{"id":26699,"date":"2025-08-12T02:21:01","date_gmt":"2025-08-12T02:21:01","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=26699"},"modified":"2025-08-12T02:21:01","modified_gmt":"2025-08-12T02:21:01","slug":"perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis","title":{"rendered":"Perbedaan Antara Routing Dinamis dan Routing Statis"},"content":{"rendered":"<p>Dalam ranah jaringan, terdapat istilah yang dikenal sebagai Routing. Secara sederhana routing merujuk pada tindakan mengalirikan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Terdapat dua kategori routing yang umumnya digunakan yaitu routing statis dan dinamis.Masing-masing kategori ini memiliki keuntungan dan kerugian tersendiri. <span class=\"suggestion_paragraphs result__para__4\" data-para=\"result__para__4\">Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai routing statis dan dinamis, serta perbedaan antara keduanya dalam penjelasan berikut ini!<\/span><\/p>\n<h3>Definisi Routing<\/h3>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__6\" data-para=\"result__para__6\">Sebelum membahas perbedaan antara routing statis dan dinamis, mari kita terlebih dahulu memahami apa itu routing. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__7\" data-para=\"result__para__7\"> Routing memegang peranan yang sangat penting dalam dunia jaringan. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__8\" data-para=\"result__para__8\"> Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, routing adalah proses yang melibatkan pengiriman paket data dari satu jaringan ke jaringan yang lain.<\/span> <span class=\"suggestion_paragraphs result__para__9\" data-para=\"result__para__9\"> Proses ini juga dapat dipahami sebagai penghubungan berbagai jaringan untuk mendistribusikan paket data dari satu tempat ke tempat berikutnya. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__10\" data-para=\"result__para__10\">Berikut ini adalah ilustrasi cara kerja routing yang ditunjukkan oleh Cloudflare:<\/span><\/p>\n<p><em>Paket data yang berasal dari komputer A akan diteruskan ke komputer B melalui beberapa network. Router akan menentukan jalur routing tercepat untuk bisa mencapai tujuan akhirnya.\u00a0<\/em><\/p>\n<div class=\"entry-content\">\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-39718 aligncenter\" title=\"routing diagram\" src=\"https:\/\/dwblog-ecdf.kxcdn.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/routing-diagram.png\" alt=\"routing diagram\" width=\"716\" height=\"384\" \/><\/p>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__0\" data-para=\"result__para__0\">Alat yang bertanggung jawab untuk proses pengiriman data dikenal sebagai Router. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__1\" data-para=\"result__para__1\"> Selain tugasnya untuk mentransfer paket data di antara jaringan, router juga bertugas menentukan rute yang paling optimal untuk sampai ke jaringan yang ingin dituju. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__2\" data-para=\"result__para__2\">Untuk melakukan fungsinya ini, router memanfaatkan tabel routing. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__3\" data-para=\"result__para__3\">Tabel routing menyimpan data tentang keberadaan beberapa jaringan, serta berfungsi sebagai panduan jalur yang harus dilalui oleh sebuah paket data agar dapat sampai ke tujuannya<\/span><\/p>\n<p><em>Berikut adalah contoh routing table:<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-39730 size-full aligncenter\" title=\"routing table\" src=\"https:\/\/dwblog-ecdf.kxcdn.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/routing-table.png\" alt=\"routing table\" width=\"817\" height=\"437\" \/><\/p>\n<h3>Kelebihan dan Kekurangan Routing Statis dan Dinamis<\/h3>\n<p>Dalam jaringan, ada beberapa jenis routing. Jenis routing yang paling umum digunakan adalah routing statis dan dinamis. Untuk mengetahui lebih dalam, baca penjelasan berikut yuk!<\/p>\n<h4>1. Routing Statis<\/h4>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-39735 aligncenter\" title=\"contoh routing statis\" src=\"https:\/\/dwblog-ecdf.kxcdn.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/contoh-routing-statis.png\" alt=\"contoh routing statis\" width=\"649\" height=\"364\" \/><\/p>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__0\" data-para=\"result__para__0\">Routing statis atau Static Routing merupakan metode pengaturan router dalam jaringan dengan memanfaatkan tabel routing yang diatur secara manual oleh administrator jaringan. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__1\" data-para=\"result__para__1\"> Seorang administrator jaringan bertanggung jawab untuk mengisi setiap entri dalam tabel pengiriman di semua router yang terhubung dalam jaringan tersebut. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__2\" data-para=\"result__para__2\"> Mereka perlu menambahkan atau menghapus rute statis jika ada perubahan dalam topologi jaringan. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__3\" data-para=\"result__para__3\"> Konsep routing statis adalah bentuk pengaturan routing yang paling sederhana dalam dunia komputer. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__4\" data-para=\"result__para__4\">Oleh karena itu, penerapan routing statis sangat ideal untuk jaringan internet yang berukuran kecil.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><strong>Kelebihan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ol>\n<li>Mengurangi beban kerja prosesor router.<\/li>\n<li>Tidak ada bandwith yang terbuang saat terjadi penerimaan paket.<\/li>\n<li>Lebih aman dan terlindungi.<\/li>\n<li>Administrator memiliki kebebasan untuk memilih jalur jaringan.<\/li>\n<li>Kuat terhadap usaha hacker untuk melakukan pemalsuan guna mencuri lalu lintas.<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li><strong>Kekurangan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ol>\n<li>Hanya cocok untuk jaringan dengan skala kecil.<\/li>\n<li>Rentan terhadap kemungkinan kesalahan saat memasukan data secara manual.<\/li>\n<li>Administrator jaringan perlu memahami semua informasi mengenai router yang terhubung.<\/li>\n<li>Proses administrasi lebih rumit jika dibandingkan dengan dynamic routing, terutama bila terdapat banyak router yang harus diatur secara manual.<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__16\" data-para=\"result__para__16\">Jika satu router mengalami masalah, maka seluruh jaringan akan terhenti karena rute statis tidak akan memperbaharui informasi dan tidak memberitahu router lainnya.<\/span><\/p>\n<h4>2. Routing Dinamis<\/h4>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-39736 aligncenter\" title=\"contoh routing dinamis\" src=\"https:\/\/dwblog-ecdf.kxcdn.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/contoh-routing-dinamis.png\" alt=\"contoh routing dinamis\" width=\"612\" height=\"317\" \/><\/p>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__0\" data-para=\"result__para__0\">Routing Dinamis (Dynamic Routing) adalah jenis pengaturan jaringan yang secara otomatis menyusun tabel routing berdasarkan lalu lintas dan hubungan antar router. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__1\" data-para=\"result__para__1\">Berbeda dengan routing statis, routing dinamis memanfaatkan protokol yang memperbolehkan router untuk saling bertukar informasi mengenai jaringan dan koneksi. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__2\" data-para=\"result__para__2\">Data ini berguna untuk membangun serta memperbaharui tabel routingnya. <\/span>Terdapat beberapa protokol dinamis sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>RIP (Routing Information Protocol)<\/li>\n<li>IGRP (Internal Gateway Routing Protocol)<\/li>\n<li>OSPF (Open Shortest Path First)<\/li>\n<li>BGP (Border Gateway Protocol)<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li><strong>Kelebihan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ol>\n<li>Cocok untuk jaringan dengan area yang lebih luas.<\/li>\n<li>Proses pengaturan jaringan lebih cepat.<\/li>\n<li>Rute ditentukan secara otomatis oleh sistem.<\/li>\n<li>Tetap aman walaupun satu jaringan mengalami kerusakan.<\/li>\n<li>Penambahan network baru, tidak memerlukan konfigurasi pada semua router, hanya pada router yang relevan.<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li><strong>Kekurangan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ol>\n<li>Beban kerja router meningkat karena selalu melakukan pembaruan pada IP Table.<\/li>\n<li>Membutuhkan bandwith yang lebih besar.<\/li>\n<li>Membutuhkan RAM yang lebih tinggi untuk menentukan jalur terbaik saat terjadinya gangguan.<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3><strong>Perbedaan Routing Statis dan Dinamis\u00a0<\/strong><\/h3>\n<h4><strong>1. Routing Statis<\/strong><\/h4>\n<ul>\n<li>Tabel routing dibuat dan dihapus secara manual oleh administrator<\/li>\n<li>Ideal untuk jaringan dengan ukuran kecil.<\/li>\n<li>Tidak memerlukan banyak sumber daya.<\/li>\n<li>Lebih terjamin keamananya.<\/li>\n<li>Tidak memanfaatkan protokol routing.<\/li>\n<li>Berfungsi dengan protokol IP.<\/li>\n<li>Router tidak dapat membagikan informasi <span class=\"suggestion_paragraphs result__para__9\" data-para=\"result__para__9\">mengenai <\/span>routing.<\/li>\n<\/ul>\n<h4><strong>2. Routing Dinamis<\/strong><\/h4>\n<ul>\n<li>Tabel routing dibuat dan dihapus dengan otomatis oleh protokol routing.<\/li>\n<li>Cocok digunakan untuk jaringan skala besar.<\/li>\n<li>Memerlukan banyak sumber daya.<\/li>\n<li>Keamananya lebih rendah.<\/li>\n<li>Menggunakan protokol routing seperti RIP, OSPF, dan lain-lain.<\/li>\n<li>Berfungsi pada inter-routing protocol.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Tipe Routing Mana yang Kamu Gunakan?<\/h3>\n<p>Apakah kamu kini lebih memahami perbedaan antara routing statis dan dinamis? Secara umum, kedua tipe routing ini memiliki perbedaan dalam hal konfigurasi, penerapan, fitur, kemudahan, serta manfaatnya. Keduanya juga memiliki keuntungan dan kelemahan bisa kamu simak dari penjelasan sebelummya. Diharapkan artikel ini membantu kamu memahami lebih dalam tentang routing statis dan dinamis. Semoga berguna dan beruntung dalam dunia online!<\/p>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;26699&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;1&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (1 vote)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Perbedaan Antara Routing Dinamis dan Routing Statis&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (1 vote)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam ranah jaringan, terdapat istilah yang dikenal sebagai Routing. Secara sederhana routing merujuk pada tindakan mengalirikan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Terdapat dua kategori routing yang umumnya digunakan yaitu routing statis dan dinamis.Masing-masing kategori ini memiliki keuntungan dan kerugian tersendiri. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai routing statis dan dinamis, serta perbedaan antara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":26702,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[12264,12266,12265],"class_list":["post-26699","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-definisi-routing","tag-kelebihan-dan-kekurangan-routing-dinamis-serta-statis","tag-perbedaan-routing-dinamis-dan-statis"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Desain-tanpa-judul197-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Desain-tanpa-judul197-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Desain-tanpa-judul197-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Desain-tanpa-judul197.png",1366,768,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan Antara Routing Dinamis dan Routing Statis - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Antara Routing Dinamis dan Routing Statis - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam ranah jaringan, terdapat istilah yang dikenal sebagai Routing. Secara sederhana routing merujuk pada tindakan mengalirikan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Terdapat dua kategori routing yang umumnya digunakan yaitu routing statis dan dinamis.Masing-masing kategori ini memiliki keuntungan dan kerugian tersendiri. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai routing statis dan dinamis, serta perbedaan antara [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-12T02:21:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Desain-tanpa-judul197.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fitri Ana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fitri Ana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis\"},\"author\":{\"name\":\"Fitri Ana\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ffcd8071a8a3d6a862a4e1381d1c4ea0\"},\"headline\":\"Perbedaan Antara Routing Dinamis dan Routing Statis\",\"datePublished\":\"2025-08-12T02:21:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis\"},\"wordCount\":758,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Desain-tanpa-judul197.png\",\"keywords\":[\"definisi routing\",\"kelebihan dan kekurangan routing dinamis serta statis\",\"perbedaan routing dinamis dan statis\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis\",\"name\":\"Perbedaan Antara Routing Dinamis dan Routing Statis - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Desain-tanpa-judul197.png\",\"datePublished\":\"2025-08-12T02:21:01+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Desain-tanpa-judul197.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Desain-tanpa-judul197.png\",\"width\":1366,\"height\":768},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan Antara Routing Dinamis dan Routing Statis\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ffcd8071a8a3d6a862a4e1381d1c4ea0\",\"name\":\"Fitri Ana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a099f723518ab9b89aa80b7ed8cadd2d3fae127c5bd735733cf24a661e75a882?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a099f723518ab9b89aa80b7ed8cadd2d3fae127c5bd735733cf24a661e75a882?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fitri Ana\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Antara Routing Dinamis dan Routing Statis - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Antara Routing Dinamis dan Routing Statis - Hosteko Blog","og_description":"Dalam ranah jaringan, terdapat istilah yang dikenal sebagai Routing. Secara sederhana routing merujuk pada tindakan mengalirikan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Terdapat dua kategori routing yang umumnya digunakan yaitu routing statis dan dinamis.Masing-masing kategori ini memiliki keuntungan dan kerugian tersendiri. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai routing statis dan dinamis, serta perbedaan antara [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2025-08-12T02:21:01+00:00","og_image":[{"width":1366,"height":768,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Desain-tanpa-judul197.png","type":"image\/png"}],"author":"Fitri Ana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Fitri Ana","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis"},"author":{"name":"Fitri Ana","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ffcd8071a8a3d6a862a4e1381d1c4ea0"},"headline":"Perbedaan Antara Routing Dinamis dan Routing Statis","datePublished":"2025-08-12T02:21:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis"},"wordCount":758,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Desain-tanpa-judul197.png","keywords":["definisi routing","kelebihan dan kekurangan routing dinamis serta statis","perbedaan routing dinamis dan statis"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis","name":"Perbedaan Antara Routing Dinamis dan Routing Statis - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Desain-tanpa-judul197.png","datePublished":"2025-08-12T02:21:01+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Desain-tanpa-judul197.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Desain-tanpa-judul197.png","width":1366,"height":768},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbedaan-antara-routing-dinamis-dan-routing-statis#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan Antara Routing Dinamis dan Routing Statis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ffcd8071a8a3d6a862a4e1381d1c4ea0","name":"Fitri Ana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a099f723518ab9b89aa80b7ed8cadd2d3fae127c5bd735733cf24a661e75a882?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a099f723518ab9b89aa80b7ed8cadd2d3fae127c5bd735733cf24a661e75a882?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fitri Ana"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Desain-tanpa-judul197.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26699","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26699"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26699\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26703,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26699\/revisions\/26703"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26702"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26699"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26699"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26699"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}