{"id":26136,"date":"2025-07-01T02:49:25","date_gmt":"2025-07-01T02:49:25","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=26136"},"modified":"2025-07-01T02:49:25","modified_gmt":"2025-07-01T02:49:25","slug":"penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat","title":{"rendered":"Alasan Pengangguran Indonesia Semakin Meningkat dan Solusi yang Dapat Dilakukan"},"content":{"rendered":"<h3>Memahami Apa Itu Pengangguran<\/h3>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__0\" data-para=\"result__para__0\">Orang yang tidak memiliki pekerjaan dan belum mencari pekerjaan dikenal sebagai pengangguran. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__1\" data-para=\"result__para__1\"> Para ahli ekonomi membedakan berbagai kategori serta teori pengangguran yang saling terkait, termasuk pengangguran siklis atau Keynesian, pengangguran friksional, pengangguran struktural, dan pengangguran klasik. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__2\" data-para=\"result__para__2\"> Berbagai jenis pengangguran lainnya yang kadang disebutkan adalah pengangguran musiman, pengangguran berat, dan pengangguran yang tidak terlihat. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__3\" data-para=\"result__para__3\">Walaupun terdapat beberapa definisi mengenai \u201cpengangguran sukarela\u201d dan \u201cpengangguran tidak sukarela\u201d dalam penelitian ekonomi, perbedaan sederhana sering kali diterapkan. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__4\" data-para=\"result__para__4\"> Pengangguran sukarela berkaitan dengan pilihan individu, sedangkan pengangguran tidak sukarela disebabkan oleh kondisi sosio-ekonomi (termasuk lanskap pasar, campur tangan pemerintah, dan tingkat permintaan keseluruhan) di mana individu berada. D<\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__5\" data-para=\"result__para__5\">alam konteks ini, banyak atau sebagian besar pengangguran friksional tergolong sukarela karena mencerminkan perilaku pencarian kerja individu. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__6\" data-para=\"result__para__6\"> Pengangguran sukarela meliputi mereka yang menolak pekerjaan dengan gaji rendah, sedangkan pengangguran tidak sukarela mencakup pekerja yang kehilangan pekerjaan karena resesi ekonomi, pandemi, penurunan sektor industri, kebangkrutan perusahaan, atau penataan ulang organisasi. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__7\" data-para=\"result__para__7\">Sebaliknya, pengangguran siklis, struktural, dan klasik pada umumnya bersifat tidak sukarela. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__8\" data-para=\"result__para__8\"> Namun, pengangguran struktural bisa mencerminkan keputusan yang diambil oleh para penganggur di masa lalu. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__9\" data-para=\"result__para__9\"> Sementara itu, pengangguran klasik (alami) dapat muncul akibat keputusan legislatif dan ekonomi yang dibuat oleh serikat pekerja atau partai politik. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__10\" data-para=\"result__para__10\">Contoh paling jelas dari pengangguran tidak sukarela adalah kasus ketika jumlah lowongan kerja lebih sedikit dibandingkan pekerja yang menganggur, meskipun upah diizinkan untuk disesuaikan. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__11\" data-para=\"result__para__11\"> Bahkan jika semua lowongan dijadwalkan untuk diisi, sejumlah pekerja yang menganggur akan tetap ada. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__12\" data-para=\"result__para__12\"> Ini termasuk dalam pengangguran siklis, karena kekuatan ekonomi makro menyebabkan tingginya angka pengangguran pada tingkat mikro, yang dapat memperburuk kondisi ekonomi makro itu sendiri.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Jenis- jenis Pengangguran Berdasarkan Ilmu Ekonomi<\/strong><\/h3>\n<p>Para ekonom mengelompokan berbagai jenis pengangguran untuk memudahkan pengukurannya. Secara umum, tipe atau jenis pengangguran dapat dibedakan sebagai berikut:<\/p>\n<h4><strong>1. Pengangguran Tipe Klasik<\/strong><\/h4>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__4\" data-para=\"result__para__4\">Pengangguran klasik muncul ketika upah riil untuk suatu pekerjaan ditetapkan lebih tinggi dari titik keseimbangan pasar, sehingga jumlah orang yang mencari kerja lebih banyak daripada lowongan yang tersedia. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__5\" data-para=\"result__para__5\"> Ini adalah tipe pengangguran yang paling umum dan sering kali dapat ditemukan di mana saja.<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Pengangguran Siklis<\/strong><\/h4>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__7\" data-para=\"result__para__7\">Pengangguran siklis, juga dikenal sebagai pengangguran Keynesian ini terjadi karena kurangnya permintaan dalam perekonomian yang tidak cukup memenuhi kebutuhan pekerjaan bagi semua orang yang ingin bekerja.\u00a0<\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__8\" data-para=\"result__para__8\"> Permintaan untuk banyak barang dan jasa menurun, menyebabkan penurunan produksi yang dibutuhkan dan mengakibatkan berkurangnya jumlah pekerja yang diperlukan, dengan upah yang tidak stabil dan tidak menyesuaikan diri untuk mencapai titik keseimbangan serta menyebabkan pengangguran. <\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Pengangguran Struktural<\/strong><\/h4>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__10\" data-para=\"result__para__10\">Pengangguran ini terjadi ketika pasar tenaga kerja tidak dapat menyediakan pekerjaan bagi semua pencari kerja karena adanya mismatching antara keterampilan yang dimiliki oleh pekerja yang menganggur dan keterampilan yang dibutuhkan di lowongan yang ada.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__11\" data-para=\"result__para__11\"> Pengangguran struktural sulit dibedakan secara empiris dari pengangguran friksional, kecuali jika berlangsung cukup lama. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__12\" data-para=\"result__para__12\"> Sebagaimana pengangguran friksional, intervensi dari sisi permintaan tidak cukup efektif untuk mengatasi jenis pengangguran ini secara langsung.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-26144 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul153-300x169.png\" alt=\"\" width=\"808\" height=\"455\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul153-768x432.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul153-640x360.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul153-400x225.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 808px) 100vw, 808px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4><strong>4. Pengangguran Friksional<\/strong><\/h4>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__14\" data-para=\"result__para__14\">Pengangguran friksional adalah waktu transisi di antara pekerjaan di mana seorang individu mungkin sedang mencari atau berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain, sering disebut sebagai pengangguran selama pencarian, dan bersifat sukarela, tergantung pada situasi spesifik dari individu yang menganggur. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__15\" data-para=\"result__para__15\"> Pengangguran friksional muncul akibat variasi pekerjaan dan pekerja, sehingga mismatching dapat terjadi antara karakteristik penawaran dan permintaan. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__16\" data-para=\"result__para__16\"> Mismatching ini dapat terkait dengan berbagai faktor, seperti keterampilan, imbalan, jam kerja, lokasi, industri musiman, sikap, preferensi, dan lain-lain. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__17\" data-para=\"result__para__17\"> Para pendatang baru (seperti lulusan baru) dan mereka yang kembali bekerja (seperti mantan ibu rumah tangga) juga dapat mengalami pengangguran friksional.<\/span><\/p>\n<h4><strong>5. Pengangguran Tersembunyi<\/strong><\/h4>\n<p>Data resmi sering kali mengecilkan angka <span class=\"suggestion_paragraphs result__para__19\" data-para=\"result__para__19\">pengangguran<\/span> <span class=\"suggestion_paragraphs result__para__19\" data-para=\"result__para__19\">karena adanya pengangguran tersembunyi. Hal ini termasuk individu yang seharusnya terhitung sebagai pengangguran tetapi tidak muncul dalam statistik resmi karena pengumpulan data.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__19\" data-para=\"result__para__19\"> Di berbagai negara yang dihitung sebagai pengangguran hanyalah mereka yang tidak bekerja tetapi aktif mencari pekerjaan atau memenuhi syarat untuk tunjangan sosial. <span class=\"suggestion_paragraphs result__para__22\" data-para=\"result__para__22\">Mereka yang sudah berhenti mencari kerja, serta yang ikut dalam program pelatihan kembali pemerintah, biasanya tidak dihitung sebagai pengangguran meskipun mereka tidak memiliki pekerjaan.<\/span><\/span><\/p>\n<h4><strong>6. Pengangguran Jangka Panjang\u00a0 <\/strong><\/h4>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__24\" data-para=\"result__para__24\">Dikenal dalam statistik Uni Eropa sebagai pengangguran yang berlangsung lebih dari satu tahun, sementara pengangguran yang bertahan dua tahun disebut sebagai pengangguran jangka sangat panjang. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__25\" data-para=\"result__para__25\"> Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat<\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__26\" data-para=\"result__para__26\">\u00a0yang melaporkan angka pengangguran jangka panjang saat ini sebesar 1,9 persen, diartikan sebagai mereka yang menganggur selama 27 minggu atau lebih. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__27\" data-para=\"result__para__27\">Pengangguran jangka panjang merupakan bagian dari pengangguran struktural yang menciptakan masalah serupa di semua kelompok sosial, sektor industri, jenis pekerjaan, dan tingkat pendidikan.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Penyebab Pengangguran di Indonesia dan Secara Global<\/strong><\/h3>\n<p>Berdasarkan informasi dari sebuah artikel yang diterbitkan oleh <span class=\"suggestion_paragraphs result__para__1\" data-para=\"result__para__1\">Peace Child International, pada tahun 2013 terdapat 23.941 perusahaan besar di sektor industri di Indonesia. Meskipun ada banyak perusahaan di Indonesia, jumlah tersebut belum mampu menyerap tenaga kerja secara optimal untuk mengurangi tingkat pengangguran. Akibatnya, jumlah pemuda yang menganggur serta lulusan sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan semakin bertambah. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__1\" data-para=\"result__para__1\">Menurut kondisi lapangan, tingginya angka pengangguran di Indonesia diakibatkan oleh keterbatasan akses pendidikan, peluang pengembangan yang minim, kesulitan bersaing, dan kekurangan keterampilan. Data yang dihimpun oleh UNESCO mengungkapkan <span class=\"suggestion_paragraphs result__para__5\" data-para=\"result__para__5\">bahwa setiap tahunnya ada 113 juta anak dan remaja di seluruh dunia yang tidak menyelesaikan pendidikan mereka, dengan 97% dari mereka berada di negara-negara berkembang. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__6\" data-para=\"result__para__6\"> Statistik dari PBB menunjukkan bahwa 40% dari total pengangguran di dunia adalah remaja. <\/span><\/span><\/p>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__1\" data-para=\"result__para__1\"><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__7\" data-para=\"result__para__7\"> Di Indonesia, Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) melaporkan bahwa separuh dari mereka yang menganggur adalah lulusan baru. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__8\" data-para=\"result__para__8\"> Banyaknya anak dan remaja yang putus sekolah berkontribusi secara signifikan terhadap tingginya pengangguran di kalangan pemuda di Indonesia. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__9\" data-para=\"result__para__9\"> Pendidikan memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya dalam membentuk individu secara utuh, tetapi juga dalam mempersiapkan mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk berkembang. <\/span> <\/span><\/p>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__1\" data-para=\"result__para__1\"><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__10\" data-para=\"result__para__10\">Namun, saat ini, data tersebut terus berkembang, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__11\" data-para=\"result__para__11\"> Hal ini disebabkan oleh adanya pandemi yang memaksa Indonesia dan hampir semua negara lainnya untuk menerapkan pembatasan sosial atau lockdown, yang berdampak pada sistem ekonomi dan berujung pada meningkatnya tingkat pengangguran secara global.<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-26147 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul154-300x169.png\" alt=\"\" width=\"804\" height=\"453\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul154-768x432.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul154-640x360.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul154-400x225.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 804px) 100vw, 804px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><strong>Cara dan Solusi Mengatasi Pengangguran<\/strong><\/h3>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__1\" data-para=\"result__para__1\">Pengangguran dapat diatasi jika masing-masing negara melakukan perencanaan yang matang sejak awal. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__2\" data-para=\"result__para__2\"> Beberapa langkah yang dapat diambil oleh pemerintah dan masyarakat untuk bersinergi dalam menangani masalah pengangguran jangka panjang meliputi: <\/span><\/p>\n<div class=\"entry-content\">\n<ul>\n<li>Menjamin stabilitas dalam politik.<\/li>\n<li>Meningkatkan kualitas pendidikan.<\/li>\n<li>Mengontrol laju pertumbuhan penduduk di negara tersebut.<\/li>\n<li>Mengimplementasikan program pemberdayaan yang baru.<\/li>\n<li><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__7\" data-para=\"result__para__7\">Mendorong terjadinya wirausaha atau kewirausahaan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li>Memastikan akses terhadap pendidikan dasar.<\/li>\n<li>Mengurangi batas usia pensiun.<\/li>\n<li>Menghindari sifat malas.<\/li>\n<li>Membangun kreativitas, sikap positif dan kompetitif.<\/li>\n<li><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__12\" data-para=\"result__para__12\">Menjunjung sikap optimis untuk mengatasi masalah pengangguran. <\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Kesimpulan\u00a0 <\/strong><\/h3>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__1\" data-para=\"result__para__1\">Tingkat pengangguran alami menjadi isu krusial di setiap negara, sehingga penting untuk memperhatikannya demi mencegah penurunan ekonomi. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__2\" data-para=\"result__para__2\"> Karena efek pengangguran dirasakan oleh setiap orang di negara ini,\u00a0 pemerintah perlu menciptakan dan menjaga kondisi ekonomi yang sehat. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__3\" data-para=\"result__para__3\"> Pemerintah harus siap untuk mengambil tindakan yang tepat saat terjadi resesi yang mengakibatkan peningkatan pengangguran. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__4\" data-para=\"result__para__4\"> Berbagai solusi untuk mengatasi masalah pengangguran juga telah diidentifikasi, oleh karena itu semua warga negara harus menaruh perhatian pada isu ini. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__5\" data-para=\"result__para__5\">Pengangguran adalah krisis yang signifikan dan bisa mengancam stabilitas ekonomi sebuah negara, sehingga penting untuk mengikuti langkah-langkah yang tepat. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__6\" data-para=\"result__para__6\"> Mereka yang belum menyadari betapa besar pengaruh pengangguran tersebut sebaiknya mulai mencari informasi dan berusaha untuk membangun negara yang terbebas dari masalah ini. <\/span><\/p>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;26136&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;1&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (1 vote)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Alasan Pengangguran Indonesia Semakin Meningkat dan Solusi yang Dapat Dilakukan&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (1 vote)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memahami Apa Itu Pengangguran Orang yang tidak memiliki pekerjaan dan belum mencari pekerjaan dikenal sebagai pengangguran. Para ahli ekonomi membedakan berbagai kategori serta teori pengangguran yang saling terkait, termasuk pengangguran siklis atau Keynesian, pengangguran friksional, pengangguran struktural, dan pengangguran klasik. Berbagai jenis pengangguran lainnya yang kadang disebutkan adalah pengangguran musiman, pengangguran berat, dan pengangguran yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":26141,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[837],"tags":[11819,11820,11821,11818],"class_list":["post-26136","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-jenis-jenis-pengangguran-berdasarlan-ilmu-ekonomi","tag-penyebab-pengangguran-di-indonesia","tag-solusi-mengatasi-pengangguran","tag-tingkat-pengangguran-di-indonesia"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul152-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul152-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul152-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul152.png",1366,768,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Alasan Pengangguran Indonesia Semakin Meningkat dan Solusi yang Dapat Dilakukan - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Alasan Pengangguran Indonesia Semakin Meningkat dan Solusi yang Dapat Dilakukan - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Memahami Apa Itu Pengangguran Orang yang tidak memiliki pekerjaan dan belum mencari pekerjaan dikenal sebagai pengangguran. Para ahli ekonomi membedakan berbagai kategori serta teori pengangguran yang saling terkait, termasuk pengangguran siklis atau Keynesian, pengangguran friksional, pengangguran struktural, dan pengangguran klasik. Berbagai jenis pengangguran lainnya yang kadang disebutkan adalah pengangguran musiman, pengangguran berat, dan pengangguran yang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-01T02:49:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul152.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fitri Ana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fitri Ana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat\"},\"author\":{\"name\":\"Fitri Ana\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ffcd8071a8a3d6a862a4e1381d1c4ea0\"},\"headline\":\"Alasan Pengangguran Indonesia Semakin Meningkat dan Solusi yang Dapat Dilakukan\",\"datePublished\":\"2025-07-01T02:49:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat\"},\"wordCount\":1159,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul152.png\",\"keywords\":[\"jenis jenis pengangguran berdasarlan ilmu ekonomi\",\"penyebab pengangguran di indonesia\",\"Solusi Mengatasi Pengangguran\",\"tingkat pengangguran di indonesia\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat\",\"name\":\"Alasan Pengangguran Indonesia Semakin Meningkat dan Solusi yang Dapat Dilakukan - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul152.png\",\"datePublished\":\"2025-07-01T02:49:25+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul152.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul152.png\",\"width\":1366,\"height\":768},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Alasan Pengangguran Indonesia Semakin Meningkat dan Solusi yang Dapat Dilakukan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ffcd8071a8a3d6a862a4e1381d1c4ea0\",\"name\":\"Fitri Ana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a099f723518ab9b89aa80b7ed8cadd2d3fae127c5bd735733cf24a661e75a882?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a099f723518ab9b89aa80b7ed8cadd2d3fae127c5bd735733cf24a661e75a882?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fitri Ana\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Alasan Pengangguran Indonesia Semakin Meningkat dan Solusi yang Dapat Dilakukan - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Alasan Pengangguran Indonesia Semakin Meningkat dan Solusi yang Dapat Dilakukan - Hosteko Blog","og_description":"Memahami Apa Itu Pengangguran Orang yang tidak memiliki pekerjaan dan belum mencari pekerjaan dikenal sebagai pengangguran. Para ahli ekonomi membedakan berbagai kategori serta teori pengangguran yang saling terkait, termasuk pengangguran siklis atau Keynesian, pengangguran friksional, pengangguran struktural, dan pengangguran klasik. Berbagai jenis pengangguran lainnya yang kadang disebutkan adalah pengangguran musiman, pengangguran berat, dan pengangguran yang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2025-07-01T02:49:25+00:00","og_image":[{"width":1366,"height":768,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul152.png","type":"image\/png"}],"author":"Fitri Ana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Fitri Ana","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat"},"author":{"name":"Fitri Ana","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ffcd8071a8a3d6a862a4e1381d1c4ea0"},"headline":"Alasan Pengangguran Indonesia Semakin Meningkat dan Solusi yang Dapat Dilakukan","datePublished":"2025-07-01T02:49:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat"},"wordCount":1159,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul152.png","keywords":["jenis jenis pengangguran berdasarlan ilmu ekonomi","penyebab pengangguran di indonesia","Solusi Mengatasi Pengangguran","tingkat pengangguran di indonesia"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat","name":"Alasan Pengangguran Indonesia Semakin Meningkat dan Solusi yang Dapat Dilakukan - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul152.png","datePublished":"2025-07-01T02:49:25+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul152.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul152.png","width":1366,"height":768},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/penyebab-pengangguran-di-indonesia-semakin-meningkat#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Alasan Pengangguran Indonesia Semakin Meningkat dan Solusi yang Dapat Dilakukan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ffcd8071a8a3d6a862a4e1381d1c4ea0","name":"Fitri Ana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a099f723518ab9b89aa80b7ed8cadd2d3fae127c5bd735733cf24a661e75a882?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a099f723518ab9b89aa80b7ed8cadd2d3fae127c5bd735733cf24a661e75a882?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fitri Ana"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Desain-tanpa-judul152.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26136","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26136"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26136\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26150,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26136\/revisions\/26150"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26141"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26136"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26136"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26136"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}