{"id":28593,"date":"2025-12-03T03:42:58","date_gmt":"2025-12-03T03:42:58","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=28593"},"modified":"2025-12-03T03:42:58","modified_gmt":"2025-12-03T03:42:58","slug":"cara-mudah-membuat-e-commerce","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce","title":{"rendered":"Panduan Praktis: 6 Cara Termudah Membuat Website E-Commerce"},"content":{"rendered":"<p>Semua pemilik bisnis harus tahu cara membuat situs web e-Commerce di tengah pertumbuhan ekonomi saat ini.<\/p>\n<p>Menurut data Kominfo, ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai USD 77 miliar pada tahun 2022, dengan kontribusi terbesar dari e-commerce sebesar USD 59 miliar. Angka ini diproyeksikan akan terus meningkat hingga mencapai USD 95 miliar pada tahun 2025.<\/p>\n<p>Meskipun demikian, banyak bisnis masih belum memiliki situs web e-commerce sendiri. Sebagian dari mereka beranggapan\u00a0membuatnya sulit dan memerlukan biaya yang besar.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, kami akan memberikan panduan lengkap tentang cara membuat situs web e-commerce yang paling mudah untuk bisnis di artikel ini.\u00a0 Simak terus\u00a0sampai akhir,ya!<\/p>\n<h2><span id=\"1_Cari_dan_Tentukan_Nama_Domain\"><b>1. Cari dan Tentukan Nama Domain<\/b><\/span><\/h2>\n<p>Langkah pertama dalam membuat website e-commerce adalah menemukan dan memilih nama domain yang tepat. Nama domain berfungsi sebagai identitas website dan merupakan komponen penting dalam membangun branding bisnis online. Memilih nama domain yang baik akan membuat pelanggan lebih mudah mengingat dan menemukan website Anda.<\/p>\n<p>Jika Anda memiliki website bisnis, sangat disarankan untuk menggunakan nama domain yang singkat dan mudah dieja yang menunjukkan jenis bisnis atau nama merek Anda. Jangan lupa untuk memperhatikan ekstensi domain yang Anda gunakan, beberapa yang umum untuk toko online seperti.com dan.store.<\/p>\n<p>Beberapa situs e-commerce yang menggunakan nama merek seperti :<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Nama brand<\/b><\/td>\n<td><b>Nama domain<\/b><\/td>\n<td><b>Produk<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Brodo<\/td>\n<td>bro.do<\/td>\n<td>Sepatu, sneakers, dll<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Skechers<\/td>\n<td>skechers.id<\/td>\n<td>Sepatu, sneakers, dll<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Buttonscarves<\/td>\n<td>buttonscarves.com<\/td>\n<td>Hijab, pakaian muslim, aksesoris wanita, dll<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span id=\"2_Install_Website_WordPress\"><b>2. Install Website WordPress<\/b><\/span><\/h2>\n<p>Langkah selanjutnya adalah membangun website WordPress. WordPress adalah platform manajemen konten (CMS) yang populer dan banyak digunakan untuk membuat website e-commerce. Dengan WordPress, mengelola konten, produk, dan transaksi penjualan di website Anda menjadi mudah.<\/p>\n<p>Instalasi WordPress cukup mudah dan dapat dilakukan secara mandiri.\u00a0Beberapa penyedia hosting bahkan menawarkan fitur instalasi otomatis untuk mempermudah pengaturan. Kamu dapat mengikuti tutorial cara membuat website WordPress jika Anda membutuhkan instruksi lebih lanjut.<\/p>\n<p>Berikut langkah-langkah install WordPress secara ringkas.<\/p>\n<ol>\n<li>Login ke website kamu melalui namadomain.com\/cpanel<\/li>\n<li>Gunakan kredensial cPanel yang telah dikirim ke email kamu<\/li>\n<li>Buka \u201cSoftaculous App Installer\u201d<\/li>\n<li>Klik tombol \u201cInstall Now\u201d<\/li>\n<li>Pilih domain yang ingin diinstall dan pilih WordPress<\/li>\n<li>Atur detail nama dan deskripsi website<\/li>\n<li>Atur username dan password WordPress<\/li>\n<li>Tunggu proses instalasi hingga selesai<\/li>\n<\/ol>\n<h2><span id=\"3_Pasang_Plugin_untuk_Toko_Online\"><b>3. Pasang Plugin untuk Toko Online<\/b><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-47896\" src=\"https:\/\/dwblog-ecdf.kxcdn.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cara-membuat-toko-online-1.jpg\" alt=\"cara membuat toko online - instal plugin woocommerce\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/>Setelah menginstal WordPress, langkah selanjutnya adalah memasang plugin yang akan membantu Anda membuat toko online. WooCommerce adalah salah satu plugin yang paling populer dan disarankan untuk membuat toko online dengan WordPress.<\/p>\n<p>Plugin ini menyediakan fitur lengkap untuk mengelola produk, pemesanan, pembayaran, dan pengiriman secara terintegrasi dengan website WordPress.<b><\/b><\/p>\n<p>Selain <a href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/langkah-mudah-install-dan-mengatur-woocommerce-di-wordpress\">WooCommerce<\/a>, terdapat beberapa plugin e-commerce WordPress lainnya yang juga bisa dipertimbangkan, seperti Easy Digital Downloads, WP EasyCart, dan WP e-Commerce. Masing-masing plugin memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, sehingga kamu perlu mempertimbangkan fitur dan kebutuhan toko online sebelum memilih plugin yang tepat.\u00a0<b><\/b><\/p>\n<p>Berikut ini langkah mudah cara pemasangan plugin di WordPress.<\/p>\n<ol>\n<li>Buka dashboard WordPress dan memilih menu \u201cPlugin\u201d.<\/li>\n<li>Cari plugin yang ingin dipasang, misalnya WooCommerce, dan klik tombol \u201cInstall Now\u201d.<\/li>\n<li>Setelah proses instalasi selesai, aktifkan plugin tersebut dengan menekan tombol \u201cActivate\u201d.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Setelah berhasil diaktifkan, plugin sudah bisa berjalan dan dapat langsung digunakan.<\/p>\n<h2><span id=\"4_Sesuaikan_Pengaturan_Website\"><strong>4. Sesuaikan Pengaturan Website<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__0_1\" data-para=\"result__para__0_1\"> Langkah selanjutnya adalah mengatur konfigurasi situs web agar sejalan dengan keperluan usaha. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__1_1\" data-para=\"result__para__1_1\"> Dalam tahap ini, kamu dapat mengubah pengaturan situs dengan menambahkan informasi mengenai bisnis, sektor industri, jenis barang, memilih tema, dan mengonfigurasi pengaturan pengiriman pembayaran. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__2_1\" data-para=\"result__para__2_1\"> Berikut adalah langkah-langkah yang dapat kamu ikuti. <\/span><\/p>\n<h4><span id=\"1_Detail_bisnis\"><b>1. Detail bisnis<\/b><\/span><\/h4>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-47897 size-full\" src=\"https:\/\/dwblog-ecdf.kxcdn.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cara-membuat-toko-online-2.jpg\" alt=\"cara membuat toko online - detail bisnis\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><\/p>\n<p>Yang pertama, kamu akan melihat bagian<b> Store Details. <\/b>Di bagian ini kamu perlu melengkapi alamat toko, negara, kota, dan kode pos. Setelah selesai, klik <b>Continue.<\/b><\/p>\n<h4><span id=\"2_Industri_bisnis\"><b>2. Industri bisnis<\/b><\/span><\/h4>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-47898\" src=\"https:\/\/dwblog-ecdf.kxcdn.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cara-membuat-toko-online-3.jpg\" alt=\"cara membuat toko online - industri bisnis\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><\/p>\n<p>Tahap selanjutnya, lengkapi industri bisnis kamu dengan mencentang kategori yang sesuai dengan produk-produk yang kamu jual. Kamu bisa memilih lebih dari satu industri bisnis. Setelah itu, klik <b>Continue<\/b>.<\/p>\n<h4><span id=\"3_Tipe_produk\"><b>3. Tipe produk<\/b><\/span><\/h4>\n<p>Selanjutnya kamu perlu melengkapi tipe produk yang dijual pada toko online-mu. Apakah produk fisik, digital, atau keduanya. Kamu bisa memilih opsi seperti di bawah ini. Klik <b>Continue<\/b> jika sudah selesai.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-47899 aligncenter\" src=\"https:\/\/dwblog-ecdf.kxcdn.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cara-membuat-toko-online-4.jpg\" alt=\"tipe produk\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><\/p>\n<p>Setelah itu, kamu akan diminta untuk mengisi detail toko dan produk yang dijual.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-47901 size-full\" src=\"https:\/\/dwblog-ecdf.kxcdn.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cara-membuat-toko-online-10.jpg\" alt=\"detail toko dan produk\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><\/p>\n<h4><span id=\"4_Pilih_tema\"><b>4. Pilih tema<\/b><\/span><\/h4>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-47902\" src=\"https:\/\/dwblog-ecdf.kxcdn.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cara-membuat-toko-online-11.jpg\" alt=\"pilih tema\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><\/p>\n<p>Setelah pengaturan detail toko, kamu akan diminta memilih tema untuk website toko <i>online<\/i>. Klik pada tema yang kamu inginkan. Terdapat pilihan tema gratis dan berbayar yang bisa kamu pilih. Bagi pemula, kamu bisa menggunakan pilihan tema gratis terlebih dahulu.<\/p>\n<h4><span id=\"5_Pengaturan_payment_shipping\"><b>5. Pengaturan payment &amp; shipping<\/b><\/span><\/h4>\n<p>Berikut ini langkah untuk mengatur jenis pembayaran dan pengiriman di toko online:<\/p>\n<ol>\n<li>Akses bagian menu di <b>dashboard<\/b><\/li>\n<li>Pilih <b>WooCommerce<\/b><\/li>\n<li>Klik opsi <strong>Settings<\/strong>, lalu kamu akan diarahkan ke halaman pengaturan situs<\/li>\n<li>Klik bagian <b>Payment dan Shipping<\/b> untuk mengaturnya<\/li>\n<\/ol>\n<h2><span id=\"5_Tambahkan_Produk\"><b>5. Tambahkan Produk<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__0_1\" data-para=\"result__para__0_1\"> Setelah mengkonfigurasi plugin untuk toko online, tahap berikutnya adalah menyisipkan barang yang akan dipasarkan di situs e-commerce. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__1_1 active-para\" data-para=\"result__para__1_1\"> Proses ini tergolong simpel dan dapat dilakukan melalui dashboard\u00a0WordPress. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__2_1\" data-para=\"result__para__2_1\"> Berikut adalah langkah-langkah singkatnya. <\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Pertama, buka dashboard WordPress dan pilih menu \u201cProducts\u201d &gt; \u201cAdd New\u201d.<\/li>\n<li>Setelah itu akan diarahkan ke halaman posting untuk mengisi informasi produk baru.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Saat menambahkan produk baru, kamu perlu mengisi berbagai informasi penting misalnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Nama produk<\/li>\n<li>Deskripsi produk<\/li>\n<li>Jenis produk yang ditawarkan <i>(simple, grouped, affiliate, atau variable)<\/i><\/li>\n<li>Penjelasan singkat tentang produk yang akan ditampilkan di halaman produk<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span id=\"6_Mengelola_E-Commerce\"><b>6. Mengelola E-Commerce<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__0_1\" data-para=\"result__para__0_1\"> Setelah sukses menciptakan toko daring dan memasukkan barang-barang yang ingin dipasarkan, tahap berikutnya adalah mengurus e-commerce secara efektif. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__1_1\" data-para=\"result__para__1_1\"> Berbagai elemen yang akan dijelaskan dalam pengelolaan e-commerce mencakup pengaturan pesanan, penawaran kupon dan promosi, pengelolaan pelanggan, serta analisis laporan penjualan. <\/span><\/p>\n<h3><span id=\"1_Mengelola_pesanan\"><b>1. Mengelola pesanan<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Untuk mengelola pesanan yang masuk di toko online, WooCommerce menyediakan fitur yang bernama \u201cOrders\u201d. Kamu dapat mengakses fitur ini dengan cara berikut<\/p>\n<ol>\n<li>Buka dashboard WordPress terlebih dahulu.<\/li>\n<li>Setelah itu, pilih menu \u201cWooCommerce\u201d yang terletak di sisi kiri dashboard.<\/li>\n<li>Kemudian, klik pada submenu \u201cOrders\u201d.<\/li>\n<\/ol>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-47903\" src=\"https:\/\/dwblog-ecdf.kxcdn.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cara-membuat-toko-online-8.jpg\" alt=\"cara membuat toko online - mengelola pesanan\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><\/p>\n<p>Ketika konsumen melakukan pemesanan, maka data akan langsung tercatat di halaman ini. Kamu bisa melihat nama pemesan, tanggal, status pesanan, alamat pengiriman, dan total belanja pelanggan.<\/p>\n<h3><span id=\"2_Mengatur_kupon_dan_promo\"><b>2. Mengatur kupon dan promo<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk menarik minat dan meningkatkan penjualan yakni dengan menawarkan kupon atau promo. Berikut langkah-langkah mengatur kupon dan promo pada WooCommerce.<b><\/b><\/p>\n<ol>\n<li>Buka dashboard WordPress dan masuk ke menu \u201cWooCommerce\u201d.<\/li>\n<li>Pilih submenu \u201cCoupons\u201d yang tersedia di bawah menu utama WooCommerce.<\/li>\n<li>Klik pada tombol \u201cCreate your first coupon\u201d untuk membuat kupon baru.<\/li>\n<li>Kamu akan diminta untuk mengisi detail kupon, seperti masa berlaku kupon, batasan jumlah penggunaan kupon, serta produk atau kategori produk yang akan mendapatkan diskon dengan menggunakan kupon tersebut.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><span id=\"3_Mengelola_konsumen\"><b>3. Mengelola konsumen<\/b><\/span><\/h3>\n<p>WooCommerce memiliki fitur bernama \u201cCustomers\u201d yang memudahkan kamu dalam mengelola data pelanggan secara terpusat.<\/p>\n<p>Setiap kali ada pesanan baru yang masuk, data pelanggan tersebut akan secara otomatis tercatat pada halaman \u201cCustomers\u201d. Untuk mengakses halaman ini, kamu cukup membuka dashboard WordPress dan memilih menu \u201cWooCommerce\u201d &gt; \u201cCustomers\u201d.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-47905\" src=\"https:\/\/dwblog-ecdf.kxcdn.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cara-membuat-toko-online-6-1.jpg\" alt=\"mengelola konsumen\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/>Dengan memiliki data pelanggan yang lengkap, kamu dapat memanfaatkannya untuk melakukan strategi pemasaran yang lebih efektif, salah satunya adalah melalui email marketing yakni mengirimkan penawaran khusus, diskon, atau informasi terbaru tentang produk kepada basis data pelanggan yang sudah dimiliki.<\/p>\n<h3><span id=\"4_Mengelola_laporan\"><b>4. Mengelola laporan<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Memantau performa penjualan toko online merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan untuk mengetahui seberapa baik bisnis berjalan dan mengidentifikasi hal apa yang membutuhkan perbaikan atau strategi baru.<\/p>\n<p>WooCommerce menyediakan fitur \u201cReports\u201d yang memungkinkan kamu untuk mengakses laporan penjualan secara detail. Untuk mengaksesnya, buka dashboard WordPress dan pilih menu \u201cWooCommerce\u201d, kemudian klik submenu \u201cReports\u201d.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-47904\" src=\"https:\/\/dwblog-ecdf.kxcdn.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cara-membuat-toko-online-7.jpg\" alt=\"mengelola laporan\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><\/p>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__0_1\" data-para=\"result__para__0_1\"> Di bagian laporan ini, kamu bisa mengamati berbagai indikator krusial yang berhubungan dengan penjualan di toko daring selama periode tertentu, mulai dari harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__1_1\" data-para=\"result__para__1_1\"> Beberapa data yang tersedia mencakup: <\/span><\/p>\n<ul>\n<li>Jumlah penjualan dalam bentuk nilai mata uang.<\/li>\n<li>Total produk yang berhasil terjual dalam kurun waktu tertentu.<\/li>\n<li>Jumlah pesanan yang masuk dan diproses oleh toko<\/li>\n<li>Jumlah produk yang dikembalikan oleh pelanggan, jika ada.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Selain itu, kamu juga dapat memantau stok produk yang tersisa agar tidak kehabisan stok saat ada lonjakan permintaan.<\/p>\n<h2><span id=\"Penutup\"><b>Penutup<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__0_1\" data-para=\"result__para__0_1\"> Sekarang kamu telah memahami langkah-langkah untuk menciptakan situs e-commerce. <\/span><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__1_1\" data-para=\"result__para__1_1\"> Dengan memiliki situs e-commerce, kamu bisa menjangkau lebih banyak pembeli dan meningkatkan angka penjualan.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"suggestion_paragraphs result__para__2_1\" data-para=\"result__para__2_1\">Proses untuk membangun situs e-commerce dimulai dengan memilih nama domain, menginstal WordPress, menambahkan plugin toko online, mengatur situs, menambah produk, hingga mengelola elemen penting seperti pesanan, kupon, pelanggan, dan laporan penjualan. <\/span><\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;28593&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;1&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (1 vote)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Panduan Praktis: 6 Cara Termudah Membuat Website E-Commerce&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (1 vote)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semua pemilik bisnis harus tahu cara membuat situs web e-Commerce di tengah pertumbuhan ekonomi saat ini. Menurut data Kominfo, ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai USD 77 miliar pada tahun 2022, dengan kontribusi terbesar dari e-commerce sebesar USD 59 miliar. Angka ini diproyeksikan akan terus meningkat hingga mencapai USD 95 miliar pada tahun 2025. Meskipun demikian, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":28606,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"no","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[{"account":"twitter_2392824914_2392824914","service":"twitter","timestamp":1764733404,"status":"error"}],"rop_publish_now_status":"done","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[13855,8488],"class_list":["post-28593","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-mengelola-e-commerce","tag-website-e-commerce"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kenapa-Laptop-Blue-Screen-Ini-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya-1-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kenapa-Laptop-Blue-Screen-Ini-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya-1-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kenapa-Laptop-Blue-Screen-Ini-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya-1-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kenapa-Laptop-Blue-Screen-Ini-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya-1.png",1366,768,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Panduan Praktis: 6 Cara Termudah Membuat Website E-Commerce - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Panduan Praktis: 6 Cara Termudah Membuat Website E-Commerce - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Semua pemilik bisnis harus tahu cara membuat situs web e-Commerce di tengah pertumbuhan ekonomi saat ini. Menurut data Kominfo, ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai USD 77 miliar pada tahun 2022, dengan kontribusi terbesar dari e-commerce sebesar USD 59 miliar. Angka ini diproyeksikan akan terus meningkat hingga mencapai USD 95 miliar pada tahun 2025. Meskipun demikian, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-03T03:42:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kenapa-Laptop-Blue-Screen-Ini-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya-1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mulki A. A\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mulki A. A\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce\"},\"author\":{\"name\":\"Mulki A. A\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/34bad997feab656b437133c87897ebdd\"},\"headline\":\"Panduan Praktis: 6 Cara Termudah Membuat Website E-Commerce\",\"datePublished\":\"2025-12-03T03:42:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce\"},\"wordCount\":1301,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kenapa-Laptop-Blue-Screen-Ini-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya-1.png\",\"keywords\":[\"Mengelola E-Commerce\",\"Website E-commerce\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce\",\"name\":\"Panduan Praktis: 6 Cara Termudah Membuat Website E-Commerce - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kenapa-Laptop-Blue-Screen-Ini-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya-1.png\",\"datePublished\":\"2025-12-03T03:42:58+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kenapa-Laptop-Blue-Screen-Ini-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kenapa-Laptop-Blue-Screen-Ini-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya-1.png\",\"width\":1366,\"height\":768},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Panduan Praktis: 6 Cara Termudah Membuat Website E-Commerce\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/34bad997feab656b437133c87897ebdd\",\"name\":\"Mulki A. A\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/89b96fc396f0afb9ec06f42e8ea77e559e30d76918a7a28050e73c2047c6d59d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/89b96fc396f0afb9ec06f42e8ea77e559e30d76918a7a28050e73c2047c6d59d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mulki A. A\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Panduan Praktis: 6 Cara Termudah Membuat Website E-Commerce - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Panduan Praktis: 6 Cara Termudah Membuat Website E-Commerce - Hosteko Blog","og_description":"Semua pemilik bisnis harus tahu cara membuat situs web e-Commerce di tengah pertumbuhan ekonomi saat ini. Menurut data Kominfo, ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai USD 77 miliar pada tahun 2022, dengan kontribusi terbesar dari e-commerce sebesar USD 59 miliar. Angka ini diproyeksikan akan terus meningkat hingga mencapai USD 95 miliar pada tahun 2025. Meskipun demikian, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2025-12-03T03:42:58+00:00","og_image":[{"width":1366,"height":768,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kenapa-Laptop-Blue-Screen-Ini-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya-1.png","type":"image\/png"}],"author":"Mulki A. A","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Mulki A. A","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce"},"author":{"name":"Mulki A. A","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/34bad997feab656b437133c87897ebdd"},"headline":"Panduan Praktis: 6 Cara Termudah Membuat Website E-Commerce","datePublished":"2025-12-03T03:42:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce"},"wordCount":1301,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kenapa-Laptop-Blue-Screen-Ini-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya-1.png","keywords":["Mengelola E-Commerce","Website E-commerce"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce","name":"Panduan Praktis: 6 Cara Termudah Membuat Website E-Commerce - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kenapa-Laptop-Blue-Screen-Ini-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya-1.png","datePublished":"2025-12-03T03:42:58+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kenapa-Laptop-Blue-Screen-Ini-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya-1.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kenapa-Laptop-Blue-Screen-Ini-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya-1.png","width":1366,"height":768},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/cara-mudah-membuat-e-commerce#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Panduan Praktis: 6 Cara Termudah Membuat Website E-Commerce"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/34bad997feab656b437133c87897ebdd","name":"Mulki A. A","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/89b96fc396f0afb9ec06f42e8ea77e559e30d76918a7a28050e73c2047c6d59d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/89b96fc396f0afb9ec06f42e8ea77e559e30d76918a7a28050e73c2047c6d59d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mulki A. A"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kenapa-Laptop-Blue-Screen-Ini-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya-1.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28593","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28593"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28593\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28607,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28593\/revisions\/28607"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28606"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28593"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28593"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28593"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}