"2024-07-16T04:56:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql\"},\"wordCount\":1118,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Begini-Cara-Membuat-Database-MySQL-di-localhostphpmyadmin.png\",\"keywords\":[\"Cara Membuat Database MySQL\",\"Cara Membuat Database MySQL di localhost\",\"Database MySQL\",\"Membuat Database MySQL\",\"Pengertian localhost\",\"Pengertian phpMyAdmin\",\"Pengertian XAMPP\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql\",\"name\":\"Begini Cara Membuat Database MySQL di localhost\/phpmyadmin - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Begini-Cara-Membuat-Database-MySQL-di-localhostphpmyadmin.png\",\"datePublished\":\"2024-07-16T04:56:00+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Begini-Cara-Membuat-Database-MySQL-di-localhostphpmyadmin.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Begini-Cara-Membuat-Database-MySQL-di-localhostphpmyadmin.png\",\"width\":1366,\"height\":768},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Begini Cara Membuat Database MySQL di localhost\/phpmyadmin\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/f70006239545aaece294daf39a3ce979\",\"name\":\"Dwi H\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60b90505d1564b8ba545efb7a3d2153585f14759dc86b9180ba2fbf5d8805ff2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60b90505d1564b8ba545efb7a3d2153585f14759dc86b9180ba2fbf5d8805ff2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi H\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Begini Cara Membuat Database MySQL di localhost\/phpmyadmin - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Begini Cara Membuat Database MySQL di localhost\/phpmyadmin - Hosteko Blog","og_description":"Database adalah sesuatu yang digunakan untuk menyimpan data pada website. Ada banyak jenis database, seperti MySQL, PostgreSQL, Oracle SQL, dan masih banyak lagi. Database adalah jantung dari website, jadi kehadirannya sangatlah penting. Bagi sebagain orang yang terbiasa membangun website, pasti akan membuat database di localhost terlebih dahulu. Apa itu localhost? Localhost adalah lingkungan hosting yang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2024-07-16T04:56:00+00:00","og_image":[{"width":1366,"height":768,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Begini-Cara-Membuat-Database-MySQL-di-localhostphpmyadmin.png","type":"image\/png"}],"author":"Dwi H","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi H","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql"},"author":{"name":"Dwi H","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/f70006239545aaece294daf39a3ce979"},"headline":"Begini Cara Membuat Database MySQL di localhost\/phpmyadmin","datePublished":"2024-07-16T04:56:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql"},"wordCount":1118,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Begini-Cara-Membuat-Database-MySQL-di-localhostphpmyadmin.png","keywords":["Cara Membuat Database MySQL","Cara Membuat Database MySQL di localhost","Database MySQL","Membuat Database MySQL","Pengertian localhost","Pengertian phpMyAdmin","Pengertian XAMPP"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql","name":"Begini Cara Membuat Database MySQL di localhost\/phpmyadmin - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Begini-Cara-Membuat-Database-MySQL-di-localhostphpmyadmin.png","datePublished":"2024-07-16T04:56:00+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Begini-Cara-Membuat-Database-MySQL-di-localhostphpmyadmin.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Begini-Cara-Membuat-Database-MySQL-di-localhostphpmyadmin.png","width":1366,"height":768},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-membuat-database-mysql#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Begini Cara Membuat Database MySQL di localhost\/phpmyadmin"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/f70006239545aaece294daf39a3ce979","name":"Dwi H","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60b90505d1564b8ba545efb7a3d2153585f14759dc86b9180ba2fbf5d8805ff2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60b90505d1564b8ba545efb7a3d2153585f14759dc86b9180ba2fbf5d8805ff2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi H"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Begini-Cara-Membuat-Database-MySQL-di-localhostphpmyadmin.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21127","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21127"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21127\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21148,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21127\/revisions\/21148"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21128"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21127"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21127"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21127"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}