{"id":21861,"date":"2024-08-30T01:01:14","date_gmt":"2024-08-30T01:01:14","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=21861"},"modified":"2024-08-30T01:01:14","modified_gmt":"2024-08-30T01:01:14","slug":"cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux","title":{"rendered":"Cara Efektif Menggunakan &#8216;kill&#8217; untuk Menghentikan Proses di Linux"},"content":{"rendered":"<p>Task disebut sebagai proses di Linux. Setiap proses memiliki ID proses yang unik. Anda dapat menggunakan kill command untuk menghentikan proses yang berjalan di Linux. Tutorial ini memberikan cara melakukan proses penghentian Linux untuk meningkatkan keterampilan manajemen VPS Anda.<br \/>\nTerkadang Anda lupa server atau aplikasi mana yang diaktifkan dan ingin menghentikan prosesnya.<br \/>\nDalam skenario ini, Anda dapat menggunakan kill command.<\/p>\n<p>Berikut ini adalah berbagai kegunaan command kill:<\/p>\n<ul>\n<li>Menghentikan berbagai automatic process<\/li>\n<li>Menghentikan proses yang tidak sengaja terbuka<\/li>\n<li>Menghentikan proses yang memakan banyak memori<\/li>\n<li>Menghentikan proses apapun yang sedang bekerja pada perangkat Linux<\/li>\n<li>Menghentikan background process<\/li>\n<\/ul>\n<p>Selain menghentikan suatu proses, command kill juga mempunyai fungsi lain, seperti mengirim sinyal ke suatu proses. Pada dasarnya, sinyal ini diterima sebagai sinyal TERM yang menghentikan proses.<\/p>\n<h2 id=\"h-bagaimana-cara-menampilkan-process-id-linux\" class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Bagaimana_Cara_Menampilkan_Process_ID_Linux\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Bagaimana Cara Menampilkan Process ID Linux<\/h2>\n<p>Perintah kill memungkinkan Anda mematikan proses menggunakan process ID (juga dikenal sebagai PID). Untuk melihat PID di Linux, jalankan command.<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">ps<\/pre>\n<p>Command ini mencantumkan semua proses yang berjalan menggunakan pid. Jika ingin membuat daftar yang lebih spesifik, tambahkan grep command seperti ini:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">ps -ux | grep java<\/pre>\n<p>Dengan cara itu, semua java process yang berjalan akan ditampilkan pada output.<\/p>\n<h2 id=\"h-bagaimana-cara-menampilkan-seluruh-sinyal-kill-command\" class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Bagaimana_Cara_menampilkan_Seluruh_Sinyal_Kill_Command\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Bagaimana Cara Melihat Seluruh Sinyal Kill Command?<\/h2>\n<p>Ada beberapa sinyal yang tersedia pada Linux yang mana dapat digunakan untuk interrupt, terminate (menghentikan), atau pause (menunda) proses. Command yang digunakan seperti berikut:<\/p>\n<p>Di Linux, ada beberapa sinyal yang dapat digunakan untuk interrupt, terminate (menghentikan), atau pause (menunda) proses. Command yang digunakan adalah: Command ini menampilkan sinyal pembatalan halaman yang dimasukkan secara manual yang berbeda dari nama dan nomor terkait. Beberapa sinyal tersedia, tetapi biasanya SIGKILL (9) dan SIGTERM (15) digunakan.<\/p>\n<h2>Cara Menjalankan Proses Kill Linux di Terminal<\/h2>\n<p>Sekarang Anda siap untuk mempelajari lebih lanjut tentang berbagai cara menggunakan kill command. Pertama, akses server VPS Anda melalui SSH.<\/p>\n<h3 id=\"h-menggunakan-linux-kill-command-dengan-pid\" class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Menggunakan_Linux_Kill_Command_dengan_PID\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Menggunakan Linux Kill Command dengan PID<\/h3>\n<p>Gunakan command berikut untuk menghentikan proses tertentu dengan <strong>PID:<\/strong><\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">kill 63772<\/pre>\n<p>Angka 63772 disini adalah PID dari proses yang ingin dihentikan. Sinyal ini merupakan sinyal SIGTERM karena tidak ada sinyal khusus. Dalam beberapa kasus, langkah ini mungkin gagal, jika terjadi hal tersebut Anda perlu menghentikan prosesnya secara paksa.<br \/>\nDalam hal ini, Anda dapat menggunakan format perintah sebagai berikut:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">kill [Signal_or_Option] pid<\/pre>\n<p>Berikut merupakan sample command untuk menghentikan proses secara paksa:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">kill SIGKILL 63772<\/pre>\n<p>Jika ingin menghentikan dengan opsi yang lebih singkat, Anda bisa menggunakan:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">kill -9 63772<\/pre>\n<p>Ubah angka 63772 dengan pid yang sesuai dengan proses yang ingin dihentikan.<span id=\"Bagaimana_Cara_Menggunakan_Kill_Process_Linux_untuk_Beberapa_Proses\" class=\"ez-toc-section\"><\/span><\/p>\n<h3>Bagaimana cara menggunakan Kill Process Linux untuk banyak proses?<\/h3>\n<p>Anda dapat mematikan banyak proses menggunakan perintah yang sama. Syntax untuk command ini adalah:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">kill -9 pid1 pid2 pid3<\/pre>\n<p>Berikut adalah contoh nyata tampilan command kill di atas:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">kill -9 63772 45116 23465<\/pre>\n<h3 id=\"h-bagaimana-cara-menjalankan-linux-kill-process-menggunakan-pkill-command\" class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Bagaimana_Cara_Menjalankan_Linux_Kill_Process_Menggunakan_Pkill_Command\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Bagaimana Cara Menjalankan Linux Kill Process Menggunakan Pkill Command?<\/h3>\n<p>Pkill adalah variasi kill command di mana Anda dapat menentukan nama proses atau pattern untuk menemukan proses:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">pkill chrome<\/pre>\n<p>Command di atas akan menghentikan browser chrome. Anda juga dapat menggunakan sebagian dari nama proses pada command line seperti:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">pkill chr<\/pre>\n<p>Namun, command tersebut beresiko untuk menghentikan proses yang lain, terlebih jika ada beberapa proses dengan nama yang sama.<\/p>\n<p>Anda dapat memeriksa daftarnya dengan nama lengkap prosesnya:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">pidof chrome<\/pre>\n<p>Command di atas dapat Anda gunakan ketika Anda mengetahui nama lengkap dari prosesnya.<\/p>\n<p>Anda dapat memeriksa proses yang sesuai dengan memasukkan sebagian dari namanya:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">pgrep -l chr<\/pre>\n<p>Command ini akan mencantumkan seluruh proses dengan process ID yang sama.<\/p>\n<h3 id=\"h-bagaimana-cara-menjalankan-linux-kill-process-dengan-menggunakan-command-killall\" class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Bagaimana_Cara_Menjalankan_Linux_Kill_Process_dengan_Menggunakan_Command_Killall\" class=\"ez-toc-section\"><\/span> Cara Menjalankan Linux Kill Process dengan Menggunakan Command Killall<\/h3>\n<p>Perbedaan mendasar antara killall dengan kill adalah killall dapat menghentikan proses berdasar namanya, sedangkan command kill menggunakan pid.<\/p>\n<p>Contoh dari command killall adalah:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">killall chrome<\/pre>\n<p>Coommand ini mirip dengan pkill. Namun, killall bekerja dengan mencocokkan nama yang sama, sedangkan pkill mencocokkan patternya. Oleh karena itu, killall lebih aman daripada pkill.<\/p>\n<p>Perbedaan lain antara kedua perintah ini adalah packege root yang disertakan dalam kedua perintah. Di Linux, perintah killall termasuk dalam paket psmisc, sedangkan command ps, top, kill, dan pkill termasuk dalam paket procps.<\/p>\n<p>Perbedaan lainnya adalah killall dapat dikustomisasi untuk mematikan proses berdasarkan stempel waktu. Jika Anda ingin mematikan proses yang telah berjalan kurang dari 40 menit, Anda dapat menggunakan .<\/p>\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">killall -y 40m [Process_Name&gt;]<\/pre>\n<p>Anda juga dapat menggunakan opsi di bawah ini bersama dengan perintah killall:<\/p>\n<ul>\n<li>s \u2013 detik<\/li>\n<li>m \u2013 menit<\/li>\n<li>h \u2013 jam<\/li>\n<li>d \u2013 hari<\/li>\n<li>d-minggu<\/li>\n<li>M \u2013 bulan<\/li>\n<li>y \u2013 tahun<\/li>\n<\/ul>\n<h2 id=\"h-kesimpulan\" class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dalam tutorial ini, Anda mempelajari berbagai command kill yang penting dan berguna. Namun tentu saja mengandalkan artikel ini untuk mempelajari perintah kill saja tidak cukup. Anda bisa mempelajari manual Linux untuk mempelajari lebih lanjut. Selamat mencoba semoga berhasil!<\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;21861&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;1&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (1 vote)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Cara Efektif Menggunakan \\u0026#039;kill\\u0026#039; untuk Menghentikan Proses di Linux&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (1 vote)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Task disebut sebagai proses di Linux. Setiap proses memiliki ID proses yang unik. Anda dapat menggunakan kill command untuk menghentikan proses yang berjalan di Linux. Tutorial ini memberikan cara melakukan proses penghentian Linux untuk meningkatkan keterampilan manajemen VPS Anda. Terkadang Anda lupa server atau aplikasi mana yang diaktifkan dan ingin menghentikan prosesnya. Dalam skenario ini, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":21862,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[9407,9405,9406,5298,9408],"class_list":["post-21861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-command","tag-kill","tag-killal","tag-linux","tag-pkill"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Efektif-Menggunakan-kill-untuk-Menghentikan-Proses-di-Linux-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Efektif-Menggunakan-kill-untuk-Menghentikan-Proses-di-Linux-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Efektif-Menggunakan-kill-untuk-Menghentikan-Proses-di-Linux-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Efektif-Menggunakan-kill-untuk-Menghentikan-Proses-di-Linux.png",1366,768,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Efektif Menggunakan &#039;kill&#039; untuk Menghentikan Proses di Linux - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Efektif Menggunakan &#039;kill&#039; untuk Menghentikan Proses di Linux - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Task disebut sebagai proses di Linux. Setiap proses memiliki ID proses yang unik. Anda dapat menggunakan kill command untuk menghentikan proses yang berjalan di Linux. Tutorial ini memberikan cara melakukan proses penghentian Linux untuk meningkatkan keterampilan manajemen VPS Anda. Terkadang Anda lupa server atau aplikasi mana yang diaktifkan dan ingin menghentikan prosesnya. Dalam skenario ini, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-30T01:01:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Efektif-Menggunakan-kill-untuk-Menghentikan-Proses-di-Linux.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rinta Noviana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rinta Noviana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux\"},\"author\":{\"name\":\"Rinta Noviana\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c45029f6904f106c1977372d586a4b28\"},\"headline\":\"Cara Efektif Menggunakan &#8216;kill&#8217; untuk Menghentikan Proses di Linux\",\"datePublished\":\"2024-08-30T01:01:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux\"},\"wordCount\":704,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Efektif-Menggunakan-kill-untuk-Menghentikan-Proses-di-Linux.png\",\"keywords\":[\"command\",\"kill\",\"killal\",\"linux\",\"pkill\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux\",\"name\":\"Cara Efektif Menggunakan 'kill' untuk Menghentikan Proses di Linux - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Efektif-Menggunakan-kill-untuk-Menghentikan-Proses-di-Linux.png\",\"datePublished\":\"2024-08-30T01:01:14+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Efektif-Menggunakan-kill-untuk-Menghentikan-Proses-di-Linux.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Efektif-Menggunakan-kill-untuk-Menghentikan-Proses-di-Linux.png\",\"width\":1366,\"height\":768},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Efektif Menggunakan &#8216;kill&#8217; untuk Menghentikan Proses di Linux\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c45029f6904f106c1977372d586a4b28\",\"name\":\"Rinta Noviana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/31fb832f8374c6fff8469753ef37e6ae25f32b04e6ea45de948109f58ccb5c1d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/31fb832f8374c6fff8469753ef37e6ae25f32b04e6ea45de948109f58ccb5c1d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rinta Noviana\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Efektif Menggunakan 'kill' untuk Menghentikan Proses di Linux - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Efektif Menggunakan 'kill' untuk Menghentikan Proses di Linux - Hosteko Blog","og_description":"Task disebut sebagai proses di Linux. Setiap proses memiliki ID proses yang unik. Anda dapat menggunakan kill command untuk menghentikan proses yang berjalan di Linux. Tutorial ini memberikan cara melakukan proses penghentian Linux untuk meningkatkan keterampilan manajemen VPS Anda. Terkadang Anda lupa server atau aplikasi mana yang diaktifkan dan ingin menghentikan prosesnya. Dalam skenario ini, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2024-08-30T01:01:14+00:00","og_image":[{"width":1366,"height":768,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Efektif-Menggunakan-kill-untuk-Menghentikan-Proses-di-Linux.png","type":"image\/png"}],"author":"Rinta Noviana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rinta Noviana","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux"},"author":{"name":"Rinta Noviana","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c45029f6904f106c1977372d586a4b28"},"headline":"Cara Efektif Menggunakan &#8216;kill&#8217; untuk Menghentikan Proses di Linux","datePublished":"2024-08-30T01:01:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux"},"wordCount":704,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Efektif-Menggunakan-kill-untuk-Menghentikan-Proses-di-Linux.png","keywords":["command","kill","killal","linux","pkill"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux","name":"Cara Efektif Menggunakan 'kill' untuk Menghentikan Proses di Linux - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Efektif-Menggunakan-kill-untuk-Menghentikan-Proses-di-Linux.png","datePublished":"2024-08-30T01:01:14+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Efektif-Menggunakan-kill-untuk-Menghentikan-Proses-di-Linux.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Efektif-Menggunakan-kill-untuk-Menghentikan-Proses-di-Linux.png","width":1366,"height":768},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-efektif-menggunakan-kill-untuk-menghentikan-proses-di-linux#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Efektif Menggunakan &#8216;kill&#8217; untuk Menghentikan Proses di Linux"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c45029f6904f106c1977372d586a4b28","name":"Rinta Noviana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/31fb832f8374c6fff8469753ef37e6ae25f32b04e6ea45de948109f58ccb5c1d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/31fb832f8374c6fff8469753ef37e6ae25f32b04e6ea45de948109f58ccb5c1d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rinta Noviana"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Efektif-Menggunakan-kill-untuk-Menghentikan-Proses-di-Linux.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21861"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21861\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21866,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21861\/revisions\/21866"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21862"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}