{"id":26955,"date":"2025-09-02T09:11:53","date_gmt":"2025-09-02T09:11:53","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=26955"},"modified":"2025-09-02T09:11:53","modified_gmt":"2025-09-02T09:11:53","slug":"definisi-kegunaan-serta-contoh-framework","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework","title":{"rendered":"Apa itu Framework? Definisi, Kegunaan, serta Contohnya"},"content":{"rendered":"<p>Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah <em>framework<\/em> atau kerangka kerja. Berbagai bidang pekerjaan memang memiliki kerangka kerja tersendiri untuk menjalankan prosesnya. Namun, sebenarnya istilah framework pertama kali populer di dunia pemrograman.<\/p>\n<p><em>Framework<\/em> sendiri memiliki peran yang cukup penting dalam membantu para <em>programmer<\/em> dalam bekerja. Mulai dari menghemat waktu dan tenaga, hingga mengurangi biaya.<\/p>\n<p>Pada artike kali ini, kami akan menjelaskan arti <em>framework<\/em> dalam konteks pemrograman, cara kerja, fungsi, dan jenis-jenis <em>framework<\/em> yang sering digunakan dalam pemrograman. Mari mulai!<\/p>\n<p><strong><span style=\"font-size: 25px\"><span id=\"Apa_Itu_Framework\" class=\"ez-toc-section\">Pengertian <\/span>Framework<\/span><\/strong><\/p>\n<p><em>Framework<\/em> adalah struktur yang terdiri dari sejumlah kode umum yang digunakan untuk mengembangkan sistem dan aplikasi. Sebagai template atau model, <em>framework<\/em> menyediakan fungsi yang cerdas dan elemen struktur standar yang membantu pekerjaan para <em>developer<\/em>.<\/p>\n<p>Sebagai dasar dalam membuat proyek, <em>framework<\/em> membantu para <em>developer<\/em> untuk tidak harus memulai pengembangan dari awal. Ada berbagai komponen dan solusi yang sudah siap digunakan dalam <em>framework<\/em> dan bisa disesuaikan dengan mudah, sehingga proses pengembangan menjadi lebih sederhana.<\/p>\n<p>Selain itu, <em>framework<\/em> sering kali diuji, dioptimalkan, dan diperbarui oleh para programmer berpengalaman, sehingga biasanya cukup aman dan efisien.<br \/>\nSatu <em>framework<\/em> bisa digunakan dalam beberapa proyek yang berbeda, jadi bisa dikatakan <em>framework<\/em> adalah &#8216;fasilitator&#8217; dalam dunia pemrograman.<\/p>\n<p>Solusi pemrograman yang mencakup <em>source code<\/em>, <em>compiler<\/em>, <em>library<\/em>, <em>abstract class<\/em>, API, dan elemen lainnya ini memberikan dukungan yang diperlukan untuk pengembangan <em>software<\/em> secara umum.<br \/>\nBaik untuk pengembangan web, <em>mobile<\/em>, maupun <em>data science<\/em>, <em>framework<\/em> bisa memfasilitasi semua hal tersebut.<\/p>\n<h2 id=\"h-kegunaan-dan-fungsi-framework\" class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Kegunaan_dan_Fungsi_Framework\" class=\"ez-toc-section\"><\/span><span style=\"font-size: 25px\"><strong>Kegunaan dan Fungsi Framework<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><em>Framework<\/em> ini berfungsi utama untuk mempermudah proses pembuatan <em>software<\/em> atau aplikasi. Dengan memberikan struktur dasar yang mendukung pengembangan sistem, <em>framework<\/em> menjadikan pekerjaan <em>programmer<\/em> lebih efisien dalam hal waktu dan keamanan.<\/p>\n<p>Seperti yang telah dibicarakan sebelumnya, karena dikembangkan oleh para <em>programmer<\/em> yang berpengalaman dan didukung komunitas yang aktif, <em>framework<\/em> yang biasanya <em>open-source<\/em> sering kali melalui pengujian dan pengoptimalan secara rutin.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, apabila ada masalah atau <em>bug<\/em>, laporan dan perbaikan bisa dilakukan segera. <em>Framework<\/em> juga memiliki konsistensi yang tinggi karena kode yang digunakan sudah diuji secara mendalam dan terbukti berhasil.<\/p>\n<p>Cara kerja <em>framework<\/em> memungkinkan para <em>developer<\/em> fokus pada tujuan utama proyek tanpa perlu terlalu memikirkan struktur dasar dari sistem.<br \/>\nDengan tidak harus memulai dari awal, <em>programmer<\/em> bisa menghemat waktu dan biaya sekaligus mengurangi risiko terjadinya kesalahan.<\/p>\n<p>Proses eksekusi <em>framework<\/em> didasarkan pada penggunaan ulang kode yang sudah dibuat secara umum dan bisa dijadikan struktur dasar proyek.<br \/>\nDesain ini harus sesuai dengan bahasa dan sifat <em>framework<\/em> yang digunakan.<\/p>\n<p>Kebanyakan <em>framework<\/em> memiliki forum serta dokumentasi yang lengkap, sehingga membantu <em>programmer<\/em> mempelajari hal baru dan mengatasi masalah yang muncul.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, beberapa manfaat utama framework yang menjadikannya sering digunakan dalam pemrograman adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Menghemat biaya pengembangan<\/li>\n<li>Mempermudah dan mempercepat proses pembelajaran bagi tim pengembang.<\/li>\n<li>Memudahkan developer untuk fokus pada elemen desain tertentu<\/li>\n<li>Meminimalkan kemungkinan kesalahan dalam kode<\/li>\n<li>Meningkatkan konsistensi dalam pengembangan dan aplikasi yang dihasilkan<\/li>\n<li>Mengurangi terjadinya bug<\/li>\n<li>Menghindari pengulangan kode<\/li>\n<li>Memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi<\/li>\n<li>Menentukan dan menjadikan standar langkah-langkah pengembangan<\/li>\n<li>Mempercepat proses pengembangan aplikasi<\/li>\n<\/ul>\n<h2 id=\"h-jenis-jenis-framework\" class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Jenis-Jenis_Framework\" class=\"ez-toc-section\"><\/span><span style=\"font-size: 25px\">Jenis-Jenis <em>Framework<\/em><\/span><\/h2>\n<p>Menggunakan<em> framework<\/em> dalam pemrograman memiliki banyak keuntungan. Tapi, kadang-kadang sulit menentukan <em>framework<\/em> mana yang paling tepat untuk proyek Anda. Pemilihan yang salah bisa membuat waktu terbuang dan menimbulkan masalah.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, sebelum memilih <em>framework<\/em>, Anda perlu tahu dulu jenis-jenis<em> framework<\/em> yang ada. Biasanya <em>framework<\/em> dibagi berdasarkan jenis aplikasi dan cara penerapannya, seperti <em>front-end<\/em>, <em>back-end<\/em>, dan <em>JavaScript<\/em>.<\/p>\n<p>Berikut ini beberapa <em>framework<\/em> pemrograman yang populer saat ini, yang dibagi sesuai dengan jenis aplikasinya.<\/p>\n<h3><strong><span id=\"Framework_untuk_Aplikasi_Web\" class=\"ez-toc-section\"><\/span><span style=\"font-size: 20px\"><em>Framework<\/em> untuk Aplikasi Web<\/span><\/strong><\/h3>\n<p><em>Framework<\/em> untuk aplikasi web membantu proses pengembangan sistem online, seperti website, API, aplikasi, dan resource lain yang tersedia di internet.<\/p>\n<ul>\n<li id=\"h-angular\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 20px\"><strong>Angular<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"wp-block-image\"><\/div>\n<p><strong>Angular<\/strong> adalah <em>framework JavaScript front-end open source<\/em> yang memberikan berbagai alat dan solusi untuk mempercepat proses pengembangan web serta menggabungkan template.<\/p>\n<p><strong>Angular<\/strong> cocok digunakan untuk membuat website atau aplikasi yang membutuhkan fleksibilitas dalam hal penyesuaian sesuai kebutuhan karena memiliki kemampuan integrasi yang luas. Framework ini dikembangkan dan dijaga oleh tim khusus yang bekerja di <strong>Google<\/strong>.<\/p>\n<p>Beberapa contoh website dan aplikasi yang menggunakan AngularJS antara lain PayPal, Nike, UpWork, dan Netflix.<\/p>\n<ul>\n<li id=\"h-django\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 20px\"><strong>Django<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"wp-block-image\"><\/div>\n<p><strong>Django<\/strong> adalah <em>framework<\/em> sumber terbuka yang populer dan dibuat dengan bahasa pemrograman <strong>Python<\/strong>. Tujuannya adalah membantu pengembangan aplikasi web menjadi lebih cepat, mudah, dan terukur.<\/p>\n<p>Dengan struktur yang dimiliki, Anda bisa melakukan semua tugas pengembangan secara efisien dan aman.<\/p>\n<p><em>Framework<\/em> ini sering digunakan oleh perusahaan <em>startup<\/em> dan teknologi dalam pembuatan proyek interaktif yang membutuhkan banyak elemen visual, seperti game. Beberapa contoh situs dan sistem canggih yang dibuat dengan <strong>Django<\/strong> adalah\u00a0 YouTube, Pinterest, Spotify, dan Instagram<\/p>\n<ul>\n<li id=\"h-laravel\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 20px\"><strong>Laravel<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"wp-block-image\"><\/div>\n<p><strong>Laravel<\/strong> adalah <em>framework back-end<\/em> yang didasarkan pada PHP, dan cukup populer karena <em>syntax<\/em> yang ekspresif dan canggih dan <em>framework<\/em> ini juga cukup\u00a0fleksibel dan mudah digunakan.<\/p>\n<p>Dimaksudkan untuk menghadirkan fungsi yang canggih namun sederhana, <em>resource<\/em> <strong>Laravel<\/strong> memungkinkan proses <em>web development<\/em> yang agile dan terintegrasi. <strong>Laravel<\/strong> juga memiliki <em>tool<\/em> untuk menggabungkan beberapa template.<\/p>\n<p><em>Framework<\/em> <strong>Laravel <\/strong>memiliki komunitas yang besar dan aktif, serta digunakan oleh banyak website terkenal seperti MyRank, World Walking, BBC, 9gag, Pfizer, dan Barchart.<\/p>\n<h3><span id=\"Framework_untuk_Mobile_Development\" class=\"ez-toc-section\"><\/span><span style=\"font-size: 20px\"><strong>Framework untuk Mobile Development<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Framework<\/em> untuk <em>mobile development<\/em> membantu dalam proses pemrograman dalam pembuatan aplikasi dan layanan untuk perangkat seluler, baik di lingkungan khusus (<em>native), hybrid<\/em>, maupun <em>cross-platform<\/em>.<\/p>\n<ul>\n<li id=\"h-flutter\" class=\"wp-block-heading\"><strong><span style=\"font-size: 20px\">Flutter<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"wp-block-image\"><\/div>\n<p><strong>Flutter<\/strong> adalah <em>framework open-source<\/em> milik Google. <em>Framework<\/em> ini menghadirkan berbagai tool yang fleksibel dan modern, memudahkan proses pengembangan aplikasi dan relatif mudah digunakan.<\/p>\n<p><em>Framework<\/em> <strong>Flutter<\/strong> mendukung iOS, Android, Windows, dan Linux, serta memiliki solusi yang bisa disesuaikan seperti widget. Beberapa aplikasi terpopuler yang menggunakan Flutter adalah Amazon, Alibaba, eBay, Adobe, dan Google Ads.<\/p>\n<ul>\n<li id=\"h-xamarin\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 20px\"><strong>Xamarin<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"wp-block-image\"><\/div>\n<p><strong>Xamarin<\/strong> merupakan <em>framework open-source<\/em> yang didasarkan pada <strong>NET<\/strong>. Fungsinya yaitu untuk membentuk struktur pengembangan aplikasi seluler bagi Android, iOS, dan Windows. <strong>Xamarin<\/strong> dimiliki oleh Microsoft dan memiliki komunitas partner yang besar.<\/p>\n<p>Tujuan <em>framework<\/em> <strong>Xamarin<\/strong> adalah menawarkan solusi <em>cross-platform<\/em> dengan kode bersama yang bisa digunakan kembali. Beberapa contoh website dan proyek yang dikembangkan dengannya adalah Outback, Alaska Airlines, Microsoft Azure, Novarum DX, Academia do Oscar, dan BBC Goodfood.<\/p>\n<ul>\n<li id=\"h-ionic\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 20px\"><strong>Ionic<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"wp-block-image\"><\/div>\n<p><strong>Ionic<\/strong> adalah <em>framework cross-platform open-source<\/em> yang menggunakan JavaScript, HTML dan CSS. <em>Framework<\/em> ini membantu Anda membuat aplikasi <em>hybrid agile<\/em> yang berkualitas untuk Android, iOS, dan Windows.<\/p>\n<p>Dari code base tunggal, <em>framework<\/em> ini memiliki beberapa <em>library<\/em> dan elemen integrasi yang memungkinkan pengembangan fitur seperti notifikasi <em>push<\/em>. Beberapa contoh aplikasi populer yang menggunakan Ionic adalah McLaren, McDonald\u2019s T\u00fcrkiye, EA games, NHS, NBC, dan Pacifica.<\/p>\n<h3 id=\"h-framework-datascience\" class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Framework_DataScience\" class=\"ez-toc-section\"><\/span><span style=\"font-size: 18px\">Framework Data Science<\/span><\/h3>\n<p><em>Data science<\/em> kini menjadi salah satu sektor utama di seluruh dunia, yang makin berkembang sejak hadirnya AI (kecerdasan buatan). Bidang ini terkait dengan statistika, algoritme, metode ilmiah, dan sistem digital yang dimaksudkan untuk mengolah dan menganalisis data guna menghasilkan wawasan.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, fungsinya biasanya mencakup alat pengenalan suara, gambar, dan gerakan, lalu lokasi objek, transkripsi, klasifikasi teks, dan lain-lain.<\/p>\n<ul>\n<li id=\"h-tensorflow\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 20px\"><strong>TensorFlow<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"wp-block-image\"><\/div>\n<p><strong>TensorFlow<\/strong> merupakan framework open-source untuk machine learning. Didukung oleh Google, <strong>TensorFlow<\/strong> memiliki ekosistem luas dan fleksibel yang memungkinkan pembuatan model <em>machine training<\/em> dan eksperimen riset.<\/p>\n<p>Beberapa contoh proyek cerdas yang dikembangkan dengan TensorFlow adalah Mozilla\u2019s DeepSpeech, Google Translate, dan Google RankBrain.<\/p>\n<p>Sejumlah <em>brand <\/em>besar juga menggunakan <em>framework<\/em> ini untuk tugas-tugas tertentu pada suatu aplikasi, seperti Twitter yang menggunakannya untuk klasifikasi tweet di <em>timeline<\/em>.<\/p>\n<ul>\n<li id=\"h-pytorch\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 20px\"><strong>PyTorch<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"wp-block-image\"><\/div>\n<p><strong>PyTorch<\/strong> adalah <em>framework machine learning<\/em> yang dikembangkan oleh tim riset kecerdasan buatan di Facebook. <em>Framework<\/em> ini bersifat <em>open-source<\/em> serta bisa digunakan dengan Python dan C++\/Java, dan bisa digunakan di Windows, Linux, dan MacOS.<\/p>\n<p>Selain itu, <strong>PyTorch<\/strong> juga didukung oleh <em>platform cloud<\/em>. <em>Resource framework<\/em> ini bergantung pada <em>library<\/em> yang ekstensif dan <em>environment<\/em> canggih yang mempercepat proses, mulai dari riset prototipe sampai merilis aplikasi.<\/p>\n<p>Proyek dan website yang dikembangkan dengan PyTorch meliputi Amazon Ads, Trifo, Quadient, dan Comcastm Exelon.<\/p>\n<ul>\n<li id=\"h-apache-spark\" class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 20px\"><strong>Apache Spark<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"wp-block-image\"><\/div>\n<p><em>Framework<\/em> ini dilengkapi dengan fitur-fitur terpadu untuk analisis data dan rekayasa data dalam skala besar. <strong>Apache Spark<\/strong> juga mendukung beberapa bahasa pemrograman, seperti Python, SQL, Scala, Java, dan R.<\/p>\n<p>Selain <em>data science<\/em> dan pemrosesan informasi, <strong>Apache Spark<\/strong> memiliki elemen algoritme dan machine training. Karena bisa diintegrasikan dengan beberapa platform, framework ini banyak digunakan oleh brand-brand terkenal dalam proyeknya, seperti Databricks, Visa, Microsoft, Cisco, Verizon, dan Oracle.<\/p>\n<h2 id=\"h-kesimpulan\" class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n<p><span class=\"wrapped-line\">Setelah menyimak pembahsan di atas, pastinya Anda<\/span><span class=\"wrapped-line\"> sudah tahu kan apa itu <em>framework<\/em> pemrograman, fungsi, dan contohnya.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"wrapped-line\"><span class=\"sw\">Dengan<\/span> <span class=\"sw\">menggunakan<\/span> <em><span class=\"sw\">framework<\/span><\/em>, waktu dan sumber daya bisa <span class=\"sw\">dihemat<\/span>, keamanan diperkuat, serta kesalahan bisa diminimalkan.<\/span><br \/>\n<span class=\"wrapped-line\"> Selain itu,<em> <span class=\"sw\">framework<\/span> <\/em>juga bisa menjadi pedoman <span class=\"sw\">standar<\/span> dalam proses pemrograman.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"wrapped-line\">Masih ada pertanyaan lebih lanjut tentang <span class=\"sw\">framework<\/span>?<\/span><br \/>\n<span class=\"wrapped-line\"> <span class=\"sw\">Silakan<\/span> <span class=\"sw\">tulis<\/span> di kolom komentar di bawah <span class=\"sw\">artikel<\/span> ini ya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;26955&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;1&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (1 vote)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Apa itu Framework? Definisi, Kegunaan, serta Contohnya&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (1 vote)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah framework atau kerangka kerja. Berbagai bidang pekerjaan memang memiliki kerangka kerja tersendiri untuk menjalankan prosesnya. Namun, sebenarnya istilah framework pertama kali populer di dunia pemrograman. Framework sendiri memiliki peran yang cukup penting dalam membantu para programmer dalam bekerja. Mulai dari menghemat waktu dan tenaga, hingga mengurangi biaya. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":26961,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"no","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[{"account":"twitter_2392824914_2392824914","service":"twitter","timestamp":1756804326,"status":"error"}],"rop_publish_now_status":"done","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[153],"tags":[11724,12438,12436,12437],"class_list":["post-26955","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pengetahuan-umum","tag-jenis-jenis-framework","tag-kegunaan-dan-fungsi-framework","tag-pengertian-framework","tag-perbedaan-framework-dengan-library"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pengertian-Bisnis-Afiliasi-serta-Panduan-bagi-Pemula9-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pengertian-Bisnis-Afiliasi-serta-Panduan-bagi-Pemula9-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pengertian-Bisnis-Afiliasi-serta-Panduan-bagi-Pemula9-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pengertian-Bisnis-Afiliasi-serta-Panduan-bagi-Pemula9.png",1366,768,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu Framework? Definisi, Kegunaan, serta Contohnya - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu Framework? Definisi, Kegunaan, serta Contohnya - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah framework atau kerangka kerja. Berbagai bidang pekerjaan memang memiliki kerangka kerja tersendiri untuk menjalankan prosesnya. Namun, sebenarnya istilah framework pertama kali populer di dunia pemrograman. Framework sendiri memiliki peran yang cukup penting dalam membantu para programmer dalam bekerja. Mulai dari menghemat waktu dan tenaga, hingga mengurangi biaya. [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-02T09:11:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pengertian-Bisnis-Afiliasi-serta-Panduan-bagi-Pemula9.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Hamidah Putri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Hamidah Putri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework\"},\"author\":{\"name\":\"Hamidah Putri\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ef03d61baf3a8f985b52d79db8ad0db6\"},\"headline\":\"Apa itu Framework? Definisi, Kegunaan, serta Contohnya\",\"datePublished\":\"2025-09-02T09:11:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework\"},\"wordCount\":1355,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pengertian-Bisnis-Afiliasi-serta-Panduan-bagi-Pemula9.png\",\"keywords\":[\"jenis jenis framework\",\"Kegunaan dan Fungsi Framework\",\"Pengertian Framework\",\"Perbedaan Framework dengan Library\"],\"articleSection\":[\"pengetahuan umum\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework\",\"name\":\"Apa itu Framework? Definisi, Kegunaan, serta Contohnya - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pengertian-Bisnis-Afiliasi-serta-Panduan-bagi-Pemula9.png\",\"datePublished\":\"2025-09-02T09:11:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pengertian-Bisnis-Afiliasi-serta-Panduan-bagi-Pemula9.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pengertian-Bisnis-Afiliasi-serta-Panduan-bagi-Pemula9.png\",\"width\":1366,\"height\":768},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu Framework? Definisi, Kegunaan, serta Contohnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ef03d61baf3a8f985b52d79db8ad0db6\",\"name\":\"Hamidah Putri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d304e2b3b39077a96faed6df89b840d9123e60aea2ea8418aec7fa528f1d0f41?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d304e2b3b39077a96faed6df89b840d9123e60aea2ea8418aec7fa528f1d0f41?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Hamidah Putri\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu Framework? Definisi, Kegunaan, serta Contohnya - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa itu Framework? Definisi, Kegunaan, serta Contohnya - Hosteko Blog","og_description":"Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah framework atau kerangka kerja. Berbagai bidang pekerjaan memang memiliki kerangka kerja tersendiri untuk menjalankan prosesnya. Namun, sebenarnya istilah framework pertama kali populer di dunia pemrograman. Framework sendiri memiliki peran yang cukup penting dalam membantu para programmer dalam bekerja. Mulai dari menghemat waktu dan tenaga, hingga mengurangi biaya. [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2025-09-02T09:11:53+00:00","og_image":[{"width":1366,"height":768,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pengertian-Bisnis-Afiliasi-serta-Panduan-bagi-Pemula9.png","type":"image\/png"}],"author":"Hamidah Putri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Hamidah Putri","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework"},"author":{"name":"Hamidah Putri","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ef03d61baf3a8f985b52d79db8ad0db6"},"headline":"Apa itu Framework? Definisi, Kegunaan, serta Contohnya","datePublished":"2025-09-02T09:11:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework"},"wordCount":1355,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pengertian-Bisnis-Afiliasi-serta-Panduan-bagi-Pemula9.png","keywords":["jenis jenis framework","Kegunaan dan Fungsi Framework","Pengertian Framework","Perbedaan Framework dengan Library"],"articleSection":["pengetahuan umum"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework","name":"Apa itu Framework? Definisi, Kegunaan, serta Contohnya - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pengertian-Bisnis-Afiliasi-serta-Panduan-bagi-Pemula9.png","datePublished":"2025-09-02T09:11:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pengertian-Bisnis-Afiliasi-serta-Panduan-bagi-Pemula9.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pengertian-Bisnis-Afiliasi-serta-Panduan-bagi-Pemula9.png","width":1366,"height":768},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-kegunaan-serta-contoh-framework#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu Framework? Definisi, Kegunaan, serta Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ef03d61baf3a8f985b52d79db8ad0db6","name":"Hamidah Putri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d304e2b3b39077a96faed6df89b840d9123e60aea2ea8418aec7fa528f1d0f41?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d304e2b3b39077a96faed6df89b840d9123e60aea2ea8418aec7fa528f1d0f41?s=96&d=mm&r=g","caption":"Hamidah Putri"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pengertian-Bisnis-Afiliasi-serta-Panduan-bagi-Pemula9.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26955","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26955"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26955\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26968,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26955\/revisions\/26968"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26961"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26955"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26955"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26955"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}