{"id":3835,"date":"2020-07-29T08:49:03","date_gmt":"2020-07-29T08:49:03","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=3835"},"modified":"2020-10-17T03:36:04","modified_gmt":"2020-10-17T03:36:04","slug":"definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality","title":{"rendered":"Definisi Dan Cara Kerja Teknologi Augmented Reality"},"content":{"rendered":"<h2 id=\"pengertian-augmented-reality\" class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\"><strong>Pengertian Dari Augmented Reality (AR)<\/strong><\/h2>\n<p>Menurut penjelasan Haller, Billinghurst, dan Thomas (2007), riset\u00a0<strong>Augmented Reality bertujuan<\/strong>\u00a0untuk mengembangkan teknologi yang memperbolehkan penggabungan secara real-time terhadap digital content yang dibuat oleh komputer dengan dunia nyata. Augmented Reality memperbolehkan pengguna melihat objek maya dua dimensi atau tiga dimensi yang diproyeksikan terhadap dunia nyata. (Emerging Technologies of Augmented Reality: Interfaces and Design).<\/p>\n<p>Augmented Reality adalah teknologi yang memperluas dunia fisik dengan cara menambahkan lapisan informasi digital ke dalamnya.Berbeda dengan VR (Virtual Reality) yang menciptakan seluruh lingkungan buatanuntuk menggantikan dunia asli dengan yang virtual.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">AR muncul di tampilan langsung dari lingkungan yang ada dan menambahkan suara, video, dan grafik ke dalamnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Teknologi AR dapat menyisipkan suatu informasi tertentu ke dalam dunia maya dan menampilkan di dunia nyata dengan bantuan seperti webcam, komputer, HP Android, maupun kacamata khusus. User ataupun pengguna didalam dunia nyata tidak dapat melihat objek maya dengan mata telanjang, untuk mengidentifikasi objek dibutuhkan perantara berupa komputer dan kamera yang akan menyisipkan objek maya ke dalam dunia nyata.<\/p>\n<h2 id=\"cara-kerja-augmented-reality\" class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Cara Kerja Augmented Reality (AR)<\/h2>\n<p>Pertama harus mengerti tentang \u201c<em>Computer Vision\u201d.<\/em><\/p>\n<p data-adtags-visited=\"true\"><em>Computer Vision<\/em> adalah bidang ilmiah interdisipliner yang membahas bagaimana komputer dibuat untuk memperoleh pemahaman tingkat tinggi dari gambar atau video digital. Dari perspektif teknik, <em>Computer Vision<\/em> berupaya otomatis tugas yang dapat dilakukan oleh sistem visual manusia (Wikipedia)<\/p>\n<p data-adtags-visited=\"true\">AR menggunakan\u00a0<em>Computer Vision<\/em> ini untuk menampilkan konten digital yang relevan dengan yang dilihat pengguna. Kemudian, konten digital ditampilkan dengan cara yang realistis, sehingga terlihat seperti bagian dari dunia nyata, inilah yang disebut <em>Rendering<\/em>.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">AR dapat ditampilkan pada berbagai perangkat seperti kacamata, layar, ponsel, dan sebagainya. Agar perangkat berfungsi dengan baik, sejumlah data tertentu dalam bentuk video, gambar, animasi, dan model 3D perlu digunakan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sehingga, orang bisa melihat hasilnya dalam cahaya buatan dan alami. AR menggunakan teknologi SLAM (Simultaneous Localization and Mapping), sensor, dan pengukur kedalaman.<\/p>\n<div class=\"elementor-element elementor-element-c9c342a elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"c9c342a\">\n<div class=\"elementor-widget-container\">\n<div class=\"elementor-text-editor elementor-clearfix\">\n<p dir=\"ltr\">Berikut adalah beberapa komponen AR:<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"elementor-element elementor-element-fc95062 elementor-position-left elementor-vertical-align-middle elementor-view-default elementor-widget elementor-widget-icon-box\" data-id=\"fc95062\">\n<div class=\"elementor-widget-container\">\n<div class=\"elementor-icon-box-wrapper\">\n<h3 class=\"elementor-icon-box-icon\">1. Kamera dan Sensor<\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3838 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/animasi-kamera-png-6.png\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"593\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/animasi-kamera-png-6.png 960w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/animasi-kamera-png-6-768x474.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/animasi-kamera-png-6-555x343.png 555w\" sizes=\"auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px\" \/><\/p>\n<section class=\"elementor-element elementor-element-bf0e611 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default elementor-section elementor-top-section\" data-id=\"bf0e611\">\n<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n<div class=\"elementor-row\">\n<div class=\"elementor-element elementor-element-26a3048 elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column\" data-id=\"26a3048\">\n<div class=\"elementor-column-wrap elementor-element-populated\">\n<div class=\"elementor-widget-wrap\">\n<div class=\"elementor-element elementor-element-fc95062 elementor-position-left elementor-vertical-align-middle elementor-view-default elementor-widget elementor-widget-icon-box\" data-id=\"fc95062\">\n<div class=\"elementor-widget-container\">\n<div class=\"elementor-icon-box-wrapper\">\n<div class=\"elementor-icon-box-content\">\n<p class=\"elementor-icon-box-description\">Kamera dan sensor digunakan untuk mengumpulkan informasi kolaborasi pengguna dan mengirimkan untuk segera diproses.<br \/>\nKamera pada gadget memiliki kemampuan untuk memeriksa lingkungan dengan data tersebut, akan menemukan barang fisik dan menghasilkan model 3D.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<section class=\"elementor-element elementor-element-1211868 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default elementor-section elementor-top-section\" data-id=\"1211868\">\n<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n<div class=\"elementor-row\">\n<div class=\"elementor-element elementor-element-5547943 elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column\" data-id=\"5547943\">\n<div class=\"elementor-column-wrap elementor-element-populated\">\n<div class=\"elementor-widget-wrap\">\n<div class=\"elementor-element elementor-element-f909a26 elementor-position-left elementor-vertical-align-middle elementor-view-default elementor-widget elementor-widget-icon-box\" data-id=\"f909a26\">\n<div class=\"elementor-widget-container\">\n<div class=\"elementor-icon-box-wrapper\">\n<h3 class=\"elementor-icon-box-icon\"><strong>2. Proyeksi<\/strong><\/h3>\n<section class=\"elementor-element elementor-element-1211868 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default elementor-section elementor-top-section\" data-id=\"1211868\">\n<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n<div class=\"elementor-row\">\n<div class=\"elementor-element elementor-element-5547943 elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column\" data-id=\"5547943\">\n<div class=\"elementor-column-wrap elementor-element-populated\">\n<div class=\"elementor-widget-wrap\">\n<div class=\"elementor-element elementor-element-f909a26 elementor-position-left elementor-vertical-align-middle elementor-view-default elementor-widget elementor-widget-icon-box\" data-id=\"f909a26\">\n<div class=\"elementor-widget-container\">\n<div class=\"elementor-icon-box-wrapper\">\n<div class=\"elementor-icon-box-content\">\n<p class=\"elementor-icon-box-description\">Komponen ini mengacu pada proyektor yang lebih kecil dari yang ada pada <i>headset<\/i>\u00a0AR, yang mengambil informasi dari sensor dan memproyeksikan konten yang terkomputerisasi ke permukaan untuk dilihat.<br \/>\n<i>For your information<\/i>, sebenarnya, pemanfaatan proyeksi di AR belum sepenuhnya dirancang untuk dapat digunakan dalam barang atau layanan komersial.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<section class=\"elementor-element elementor-element-1270fb6 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default elementor-section elementor-top-section\" data-id=\"1270fb6\">\n<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n<div class=\"elementor-row\">\n<div class=\"elementor-element elementor-element-9dc2d28 elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column\" data-id=\"9dc2d28\">\n<div class=\"elementor-column-wrap elementor-element-populated\">\n<div class=\"elementor-widget-wrap\">\n<div class=\"elementor-element elementor-element-c456b49 elementor-position-left elementor-vertical-align-middle elementor-view-default elementor-widget elementor-widget-icon-box\" data-id=\"c456b49\">\n<div class=\"elementor-widget-container\">\n<div class=\"elementor-icon-box-wrapper\">\n<h3 class=\"elementor-icon-box-icon\"><strong>3. Refleksi<\/strong><\/h3>\n<p>Beberapa gadget AR memiliki cermin untuk membantu mata manusia melihat gambar virtual. Hanya beberapa yang\u00a0memiliki variasi cermin kecil yang ditekuk dan beberapa lagi memiliki cermin sisi ganda untuk memantulkan cahaya ke kamera dan mata pengguna.<br \/>\nTujuan dari cara refleksi tersebut adalah untuk memainkan pengaturan gambar yang tepat.<\/p>\n<h2 id=\"jenis-teknologi-augmented-reality\" class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Jenis Teknologi Augmented Reality (AR)<\/h2>\n<p>Ada beberapa kategori teknologi pada augmented reality yang memiliki perbedaan dan kegunaan dalam pengaplikasiannya sebagai berikut :<\/p>\n<h3 id=\"marker-based-augmented-reality\" class=\"elementor-icon-box-title\">1. Marker-Based Augmented Reality<\/h3>\n<section class=\"elementor-element elementor-element-60210dc elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default elementor-section elementor-top-section\" data-id=\"60210dc\">\n<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n<div class=\"elementor-row\">\n<div class=\"elementor-element elementor-element-a6b8e12 elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column\" data-id=\"a6b8e12\">\n<div class=\"elementor-column-wrap elementor-element-populated\">\n<div class=\"elementor-widget-wrap\">\n<div class=\"elementor-element elementor-element-0bff459 elementor-position-right elementor-vertical-align-middle elementor-view-default elementor-widget elementor-widget-icon-box\" data-id=\"0bff459\">\n<div class=\"elementor-widget-container\">\n<div class=\"elementor-icon-box-wrapper\">\n<div class=\"elementor-icon-box-content\">\n<p class=\"elementor-icon-box-description\">Marker-based AR menggunakan kamera dan beberapa jenis penanda visual, seperti kode QR\/2D. Teknologi ini akan menghasilkan output hanya ketika marker dirasakan oleh pembaca. Aplikasi marker-based\u00a0menggunakan kamera pada perangkat untuk membedakan\u00a0marker\u00a0dari objek dunia nyata lainnya.<\/p>\n<p>Pola sederhana seperti kode QR digunakan sebagai marker karena dapat dengan mudah dikenali dan tidak memerlukan banyak effort untuk membaca. Posisi dan orientasi juga dihitung, di mana beberapa jenis konten atau informasi kemudian dibebani banyak marker.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<section class=\"elementor-element elementor-element-bcc503a elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default elementor-section elementor-top-section\" data-id=\"bcc503a\">\n<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n<div class=\"elementor-row\">\n<div class=\"elementor-element elementor-element-d67c502 elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column\" data-id=\"d67c502\">\n<div class=\"elementor-column-wrap elementor-element-populated\">\n<div class=\"elementor-widget-wrap\">\n<div class=\"elementor-element elementor-element-cb93af4 elementor-position-right elementor-vertical-align-middle elementor-view-default elementor-widget elementor-widget-icon-box\" data-id=\"cb93af4\">\n<div class=\"elementor-widget-container\">\n<div class=\"elementor-icon-box-wrapper\">\n<div class=\"elementor-icon-box-content\">\n<h3 id=\"markerless-augmented-reality\" class=\"elementor-icon-box-title\"><strong>2. Markerless Augmented Reality<\/strong><\/h3>\n<p>Salah satu metode Augmented Reality yang saat sedang berkembang adalah metode \u201cMarkerless Augmented Reality\u201d, dengan metode ini pengguna tidak perlu lagi menggunakan sebuah marker untuk menampilkan elemen-elemen digital, dengan tool yang disediakan Qualcomm untuk pengembangan Augmented Reality berbasis mobile device, mempermudah pengembang untuk membuat aplikasi yang markerless (Qualcomm, 2012).<\/p>\n<p>Seperti yang saat ini dikembangkan oleh perusahaan Augmented Reality terbesar di dunia Total Immersion dan Qualcomm, yang telah membuat berbagai macam teknik Markerless Tracking sebagai teknologi andalan, seperti Face Tracking, 3D Object Tracking, dan Motion Tracking.<\/p>\n<p><strong>a. Face Tracking<\/strong><\/p>\n<p>Algoritma pada computer terus dikembangkan, hal ini membuat komputer dapat mengenali wajah manusia secara umum dengan cara mengenali posisi mata, hidung, dan mulut manusia, kemudian akan mengabaikan objek-objek lain di sekitarnya seperti pohon, rumah, dan lain \u2013 lain. Teknik ini pernah digunakan di Indonesia pada Pekan Raya Jakarta 2010 dan Toy Story 3 Event (Widiansyah, Firman, 2014).<\/p>\n<p><strong>b. 3D Object Tracking<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3843 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/3D-Object-Tracking.jpg\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/3D-Object-Tracking.jpg 1920w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/3D-Object-Tracking-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/3D-Object-Tracking-768x432.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/3D-Object-Tracking-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/3D-Object-Tracking-555x312.jpg 555w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/3D-Object-Tracking-1110x624.jpg 1110w\" sizes=\"auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p>Berbeda dengan Face Tracking yang hanya mengenali wajah manusia secara umum, teknik 3D Object Tracking dapat mengenali semua bentuk benda yang ada disekitar, seperti mobil, meja, televisi, dan lain-lain.<\/p>\n<p><strong>c. Motion Tracking<\/strong><\/p>\n<p>Komputer dapat menangkap gerakan, Motion Tracking telah mulai digunakan secara ekstensif untuk memproduksi film-film yang mencoba mensimulasikan gerakan.<\/p>\n<p><strong>d. GPS Based Tracking<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3842 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/GPS-Based-Tracking.jpg\" alt=\"\" width=\"2057\" height=\"1600\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/GPS-Based-Tracking.jpg 2057w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/GPS-Based-Tracking-1024x796.jpg 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/GPS-Based-Tracking-768x597.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/GPS-Based-Tracking-1536x1195.jpg 1536w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/GPS-Based-Tracking-2048x1593.jpg 2048w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/GPS-Based-Tracking-555x432.jpg 555w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/GPS-Based-Tracking-1110x863.jpg 1110w\" sizes=\"auto, (max-width: 2057px) 100vw, 2057px\" \/><\/p>\n<p>Teknik GPS Based Tracking saat ini mulai populer dan banyak dikembangkan pada aplikasi smartphone (iPhone dan Android), dengan memanfaatkan fitur GPS dan kompas yang ada didalam smartphone, aplikasi akan mengambil data dari GPS dan kompas kemudian menampilkannya dalam bentuk arah yang inginkan secara realtime, bahkan ada beberapa aplikasi menampikannya dalam bentuk 3D.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<section class=\"elementor-element elementor-element-f695d18 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default elementor-section elementor-top-section\" data-id=\"f695d18\">\n<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n<div class=\"elementor-row\">\n<div class=\"elementor-element elementor-element-4bcad63 elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column\" data-id=\"4bcad63\">\n<div class=\"elementor-column-wrap elementor-element-populated\">\n<div class=\"elementor-widget-wrap\">\n<div class=\"elementor-element elementor-element-759c919 elementor-position-right elementor-vertical-align-middle elementor-view-default elementor-widget elementor-widget-icon-box\" data-id=\"759c919\">\n<div class=\"elementor-widget-container\">\n<div class=\"elementor-icon-box-wrapper\">\n<div class=\"elementor-icon-box-content\">\n<h3 id=\"projection-based-augmented-reality\" class=\"elementor-icon-box-title\"><strong>3. Projection Based Augmented Reality<\/strong><\/h3>\n<p class=\"elementor-icon-box-description\">Projection based AR bekerja dengan cara memproyeksikan cahaya buatan ke permukaan real. Teknologi ini memungkinkan interaksi manusia dengan mengirimkan cahaya ke permukaan real dan kemudian merasakan interaksi manusia (sentuhan) dari cahaya yang diproyeksikan.<\/p>\n<p>Pendeteksian interaksi pengguna dilakukan dengan membedakan antara proyeksi yang diharapkan dan proyeksi yang diubah.<\/p>\n<p>Aplikasi yang menarik dari teknologi ini adalah penggunaan teknologi plasma laser untuk memproyeksikan hologram interaktif tiga dimensi (3D) di udara.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<section class=\"elementor-element elementor-element-18b5a99 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default elementor-section elementor-top-section\" data-id=\"18b5a99\">\n<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n<div class=\"elementor-row\">\n<div class=\"elementor-element elementor-element-406754b elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column\" data-id=\"406754b\">\n<div class=\"elementor-column-wrap elementor-element-populated\">\n<div class=\"elementor-widget-wrap\">\n<div class=\"elementor-element elementor-element-81abddb elementor-position-right elementor-vertical-align-middle elementor-view-default elementor-widget elementor-widget-icon-box\" data-id=\"81abddb\">\n<div class=\"elementor-widget-container\">\n<div class=\"elementor-icon-box-wrapper\">\n<h3 class=\"elementor-icon-box-icon\"><strong>4. Superimposition Based Augmented Reality<\/strong><\/h3>\n<div class=\"elementor-icon-box-content\">\n<p class=\"elementor-icon-box-description\">Superimposition based\u00a0AR mampu mengganti sebagian atau seluruh tampilan asli dari suatu objek dengan pandangan yang baru dan ditambah dari objek yang sama.<\/p>\n<p>Pendeteksian objek memainkan peran penting karena aplikasi tidak dapat menggantikan tampilan asli dengan augmented jika tidak dapat menentukan suatu objek.<\/p>\n<h2 id=\"toc-1\">Fungsi dan Tujuan Augmented Reality (AR)<\/h2>\n<p>Augmented reality (AR) bertujuan untuk mengambil dunia nyata sebagai dasar dengan menggabungkan beberapa teknologi virtual dan menambahkan data konstektual agar pemahaman manusia sebagai penggunanya menjadi semakin jelas. Data konstektual ini dapat berupa komentar audio, data lokasi, konteks sejarah, atau dalam bentuk lainnya (Rahmat, 2011).<\/p>\n<p>Fungsi augmented reality (AR) untuk meningkatkan persepsi seseorang dari dunia yang ada disekitarnya dan menjadikan sebagian dunia virtual dan nyata sebagai antarmuka yang baru yang mampu menampilkan informasi yang relevan yang sangat membantu dalam bidang pendidikan, pelatihan, perbaikan atau pemeliharaan, manufaktur, militer, permainan dan segala macam hiburan.<\/p>\n<h2 id=\"toc-3\"><strong>Komponen Augmented Reality (AR)<\/strong><\/h2>\n<div align=\"justify\">Pembuatan sistem Augmented Reality membutuhkan (Shapiro, 2001):<\/div>\n<ol>\n<li>Model 3D dari objek untuk digabungkan dengan dunia nyata.<\/li>\n<li>Korespondensi antara dunia nyata dengan model 3D melalui kalibrasi.<\/li>\n<li>Tracking digunakan menentukan sudut pandangan pengguna terhadap dunia nyata.<\/li>\n<li>Real-Time Display yang digabungkan dengan citra asli dan juga grafik komputer yang dibuat berdasarkan model.<\/li>\n<li>Waktu respon terhadap gerakan dan akurasi antara gambar dan grafik sangat mempengaruhi keefektifan sistem.<\/li>\n<\/ol>\n<div>\n<div>Augmented reality memiliki beberapa komponen yang mendukung dalam proses pengolahan citra digital, diantaranya adalah:<\/div>\n<\/div>\n<h4>a. Scene Generator<\/h4>\n<div>\n<div>Scene generator adalah komponen yang bertugas untuk melakukan rendering citra yang ditangkap oleh kamera. Objek virtual akan ditangkap kemudian diolah sehingga dapat ditampilkan.<\/div>\n<\/div>\n<h4>b. Tracking System<\/h4>\n<div>\n<div>Tracking system merupakan komponen yang terpenting dalam augmented reality. proses tracking dilakukan untuk mendeteksi pola objek virtual dan objek nyata sehingga terjadi sinkronisasi diantara keduanya dalam hal ini proyeksi virtual dengan proyeksi nyata harus sama atau mendekati sama sehingga mempengaruhi validitas hasil yang akan didapatkan.<\/div>\n<\/div>\n<h4>c. Display<\/h4>\n<div>\n<div>Pembangunan sebuah sistem yang berbasis AR dimana sistem tersebut menggabungkan antara dunia virtual dan dunia nyata ada beberapa parameter mendasar yang perlu diperhatikan yaitu optik dan teknologi video. Keduanya mempunyai keterkaitan yang tergantung pada faktor resolusi, fleksibiltas, titik pandang, tracking area. Terdapat batasan-batasan dalam pengembangan teknologi augmented reality dalam hal proses menampilkan objek. Diantaranya adalah harus ada batasan pencahayaan, resolusi layar, dan perbedaan pencahayaan citra antara citra virtual dan nyata.<\/div>\n<\/div>\n<div align=\"justify\"><\/div>\n<div align=\"justify\">Beberapa komponen yang diperlukan dalam pembuatan dan pengembangan aplikasi AR adalah sebagai berikut :<\/div>\n<ol>\n<li><b>Komputer<\/b>. Komputer berfungsi sebagai perangkat yang digunakan untuk mengendalikan semua proses yang akan terjadi dalam sebuah aplikasi. Penggunaan komputer ini disesuaikan dengan kondisi dari aplikasi yang akan digunakan. Kemudian untuk output aplikasi akan ditampilkan melalui monitor.<\/li>\n<li><b>Marker<\/b>. Marker berfungsi sebagai gambar (image) dengan warna hitam dan putih dengan bentuk persegi. Dengan menggunakan marker ini maka proses tracking pada saat aplikasi digunakan. Komputer akan mengenali posisi dan orientasi dari marker dan akan menciptakan objek virtual yang berupa obyek 3D yaitu pada titik (0, 0, 0) dan 3 sumbu (X, Y, Z).<\/li>\n<li><b>Kamera<\/b>. Kamera merupakan perangkat yang berfungsi sebagai recording sensor. Kamera tersebut terhubung ke komputer yang akan memproses image yang ditangkap oleh kamera. Apabila kamera menangkap image yang mengandung marker, maka aplikasi yang ada di komputer tersebut mampu mengenali marker tersebut. Selanjutnya, komputer akan mengkalkulasi posisi dan jarak marker tersebut. Lalu, komputer akan menampilkan objek 3D di atas marker tersebut.<\/li>\n<\/ol>\n<h2 id=\"toc-5\">Manfaat dan Penggunaan Augmented Reality (AR)<\/h2>\n<ol>\n<li><b>Hiburan (entertainment)<\/b>: Dunia hiburan membutuhkan AR sebagai penunjang efek yang akan dihasilkan oleh hiburan tersebut. Sebagai contoh, ketika sesorang wartawan cuaca memperkirakan ramalan cuaca, dia berdiri di depan layar hijau atau biru, kemudian dengan teknologi AR, layar hijau atau biru tersebut berubah menjadi gambar animasi tentang cuaca tersebut, sehingga seolah-olah wartawan tersebut, masuk ke dalam animasi tersebut.<\/li>\n<li><b>Militer (Military Training)<\/b>: Militer telah menerapkan AR pada latihan tempur. Sebagai contoh, militer menggunakan AR untuk membuat sebuah permainan perang, dimana prajurit akan masuk kedalam dunia game dan seolah-olah seperti melakukan perang sesungguhnya.<\/li>\n<li><b>Engineering Design<\/b>: Seorang engineering design membutuhkan AR untuk menampilkan hasil design secara nyata terhadap klien. Dengan AR klien akan tahu, tentang spesifikasi yang lebih detail tentang desain.<\/li>\n<li><b>Robotics dan Telerobotics<\/b>: Dalam bidang robotika, seorang operator robot, mengunakan pengendali pencitraan visual dalam mengendalikan robot itu. Jadi, penerapan AR dibutuhkan di dunia robot.<\/li>\n<li><b>Consumer Design<\/b>: Virtual reality telah digunakan dalam mempromosikan produk. Sebagai contoh, seorang pengembang menggunakan brosur virtual untuk memberikan informasi yang lengkap secara 3D, sehingga pelanggan dapat mengetahui secara jelas, produk yang ditawarkan.<\/li>\n<li><b>Kedokteran (Medical)<\/b>: Teknologi pencitraan sangat dibutuhkan di dunia kedokteran, seperti untuk pengenalan operasi, pengenalan pembuatan vaksin virus, dll. Untuk itu, bidang kedokteran menerapkan AR pada visualisasi penelitian.<\/li>\n<\/ol>\n<h2><strong>Kelebihan Dan Kekurangan Augmented Reality (AR)<\/strong><\/h2>\n<h3><strong>1. Kelebihan Augmented Reality (AR)<\/strong><\/h3>\n<p>Kelebihan yang di miliki oleh Augmented Reality, sebagai berikut :<\/p>\n<ol>\n<li>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kelebihan utama augmented reality adalah pengembangannya yang lebih mudah dan murah sehingga augmented reality merebak secara cepat di berbagai bidang.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kelebihan lain dari augmented reality yaitu dapat diimplementasikan secara luas dalam berbagai media.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3><strong>2. Kekurangan Augmented Reality (AR)<\/strong><\/h3>\n<p>Salah satu kesulitan utama dalam mengembangkan aplikasi Augmented reality adalah masalah pelacakan sudut pandang pengguna. Untuk mengetahui dari sudut pandang apa yang menarik citra virtual, aplikasi harus tahu dimana pengguna mencari dunia nyata.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;3835&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;0&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;0&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;0\\\/5 - (0 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Definisi Dan Cara Kerja Teknologi Augmented Reality&quot;,&quot;width&quot;:&quot;0&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 0px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            <span class=\"kksr-muted\">Jadilah yang pertama untuk memberi nilai<\/span>\n    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Dari Augmented Reality (AR) Menurut penjelasan Haller, Billinghurst, dan Thomas (2007), riset\u00a0Augmented Reality bertujuan\u00a0untuk mengembangkan teknologi yang memperbolehkan penggabungan secara real-time terhadap digital content yang dibuat oleh komputer dengan dunia nyata. Augmented Reality memperbolehkan pengguna melihat objek maya dua dimensi atau tiga dimensi yang diproyeksikan terhadap dunia nyata. (Emerging Technologies of Augmented Reality: Interfaces [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":3836,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[1449,1451,1453,1450,1452,1454],"class_list":["post-3835","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-augmented-reality-artinya","tag-augmented-reality-contoh","tag-augmented-reality-gps","tag-augmented-reality-indonesia","tag-augmented-reality-marker","tag-manfaat-augmented-reality"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Augmented-Reality-1110x531.png",930,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Augmented-Reality-555x266.png",463,222,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Augmented-Reality-300x144.png",300,144,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Augmented-Reality.png",1454,696,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Definisi Dan Cara Kerja Teknologi Augmented Reality - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Definisi Dan Cara Kerja Teknologi Augmented Reality - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pengertian Dari Augmented Reality (AR) Menurut penjelasan Haller, Billinghurst, dan Thomas (2007), riset\u00a0Augmented Reality bertujuan\u00a0untuk mengembangkan teknologi yang memperbolehkan penggabungan secara real-time terhadap digital content yang dibuat oleh komputer dengan dunia nyata. Augmented Reality memperbolehkan pengguna melihat objek maya dua dimensi atau tiga dimensi yang diproyeksikan terhadap dunia nyata. (Emerging Technologies of Augmented Reality: Interfaces [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-07-29T08:49:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-10-17T03:36:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Augmented-Reality.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1454\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"696\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Risa Y\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Risa Y\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality\"},\"author\":{\"name\":\"Risa Y\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\"},\"headline\":\"Definisi Dan Cara Kerja Teknologi Augmented Reality\",\"datePublished\":\"2020-07-29T08:49:03+00:00\",\"dateModified\":\"2020-10-17T03:36:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality\"},\"wordCount\":1688,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Augmented-Reality.png\",\"keywords\":[\"augmented reality artinya\",\"augmented reality contoh\",\"augmented reality gps\",\"augmented reality indonesia\",\"augmented reality marker\",\"manfaat augmented reality\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality\",\"name\":\"Definisi Dan Cara Kerja Teknologi Augmented Reality - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Augmented-Reality.png\",\"datePublished\":\"2020-07-29T08:49:03+00:00\",\"dateModified\":\"2020-10-17T03:36:04+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Augmented-Reality.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Augmented-Reality.png\",\"width\":1454,\"height\":696},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Definisi Dan Cara Kerja Teknologi Augmented Reality\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\",\"name\":\"Risa Y\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Risa Y\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Definisi Dan Cara Kerja Teknologi Augmented Reality - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Definisi Dan Cara Kerja Teknologi Augmented Reality - Hosteko Blog","og_description":"Pengertian Dari Augmented Reality (AR) Menurut penjelasan Haller, Billinghurst, dan Thomas (2007), riset\u00a0Augmented Reality bertujuan\u00a0untuk mengembangkan teknologi yang memperbolehkan penggabungan secara real-time terhadap digital content yang dibuat oleh komputer dengan dunia nyata. Augmented Reality memperbolehkan pengguna melihat objek maya dua dimensi atau tiga dimensi yang diproyeksikan terhadap dunia nyata. (Emerging Technologies of Augmented Reality: Interfaces [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2020-07-29T08:49:03+00:00","article_modified_time":"2020-10-17T03:36:04+00:00","og_image":[{"width":1454,"height":696,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Augmented-Reality.png","type":"image\/png"}],"author":"Risa Y","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Risa Y","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality"},"author":{"name":"Risa Y","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b"},"headline":"Definisi Dan Cara Kerja Teknologi Augmented Reality","datePublished":"2020-07-29T08:49:03+00:00","dateModified":"2020-10-17T03:36:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality"},"wordCount":1688,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Augmented-Reality.png","keywords":["augmented reality artinya","augmented reality contoh","augmented reality gps","augmented reality indonesia","augmented reality marker","manfaat augmented reality"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality","name":"Definisi Dan Cara Kerja Teknologi Augmented Reality - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Augmented-Reality.png","datePublished":"2020-07-29T08:49:03+00:00","dateModified":"2020-10-17T03:36:04+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Augmented-Reality.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Augmented-Reality.png","width":1454,"height":696},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/definisi-dan-cara-kerja-teknologi-augmented-reality#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Definisi Dan Cara Kerja Teknologi Augmented Reality"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b","name":"Risa Y","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Risa Y"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Augmented-Reality.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3835","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3835"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3835\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3836"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3835"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3835"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3835"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}