{"id":29164,"date":"2026-01-02T08:39:57","date_gmt":"2026-01-02T08:39:57","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=29164"},"modified":"2026-01-02T08:40:51","modified_gmt":"2026-01-02T08:40:51","slug":"perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps","title":{"rendered":"Bingung Perbedaan managed VPS dan unmanaged VPS? Simak Artikel ini!"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"287\" data-end=\"589\">Virtual Private Server (VPS) adalah pilihan populer bagi orang atau bisnis yang membutuhkan lebih banyak kontrol dibanding shared hosting, tapi tidak ingin investasi mahal seperti dedicated server.<\/p>\n<p data-start=\"287\" data-end=\"589\">Namun, ketika memilih VPS, sering muncul pertanyaan: \u201cHarus pakai managed VPS atau unmanaged VPS?\u201d Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan kedua jenis VPS, kelebihan, kekurangan, dan tips memilih sesuai kebutuhan.<\/p>\n<h2 data-start=\"723\" data-end=\"745\"><strong data-start=\"726\" data-end=\"745\">Apa itu VPS?<\/strong><\/h2>\n<p>Sebelum membahas perbedaan antara managed dan unmanaged VPS, penting untuk memahami konsep dasar VPS itu sendiri. VPS, atau Virtual Private Server, adalah sebuah server virtual yang dibuat di atas server fisik menggunakan teknologi virtualisasi. Artinya, satu server fisik dapat dibagi menjadi beberapa VPS, masing-masing berfungsi sebagai server independen dengan sumber daya sendiri, seperti CPU, RAM, dan ruang penyimpanan (storage).<\/p>\n<p>Keunggulan utama VPS dibandingkan shared hosting adalah stabilitas dan kontrol: karena sumber daya tidak dibagi dengan pengguna lain, performa VPS cenderung lebih konsisten, bahkan saat website atau aplikasi mengalami lonjakan trafik.<\/p>\n<p>Selain itu, pengguna VPS memiliki kontrol penuh terhadap konfigurasi server, mulai dari instalasi sistem operasi, pengaturan keamanan, hingga pengelolaan software dan database, tergantung jenis paket yang dipilih (managed atau unmanaged).<\/p>\n<h2 data-start=\"1257\" data-end=\"1278\"><strong data-start=\"1260\" data-end=\"1278\">Managed VPS<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"1299\" data-end=\"1441\">Managed VPS adalah VPS yang dikelola oleh penyedia hosting, artinya sebagian besar tugas teknis server ditangani oleh tim teknis mereka.<\/p>\n<h4 data-start=\"1443\" data-end=\"1483\"><strong data-start=\"1447\" data-end=\"1483\">1. Layanan yang Biasanya Disertakan<\/strong><\/h4>\n<ul>\n<li data-start=\"1486\" data-end=\"1552\">Instalasi dan konfigurasi awal OS (Ubuntu, CentOS, Debian, dll.)<\/li>\n<li data-start=\"1555\" data-end=\"1595\">Update sistem dan patch keamanan rutin<\/li>\n<li data-start=\"1598\" data-end=\"1630\">Monitoring server dan performa<\/li>\n<li data-start=\"1633\" data-end=\"1650\">Backup otomatis<\/li>\n<li data-start=\"1653\" data-end=\"1700\">Troubleshooting saat server mengalami masalah<\/li>\n<\/ul>\n<h4 data-start=\"163\" data-end=\"190\"><strong data-start=\"163\" data-end=\"188\">2. Kelebihan Managed VPS<\/strong><\/h4>\n<ul>\n<li data-start=\"193\" data-end=\"478\"><strong data-start=\"193\" data-end=\"225\">Mudah digunakan untuk pemula<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"193\" data-end=\"478\">Pengguna tidak perlu memiliki pengetahuan teknis mendalam tentang server, instalasi software, atau konfigurasi sistem. Penyedia hosting menangani sebagian besar pengelolaan server sehingga pemula bisa langsung fokus mengelola website atau aplikasi.<\/p>\n<ul>\n<li data-start=\"481\" data-end=\"730\"><strong data-start=\"481\" data-end=\"508\">Keamanan lebih terjamin<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"481\" data-end=\"730\">Managed VPS biasanya dilengkapi dengan update dan patch rutin yang dilakukan oleh penyedia hosting. Hal ini membantu menjaga server tetap aman dari serangan, malware, atau celah keamanan yang bisa dimanfaatkan hacker.<\/p>\n<ul>\n<li data-start=\"733\" data-end=\"961\"><strong data-start=\"733\" data-end=\"749\">Support 24\/7<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"733\" data-end=\"961\">Tim teknis profesional selalu siap membantu setiap saat jika terjadi masalah, mulai dari downtime hingga kesalahan konfigurasi. Ini mengurangi stres pengguna karena mereka tidak perlu mencari solusi sendiri.<\/p>\n<ul>\n<li data-start=\"964\" data-end=\"1195\"><strong data-start=\"964\" data-end=\"1003\">Risiko kesalahan konfigurasi rendah<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"964\" data-end=\"1195\">Karena teknisi berpengalaman yang menangani server, kemungkinan salah konfigurasi yang bisa menyebabkan server crash atau website tidak berjalan lancar sangat minim, terutama bagi pemula.<\/p>\n<h4 data-start=\"1197\" data-end=\"1225\"><strong data-start=\"1197\" data-end=\"1223\">3. Kekurangan Managed VPS<\/strong><\/h4>\n<ul>\n<li data-start=\"1228\" data-end=\"1425\"><strong data-start=\"1228\" data-end=\"1250\">Biaya lebih tinggi<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"1228\" data-end=\"1425\">Harga Managed VPS biasanya lebih mahal dibandingkan Unmanaged VPS karena sudah termasuk layanan tambahan seperti pengelolaan server, keamanan, backup, dan support teknis.<\/p>\n<ul>\n<li data-start=\"1428\" data-end=\"1644\"><strong data-start=\"1428\" data-end=\"1448\">Kontrol terbatas<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"1428\" data-end=\"1644\">Beberapa pengaturan server atau software mungkin tidak bisa diubah secara bebas oleh pengguna. Ini bisa menjadi kendala bagi pengguna yang ingin menyesuaikan server sesuai kebutuhan tertentu.<\/p>\n<ul>\n<li data-start=\"1647\" data-end=\"1913\"><strong data-start=\"1647\" data-end=\"1678\">Tergantung penyedia hosting<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"1647\" data-end=\"1913\">Kinerja server dan penyelesaian masalah sangat bergantung pada kualitas penyedia. Jika support lambat atau kurang responsif, masalah di server bisa tertunda penyelesaiannya, meskipun semua pengelolaan dilakukan oleh pihak hosting.<\/p>\n<h2 data-start=\"2341\" data-end=\"2364\"><strong data-start=\"2344\" data-end=\"2364\">Unmanaged VPS<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"2385\" data-end=\"2557\">Unmanaged VPS adalah VPS tanpa pengelolaan teknis dari penyedia hosting. Pengguna bertanggung jawab penuh atas instalasi, konfigurasi, keamanan, dan maintenance server.<\/p>\n<h4 data-start=\"2559\" data-end=\"2602\"><strong data-start=\"2563\" data-end=\"2602\">1. Tugas yang Harus Dilakukan Pengguna<\/strong><\/h4>\n<ul>\n<li data-start=\"2605\" data-end=\"2639\">Instalasi OS dan software server<\/li>\n<li data-start=\"2642\" data-end=\"2676\">Update sistem dan patch keamanan<\/li>\n<li data-start=\"2679\" data-end=\"2707\">Monitoring performa server<\/li>\n<li data-start=\"2710\" data-end=\"2735\">Backup dan restore data<\/li>\n<li data-start=\"2738\" data-end=\"2770\">Troubleshooting masalah server<\/li>\n<\/ul>\n<h4 data-start=\"110\" data-end=\"138\"><strong data-start=\"113\" data-end=\"138\">2. Kelebihan Managed VPS<\/strong><\/h4>\n<ul>\n<li data-start=\"143\" data-end=\"409\"><strong data-start=\"143\" data-end=\"175\">Mudah Digunakan untuk Pemula<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"143\" data-end=\"409\">Managed VPS dirancang agar pengguna tidak perlu memiliki pengetahuan teknis mendalam tentang server. Semua hal penting seperti instalasi sistem operasi, pengaturan firewall, dan optimasi server ditangani oleh penyedia hosting.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"143\" data-end=\"409\">Contohnya Jika Anda ingin menjalankan website WordPress, Anda tidak perlu repot mengkonfigurasi server atau database karena semuanya sudah siap digunakan. Yang bisa menghemat waktu dan tenaga, sehingga fokus bisa lebih ke pengembangan website atau bisnis.<\/p>\n<ul>\n<li data-start=\"687\" data-end=\"899\"><strong data-start=\"687\" data-end=\"714\">Keamanan Lebih Terjamin<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"687\" data-end=\"899\">Pada Managed VPS, penyedia hosting bertanggung jawab melakukan update sistem, patch keamanan, dan pemantauan server. Hal ini mengurangi risiko serangan atau kerentanan keamanan.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"687\" data-end=\"899\">Contohnya sistem operasi dan software yang digunakan selalu diperbarui secara otomatis. Jika ada celah keamanan, pihak hosting akan menanganinya. Bisa berguna untuk pengguna tidak perlu khawatir soal hacking atau malware karena server selalu dijaga keamanannya.<\/p>\n<ul>\n<li data-start=\"1174\" data-end=\"1349\"><strong data-start=\"1174\" data-end=\"1190\">Support 24\/7<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"1174\" data-end=\"1349\">Managed VPS biasanya dilengkapi dengan layanan dukungan teknis yang siap membantu kapan saja. Ini sangat berguna jika ada masalah mendadak pada server. Contohnya jika website tiba-tiba down di tengah malam, Anda bisa menghubungi tim support dan mereka akan memperbaikinya. Hal ini sangat bermanfaat bagi pengguna yang bisa memberikan rasa aman dan mengurangi stres bagi pengguna yang tidak berpengalaman.<\/p>\n<ul>\n<li data-start=\"1584\" data-end=\"1749\"><strong data-start=\"1584\" data-end=\"1629\">Risiko Kesalahan Konfigurasi Lebih Rendah<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"1584\" data-end=\"1749\">Semua pengaturan teknis seperti konfigurasi server, database, dan software ditangani oleh teknisi berpengalaman. Contoh: Kesalahan dalam mengatur server bisa menyebabkan website lambat atau bahkan offline. Dengan Managed VPS, risiko ini jauh berkurang. Manfaat: Stabilitas server lebih terjaga dan performa website tetap optimal.<\/p>\n<h4 data-start=\"1993\" data-end=\"2022\"><strong data-start=\"1996\" data-end=\"2022\">3. Kekurangan Managed VPS<\/strong><\/h4>\n<ul>\n<li data-start=\"2027\" data-end=\"2204\"><strong data-start=\"2027\" data-end=\"2049\">Biaya Lebih Tinggi<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"2027\" data-end=\"2204\">Karena ada layanan tambahan seperti manajemen server dan support teknis, harga Managed VPS biasanya lebih mahal dibandingkan VPS biasa (unmanaged).<\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ol>\n<li data-start=\"2210\" data-end=\"2320\">Contoh: Jika unmanaged VPS seharga Rp100.000\/bulan, Managed VPS bisa mencapai Rp200.000\u2013Rp300.000\/bulan.<\/li>\n<li data-start=\"2326\" data-end=\"2433\">Pertimbangan: Cocok untuk yang ingin praktis dan aman, tapi kurang ideal bagi yang ingin menekan biaya.<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li data-start=\"2438\" data-end=\"2648\"><strong data-start=\"2438\" data-end=\"2458\">Kontrol Terbatas<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"2438\" data-end=\"2648\">Pada Managed VPS, beberapa konfigurasi server mungkin dibatasi. Pengguna tidak selalu bisa mengubah semua setting sesuka hati karena bisa memengaruhi stabilitas atau keamanan server.<\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ol>\n<li>Contoh: Anda mungkin tidak bisa menginstal software tertentu atau mengubah pengaturan server kritis tanpa izin teknisi.<\/li>\n<li>Pertimbangan: Cocok untuk pengguna yang ingin mudah dan aman, tapi kurang fleksibel bagi pengguna yang ingin bereksperimen.<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li data-start=\"2917\" data-end=\"3138\"><strong data-start=\"2917\" data-end=\"2945\">Tergantung pada Penyedia<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px\" data-start=\"2917\" data-end=\"3138\">Kualitas layanan Managed VPS sangat bergantung pada penyedia hosting. Jika tim support lambat atau kurang responsif, masalah bisa tertunda dan berdampak pada website atau aplikasi Anda.<\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ol>\n<li data-start=\"3144\" data-end=\"3258\">Contoh: Jika server mengalami crash dan penyedia hosting lambat menanggapi, website akan offline lebih lama.<\/li>\n<li data-start=\"3264\" data-end=\"3361\">Pertimbangan: Penting memilih penyedia yang memiliki reputasi baik dan layanan support cepat.<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2 data-start=\"3329\" data-end=\"3377\"><strong data-start=\"3332\" data-end=\"3377\">Perbandingan <\/strong><strong data-start=\"3332\" data-end=\"3377\">Managed vs Unmanaged VPS<\/strong><\/h2>\n<div class=\"TyagGW_tableContainer\">\n<div class=\"group TyagGW_tableWrapper flex w-fit flex-col-reverse\">\n<table class=\"w-fit min-w-(--thread-content-width)\" style=\"height: 309px\" width=\"1027\" data-start=\"3379\" data-end=\"3760\">\n<thead data-start=\"3379\" data-end=\"3418\">\n<tr data-start=\"3379\" data-end=\"3418\">\n<th data-start=\"3379\" data-end=\"3387\" data-col-size=\"sm\">Fitur<\/th>\n<th data-start=\"3387\" data-end=\"3401\" data-col-size=\"sm\">Managed VPS<\/th>\n<th data-start=\"3401\" data-end=\"3418\" data-col-size=\"sm\">Unmanaged VPS<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody data-start=\"3458\" data-end=\"3760\">\n<tr data-start=\"3458\" data-end=\"3499\">\n<td data-start=\"3458\" data-end=\"3470\" data-col-size=\"sm\"><strong data-start=\"3460\" data-end=\"3469\">Biaya<\/strong><\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"3470\" data-end=\"3484\">Lebih mahal<\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"3484\" data-end=\"3499\">Lebih murah<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"3500\" data-end=\"3541\">\n<td data-start=\"3500\" data-end=\"3521\" data-col-size=\"sm\"><strong data-start=\"3502\" data-end=\"3520\">Kontrol server<\/strong><\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"3521\" data-end=\"3532\">Terbatas<\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"3532\" data-end=\"3541\">Penuh<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"3542\" data-end=\"3604\">\n<td data-start=\"3542\" data-end=\"3557\" data-col-size=\"sm\"><strong data-start=\"3544\" data-end=\"3556\">Keamanan<\/strong><\/td>\n<td data-start=\"3557\" data-end=\"3578\" data-col-size=\"sm\">Ditangani provider<\/td>\n<td data-start=\"3578\" data-end=\"3604\" data-col-size=\"sm\">Tanggung jawab sendiri<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"3605\" data-end=\"3666\">\n<td data-start=\"3605\" data-end=\"3626\" data-col-size=\"sm\"><strong data-start=\"3607\" data-end=\"3625\">Support teknis<\/strong><\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"3626\" data-end=\"3647\">24\/7 oleh provider<\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"3647\" data-end=\"3666\">Sendiri \/ forum<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"3667\" data-end=\"3760\">\n<td data-start=\"3667\" data-end=\"3685\" data-col-size=\"sm\"><strong data-start=\"3669\" data-end=\"3684\">Cocok untuk<\/strong><\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"3685\" data-end=\"3717\">Pemula, bisnis kecil-menengah<\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"3717\" data-end=\"3760\">Pengguna teknis, developer, hobi server<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<\/div>\n<h2 data-start=\"3767\" data-end=\"3811\"><strong data-start=\"3770\" data-end=\"3811\">Bagaimana Memilih Mana yang Tepat?<\/strong><\/h2>\n<ol data-start=\"3813\" data-end=\"4350\">\n<li data-start=\"3813\" data-end=\"3947\">\n<p data-start=\"3816\" data-end=\"3846\"><strong data-start=\"3816\" data-end=\"3846\">Tingkat pengetahuan teknis<\/strong><\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ul>\n<li data-start=\"3852\" data-end=\"3885\">Pemula \u2192 Managed VPS lebih aman<\/li>\n<li data-start=\"3891\" data-end=\"3947\">Pengguna berpengalaman \u2192 Unmanaged VPS lebih fleksibel<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<ol data-start=\"3813\" data-end=\"4350\">\n<li data-start=\"3949\" data-end=\"4065\">\n<p data-start=\"3952\" data-end=\"3962\"><strong data-start=\"3952\" data-end=\"3962\">Budget<\/strong><\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ul>\n<li data-start=\"3968\" data-end=\"4009\">Managed VPS biasanya 1,5\u20133x lebih mahal<\/li>\n<li data-start=\"4015\" data-end=\"4065\">Unmanaged VPS cocok untuk yang ingin hemat biaya<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<ol data-start=\"3813\" data-end=\"4350\">\n<li data-start=\"4067\" data-end=\"4200\">\n<p data-start=\"4070\" data-end=\"4091\"><strong data-start=\"4070\" data-end=\"4091\">Kebutuhan kontrol<\/strong><\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ul>\n<li data-start=\"4097\" data-end=\"4165\">Butuh software khusus atau konfigurasi server tertentu \u2192 Unmanaged<\/li>\n<li data-start=\"4171\" data-end=\"4200\">Tidak ingin ribet \u2192 Managed<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<ol data-start=\"3813\" data-end=\"4350\">\n<li data-start=\"4202\" data-end=\"4350\">\n<p data-start=\"4205\" data-end=\"4226\"><strong data-start=\"4205\" data-end=\"4226\">Tujuan penggunaan<\/strong><\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ul>\n<li data-start=\"4232\" data-end=\"4291\">Website bisnis, e-commerce, atau proyek penting \u2192 Managed<\/li>\n<li data-start=\"4297\" data-end=\"4350\">Belajar server, testing, proyek pribadi \u2192 Unmanaged<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-start=\"4357\" data-end=\"4389\"><strong data-start=\"4360\" data-end=\"4389\">Tips Memaksimalkan VPS<\/strong><\/h2>\n<p>Untuk memaksimalkan penggunaan VPS, pastikan selalu melakukan backup data penting secara rutin agar data tetap aman jika terjadi kesalahan atau gangguan pada server. Selain itu, lakukan update sistem operasi dan software server secara berkala untuk menjaga performa serta menutup celah keamanan yang bisa dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.<\/p>\n<p>Penggunaan firewall dan SSL juga sangat penting untuk meningkatkan keamanan server dan melindungi data pengguna dari ancaman siber. Terakhir, pantau performa server secara rutin agar penggunaan resource tetap stabil dan terhindar dari overload yang dapat menyebabkan website atau aplikasi menjadi lambat atau bahkan tidak bisa diakses.<\/p>\n<h2 data-start=\"4588\" data-end=\"4605\"><strong data-start=\"4591\" data-end=\"4605\">Kesimpulan<\/strong><\/h2>\n<p>Managed VPS cocok bagi mereka yang mengutamakan kemudahan, keamanan, dan dukungan teknis tanpa harus repot mengurus server sendiri. Sementara itu, Unmanaged VPS lebih sesuai untuk pengguna yang menginginkan kontrol penuh, fleksibilitas lebih tinggi, harga lebih terjangkau, dan siap menghadapi tantangan teknis yang mungkin muncul.<\/p>\n<p>Pemilihan antara keduanya sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan teknis, anggaran, dan tujuan penggunaan. Dengan memahami perbedaan ini, kamu bisa menentukan VPS mana yang paling sesuai untuk kebutuhan website atau aplikasi, baik bagi pemula maupun pengguna berpengalaman.<\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;29164&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;1&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (1 vote)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Bingung Perbedaan managed VPS dan unmanaged VPS? Simak Artikel ini!&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (1 vote)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Virtual Private Server (VPS) adalah pilihan populer bagi orang atau bisnis yang membutuhkan lebih banyak kontrol dibanding shared hosting, tapi tidak ingin investasi mahal seperti dedicated server. Namun, ketika memilih VPS, sering muncul pertanyaan: \u201cHarus pakai managed VPS atau unmanaged VPS?\u201d Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan kedua jenis VPS, kelebihan, kekurangan, dan tips [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":29167,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"no","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[{"account":"twitter_2392824914_2392824914","service":"twitter","timestamp":1767343210,"status":"error"},{"account":"twitter_2392824914_2392824914","service":"twitter","timestamp":1767403554,"status":"error"}],"rop_publish_now_status":"done","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3,30],"tags":[14345,14346,14343,14347,14348,14344],"class_list":["post-29164","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","category-hosting","tag-kelebihan-dan-kekurangan-managed-vps","tag-kelebihan-dan-kekurangan-unmanaged-vps","tag-managed-vps","tag-perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps","tag-tips-memaksimalkan-vps","tag-unmanaged-vps"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Desain-tanpa-judul116-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Desain-tanpa-judul116-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Desain-tanpa-judul116-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Desain-tanpa-judul116.png",1366,768,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bingung Perbedaan managed VPS dan unmanaged VPS? Simak Artikel ini! - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bingung Perbedaan managed VPS dan unmanaged VPS? Simak Artikel ini! - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Virtual Private Server (VPS) adalah pilihan populer bagi orang atau bisnis yang membutuhkan lebih banyak kontrol dibanding shared hosting, tapi tidak ingin investasi mahal seperti dedicated server. Namun, ketika memilih VPS, sering muncul pertanyaan: \u201cHarus pakai managed VPS atau unmanaged VPS?\u201d Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan kedua jenis VPS, kelebihan, kekurangan, dan tips [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-02T08:39:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-02T08:40:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Desain-tanpa-judul116.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fitri Ana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fitri Ana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps\"},\"author\":{\"name\":\"Fitri Ana\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ffcd8071a8a3d6a862a4e1381d1c4ea0\"},\"headline\":\"Bingung Perbedaan managed VPS dan unmanaged VPS? Simak Artikel ini!\",\"datePublished\":\"2026-01-02T08:39:57+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-02T08:40:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps\"},\"wordCount\":1197,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Desain-tanpa-judul116.png\",\"keywords\":[\"kelebihan dan kekurangan managed vps\",\"kelebihan dan kekurangan unmanaged vps\",\"managed vps\",\"Perbandingan Managed vs Unmanaged VPS\",\"Tips Memaksimalkan VPS\",\"unmanaged vps\"],\"articleSection\":[\"Blog\",\"hosting\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps\",\"name\":\"Bingung Perbedaan managed VPS dan unmanaged VPS? Simak Artikel ini! - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Desain-tanpa-judul116.png\",\"datePublished\":\"2026-01-02T08:39:57+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-02T08:40:51+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Desain-tanpa-judul116.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Desain-tanpa-judul116.png\",\"width\":1366,\"height\":768},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bingung Perbedaan managed VPS dan unmanaged VPS? Simak Artikel ini!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ffcd8071a8a3d6a862a4e1381d1c4ea0\",\"name\":\"Fitri Ana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a099f723518ab9b89aa80b7ed8cadd2d3fae127c5bd735733cf24a661e75a882?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a099f723518ab9b89aa80b7ed8cadd2d3fae127c5bd735733cf24a661e75a882?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fitri Ana\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bingung Perbedaan managed VPS dan unmanaged VPS? Simak Artikel ini! - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bingung Perbedaan managed VPS dan unmanaged VPS? Simak Artikel ini! - Hosteko Blog","og_description":"Virtual Private Server (VPS) adalah pilihan populer bagi orang atau bisnis yang membutuhkan lebih banyak kontrol dibanding shared hosting, tapi tidak ingin investasi mahal seperti dedicated server. Namun, ketika memilih VPS, sering muncul pertanyaan: \u201cHarus pakai managed VPS atau unmanaged VPS?\u201d Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan kedua jenis VPS, kelebihan, kekurangan, dan tips [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2026-01-02T08:39:57+00:00","article_modified_time":"2026-01-02T08:40:51+00:00","og_image":[{"width":1366,"height":768,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Desain-tanpa-judul116.png","type":"image\/png"}],"author":"Fitri Ana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Fitri Ana","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps"},"author":{"name":"Fitri Ana","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ffcd8071a8a3d6a862a4e1381d1c4ea0"},"headline":"Bingung Perbedaan managed VPS dan unmanaged VPS? Simak Artikel ini!","datePublished":"2026-01-02T08:39:57+00:00","dateModified":"2026-01-02T08:40:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps"},"wordCount":1197,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Desain-tanpa-judul116.png","keywords":["kelebihan dan kekurangan managed vps","kelebihan dan kekurangan unmanaged vps","managed vps","Perbandingan Managed vs Unmanaged VPS","Tips Memaksimalkan VPS","unmanaged vps"],"articleSection":["Blog","hosting"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps","name":"Bingung Perbedaan managed VPS dan unmanaged VPS? Simak Artikel ini! - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Desain-tanpa-judul116.png","datePublished":"2026-01-02T08:39:57+00:00","dateModified":"2026-01-02T08:40:51+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Desain-tanpa-judul116.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Desain-tanpa-judul116.png","width":1366,"height":768},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perbandingan-managed-vs-unmanaged-vps#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bingung Perbedaan managed VPS dan unmanaged VPS? Simak Artikel ini!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/ffcd8071a8a3d6a862a4e1381d1c4ea0","name":"Fitri Ana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a099f723518ab9b89aa80b7ed8cadd2d3fae127c5bd735733cf24a661e75a882?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a099f723518ab9b89aa80b7ed8cadd2d3fae127c5bd735733cf24a661e75a882?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fitri Ana"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Desain-tanpa-judul116.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29164","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29164"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29164\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29171,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29164\/revisions\/29171"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29167"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29164"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29164"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29164"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}