{"id":23682,"date":"2025-01-15T02:46:04","date_gmt":"2025-01-15T02:46:04","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=23682"},"modified":"2025-01-15T02:46:04","modified_gmt":"2025-01-15T02:46:04","slug":"membuat-koneksi-database-php-ke-mysql","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql","title":{"rendered":"Ikuti Langkah Ini Untuk Membuat Koneksi Database PHP ke MySQL"},"content":{"rendered":"<p>Baru mengenal dunia web development? Anda mungkin perlu mempelajari cara membuat koneksi PHP dengan database MySQL.<\/p>\n<p>Jika Anda mengetahui langkah-langkah untuk membuat koneksi PHP dengan database MySQL, Anda juga dapat memodifikasi, melihat, atau mengelola tabel yang dibuat dalam database MySQL. Dalam artikel ini, kami akan menunjukkan cara termudah untuk melakukannya.<\/p>\n<p>Mari kita baca artikelnya terlebih dahulu!<\/p>\n<h2 id=\"h-dua-cara-membuat-koneksi-database-php-ke-mysql\" class=\"wp-block-heading\">Dua Cara Membuat Koneksi Database PHP ke MySQL<\/h2>\n<p>Ada dua cara untuk ter-koneksi ke database MySQL dengan PHP, yakni dengan menggunakan <strong>MySQLi <\/strong>dan <strong>PDO.<\/strong><\/p>\n<p><strong>MySQLi<\/strong> adalah singkatan dari <strong>MySQL Improved.<\/strong> Ekstensi khusus MySQL ini menambahkan fitur baru ke interface database MySQL. MySQLi bersifat prosedural dan berorientasi objek, sifat proseduralnya merupakan atribut yang diwarisi oleh versi MySQL yang lebih lama.<\/p>\n<p>Pada versi MySQL yang lebih awal, tugas dibagi menjadi prosedur bertahap (langkah per langkah) yang saling berhubungan. Proses perubahan lebih sulit karena kode harus diubah dari awal. Di sisi lain, MySQLi melihat data sebagai sekumpulan objek yang dapat dipertukarkan antara objek dan fungsi, yang memungkinkan pengguna untuk menambah atau menghapus data.<\/p>\n<p><strong>PDO<\/strong> adalah singkatan dari <strong>PHP Data Objects.<\/strong> Tidak seperti MySQLi, PDO berorientasi objek dan mendukung sejumlah tipe database dengan PHP, termasuk MySQL, MSSQL, Informix, dan PostgreSQL.<\/p>\n<p>Fitur penting yang juga didukung oleh MySQLi dan PDO adalah <strong>prepared statements<\/strong>. Fitur ini mengurangi waktu yang dibutuhkan MySQL untuk mengeksekusi kueri yang sama beberapa kali. Pernyataan yang telah disiapkan juga digunakan untuk mencegah serangan injeksi SQL saat membuat perubahan pada database.<\/p>\n<p>Metode dan jenis apa pun yang Anda gunakan, pastikan informasi yang diberikan benar dan valid sehingga koneksi database PHP MySQL dapat dibuat. Informasi yang disediakan di sini adalah informasi database MySQL yang Anda catat dan simpan sebelumnya.<\/p>\n<p>Konfigurasi juga memerlukan <strong>nameserver<\/strong> atau <strong>hostname<\/strong>. Biasanya, nameserver adalah nama yang Anda gunakan saat mengunggah script PHP ke server yang sama dengan database Anda.<\/p>\n<p>Jika Anda terhubung ke database dari lokasi jarak jauh (seperti komputer Anda), gunakan <strong>alamat IP<\/strong> server MySQL. Untuk informasi lebih lanjut tentang alamat IP ini, dapat hubungi provider hosting Anda. Kemudian Anda akan diberitahu hostname mana yang akan digunakan.<\/p>\n<h2 id=\"h-menggunakan-mysqli-untuk-membuat-koneksi-php-ke-mysql\" class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Menggunakan_MySQLi_untuk_Membuat_Koneksi_PHP_ke_MySQL\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Membangun Koneksi PHP ke MySQL Menggunakan MySQLi<\/h2>\n<p>Untuk menghubungkan database PHP dengan MySQL menggunakan MySQLi, ikuti empat langkah sederhana berikut:<\/p>\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Akses <strong>File Manager<\/strong> dan buka folder<strong> public_html<\/strong>.<\/li>\n<\/ol>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-23688 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/ps-13.webp\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"421\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/ps-13.webp 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/ps-13-768x316.webp 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/ps-13-640x263.webp 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/ps-13-400x164.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li>Buat\u00a0<strong>File Baru<\/strong> dengan mengklik ikon di menu sidebar.<\/li>\n<\/ol>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-23689 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/ps-14.webp\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"370\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/ps-14.webp 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/ps-14-768x278.webp 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/ps-14-640x231.webp 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/ps-14-400x145.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li>Simpan dengan nama\u00a0<strong>databaseconnect.php.<\/strong> Anda boleh mengganti namanya, tetapi pastikan untuk mempertahankan ekstensi. php.<\/li>\n<\/ol>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-23690 size-full\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/ps-15.webp\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"466\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/ps-15.webp 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/ps-15-640x388.webp 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/ps-15-400x243.webp 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\n<li>Klik dua kali pada file tersebut untuk membukanya, lalu copy-paste kode berikut ke dalam file. Jangan lupa untuk mengganti empat value pertama di bawah <strong>&lt;?php <\/strong>sesuai kebutuhan Anda.<\/li>\n<\/ol>\n<blockquote>\n<pre style=\"padding-left: 40px\"><span class=\"enlighter-g1\">&lt;<\/span><span class=\"enlighter-text\">?php\r\n<\/span><span class=\"enlighter-k7\">$servername<\/span><span class=\"enlighter-text\"> = <\/span><span class=\"enlighter-s0\">\"localhost\"<\/span><span class=\"enlighter-text\">;\r\n<\/span><span class=\"enlighter-k7\">$database<\/span><span class=\"enlighter-text\"> = <\/span><span class=\"enlighter-s0\">\"u123456789_DatabaseName\"<\/span><span class=\"enlighter-text\">;\r\n<\/span><span class=\"enlighter-k7\">$username<\/span><span class=\"enlighter-text\"> = <\/span><span class=\"enlighter-s0\">\"u123456789_User\"<\/span><span class=\"enlighter-text\">;\r\n<\/span><span class=\"enlighter-k7\">$password<\/span><span class=\"enlighter-text\"> = <\/span><span class=\"enlighter-s0\">\"MyStr0ngPa$!\"<\/span><span class=\"enlighter-text\">;\r\n\r\n<\/span><span class=\"enlighter-c0\">\/\/ Create connection\r\n\r\n<\/span><span class=\"enlighter-k7\">$conn<\/span><span class=\"enlighter-text\"> = <\/span><span class=\"enlighter-m0\">mysqli_connect<\/span><span class=\"enlighter-g1\">(<\/span><span class=\"enlighter-k7\">$servername,<\/span> <span class=\"enlighter-k7\">$username,<\/span> <span class=\"enlighter-k7\">$password,<\/span> <span class=\"enlighter-k7\">$database<\/span><span class=\"enlighter-g1\">)<\/span><span class=\"enlighter-text\">;\r\n\r\n<\/span><span class=\"enlighter-c0\">\/\/ Check connection\r\n\r\n<\/span><span class=\"enlighter-k1\">if<\/span> <span class=\"enlighter-g1\">(<\/span><span class=\"enlighter-text\">!<\/span><span class=\"enlighter-k7\">$conn<\/span><span class=\"enlighter-g1\">)<\/span> <span class=\"enlighter-g1\">{<\/span>\r\n<span class=\"enlighter-k0\">    die<\/span><span class=\"enlighter-g1\">(<\/span><span class=\"enlighter-s0\">\"Connection failed: \"<\/span><span class=\"enlighter-text\"> . <\/span><span class=\"enlighter-m0\">mysqli_connect_error<\/span><span class=\"enlighter-g1\">())<\/span><span class=\"enlighter-text\">;\r\n\r\n<\/span><span class=\"enlighter-g1\">}\r\n<\/span><span class=\"enlighter-k0\">echo<\/span> <span class=\"enlighter-s0\">\"Connected successfully\"<\/span><span class=\"enlighter-text\">;\r\n<\/span><span class=\"enlighter-m0\">mysqli_close<\/span><span class=\"enlighter-g1\">(<\/span><span class=\"enlighter-k7\">$conn<\/span><span class=\"enlighter-g1\">)<\/span><span class=\"enlighter-text\">;\r\n?<\/span><span class=\"enlighter-g1\">&gt;<\/span><\/pre>\n<\/blockquote>\n<h3 id=\"h-tentang-kode-mysqli\" class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Tentang_Kode_MySQLi\" class=\"ez-toc-section\">Penjelasan <\/span>Tentang Kode MySQLi<\/h3>\n<p>Dalam script ini, metode utama yang digunakan adalah<strong> mysqli_connect()<\/strong>. Fungsi ini merupakan bagian internal dari PHP yang berfungsi untuk membuat koneksi baru ke server MySQL.<\/p>\n<p>Pada awal kode, kita menemukan deklarasi beberapa variabel yang masing-masing memiliki value tertentu. Umumnya, terdapat empat variabel penting yang diperlukan untuk menjalin koneksi dengan database: <strong>$servername, $database, $username, dan $password. <\/strong>Di dalam kode ini, informasi terkait database diassign sebagai value untuk keempat variabel tersebut, sehingga dapat diteruskan ke fungsi <strong>mysqli_connect().<\/strong><\/p>\n<p>Jika koneksi gagal, fungsi <strong>die()<\/strong> akan dijalankan. Fungsi ini berperan untuk menghentikan eksekusi script dan menampilkan pesan yang menunjukkan adanya kesalahan dalam koneksi. Secara default, pesan error koneksi MySQL akan menampilkan notifikasi singkat <strong>Connection failed<\/strong>, diikuti dengan deskripsi mengenai kesalahan yang terjadi.<\/p>\n<p>Sebaliknya, jika koneksi ke MySQL berhasil, script akan menampilkan pesan <strong>Connected successfully<\/strong> sebagai tanda bahwa koneksi telah terjalin dengan baik.<\/p>\n<p>Bagian terakhir dari kode di atas adalah <strong>mysqli_close.<\/strong> Fungsi ini digunakan untuk menutup koneksi ke database secara manual. Apabila fungsi ini tidak dipanggil, koneksi MySQL akan otomatis terputus setelah eksekusi script selesai.<\/p>\n<h2 id=\"h-menggunakan-pdo-untuk-membuat-koneksi-php-ke-mysql\" class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Menggunakan_PDO_untuk_Membuat_Koneksi_PHP_ke_MySQL\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Menggunakan PDO untuk Membuat Koneksi PHP ke MySQL<\/h2>\n<p>Cara kedua untuk menghubungkan PHP ke database MySQL adalah melalui PDO (PHP Data Objects). Meskipun langkah-langkahnya mirip dengan MySQLi, terdapat beberapa perbedaan yang perlu diperhatikan.<\/p>\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Pertama, buka folder <strong>public_html<\/strong> dan buatlah sebuah file baru dengan nama <strong>pdoconfig. php<\/strong>. Selanjutnya, masukkan kode berikut ke dalam file tersebut. Pastikan untuk mengganti nilai placeholder dengan informasi database yang telah Anda buat dan catat sebelumnya. Setelah selesai, klik <strong>&#8220;Save and Close&#8221;<\/strong>.<\/li>\n<\/ol>\n<div class=\"enlighter-default enlighter-v-standard enlighter-t-classic enlighter-l-php enlighter-hover \">\n<div class=\"enlighter-toolbar-top enlighter-toolbar\"><\/div>\n<div class=\"enlighter-code\">\n<div class=\"enlighter\">\n<div class=\"\">\n<blockquote>\n<pre style=\"padding-left: 40px\"><span class=\"enlighter-g1\">&lt;<\/span><span class=\"enlighter-text\">?php\r\n<\/span><span class=\"enlighter-k7\">$host<\/span><span class=\"enlighter-text\"> = <\/span><span class=\"enlighter-s0\">\"localhost\"<\/span><span class=\"enlighter-text\">;\r\n<\/span><span class=\"enlighter-k7\">$dbname<\/span><span class=\"enlighter-text\"> = <\/span><span class=\"enlighter-s0\">\"u123456789_DatabaseName\"<\/span><span class=\"enlighter-text\">;\r\n<\/span><span class=\"enlighter-k7\">$username<\/span><span class=\"enlighter-text\"> = <\/span><span class=\"enlighter-s0\">\"u123456789_User\"<\/span><span class=\"enlighter-text\">;\r\n<\/span><span class=\"enlighter-k7\">$password<\/span><span class=\"enlighter-text\"> = <\/span><span class=\"enlighter-s0\">\"MyStr0ngPa$!\"<\/span><span class=\"enlighter-text\">;<\/span><\/pre>\n<\/blockquote>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li>Di direktori yang sama, buatlah file baru dengan nama <strong>databaseconnect.php<\/strong>. Kemudian, tambahkan kode berikut. Jika file sebelumnya memiliki nama yang berbeda (selain pdoconfig.php), pastikan untuk mengganti value yang ada di dalam perintah <strong>require_once<\/strong>.<\/li>\n<\/ol>\n<div class=\"enlighter-default enlighter-v-standard enlighter-t-classic enlighter-l-php enlighter-hover \">\n<div class=\"enlighter-code\">\n<div class=\"enlighter\">\n<div class=\"\">\n<blockquote>\n<pre style=\"padding-left: 40px\"><span class=\"enlighter-g1\">&lt;<\/span><span class=\"enlighter-text\">?php\r\n<\/span><span class=\"enlighter-k0\">require_once<\/span> <span class=\"enlighter-s0\">'pdoconfig.php'<\/span><span class=\"enlighter-text\">;\r\n<\/span><span class=\"enlighter-k1\">try<\/span> <span class=\"enlighter-g1\">{\r\n<\/span><span class=\"enlighter-k7\">$conn<\/span><span class=\"enlighter-text\"> = <\/span><span class=\"enlighter-k3\">new<\/span> <span class=\"enlighter-m0\">PDO<\/span><span class=\"enlighter-g1\">(<\/span><span class=\"enlighter-s0\">\"mysql:host=$host;dbname=$dbname\"<\/span><span class=\"enlighter-text\">, <\/span><span class=\"enlighter-k7\">$username,<\/span> <span class=\"enlighter-k7\">$password<\/span><span class=\"enlighter-g1\">)<\/span><span class=\"enlighter-text\">;\r\n<\/span><span class=\"enlighter-k0\">echo<\/span> <span class=\"enlighter-s0\">\"Connected to $dbname at $host successfully.\"<\/span><span class=\"enlighter-text\">;\r\n<\/span><span class=\"enlighter-g1\">}<\/span> <span class=\"enlighter-k1\">catch<\/span> <span class=\"enlighter-g1\">(<\/span><span class=\"enlighter-text\">PDOException <\/span><span class=\"enlighter-k7\">$pe<\/span><span class=\"enlighter-g1\">)<\/span> <span class=\"enlighter-g1\">{\r\n<\/span><span class=\"enlighter-k0\">die<\/span> <span class=\"enlighter-g1\">(<\/span><span class=\"enlighter-s0\">\"Could not connect to the database $dbname :\"<\/span><span class=\"enlighter-text\"> . <\/span><span class=\"enlighter-k7\">$pe<\/span><span class=\"enlighter-k3\">-&gt;<\/span><span class=\"enlighter-m1\">getMessage<\/span><span class=\"enlighter-g1\">())<\/span><span class=\"enlighter-text\">;\r\n<\/span><span class=\"enlighter-g1\">}<\/span><\/pre>\n<\/blockquote>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h3 id=\"h-tentang-kode-pdo\" class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Tentang_Kode_PDO\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Penjelasan Tentang Kode PDO<\/h3>\n<p>Untuk menghubungkan ke database menggunakan PDO, Anda perlu membuat objek PDO baru yang dilengkapi dengan <strong>Data Source Name (DSN), username,<\/strong> dan <strong>password<\/strong>.<\/p>\n<p>DSN berfungsi untuk menggambarkan jenis database, nama database, serta informasi tambahan yang mungkin dibutuhkan. Informasi ini diambil dari variabel dan nilai yang telah ditentukan dalam file <strong>dbconfig. php<\/strong> dan dipanggil melalui baris <strong>require_once<\/strong> yang terdapat di dalam script <strong>databaseconnect. php<\/strong>.<\/p>\n<p>Pada bagian bawah kode di subbab sebelumnya, terdapat blok kode <strong>try. . . catch<\/strong>. Kode ini berfungsi untuk <strong>mencoba (try)<\/strong> melakukan koneksi ke MySQL menggunakan instruksi yang ada.<\/p>\n<p>Apabila terjadi masalah, bagian <strong>catch<\/strong> akan dijalankan. Anda dapat menggunakan <strong>catch block<\/strong> ini untuk menampilkan pesan tentang masalah koneksi atau melaksanakan kode alternatif jika <strong>try block<\/strong> gagal.<\/p>\n<p>Jika koneksi berhasil, pesan yang akan muncul adalah <strong>\u201cConnected to $dbname at $host successfully.\u201d<\/strong> Namun, jika koneksi gagal, blok catch akan mencetak pesan error dan menghentikan eksekusi script.<\/p>\n<h2 id=\"h-mengecek-konektivitas-dan-mengatasi-error-yang-sering-terjadi\" class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Mengecek_Konektivitas_dan_Mengatasi_Error_yang_Sering_Terjadi\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Memeriksa Konektivitas dan Mengatasi Error Umum<\/h2>\n<p>Untuk memastikan apakah koneksi telah berhasil atau tidak, silakan masukkan domain Anda di kolom browser, contohnya dengan <strong>namadomainanda\/databaseconnect.php<\/strong>. Jika file PHP Anda memiliki nama yang berbeda, cukup ganti &#8220;<strong>databaseconnect<\/strong>&#8221; dengan nama file yang sesuai.<\/p>\n<p>Jika koneksi berhasil, Anda akan melihat pesan singkat seperti &#8220;<strong>Connected successfully<\/strong>&#8221; atau pesan serupa yang menunjukkan status koneksinya. Namun, jika koneksi mengalami kegagalan, pesan yang muncul akan berbeda. Penting untuk diperhatikan bahwa tampilan pesan error untuk MySQLi tidak sama dengan pesan kesalahan untuk PDO.<\/p>\n<h3 id=\"h-error-karena-memasukkan-password-yang-salah\" class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Error_Karena_Memasukkan_Password_yang_Salah\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Error Akibat Memasukkan Password yang Salah<\/h3>\n<p>Error atau kesalahan ini terjadi ketika Anda hanya memperbarui password atau informasi lain di kode PHP tanpa melakukan perubahan yang sama di database.<\/p>\n<p>Jika Anda menerima pesan seperti \u201c<strong>Access denied<\/strong>\u201d atau \u201c<strong>Could not connect to database<\/strong>\u201d yang diikuti dengan keterangan \u201c<strong>(using password: YES)<\/strong>\u201d, langkah pertama yang perlu diambil adalah memeriksa informasi di database. Ada kemungkinan terjadi kesalahan ketik atau ada elemen yang terlewat.<\/p>\n<h3 id=\"h-tidak-dapat-membuat-koneksi-database-php-ke-server-mysql\" class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Tidak_Dapat_Membuat_Koneksi_Database_PHP_ke_Server_MySQL\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Tidak Dapat Membuat Koneksi Database PHP ke Server MySQL<\/h3>\n<p>Jika Anda menerima pesan &#8220;<strong>Can\u2019t connect to MySQL server di \u2018server\u2019 (110)<\/strong>&#8221; saat menggunakan MySQLi, ini menunjukkan bahwa script Anda tidak mendapatkan respons dari server. Hal ini biasanya disebabkan oleh penggunaan &#8220;<strong>server<\/strong>&#8221; sebagai nilai untuk variabel <strong>$servername<\/strong>, alih-alih menggunakan &#8220;<strong>localhost<\/strong>&#8220;. Nama tersebut tidak dikenali oleh sistem.<\/p>\n<p>Sementara itu, jika Anda menggunakan PDO, pesan error yang mungkin muncul adalah &#8220;<strong>Connection failed: SQLSTATE[Hy000] [2002]<\/strong>&#8220;, disertai informasi tambahan yang menyatakan bahwa host MySQL tidak ditemukan. Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah sama seperti yang disebutkan sebelumnya.<\/p>\n<p>Selalu ingat, bahwa ketika menghadapi kesalahan, langkah pertama yang sebaiknya dilakukan adalah memeriksa log kesalahan situs Anda. Log ini biasanya disimpan dalam folder yang sama dengan script yang sedang dijalankan. Sebagai contoh, jika skrip dijalankan dari folder <strong>public_html<\/strong>, maka file<strong> error_log<\/strong> juga akan terletak di folder tersebut.<\/p>\n<h2 id=\"h-kesimpulan\" class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dalam tutorial ini, Anda telah mempelajari dasar-dasar pembuatan koneksi database PHP ke MySQL menggunakan <strong>MySQLi<\/strong> dan <strong>PHP Data Objects (PDO).<\/strong><\/p>\n<p>Kami berharap tutorial ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mendalami bidang web development secara serius. Sebagai penutup, membangun koneksi antara PHP dan MySQL merupakan langkah pertama dan sangat krusial jika Anda berencana menggunakan script dan melakukan konfigurasi yang lebih kompleks.<\/p>\n<p>Kami mengundang Anda untuk meninggalkan komentar, kritik, atau saran di kolom yang tersedia di bawah ini. Semoga bermanfaat!<\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;23682&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;2&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (2 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Ikuti Langkah Ini Untuk Membuat Koneksi Database PHP ke MySQL&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (2 votes)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Baru mengenal dunia web development? Anda mungkin perlu mempelajari cara membuat koneksi PHP dengan database MySQL. Jika Anda mengetahui langkah-langkah untuk membuat koneksi PHP dengan database MySQL, Anda juga dapat memodifikasi, melihat, atau mengelola tabel yang dibuat dalam database MySQL. Dalam artikel ini, kami akan menunjukkan cara termudah untuk melakukannya. Mari kita baca artikelnya terlebih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":23694,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[20],"tags":[10379,8365,10375,10378,10377,10376,8673],"class_list":["post-23682","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-cara-membuat-koneksi-database","tag-database","tag-koneksi-database-php-ke-mysql","tag-konektivitas-error","tag-mysqli","tag-pdo","tag-web-development"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ikuti-Langkah-Ini-Untuk-Membuat-Koneksi-Database-PHP-ke-MySQL-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ikuti-Langkah-Ini-Untuk-Membuat-Koneksi-Database-PHP-ke-MySQL-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ikuti-Langkah-Ini-Untuk-Membuat-Koneksi-Database-PHP-ke-MySQL-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ikuti-Langkah-Ini-Untuk-Membuat-Koneksi-Database-PHP-ke-MySQL.png",1366,768,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ikuti Langkah Ini Untuk Membuat Koneksi Database PHP ke MySQL - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ikuti Langkah Ini Untuk Membuat Koneksi Database PHP ke MySQL - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Baru mengenal dunia web development? Anda mungkin perlu mempelajari cara membuat koneksi PHP dengan database MySQL. Jika Anda mengetahui langkah-langkah untuk membuat koneksi PHP dengan database MySQL, Anda juga dapat memodifikasi, melihat, atau mengelola tabel yang dibuat dalam database MySQL. Dalam artikel ini, kami akan menunjukkan cara termudah untuk melakukannya. Mari kita baca artikelnya terlebih [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-15T02:46:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ikuti-Langkah-Ini-Untuk-Membuat-Koneksi-Database-PHP-ke-MySQL.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nabilah Atikah S\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nabilah Atikah S\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql\"},\"author\":{\"name\":\"Nabilah Atikah S\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/fc0ab088e5f1b4414ac8bee6bfc13d10\"},\"headline\":\"Ikuti Langkah Ini Untuk Membuat Koneksi Database PHP ke MySQL\",\"datePublished\":\"2025-01-15T02:46:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql\"},\"wordCount\":1236,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ikuti-Langkah-Ini-Untuk-Membuat-Koneksi-Database-PHP-ke-MySQL.png\",\"keywords\":[\"Cara Membuat Koneksi Database\",\"Database\",\"Koneksi Database PHP ke MySQL\",\"Konektivitas Error\",\"MySQLi\",\"PDO\",\"Web Development\"],\"articleSection\":[\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql\",\"name\":\"Ikuti Langkah Ini Untuk Membuat Koneksi Database PHP ke MySQL - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ikuti-Langkah-Ini-Untuk-Membuat-Koneksi-Database-PHP-ke-MySQL.png\",\"datePublished\":\"2025-01-15T02:46:04+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ikuti-Langkah-Ini-Untuk-Membuat-Koneksi-Database-PHP-ke-MySQL.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ikuti-Langkah-Ini-Untuk-Membuat-Koneksi-Database-PHP-ke-MySQL.png\",\"width\":1366,\"height\":768},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ikuti Langkah Ini Untuk Membuat Koneksi Database PHP ke MySQL\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/fc0ab088e5f1b4414ac8bee6bfc13d10\",\"name\":\"Nabilah Atikah S\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/821d61df4f1527cb0f1571e8bd773abee62f2608ad104d91e0814b8876e7843f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/821d61df4f1527cb0f1571e8bd773abee62f2608ad104d91e0814b8876e7843f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nabilah Atikah S\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ikuti Langkah Ini Untuk Membuat Koneksi Database PHP ke MySQL - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ikuti Langkah Ini Untuk Membuat Koneksi Database PHP ke MySQL - Hosteko Blog","og_description":"Baru mengenal dunia web development? Anda mungkin perlu mempelajari cara membuat koneksi PHP dengan database MySQL. Jika Anda mengetahui langkah-langkah untuk membuat koneksi PHP dengan database MySQL, Anda juga dapat memodifikasi, melihat, atau mengelola tabel yang dibuat dalam database MySQL. Dalam artikel ini, kami akan menunjukkan cara termudah untuk melakukannya. Mari kita baca artikelnya terlebih [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2025-01-15T02:46:04+00:00","og_image":[{"width":1366,"height":768,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ikuti-Langkah-Ini-Untuk-Membuat-Koneksi-Database-PHP-ke-MySQL.png","type":"image\/png"}],"author":"Nabilah Atikah S","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Nabilah Atikah S","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql"},"author":{"name":"Nabilah Atikah S","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/fc0ab088e5f1b4414ac8bee6bfc13d10"},"headline":"Ikuti Langkah Ini Untuk Membuat Koneksi Database PHP ke MySQL","datePublished":"2025-01-15T02:46:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql"},"wordCount":1236,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ikuti-Langkah-Ini-Untuk-Membuat-Koneksi-Database-PHP-ke-MySQL.png","keywords":["Cara Membuat Koneksi Database","Database","Koneksi Database PHP ke MySQL","Konektivitas Error","MySQLi","PDO","Web Development"],"articleSection":["Tips"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql","name":"Ikuti Langkah Ini Untuk Membuat Koneksi Database PHP ke MySQL - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ikuti-Langkah-Ini-Untuk-Membuat-Koneksi-Database-PHP-ke-MySQL.png","datePublished":"2025-01-15T02:46:04+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ikuti-Langkah-Ini-Untuk-Membuat-Koneksi-Database-PHP-ke-MySQL.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ikuti-Langkah-Ini-Untuk-Membuat-Koneksi-Database-PHP-ke-MySQL.png","width":1366,"height":768},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/membuat-koneksi-database-php-ke-mysql#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ikuti Langkah Ini Untuk Membuat Koneksi Database PHP ke MySQL"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/fc0ab088e5f1b4414ac8bee6bfc13d10","name":"Nabilah Atikah S","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/821d61df4f1527cb0f1571e8bd773abee62f2608ad104d91e0814b8876e7843f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/821d61df4f1527cb0f1571e8bd773abee62f2608ad104d91e0814b8876e7843f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nabilah Atikah S"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ikuti-Langkah-Ini-Untuk-Membuat-Koneksi-Database-PHP-ke-MySQL.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23682","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23682"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23682\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23693,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23682\/revisions\/23693"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23694"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23682"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23682"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23682"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}