{"id":28460,"date":"2025-11-24T08:05:09","date_gmt":"2025-11-24T08:05:09","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=28460"},"modified":"2025-11-24T08:05:09","modified_gmt":"2025-11-24T08:05:09","slug":"cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress","title":{"rendered":"Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan 2FA di WordPress"},"content":{"rendered":"<p>Di era digital saat ini, keamanan akun menjadi hal yang sangat penting, terutama untuk platform seperti WordPress yang mengelola website, blog, atau toko online. Salah satu cara efektif untuk melindungi akun dari akses tidak sah adalah dengan menggunakan Two-Factor Authentication (2FA).<\/p>\n<p>Dengan 2FA, pengguna tidak hanya memasukkan kata sandi, tetapi juga harus melakukan verifikasi tambahan melalui kode yang dikirimkan atau aplikasi autentikator. Artikel ini akan membahas cara mengaktifkan dan menonaktifkan 2FA di WordPress, sehingga akun Anda tetap aman dari ancaman peretasan.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Apa_Itu_Two-Factor_Authentication_2FA\">Pengertian Two-Factor Authentication (2FA)<\/span><\/h2>\n<p data-start=\"167\" data-end=\"523\">Two-Factor Authentication (2FA) adalah sebuah mekanisme keamanan yang mengharuskan pengguna untuk melewati dua tahapan verifikasi sebelum dapat mengakses suatu akun, aplikasi, atau sistem digital. Sistem ini menggabungkan dua jenis faktor autentikasi yang berbeda untuk memastikan bahwa orang yang mencoba masuk benar-benar pemilik akun tersebut.<\/p>\n<p data-start=\"525\" data-end=\"924\">Biasanya, 2FA memadukan faktor pertama, yaitu sesuatu yang hanya diketahui pengguna seperti kata sandi atau PIN, dengan faktor kedua, yaitu sesuatu yang dimiliki pengguna seperti kode OTP (One-Time Password), token keamanan, perangkat ponsel, atau aplikasi autentikator. Dalam beberapa sistem, verifikasi biometrik seperti sidik jari atau pengenalan wajah juga dapat menjadi faktor tambahan.<\/p>\n<p data-start=\"926\" data-end=\"1346\">Penerapan 2FA memberikan lapisan keamanan ekstra yang jauh lebih kuat dibandingkan penggunaan kata sandi saja. Bahkan jika kata sandi dicuri, ditebak, atau bocor, pihak yang tidak berwenang tetap tidak dapat mengakses akun tanpa faktor verifikasi kedua. Karena itulah, 2FA menjadi standar keamanan yang direkomendasikan di berbagai layanan digital, mulai dari media sosial dan email hingga perbankan dan aplikasi bisnis.<\/p>\n<h2 data-start=\"926\" data-end=\"1346\">Pentingnya Two-Factor Authentication (2FA) di WordPress<\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Aplikasi_Two-Factor_Authentication\">Contoh Aplikasi Two-Factor Authentication<\/span><\/h2>\n<p>Berikut beberapa contoh aplikasi Two-Factor Authentication (2FA) yang paling umum digunakan:<\/p>\n<ul>\n<li data-start=\"146\" data-end=\"177\"><strong data-start=\"150\" data-end=\"177\">Google Authenticator<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"178\" data-end=\"293\">Aplikasi 2FA paling populer yang menghasilkan kode OTP (Time-Based One-Time Password) tanpa perlu koneksi internet.<\/p>\n<ul>\n<li data-start=\"295\" data-end=\"311\"><strong data-start=\"299\" data-end=\"311\">Authy<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"312\" data-end=\"417\">Alternatif Google Authenticator yang mendukung backup cloud, multi-device, dan recovery yang lebih mudah.<\/p>\n<ul>\n<li data-start=\"419\" data-end=\"453\"><strong data-start=\"423\" data-end=\"453\">Microsoft Authenticator<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"454\" data-end=\"557\">Sering digunakan untuk akun Microsoft, namun juga mendukung verifikasi untuk aplikasi dan layanan lain.<\/p>\n<ul>\n<li data-start=\"559\" data-end=\"580\"><strong data-start=\"563\" data-end=\"580\">Duo Mobile<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"581\" data-end=\"688\">Digunakan banyak perusahaan dan institusi pendidikan untuk login ke sistem internal dengan keamanan ekstra.<\/p>\n<ul>\n<li data-start=\"690\" data-end=\"723\"><strong data-start=\"694\" data-end=\"723\">LastPass Authenticator<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"724\" data-end=\"822\">Aplikasi 2FA yang terintegrasi dengan LastPass Password Manager dan mendukung push authentication.<\/p>\n<ul>\n<li data-start=\"824\" data-end=\"848\"><strong data-start=\"828\" data-end=\"848\">1Password OTP<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"849\" data-end=\"933\">Fitur bawaan pada aplikasi 1Password yang dapat menyimpan dan menghasilkan kode OTP.<\/p>\n<ul>\n<li data-start=\"935\" data-end=\"953\"><strong data-start=\"939\" data-end=\"953\">FreeOTP<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"954\" data-end=\"1023\">Aplikasi 2FA open-source yang ringan dan mendukung standar TOTP\/HOTP.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Setting_Two-Factor_Authentication_di_WordPress\">Setting Two-Factor Authentication di WordPress<\/span><\/h2>\n<p>Berikut panduan lengkap tentang cara mengatur Two-Factor Authentication (2FA) di WordPress:<\/p>\n<p data-start=\"287\" data-end=\"314\"><strong data-start=\"291\" data-end=\"314\">1. Pilih Plugin 2FA<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"315\" data-end=\"362\">Beberapa plugin populer untuk 2FA di WordPress:<\/p>\n<ul data-start=\"364\" data-end=\"700\">\n<li data-start=\"364\" data-end=\"441\">\n<p data-start=\"366\" data-end=\"441\">Wordfence Security \u2013 selain firewall dan malware scan, mendukung 2FA.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"442\" data-end=\"538\">\n<p data-start=\"444\" data-end=\"538\">Google Authenticator \u2013 mudah digunakan, cukup hubungkan dengan Google Authenticator app.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"539\" data-end=\"618\">\n<p data-start=\"541\" data-end=\"618\">Two Factor Authentication (oleh David Anderson) \u2013 ringan dan sederhana.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"619\" data-end=\"700\">\n<p data-start=\"621\" data-end=\"700\">iThemes Security \u2013 fitur 2FA plus berbagai perlindungan keamanan lainnya.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"707\" data-end=\"745\"><strong data-start=\"711\" data-end=\"745\">2. Install dan Aktifkan Plugin<\/strong><\/p>\n<ol data-start=\"746\" data-end=\"875\">\n<li data-start=\"746\" data-end=\"803\">\n<p data-start=\"749\" data-end=\"803\">Masuk ke Dashboard WordPress \u2192 Plugins \u2192 Add New<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"804\" data-end=\"840\">\n<p data-start=\"807\" data-end=\"840\">Cari plugin 2FA yang diinginkan<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"841\" data-end=\"875\">\n<p data-start=\"844\" data-end=\"875\">Klik Install Now \u2192 Activate<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p data-start=\"882\" data-end=\"908\"><strong data-start=\"886\" data-end=\"908\">3. Konfigurasi 2FA<\/strong><\/p>\n<ol data-start=\"909\" data-end=\"1400\">\n<li data-start=\"909\" data-end=\"1012\">\n<p data-start=\"912\" data-end=\"1012\">Buka menu plugin setelah aktivasi, biasanya di Users \u2192 Your Profile atau menu plugin langsung.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1013\" data-end=\"1248\">\n<p data-start=\"1016\" data-end=\"1043\">Pilih metode autentikasi:<\/p>\n<ul data-start=\"1047\" data-end=\"1248\">\n<li data-start=\"1047\" data-end=\"1145\">\n<p data-start=\"1049\" data-end=\"1145\">TOTP (Time-Based One-Time Password) \u2192 menggunakan aplikasi Google Authenticator atau Authy<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1149\" data-end=\"1193\">\n<p data-start=\"1151\" data-end=\"1193\">Email \u2192 kode dikirim ke alamat email<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1197\" data-end=\"1248\">\n<p data-start=\"1199\" data-end=\"1248\">Backup codes \u2192 kode cadangan jika HP hilang<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-start=\"1250\" data-end=\"1317\">\n<p data-start=\"1253\" data-end=\"1317\">Scan QR code menggunakan aplikasi autentikator di ponsel kamu.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1318\" data-end=\"1378\">\n<p data-start=\"1321\" data-end=\"1378\">Masukkan kode yang muncul di aplikasi untuk verifikasi.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1379\" data-end=\"1400\">\n<p data-start=\"1382\" data-end=\"1400\">Simpan pengaturan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p data-start=\"1407\" data-end=\"1433\"><strong data-start=\"1411\" data-end=\"1433\">4. Cek dan Tes 2FA<\/strong><\/p>\n<ul data-start=\"1434\" data-end=\"1626\">\n<li data-start=\"1434\" data-end=\"1464\">\n<p data-start=\"1436\" data-end=\"1464\">Logout dari akun WordPress<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1465\" data-end=\"1536\">\n<p data-start=\"1467\" data-end=\"1536\">Login kembali, masukkan password \u2192 sistem akan meminta kode 2FA<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1537\" data-end=\"1593\">\n<p data-start=\"1539\" data-end=\"1593\">Masukkan kode dari aplikasi atau metode yang dipilih<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1594\" data-end=\"1626\">\n<p data-start=\"1596\" data-end=\"1626\">Jika berhasil, 2FA sudah aktif<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"1633\" data-end=\"1655\"><strong data-start=\"1637\" data-end=\"1655\">5. Backup Kode<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"1656\" data-end=\"1792\">Selalu simpan backup codes yang disediakan plugin untuk berjaga-jaga jika HP hilang atau aplikasi autentikator tidak bisa digunakan.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Cara_Disable_Two_Factor_Authentication_WordPress\">Cara Disable Two Factor Authentication WordPress<\/span><\/h2>\n<p>Karena 2FA biasanya diaktifkan melalui plugin, menonaktifkannya juga tergantung plugin yang digunakan<\/p>\n<p data-start=\"280\" data-end=\"309\"><strong data-start=\"284\" data-end=\"309\">1. Login ke WordPress<\/strong><\/p>\n<ul data-start=\"310\" data-end=\"570\">\n<li data-start=\"310\" data-end=\"391\">\n<p data-start=\"312\" data-end=\"391\">Masuk ke Dashboard WordPress dengan akun yang sudah memiliki akses admin.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"392\" data-end=\"463\">\n<p data-start=\"394\" data-end=\"463\">Jika 2FA aktif, kamu tetap perlu kode autentikator untuk login.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"464\" data-end=\"570\">\n<p data-start=\"466\" data-end=\"570\">Jika tidak bisa login karena 2FA, gunakan backup codes atau reset plugin melalui FTP \/ database.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"577\" data-end=\"607\"><strong data-start=\"581\" data-end=\"607\">2. Melalui Profil User<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"608\" data-end=\"650\">Jika plugin mendukung pengaturan per-user:<\/p>\n<ol data-start=\"652\" data-end=\"816\">\n<li data-start=\"652\" data-end=\"690\">\n<p data-start=\"655\" data-end=\"690\">Pergi ke Users \u2192 Your Profile<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"691\" data-end=\"752\">\n<p data-start=\"694\" data-end=\"752\">Cari bagian Two-Factor Authentication \/ 2FA Settings<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"753\" data-end=\"794\">\n<p data-start=\"756\" data-end=\"794\">Pilih Disable \/ Off \/ Remove 2FA<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"795\" data-end=\"816\">\n<p data-start=\"798\" data-end=\"816\">Simpan perubahan<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<blockquote data-start=\"818\" data-end=\"951\">\n<p data-start=\"820\" data-end=\"951\">Catatan: Setiap plugin biasanya memiliki istilah berbeda, misal \u201cDisable 2FA\u201d, \u201cTurn Off Two-Factor\u201d, atau \u201cRemove Authentication\u201d.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p data-start=\"958\" data-end=\"994\"><strong data-start=\"962\" data-end=\"994\">3. Melalui Pengaturan Plugin<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"995\" data-end=\"1063\">Beberapa plugin memungkinkan menonaktifkan 2FA untuk semua pengguna:<\/p>\n<ol data-start=\"1065\" data-end=\"1333\">\n<li data-start=\"1065\" data-end=\"1157\">\n<p data-start=\"1068\" data-end=\"1157\">Masuk ke menu plugin di dashboard (contoh: Wordfence, iThemes Security, Two Factor)<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1158\" data-end=\"1228\">\n<p data-start=\"1161\" data-end=\"1228\">Cari menu 2FA Settings \/ Security \u2192 Two-Factor Authentication<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1229\" data-end=\"1312\">\n<p data-start=\"1232\" data-end=\"1312\">Pilih opsi disable globally atau nonaktifkan metode autentikasi yang aktif<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1313\" data-end=\"1333\">\n<p data-start=\"1316\" data-end=\"1333\">Simpan pengaturan<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p data-start=\"1340\" data-end=\"1383\"><strong data-start=\"1344\" data-end=\"1383\">4. Jika Tidak Bisa Login Karena 2FA<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"1384\" data-end=\"1418\">Jika lupa kode atau ponsel hilang:<\/p>\n<p data-start=\"1420\" data-end=\"1457\"><em>Opsi A: Gunakan Backup Codes<\/em><\/p>\n<ul data-start=\"1458\" data-end=\"1609\">\n<li data-start=\"1458\" data-end=\"1536\">\n<p data-start=\"1460\" data-end=\"1536\">Saat mengaktifkan 2FA, sebagian besar plugin menyediakan backup codes.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1537\" data-end=\"1609\">\n<p data-start=\"1539\" data-end=\"1609\">Gunakan salah satu kode untuk login, kemudian disable 2FA dari profil.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"1611\" data-end=\"1663\"><em>Opsi B: Nonaktifkan Plugin via FTP \/ cPanel<\/em><\/p>\n<ol data-start=\"1664\" data-end=\"1948\">\n<li data-start=\"1664\" data-end=\"1700\">\n<p data-start=\"1667\" data-end=\"1700\">Masuk ke File Manager \/ FTP<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1701\" data-end=\"1741\">\n<p data-start=\"1704\" data-end=\"1741\">Buka folder: <code data-start=\"1717\" data-end=\"1739\">\/wp-content\/plugins\/<\/code><\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1742\" data-end=\"1807\">\n<p data-start=\"1745\" data-end=\"1807\">Temukan folder plugin 2FA yang digunakan, misal <code data-start=\"1793\" data-end=\"1805\">two-factor<\/code><\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1808\" data-end=\"1889\">\n<p data-start=\"1811\" data-end=\"1889\">Rename folder plugin \u2192 ini akan menonaktifkan plugin dan 2FA secara otomatis<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1890\" data-end=\"1948\">\n<p data-start=\"1893\" data-end=\"1948\">Login kembali, kemudian aktifkan plugin lagi jika perlu<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p data-start=\"1950\" data-end=\"1981\"><em>Opsi C: Reset Database<\/em><\/p>\n<ul data-start=\"1982\" data-end=\"2126\">\n<li data-start=\"1982\" data-end=\"2076\">\n<p data-start=\"1984\" data-end=\"2076\">Jika semua cara gagal, bisa reset pengaturan plugin 2FA melalui database (wp_usermeta)<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2077\" data-end=\"2126\">\n<p data-start=\"2079\" data-end=\"2126\">Namun cara ini lebih teknis dan harus hati-hati<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Penutup<\/h2>\n<p>Mengaktifkan Two-Factor Authentication (2FA) di WordPress adalah langkah penting untuk meningkatkan keamanan akun dan melindungi data website Anda dari pihak yang tidak berwenang. Dengan panduan ini, Anda dapat dengan mudah mengatur 2FA, memilih metode autentikasi yang sesuai, dan juga menonaktifkannya jika diperlukan.<\/p>\n<p>Selalu pastikan untuk menyimpan backup codes dan memperbarui plugin keamanan secara rutin agar perlindungan tetap optimal. Keamanan yang baik dimulai dari langkah-langkah sederhana seperti 2FA, yang dapat memberikan ketenangan dan keamanan tambahan bagi pengelolaan website Anda.<\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;28460&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;1&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (1 vote)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan 2FA di WordPress&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (1 vote)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di era digital saat ini, keamanan akun menjadi hal yang sangat penting, terutama untuk platform seperti WordPress yang mengelola website, blog, atau toko online. Salah satu cara efektif untuk melindungi akun dari akses tidak sah adalah dengan menggunakan Two-Factor Authentication (2FA). Dengan 2FA, pengguna tidak hanya memasukkan kata sandi, tetapi juga harus melakukan verifikasi tambahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":28461,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"no","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[{"account":"twitter_2392824914_2392824914","service":"twitter","timestamp":1763971578,"status":"error"}],"rop_publish_now_status":"done","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[153,8],"tags":[13738,13741,13739,13740,13737],"class_list":["post-28460","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pengetahuan-umum","category-wordpress","tag-2fa-wordpress","tag-autentikasi-dua-faktor","tag-cara-aktifkan-dan-nonaktifkan-2fa-wordpress","tag-proteksi-akun-wordpress","tag-two-factor-authentication-2fa"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Sublime-Text-Definisi-Cara-Instal-dan-Panduan-Lengkap-Menggunakan-SFTPFTP2-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Sublime-Text-Definisi-Cara-Instal-dan-Panduan-Lengkap-Menggunakan-SFTPFTP2-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Sublime-Text-Definisi-Cara-Instal-dan-Panduan-Lengkap-Menggunakan-SFTPFTP2-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Sublime-Text-Definisi-Cara-Instal-dan-Panduan-Lengkap-Menggunakan-SFTPFTP2.png",1366,768,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan 2FA di WordPress - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan 2FA di WordPress - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di era digital saat ini, keamanan akun menjadi hal yang sangat penting, terutama untuk platform seperti WordPress yang mengelola website, blog, atau toko online. Salah satu cara efektif untuk melindungi akun dari akses tidak sah adalah dengan menggunakan Two-Factor Authentication (2FA). Dengan 2FA, pengguna tidak hanya memasukkan kata sandi, tetapi juga harus melakukan verifikasi tambahan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-24T08:05:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Sublime-Text-Definisi-Cara-Instal-dan-Panduan-Lengkap-Menggunakan-SFTPFTP2.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fitri Ana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fitri Ana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress\"},\"author\":{\"name\":\"Fitri Ana\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ffcd8071a8a3d6a862a4e1381d1c4ea0\"},\"headline\":\"Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan 2FA di WordPress\",\"datePublished\":\"2025-11-24T08:05:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress\"},\"wordCount\":887,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Sublime-Text-Definisi-Cara-Instal-dan-Panduan-Lengkap-Menggunakan-SFTPFTP2.png\",\"keywords\":[\"2FA wordpress\",\"autentikasi dua faktor\",\"cara aktifkan dan nonaktifkan 2FA wordpress\",\"proteksi akun wordpress\",\"Two-Factor Authentication (2FA)\"],\"articleSection\":[\"pengetahuan umum\",\"Wordpress\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress\",\"name\":\"Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan 2FA di WordPress - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Sublime-Text-Definisi-Cara-Instal-dan-Panduan-Lengkap-Menggunakan-SFTPFTP2.png\",\"datePublished\":\"2025-11-24T08:05:09+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Sublime-Text-Definisi-Cara-Instal-dan-Panduan-Lengkap-Menggunakan-SFTPFTP2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Sublime-Text-Definisi-Cara-Instal-dan-Panduan-Lengkap-Menggunakan-SFTPFTP2.png\",\"width\":1366,\"height\":768},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan 2FA di WordPress\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ffcd8071a8a3d6a862a4e1381d1c4ea0\",\"name\":\"Fitri Ana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a099f723518ab9b89aa80b7ed8cadd2d3fae127c5bd735733cf24a661e75a882?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a099f723518ab9b89aa80b7ed8cadd2d3fae127c5bd735733cf24a661e75a882?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fitri Ana\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan 2FA di WordPress - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan 2FA di WordPress - Hosteko Blog","og_description":"Di era digital saat ini, keamanan akun menjadi hal yang sangat penting, terutama untuk platform seperti WordPress yang mengelola website, blog, atau toko online. Salah satu cara efektif untuk melindungi akun dari akses tidak sah adalah dengan menggunakan Two-Factor Authentication (2FA). Dengan 2FA, pengguna tidak hanya memasukkan kata sandi, tetapi juga harus melakukan verifikasi tambahan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2025-11-24T08:05:09+00:00","og_image":[{"width":1366,"height":768,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Sublime-Text-Definisi-Cara-Instal-dan-Panduan-Lengkap-Menggunakan-SFTPFTP2.png","type":"image\/png"}],"author":"Fitri Ana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Fitri Ana","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress"},"author":{"name":"Fitri Ana","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ffcd8071a8a3d6a862a4e1381d1c4ea0"},"headline":"Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan 2FA di WordPress","datePublished":"2025-11-24T08:05:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress"},"wordCount":887,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Sublime-Text-Definisi-Cara-Instal-dan-Panduan-Lengkap-Menggunakan-SFTPFTP2.png","keywords":["2FA wordpress","autentikasi dua faktor","cara aktifkan dan nonaktifkan 2FA wordpress","proteksi akun wordpress","Two-Factor Authentication (2FA)"],"articleSection":["pengetahuan umum","Wordpress"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress","name":"Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan 2FA di WordPress - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Sublime-Text-Definisi-Cara-Instal-dan-Panduan-Lengkap-Menggunakan-SFTPFTP2.png","datePublished":"2025-11-24T08:05:09+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Sublime-Text-Definisi-Cara-Instal-dan-Panduan-Lengkap-Menggunakan-SFTPFTP2.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Sublime-Text-Definisi-Cara-Instal-dan-Panduan-Lengkap-Menggunakan-SFTPFTP2.png","width":1366,"height":768},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mengaktifkan-dan-menonaktifkan-2fa-di-wordpress#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan 2FA di WordPress"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ffcd8071a8a3d6a862a4e1381d1c4ea0","name":"Fitri Ana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a099f723518ab9b89aa80b7ed8cadd2d3fae127c5bd735733cf24a661e75a882?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a099f723518ab9b89aa80b7ed8cadd2d3fae127c5bd735733cf24a661e75a882?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fitri Ana"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Sublime-Text-Definisi-Cara-Instal-dan-Panduan-Lengkap-Menggunakan-SFTPFTP2.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28460","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28460"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28460\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28464,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28460\/revisions\/28464"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28461"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28460"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28460"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28460"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}