{"id":32964,"date":"2026-09-05T07:12:11","date_gmt":"2026-09-05T07:12:11","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=32964"},"modified":"2026-09-05T07:12:11","modified_gmt":"2026-09-05T07:12:11","slug":"perintah-dasar-termux","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux","title":{"rendered":"Perintah Dasar Termux untuk Pemula: Panduan Lengkap"},"content":{"rendered":"<p>Setelah memahami tampilan dan struktur Termux, langkah berikutnya adalah mengenal perintah dasar Termux. Berbeda dengan aplikasi Android biasa yang banyak menggunakan tombol dan menu, Termux mengandalkan command line untuk menjalankan berbagai aktivitas.<\/p>\n<p>Perintah yang digunakan di Termux pada dasarnya berasal dari berbagai utilitas command-line yang tersedia dalam lingkungan Termux. Beberapa kelompok perintah yang penting dipahami pemula adalah perintah untuk menavigasi direktori, mengelola file, melihat informasi sistem, dan mengelola package.<\/p>\n<p>Termux menyediakan utilitas seperti GNU Coreutils, sehingga banyak perintah dasar yang familiar bagi pengguna Linux juga tersedia di lingkungan Termux.<\/p>\n<h2>1. <code>pwd<\/code> \u2014 Mengetahui Lokasi Direktori<\/h2>\n<p><code>pwd<\/code> merupakan singkatan dari print working directory. Perintah ini digunakan untuk mengetahui lokasi direktori tempat pengguna sedang berada.<\/p>\n<p>Contohnya:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">pwd\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Hasilnya dapat terlihat seperti:<\/p>\n<pre><code class=\"language-text\">\/data\/data\/com.termux\/files\/home\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Pada instalasi Termux standar, path tersebut merupakan lokasi default home directory pengguna.<\/p>\n<p>Perintah <code>pwd<\/code> sangat berguna ketika pengguna mulai berpindah-pindah folder dan lupa sedang berada di lokasi mana.<\/p>\n<h2>2. <code>ls<\/code> \u2014 Melihat Isi Direktori<\/h2>\n<p>Perintah:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">ls\r\n<\/code><\/pre>\n<p>digunakan untuk melihat file dan folder yang terdapat di direktori saat ini.<\/p>\n<p>Contohnya:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">ls\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Hasilnya mungkin seperti:<\/p>\n<pre><code class=\"language-text\">dokumen\r\nscript.py\r\nwebsite\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Pengguna juga dapat menggunakan opsi tambahan. Misalnya:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">ls -l\r\n<\/code><\/pre>\n<p>untuk menampilkan informasi file dalam format yang lebih lengkap.<\/p>\n<p>Sementara:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">ls -la\r\n<\/code><\/pre>\n<p>dapat digunakan untuk menampilkan file tersembunyi sekaligus informasi yang lebih lengkap.<\/p>\n<h2>3. <code>cd<\/code> \u2014 Berpindah Direktori<\/h2>\n<p><code>cd<\/code> merupakan singkatan dari change directory dan digunakan untuk berpindah dari satu direktori ke direktori lain.<\/p>\n<p>Misalnya terdapat folder bernama <code>dokumen<\/code>:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">cd dokumen\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Untuk kembali ke direktori induk:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">cd ..\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Sedangkan untuk kembali ke home directory:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">cd ~\r\n<\/code><\/pre>\n<p>atau cukup:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">cd\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Perintah <code>cd<\/code> merupakan salah satu perintah yang paling sering digunakan ketika bekerja dengan file melalui terminal.<\/p>\n<h2>4. <code>mkdir<\/code> \u2014 Membuat Folder<\/h2>\n<p>Jika ingin membuat direktori baru, gunakan:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">mkdir nama-folder\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Contohnya:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">mkdir belajar-termux\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Kemudian periksa hasilnya dengan:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">ls\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Folder <code>belajar-termux<\/code> akan muncul di direktori saat ini jika perintah berhasil dijalankan.<\/p>\n<p>Perintah ini berguna ketika pengguna ingin mengorganisasi file atau membuat lingkungan kerja baru untuk sebuah project.<\/p>\n<h2>5. <code>touch<\/code> \u2014 Membuat File Kosong<\/h2>\n<p>Perintah <code>touch<\/code> dapat digunakan untuk membuat file baru jika file tersebut belum ada.<\/p>\n<p>Contohnya:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">touch catatan.txt\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Kemudian:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">ls\r\n<\/code><\/pre>\n<p>akan menampilkan <code>catatan.txt<\/code> jika file berhasil dibuat.<\/p>\n<p>Perlu diperhatikan bahwa <code>touch<\/code> tidak digunakan untuk menulis isi file. Perintah tersebut terutama digunakan untuk membuat file atau memperbarui timestamp file yang sudah ada.<\/p>\n<h2>6. <code>cat<\/code> \u2014 Melihat Isi File<\/h2>\n<p>Untuk menampilkan isi file teks secara langsung di terminal, pengguna dapat menggunakan:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">cat catatan.txt\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Jika file berisi:<\/p>\n<pre><code class=\"language-text\">Belajar menggunakan Termux.\r\n<\/code><\/pre>\n<p>maka perintah tersebut akan menampilkan teks tersebut di terminal.<\/p>\n<p><code>cat<\/code> cocok untuk membaca file teks yang pendek. Untuk file yang sangat panjang, pengguna dapat menggunakan pager seperti <code>less<\/code> jika utility tersebut tersedia atau dipasang di lingkungan Termux.<\/p>\n<h2>7. <code>cp<\/code> \u2014 Menyalin File atau Folder<\/h2>\n<p>Perintah:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">cp\r\n<\/code><\/pre>\n<p>digunakan untuk menyalin file atau direktori.<\/p>\n<p>Misalnya:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">cp catatan.txt backup.txt\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Perintah tersebut membuat salinan <code>catatan.txt<\/code> dengan nama <code>backup.txt<\/code>.<\/p>\n<p>Untuk menyalin direktori beserta isinya, pengguna dapat menggunakan opsi rekursif, misalnya:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">cp -r folder-lama folder-baru\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Berhati-hatilah ketika menentukan lokasi tujuan agar tidak menimpa file yang tidak dimaksud.<\/p>\n<h2>8. <code>mv<\/code> \u2014 Memindahkan atau Mengganti Nama File<\/h2>\n<p><code>mv<\/code> memiliki dua penggunaan umum, yaitu memindahkan file dan mengganti nama file.<\/p>\n<p>Untuk mengganti nama:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">mv catatan.txt catatan-lama.txt\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Sedangkan untuk memindahkan file ke folder tertentu:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">mv catatan.txt dokumen\/\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Perintah ini cukup penting karena pengelolaan file melalui terminal sering melibatkan operasi pemindahan dan perubahan nama.<\/p>\n<h2>9. <code>rm<\/code> \u2014 Menghapus File<\/h2>\n<p>Untuk menghapus file, pengguna dapat menggunakan:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">rm catatan.txt\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Berbeda dengan sebagian file manager yang menyediakan mekanisme Trash atau recycle bin, <code>rm<\/code> tidak secara otomatis memindahkan file ke Trash. Karena itu, pengguna harus berhati-hati ketika menggunakannya.<\/p>\n<p>Untuk menghapus direktori beserta isinya, terdapat opsi rekursif seperti:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">rm -r nama-folder\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Perintah penghapusan sebaiknya digunakan dengan sangat hati-hati, terutama jika dijalankan dengan path yang panjang atau opsi rekursif.<\/p>\n<p>Jangan sembarangan menyalin perintah <code>rm<\/code> dari internet. Pastikan memahami file atau direktori apa yang akan dihapus sebelum menekan Enter.<\/p>\n<h2>10. <code>clear<\/code> \u2014 Membersihkan Tampilan Terminal<\/h2>\n<p>Jika layar terminal sudah penuh dengan output, gunakan:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">clear\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Perintah ini membersihkan tampilan terminal saat ini agar pengguna dapat bekerja dengan layar yang lebih rapi.<\/p>\n<p>Perlu dipahami bahwa <code>clear<\/code> tidak menghapus file dan tidak sama dengan menghapus riwayat perintah shell.<\/p>\n<h2>11. <code>echo<\/code> \u2014 Menampilkan Teks<\/h2>\n<p>Perintah <code>echo<\/code> digunakan untuk menampilkan teks atau nilai variabel.<\/p>\n<p>Contohnya:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">echo \"Halo dari Termux\"\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Hasil:<\/p>\n<pre><code class=\"language-text\">Halo dari Termux\r\n<\/code><\/pre>\n<p><code>echo<\/code> juga sering digunakan ketika mempelajari shell scripting.<\/p>\n<p>Misalnya:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">echo $HOME\r\n<\/code><\/pre>\n<p>digunakan untuk menampilkan nilai environment variable <code>$HOME<\/code>.<\/p>\n<h2>12. <code>whoami<\/code> \u2014 Mengetahui User yang Digunakan<\/h2>\n<p>Perintah:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">whoami\r\n<\/code><\/pre>\n<p>digunakan untuk mengetahui nama user efektif yang digunakan dalam sesi shell tersebut.<\/p>\n<p>Ini berguna ketika mempelajari konsep permission dan user di lingkungan command line.<\/p>\n<p>Pada Termux biasa, pengguna tidak otomatis mendapatkan hak akses root hanya karena membuka aplikasi.<\/p>\n<h2>13. <code>exit<\/code> \u2014 Keluar dari Shell<\/h2>\n<p>Untuk mengakhiri sesi shell, pengguna dapat mengetik:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">exit\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Setelah perintah tersebut dijalankan, shell akan ditutup.<\/p>\n<p>Penggunaan <code>exit<\/code> berbeda dengan menutup aplikasi Termux secara keseluruhan. Dalam beberapa situasi, proses lain dapat tetap berjalan, tergantung bagaimana proses tersebut dijalankan dan bagaimana Android mengelola proses aplikasi.<\/p>\n<h1>Perintah untuk Mengelola Package<\/h1>\n<p>Selain perintah filesystem, pengguna Termux juga perlu mengenal beberapa perintah untuk mengelola package.<\/p>\n<p>Termux menyediakan perintah <code>pkg<\/code> sebagai antarmuka yang mempermudah pengelolaan package. <code>pkg<\/code> menggunakan package manager yang tersedia pada lingkungan Termux sehingga pengguna tidak perlu selalu berinteraksi langsung dengan perintah package manager tingkat rendah.<\/p>\n<h2>14. <code>pkg update<\/code> \u2014 Memperbarui Informasi Repository<\/h2>\n<p>Perintah:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">pkg update\r\n<\/code><\/pre>\n<p>digunakan untuk memperbarui database informasi package dari repository yang dikonfigurasi.<\/p>\n<p>Perintah ini bukan berarti seluruh package yang sudah terpasang langsung diperbarui. Fungsinya terutama memperbarui informasi mengenai package yang tersedia.<\/p>\n<h2>15. <code>pkg upgrade<\/code> \u2014 Memperbarui Package Terpasang<\/h2>\n<p>Untuk memperbarui package yang telah terpasang, gunakan:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">pkg upgrade\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Perintah ini digunakan untuk melakukan upgrade terhadap package yang terpasang ke versi yang tersedia pada repository.<\/p>\n<p>Biasanya pengguna dapat menjalankan:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">pkg update\r\npkg upgrade\r\n<\/code><\/pre>\n<p>secara berurutan.<\/p>\n<h2>16. <code>pkg install<\/code> \u2014 Memasang Package<\/h2>\n<p>Untuk memasang package tertentu, gunakan:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">pkg install nama-package\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Contohnya, untuk memasang Git:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">pkg install git\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Atau Python:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">pkg install python\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Setelah package terpasang, program tersebut dapat digunakan sesuai dokumentasinya.<\/p>\n<h2>17. <code>pkg uninstall<\/code> \u2014 Menghapus Package<\/h2>\n<p>Jika sebuah package tidak lagi diperlukan, pengguna dapat menghapusnya dengan:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">pkg uninstall nama-package\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Contohnya:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">pkg uninstall python\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Sebelum menghapus package, perhatikan dependensinya dan pastikan package tersebut memang tidak lagi diperlukan.<\/p>\n<h2>18. <code>pkg search<\/code> \u2014 Mencari Package<\/h2>\n<p>Jika pengguna tidak mengetahui nama package secara tepat, dapat menggunakan:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">pkg search kata-kunci\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Misalnya:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">pkg search python\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Perintah <code>pkg<\/code> menyediakan fungsi pencarian package berdasarkan query. Selain <code>search<\/code>, <code>pkg<\/code> juga menyediakan perintah seperti <code>list-all<\/code>, <code>list-installed<\/code>, <code>show<\/code>, <code>install<\/code>, <code>uninstall<\/code>, <code>update<\/code>, dan <code>upgrade<\/code>.<\/p>\n<h2>19. <code>pkg list-installed<\/code> \u2014 Melihat Package yang Terpasang<\/h2>\n<p>Untuk melihat package yang telah terpasang:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">pkg list-installed\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Ini berguna ketika pengguna ingin mengetahui software apa saja yang saat ini tersedia dalam lingkungan Termux.<\/p>\n<h1>Contoh Latihan untuk Pemula<\/h1>\n<p>Agar lebih mudah memahami perintah-perintah tersebut, pengguna dapat melakukan latihan sederhana berikut.<\/p>\n<h3>Langkah 1 \u2014 Pastikan berada di Home Directory<\/h3>\n<pre><code class=\"language-bash\">cd\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Kemudian:<\/p>\n<pre><code class=\"language-bash\">pwd\r\n<\/code><\/pre>\n<h3>Langkah 2 \u2014 Buat Folder<\/h3>\n<pre><code class=\"language-bash\">mkdir latihan-termux\r\n<\/code><\/pre>\n<h3>Langkah 3 \u2014 Masuk ke Folder<\/h3>\n<pre><code class=\"language-bash\">cd latihan-termux\r\n<\/code><\/pre>\n<h3>Langkah 4 \u2014 Buat File<\/h3>\n<pre><code class=\"language-bash\">touch catatan.txt\r\n<\/code><\/pre>\n<h3>Langkah 5 \u2014 Periksa File<\/h3>\n<pre><code class=\"language-bash\">ls\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Seharusnya terlihat:<\/p>\n<pre><code class=\"language-text\">catatan.txt\r\n<\/code><\/pre>\n<h3>Langkah 6 \u2014 Tampilkan Lokasi<\/h3>\n<pre><code class=\"language-bash\">pwd\r\n<\/code><\/pre>\n<h3>Langkah 7 \u2014 Kembali ke Home<\/h3>\n<pre><code class=\"language-bash\">cd\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Latihan sederhana ini sudah memperkenalkan beberapa konsep penting: direktori, file, navigasi, dan command line.<\/p>\n<h1>Tabel Perintah Dasar Termux<\/h1>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Perintah<\/th>\n<th>Fungsi<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td><code>pwd<\/code><\/td>\n<td>Melihat lokasi direktori saat ini<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>ls<\/code><\/td>\n<td>Melihat isi direktori<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>cd<\/code><\/td>\n<td>Berpindah direktori<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>mkdir<\/code><\/td>\n<td>Membuat direktori<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>touch<\/code><\/td>\n<td>Membuat file atau memperbarui timestamp<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>cat<\/code><\/td>\n<td>Menampilkan isi file<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>cp<\/code><\/td>\n<td>Menyalin file\/direktori<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>mv<\/code><\/td>\n<td>Memindahkan atau mengganti nama<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>rm<\/code><\/td>\n<td>Menghapus file\/direktori<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>clear<\/code><\/td>\n<td>Membersihkan tampilan terminal<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>echo<\/code><\/td>\n<td>Menampilkan teks atau nilai variabel<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>whoami<\/code><\/td>\n<td>Melihat nama user efektif<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>exit<\/code><\/td>\n<td>Keluar dari shell<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>pkg update<\/code><\/td>\n<td>Memperbarui informasi repository<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>pkg upgrade<\/code><\/td>\n<td>Memperbarui package terpasang<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>pkg install<\/code><\/td>\n<td>Memasang package<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>pkg uninstall<\/code><\/td>\n<td>Menghapus package<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>pkg search<\/code><\/td>\n<td>Mencari package<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><code>pkg list-installed<\/code><\/td>\n<td>Melihat package yang terpasang<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menjalankan Perintah<\/h2>\n<p>Command line memberikan kontrol yang cukup besar kepada pengguna, tetapi juga berarti kesalahan mengetik perintah dapat menimbulkan konsekuensi yang tidak diinginkan.<\/p>\n<p>Beberapa kebiasaan yang sebaiknya diterapkan:<\/p>\n<ol>\n<li>Pahami perintah sebelum menjalankannya.<\/li>\n<li>Periksa kembali path sebelum menggunakan <code>rm<\/code>.<\/li>\n<li>Jangan menjalankan script yang tidak diketahui sumbernya.<\/li>\n<li>Jangan menyalin perintah dari internet tanpa memahami fungsinya.<\/li>\n<li>Hindari memberikan akses root jika memang tidak diperlukan.<\/li>\n<li>Gunakan repository dan package dari sumber yang terpercaya.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Termux memiliki repository dan sistem build package yang dikelola oleh proyek Termux.<\/p>\n<h1>Kesimpulan<\/h1>\n<p>Perintah dasar membantu pemula memahami cara menggunakan Termux. Tidak perlu langsung mempelajari puluhan atau ratusan command. Cukup mulai dengan beberapa perintah penting seperti <code>pwd<\/code>, <code>ls<\/code>, <code>cd<\/code>, <code>mkdir<\/code>, <code>touch<\/code>, <code>cp<\/code>, <code>mv<\/code>, <code>rm<\/code>, dan <code>cat<\/code>.<\/p>\n<p>Setelah memahami navigasi file, pengguna dapat mulai mengenal <code>pkg<\/code> untuk memasang dan mengelola software tambahan. Termux menyediakan <code>pkg<\/code> sebagai antarmuka yang mempermudah pengelolaan package dalam lingkungan Termux.<\/p>\n<p>Dengan memahami perintah-perintah tersebut, pengguna sudah memiliki dasar untuk melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu memasang dan menggunakan package seperti Python, Git, Node.js, OpenSSH, serta berbagai tool lainnya di Termux.<\/p>\n<p>Ingin mempelajari lebih banyak seputar web development, cloud computing, keamanan siber, server, hingga berbagai tren teknologi terbaru? Kunjungi <a href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\">blog Hosteko<\/a> untuk mendapatkan artikel yang informatif, mudah dipahami, dan selalu diperbarui mengikuti perkembangan dunia digital.<\/p>\n<p>Jangan lewatkan berbagai panduan, tips, serta tutorial yang dapat membantu Anda mengembangkan website, meningkatkan performa bisnis online, dan memperluas wawasan di bidang teknologi. Temukan artikel menarik lainnya hanya di <a href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\">Hosteko Blog<\/a> dan terus ikuti informasi terbaru untuk mendukung perjalanan digital Anda.<\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;32964&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;5&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (5 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Perintah Dasar Termux untuk Pemula: Panduan Lengkap&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (5 votes)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah memahami tampilan dan struktur Termux, langkah berikutnya adalah mengenal perintah dasar Termux. Berbeda dengan aplikasi Android biasa yang banyak menggunakan tombol dan menu, Termux mengandalkan command line untuk menjalankan berbagai aktivitas. Perintah yang digunakan di Termux pada dasarnya berasal dari berbagai utilitas command-line yang tersedia dalam lingkungan Termux. Beberapa kelompok perintah yang penting dipahami [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":32977,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"no","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[{"account":"twitter_2392824914_2392824914","service":"twitter","timestamp":1788592344,"status":"error"}],"rop_publish_now_status":"done","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[24101,24098,24023,24095,24094,24100,24099,24018,24096,24097],"class_list":["post-32964","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-belajar-termux","tag-command-termux","tag-linux-di-android","tag-perintah-dasar-termux","tag-perintah-termux","tag-pkg-termux","tag-terminal-android","tag-termux","tag-termux-untuk-pemula","tag-tutorial-termux"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-5-Sep-2026-14.09.49-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-5-Sep-2026-14.09.49-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-5-Sep-2026-14.09.49-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-5-Sep-2026-14.09.49.png",1672,941,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perintah Dasar Termux untuk Pemula: Panduan Lengkap - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari perintah dasar Termux untuk pemula seperti pwd, ls, cd, mkdir, touch, cp, mv, rm, serta pkg untuk mengelola file dan package.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perintah Dasar Termux untuk Pemula: Panduan Lengkap - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari perintah dasar Termux untuk pemula seperti pwd, ls, cd, mkdir, touch, cp, mv, rm, serta pkg untuk mengelola file dan package.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-05T07:12:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-5-Sep-2026-14.09.49.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1672\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"941\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mulki A. A\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mulki A. A\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux\"},\"author\":{\"name\":\"Mulki A. A\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/34bad997feab656b437133c87897ebdd\"},\"headline\":\"Perintah Dasar Termux untuk Pemula: Panduan Lengkap\",\"datePublished\":\"2026-09-05T07:12:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux\"},\"wordCount\":1277,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-5-Sep-2026-14.09.49.png\",\"keywords\":[\"belajar Termux\",\"command Termux\",\"Linux di Android\",\"perintah dasar Termux\",\"perintah Termux\",\"pkg Termux\",\"terminal Android\",\"Termux\",\"Termux untuk pemula\",\"tutorial Termux\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux\",\"name\":\"Perintah Dasar Termux untuk Pemula: Panduan Lengkap - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-5-Sep-2026-14.09.49.png\",\"datePublished\":\"2026-09-05T07:12:11+00:00\",\"description\":\"Pelajari perintah dasar Termux untuk pemula seperti pwd, ls, cd, mkdir, touch, cp, mv, rm, serta pkg untuk mengelola file dan package.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-5-Sep-2026-14.09.49.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-5-Sep-2026-14.09.49.png\",\"width\":1672,\"height\":941},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perintah Dasar Termux untuk Pemula: Panduan Lengkap\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/34bad997feab656b437133c87897ebdd\",\"name\":\"Mulki A. A\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/89b96fc396f0afb9ec06f42e8ea77e559e30d76918a7a28050e73c2047c6d59d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/89b96fc396f0afb9ec06f42e8ea77e559e30d76918a7a28050e73c2047c6d59d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mulki A. A\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perintah Dasar Termux untuk Pemula: Panduan Lengkap - Hosteko Blog","description":"Pelajari perintah dasar Termux untuk pemula seperti pwd, ls, cd, mkdir, touch, cp, mv, rm, serta pkg untuk mengelola file dan package.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perintah Dasar Termux untuk Pemula: Panduan Lengkap - Hosteko Blog","og_description":"Pelajari perintah dasar Termux untuk pemula seperti pwd, ls, cd, mkdir, touch, cp, mv, rm, serta pkg untuk mengelola file dan package.","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2026-09-05T07:12:11+00:00","og_image":[{"width":1672,"height":941,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-5-Sep-2026-14.09.49.png","type":"image\/png"}],"author":"Mulki A. A","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Mulki A. A","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux"},"author":{"name":"Mulki A. A","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/34bad997feab656b437133c87897ebdd"},"headline":"Perintah Dasar Termux untuk Pemula: Panduan Lengkap","datePublished":"2026-09-05T07:12:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux"},"wordCount":1277,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-5-Sep-2026-14.09.49.png","keywords":["belajar Termux","command Termux","Linux di Android","perintah dasar Termux","perintah Termux","pkg Termux","terminal Android","Termux","Termux untuk pemula","tutorial Termux"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux","name":"Perintah Dasar Termux untuk Pemula: Panduan Lengkap - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-5-Sep-2026-14.09.49.png","datePublished":"2026-09-05T07:12:11+00:00","description":"Pelajari perintah dasar Termux untuk pemula seperti pwd, ls, cd, mkdir, touch, cp, mv, rm, serta pkg untuk mengelola file dan package.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-5-Sep-2026-14.09.49.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-5-Sep-2026-14.09.49.png","width":1672,"height":941},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/perintah-dasar-termux#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perintah Dasar Termux untuk Pemula: Panduan Lengkap"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/34bad997feab656b437133c87897ebdd","name":"Mulki A. A","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/89b96fc396f0afb9ec06f42e8ea77e559e30d76918a7a28050e73c2047c6d59d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/89b96fc396f0afb9ec06f42e8ea77e559e30d76918a7a28050e73c2047c6d59d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mulki A. A"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-5-Sep-2026-14.09.49.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32964","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32964"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32964\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32978,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32964\/revisions\/32978"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32977"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32964"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32964"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32964"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}