{"id":3980,"date":"2020-08-08T08:11:49","date_gmt":"2020-08-08T08:11:49","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=3980"},"modified":"2020-10-17T03:18:35","modified_gmt":"2020-10-17T03:18:35","slug":"mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux","title":{"rendered":"Mengenal tentang Wget Command (Windows &amp; amp; Linux)"},"content":{"rendered":"<h2>Pengertian Wget Commad<\/h2>\n<p>Wget merupakan singkatan dari \u201cweb get\u201d. Wget adalah tools download manager yang cukup sederhana namun sangat berguna. Tool ini dapat untuk menerima konten dan file dari berbagai server web. Nama wget dibuat dari gabungan kata <strong>World Wide Web\u00a0<\/strong>dan\u00a0<strong>get.\u00a0<\/strong>Tool ini men-support unduhan melalui FTP, SFTP, HTTP, dan HTTPS. Dikembangkan oleh GNU Project, aplikasi ini menjadi salah satu download manager terbaik saat ini. Meskipun diperuntukkan untuk Linux, saat ini dapat menggunakannya di berbagai macam sistem operasi: Linux, Windows, dan lain sebagainya.<\/p>\n<p>Wget berfungsi untuk mengunduh berbagai macam file yang ada di internet. Aplikasi ini bisa digunakan secara offline (terkoneksi dengan jaringan lokal) untuk melakukan pertukaran data antar perangkat komputer.<\/p>\n<h2><span id=\"Cara_Install_Wget\"><b>Cara Install Wget<\/b><\/span><\/h2>\n<h3><span id=\"1_Linux\"><b>1. Linux<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Cara instal Wget di Linux cukup mudah cukup membuka Terminal dan mengetikkan perintah berikut :<\/p>\n<ul>\n<li>Ubuntu<br \/>\n<em>$ sudo apt install wget<\/em><\/li>\n<li>CentOS:<br \/>\n<em>$ sudo yum install wget<\/em><\/li>\n<li>Fedora:<br \/>\n<em>$ sudo dnf install wget<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span id=\"2_Windows\"><b>2. Windows<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Ada beberapa langkah cara install Wget di Windows, yaitu :<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">1. Mengunduh file instalasi Wget untuk Windows<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Cara Install Wget di Windows dapat Anda lakukan dengan mengunduh file instalasinya terlebih dahulu. Anda dapat mengunduhnya melalui halaman SourceForge.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">2. Melakukan proses instalasi<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">klik file instalasi dan ikuti petunjuk yang diberikan.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3993 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/contoh-penggunaan-wget-command-install-wget-di-windows.png\" alt=\"\" width=\"1366\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/contoh-penggunaan-wget-command-install-wget-di-windows.png 1366w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/contoh-penggunaan-wget-command-install-wget-di-windows-1024x576.png 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/contoh-penggunaan-wget-command-install-wget-di-windows-768x432.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/contoh-penggunaan-wget-command-install-wget-di-windows-555x312.png 555w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/contoh-penggunaan-wget-command-install-wget-di-windows-1110x624.png 1110w\" sizes=\"auto, (max-width: 1366px) 100vw, 1366px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">3. Mengecek penggunaan Wget<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Sampai pada proses ini, sebenarnya sudah dapat menggunakan Wget. Namun, harus mengakses folder yang file program Wget untuk menggunakannya. Caranya adalah dengan menggunakan Command Prompt. Misalnya akan mengunduh file melalui URL, perintah yang digunakan seperti ini :<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><i>C:\\Program Files (x86)\\GnuWin32\\bin\\wget.exe\u201d [alamatURL]<\/i><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">*<b>alamatURL<\/b> diganti dengan URL file yang akan diunduh.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b>Catatan<\/b>: Sampai pada langkah ini sudah selesai mengikuti panduan cara install Wget di Windows. Namun jika menginginkan kemudahan ketika menjalankan proses download, gunakan langkah 4 untuk mengatur <b>Environment Variable<\/b>.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">4. (Opsional) Mengarahkan path ke program<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Agar tidak perlu mengarahkan direktori ke program pada saat menjalankan aplikasi, maka perlu dilakukan pengaturan <i>environment variable<\/i> terlebih dahulu.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Akses \u201c<b>View Advance System Setting<\/b>\u201d \u00bb \u201c<b>Environment Variable<\/b>\u201d kemudian edit path untuk menambahkan Wget di dalamnya.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3994 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/contoh-penggunaan-wget-command-konfigurasi-wget-d-windows.jpg\" alt=\"\" width=\"1365\" height=\"767\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/contoh-penggunaan-wget-command-konfigurasi-wget-d-windows.jpg 1365w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/contoh-penggunaan-wget-command-konfigurasi-wget-d-windows-1024x575.jpg 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/contoh-penggunaan-wget-command-konfigurasi-wget-d-windows-768x432.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/contoh-penggunaan-wget-command-konfigurasi-wget-d-windows-555x312.jpg 555w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/contoh-penggunaan-wget-command-konfigurasi-wget-d-windows-1110x624.jpg 1110w\" sizes=\"auto, (max-width: 1365px) 100vw, 1365px\" \/><\/p>\n<h2><span id=\"Contoh_Penggunaan_Wget_Command\"><b>Contoh Penggunaan Wget Command<\/b><\/span><\/h2>\n<p>Wget tidak hanya digunakan untuk mengunduh file saja, tetapi juga folder dan juga dapat digunakan untuk mencari link yang rusak. Contoh penggunaan Wget command di bawah ini hanya beberapa contoh saja, selain ini masih banyak fungsi Wget yang masih bisadi pelajari.<\/p>\n<p>Berikut ini beberapa contoh penggunaan Wget command :<\/p>\n<h3>1. Menggunakan Wget Command untuk Mengunduh File Tunggal<\/h3>\n<p>Salah satu contoh perintah dasar dari wget adalah mengunduh file tunggal dan menyimpannya di direktori working Anda saat ini. Sebagai contoh bisa memperoleh versi terbaru WordPress dengan menggunakan command berikut ini :<\/p>\n<pre>wget https:\/\/wordpress.org\/latest.zip<\/pre>\n<p>output seperti ini :<\/p>\n<pre>--2018-02-23 12:53:10-- https:\/\/wordpress.org\/latest.zip\r\nResolving wordpress.org (wordpress.org)... 198.143.164.252\r\nConnecting to wordpress.org (wordpress.org) 198.143.164.252| :443... connected.\r\nHTTP request sent, awaiting response... 200 OK\r\nLength: 9332728 (8,9M) [application\/zip]\r\nSaving to: 'latest.zip'\r\n\r\nlatest.zip 100%[===============&gt;] 8,90MB\/s in 1,3s\r\n\r\n2018-02-23 12:53:14 (6,88 MB\/s) - 'latest.zip' saved [9332728\/9332728]<\/pre>\n<p>Pada contoh, file yang diberi nama <strong>latest.zip\u00a0<\/strong>akan diunduh di dalam direktori working saat ini dan akan melihat informasi tambahan, seperti <em>progress\u00a0<\/em>unduhan, kecepatan, ukuran, waktu, dan tanggal.<\/p>\n<h3>2. Menggunakan Wget Command untuk Mengunduh File Berbanyak<\/h3>\n<p>Wget dapat digunakan untuk mengunduh banyak file sekaligus. Untuk dapat melakukannya, kita harus membuat dokumen teks dan menempatkan URL unduhan di di dalamnya. Pada contoh ini, kami akan mengunduh versi terbaru dari WordPress, Joomla, dan Drupal. Masukkan command berikut ini :<\/p>\n<pre>nano example.txt<\/pre>\n<p>Perintah ini berfungsi untuk membuat file example.txt dan membuka software antarmuka text editor. Lalu tempel\/paste link berikut ini :<\/p>\n<pre>https:\/\/wordpress.org\/latest.zip\r\n\r\nhttps:\/\/download.joomla.org\/cms\/joomla3\/3-8-5\/Joomla_3-8-5-Stable-Full_Package.zip\r\n\r\nhttps:\/\/ftp.drupal.org\/files\/projects\/drupal-8.4.5.zip<\/pre>\n<p>Setelah itu gunakan <strong>-i\u00a0<\/strong>untuk menyimpan semua file Anda di dalam contoh file teks :<\/p>\n<pre>wget -i example.txt<\/pre>\n<p>Tunggu sampai prosesnya selesai. Kini sudah memiliki tiga sistem manajemen konten terpopuler.<\/p>\n<h3>3. Menggunakan Wget Command untuk Menyimpan File dengan Nama Berbeda<\/h3>\n<p>Pada contoh wget kali ini akan menyimpan file dengan nama berbeda menggunakan opsi <strong>-O <\/strong>:<\/p>\n<pre class=\"\">wget -O wordpress-install.zip https:\/\/wordpress.org\/latest.zip<\/pre>\n<p>Dalam kasus ini, resource yang telah diunduh akan disimpan sebagai\u00a0<strong>wordpress-install.zip\u00a0<\/strong>dan bukan dalam nama aslinya.<\/p>\n<h3>4. Menggunakan Wget Command untuk Menyimpan File dalam Direktori Khusus<\/h3>\n<p>Memanfaatkan wget untuk menyimpan file dalam direktori lain menggunakan fungsi <strong>-P <\/strong>:<\/p>\n<pre class=\"\">wget -P documents\/archives\/ https:\/\/wordpress.org\/latest.zip<\/pre>\n<p>File yang akan diterima menggunakan syntac ini akan tersimpan dalam folder <strong>documents\/archives<\/strong>.<\/p>\n<h3>5. Menggunakan Wget Command untuk Membatasi Kecepatan Unduhan<\/h3>\n<p>Dengan wget dapat membatasi kecepatan unduhan. Hal ini tentu sangat berguna ketika seseorang hendak mengunduh file berukuran besar dan akhirnya menggunakan semua kuota bandwidth. Sebagai contoh, wget ini akan membatasi kecepatan hingga 500.000 (500k) :<\/p>\n<pre class=\"\">wget --limit-rate=500k https:\/\/wordpress.org\/latest.zip<\/pre>\n<h3>6. Menggunakan Wget Command untuk Pengaturan \u201cCoba Lagi\u201d<\/h3>\n<p>Error pada koneksi internet dapat menyebabkan proses unduhan akan terhenti. Untuk mengatasi masalah ini dapat mengakalinya dengan membuat \u201ccoba lagi\u201d (retry attempts) menggunakan fungsi <strong>-tries <\/strong>:<\/p>\n<pre class=\"\">wget -tries=100 https:\/\/wordpress.org\/latest.zip<\/pre>\n<h3>7. Menggunakan Wget Command untuk Mengunduh di Background<\/h3>\n<p>Untuk file yang berukuran sangat besar bisa memanfaatkan fungsi <strong>-b<\/strong>. Dengan fungsi ini, konten dapat diunduh di background.<\/p>\n<pre class=\"\">wget -b http:\/\/example.com\/beefy-file.tar.gz<\/pre>\n<p><strong>Wget-log\u00a0<\/strong>akan tersimpan di dalam direktori working yang digunakan untuk mengecek perkembangan dan status unduhan. Command berikut ini juga dapat melakukan trik yang sama :<\/p>\n<pre class=\"\">tail -f wget-log<\/pre>\n<h3>8. Menggunakan Wget Command untuk Mengunduh via FTP<\/h3>\n<p>Command juga dapat digunakan bersamaan dengan FTP hanya perlu membuat username dan password seperti yang bisa dilihat pada contoh wget ini :<\/p>\n<pre class=\"\">wget --ftp-user=YOUR_USERNAME --ftp-password=YOUR_PASSWORD ftp:\/\/example.com\/something.tar<\/pre>\n<h3>9. Menggunakan Wget Command untuk Melanjutkan Kembali Unduhan yang Terhenti<\/h3>\n<p>Unduhan akan terhenti jika koneksi internet tidak stabil atau tiba-tiba listrik padam. Biasanya masalah ini terjadi pada file yang berukuran sangat besar. Alih-alih memulainya kembali, unduhan bisa dilanjutkan menggunakan fungsi <strong>-c :\u00a0<\/strong><\/p>\n<pre class=\"\">wget -c https:\/\/example\/very-big-file.zip<\/pre>\n<p>Jika melakukan perintah tanpa memasukkan fungsi <strong>-c<\/strong>, maka pada file terbaru akan ditambahkan\u00a0<strong>.1\u00a0<\/strong>di bagian akhir karena sebelumnya file dengan nama yang sama sudah ada.<\/p>\n<h3>10. Menggunakan Wget Command untuk Mengunduh Konten Seluruh Situs<\/h3>\n<p>Perintah Wget juga bisa digunakan untuk mengunduh konten seluruh situs. Dengan demikian, bisa melihat atau membaca website tanpa perlu terhubung ke internet. Berikut contohnya :<\/p>\n<pre class=\"\">wget --miror --convert-link --page-requisites --no-parent -P documents\/websites\/ https:\/\/some-website.com<\/pre>\n<p>Mari kita mulai dengan menganalisa satu per satu perintah yang ada pada command di atas :<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>\u2013mirror<\/strong><\/td>\n<td>Membuat unduhan Anda rekursif.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>\u2013convert-links<\/strong><\/td>\n<td>Semua link dapat diubah ke penggunaan offline yang lebih tepat.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>\u2013page-requisites<\/strong><\/td>\n<td>Termasuk semua file yang penting, seperti CSS, JS, dan gambar.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>\u2013no-parent<\/strong><\/td>\n<td>Memastikan bahwa direktori yang berada\u00a0<em>di atas\u00a0<\/em>hirarki tidak disimpan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>-P documents\/websites\/<\/strong><\/td>\n<td>Memastikan bahwa semua konten tersimpan di direktori khusus kami.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Setelah prosesnya selesai bisa membuka website yang telah diunduh dan menemukan semua file yang tersimpan dala folder <strong>documents\/websites\/<\/strong>.<\/p>\n<h3>11. Menggunakan Wget Command untuk Mencari Link Rusak<\/h3>\n<p>Dengan menggunakan perintah wget untuk mencari dan menemukan semua URL rusak yang menampilkan halaman 404 error pada suatu website. Mulailah dengan menjalankan command berikut ini :<\/p>\n<pre class=\"\">wget -o wget-log -r -1 5 --spider http:\/\/example.com<\/pre>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>o<\/strong><\/td>\n<td>Mengumpulkan output ke dalam file untuk digunakan kemudian.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>-l<\/strong><\/td>\n<td>Membuat level rekursif.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>-r<\/strong><\/td>\n<td>Membuat unduhan rekursif.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>\u2013spider<\/strong><\/td>\n<td>Mengatur wget ke mode spider.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Sekarang lihat file\u00a0<strong>wget-log\u00a0<\/strong>untuk mencari link yang rusak. Berikut command yang sebaiknya digunakan :<\/p>\n<pre class=\"\">grep -B 2 '404' wget-log | grep \"http\" | cut -d \" \" -f 4 | sort -u<\/pre>\n<h3>12. Menggunakan Wget Command untuk Mengunduh File yang Telah Diberi Angka<\/h3>\n<p>Jika memiliki file atau gambar yang telah dinomori pada daftar tertentu, bisa dengan mudah mengunduh semuanya dengan syntax berikut ini :<\/p>\n<pre class=\"\">wget http:\/\/example.com\/images\/{1..50}.jpg<\/pre>\n<h2><span id=\"Beberapa_Trik_Wget\"><b>Beberapa Trik Wget<\/b><\/span><\/h2>\n<p>Ada beberapa opsi yang ditawarkan oleh Wget untuk melakukan proses download. Jika ingin melihat beberapa fungsi lain atau fitur dari Wget, gunakan perintah \u201c<b>man wget<\/b>\u201d di Terminal atau \u201c<b>wget \u2013help<\/b>\u201d di Windows. Perintah tersebut akan menampilkan panduan lengkap cara menggunakan Wget.<\/p>\n<p>Ada beberapa opsi pemakainya Wget, seperti :<\/p>\n<ul>\n<li>Menjalankan proses unduh di background dapat dilakukan dengan menggunakan opsi \u201c-b\u201d saat menjalankan program.<\/li>\n<li>Menggunakan opsi \u201c-t\u201d diikuti dengan angka (x). Opsi ini digunakan untuk melakukan percobaan pengunduhan (<em>retry<\/em>) sampai dengan x kali jika terjadi masalah. Opsi ini dapat digunakan ketika website atau domain yang diakses terkadang bermasalah.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Berikut ini beberapa opsi Wget lain yang bisa digunakan :<\/p>\n<table width=\"925\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>-V<\/td>\n<td>\u2013version<\/td>\n<td>Menampilkan versi dari Wget dan keluar.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>-h<\/td>\n<td>\u2013help<\/td>\n<td>Menampilkan bantuan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>-b<\/td>\n<td>\u2013background<\/td>\n<td>Pergi ke background setelah memulai.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>-d<\/td>\n<td>\u2013debug<\/td>\n<td>Tampilkan banyak informasi debugging.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>-q<\/td>\n<td>\u2013quiet<\/td>\n<td>Diam (tidak ada output).<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>-r<\/td>\n<td>\u2013recursive<\/td>\n<td>Spesifikasikan untuk mendownload rekursif.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><\/td>\n<td>\u2013no-check-certificate<\/td>\n<td>Jangan memvalidasi server certificate.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Selain itu dapat menggunakan Wget untuk melakukan pemindahan data dari server hosting satu ke server hosting lainnya. Tentu saja itu akan mempermudah proses pemindahan data.<\/p>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;3980&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;0&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;0&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;0\\\/5 - (0 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Mengenal tentang Wget Command (Windows \\u0026amp; amp; Linux)&quot;,&quot;width&quot;:&quot;0&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 0px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            <span class=\"kksr-muted\">Jadilah yang pertama untuk memberi nilai<\/span>\n    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Wget Commad Wget merupakan singkatan dari \u201cweb get\u201d. Wget adalah tools download manager yang cukup sederhana namun sangat berguna. Tool ini dapat untuk menerima konten dan file dari berbagai server web. Nama wget dibuat dari gabungan kata World Wide Web\u00a0dan\u00a0get.\u00a0Tool ini men-support unduhan melalui FTP, SFTP, HTTP, dan HTTPS. Dikembangkan oleh GNU Project, aplikasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":3995,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[1511,1512,1510,1508,1509],"class_list":["post-3980","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-cara-menggunakan-wget","tag-wget-command","tag-wget-command-for-windows","tag-wget-command-linux","tag-wget-command-windows"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Wget-Command-1110x566.png",873,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Wget-Command-555x283.png",463,236,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Wget-Command-300x153.png",300,153,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Wget-Command.png",2880,1468,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal tentang Wget Command (Windows &amp; amp; Linux) - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal tentang Wget Command (Windows &amp; amp; Linux) - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pengertian Wget Commad Wget merupakan singkatan dari \u201cweb get\u201d. Wget adalah tools download manager yang cukup sederhana namun sangat berguna. Tool ini dapat untuk menerima konten dan file dari berbagai server web. Nama wget dibuat dari gabungan kata World Wide Web\u00a0dan\u00a0get.\u00a0Tool ini men-support unduhan melalui FTP, SFTP, HTTP, dan HTTPS. Dikembangkan oleh GNU Project, aplikasi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-08-08T08:11:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-10-17T03:18:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Wget-Command.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2880\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1468\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Risa Y\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Risa Y\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux\"},\"author\":{\"name\":\"Risa Y\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\"},\"headline\":\"Mengenal tentang Wget Command (Windows &amp; amp; Linux)\",\"datePublished\":\"2020-08-08T08:11:49+00:00\",\"dateModified\":\"2020-10-17T03:18:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux\"},\"wordCount\":1214,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Wget-Command.png\",\"keywords\":[\"cara menggunakan wget\",\"wget command\",\"wget command for windows\",\"wget command linux\",\"wget command windows\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux\",\"name\":\"Mengenal tentang Wget Command (Windows &amp; amp; Linux) - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Wget-Command.png\",\"datePublished\":\"2020-08-08T08:11:49+00:00\",\"dateModified\":\"2020-10-17T03:18:35+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Wget-Command.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Wget-Command.png\",\"width\":2880,\"height\":1468},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal tentang Wget Command (Windows &amp; amp; Linux)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\",\"name\":\"Risa Y\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Risa Y\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal tentang Wget Command (Windows &amp; amp; Linux) - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal tentang Wget Command (Windows &amp; amp; Linux) - Hosteko Blog","og_description":"Pengertian Wget Commad Wget merupakan singkatan dari \u201cweb get\u201d. Wget adalah tools download manager yang cukup sederhana namun sangat berguna. Tool ini dapat untuk menerima konten dan file dari berbagai server web. Nama wget dibuat dari gabungan kata World Wide Web\u00a0dan\u00a0get.\u00a0Tool ini men-support unduhan melalui FTP, SFTP, HTTP, dan HTTPS. Dikembangkan oleh GNU Project, aplikasi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2020-08-08T08:11:49+00:00","article_modified_time":"2020-10-17T03:18:35+00:00","og_image":[{"width":2880,"height":1468,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Wget-Command.png","type":"image\/png"}],"author":"Risa Y","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Risa Y","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux"},"author":{"name":"Risa Y","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b"},"headline":"Mengenal tentang Wget Command (Windows &amp; amp; Linux)","datePublished":"2020-08-08T08:11:49+00:00","dateModified":"2020-10-17T03:18:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux"},"wordCount":1214,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Wget-Command.png","keywords":["cara menggunakan wget","wget command","wget command for windows","wget command linux","wget command windows"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux","name":"Mengenal tentang Wget Command (Windows &amp; amp; Linux) - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Wget-Command.png","datePublished":"2020-08-08T08:11:49+00:00","dateModified":"2020-10-17T03:18:35+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Wget-Command.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Wget-Command.png","width":2880,"height":1468},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-wget-command-windows-amp-linux#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal tentang Wget Command (Windows &amp; amp; Linux)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b","name":"Risa Y","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Risa Y"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Wget-Command.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3980","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3980"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3980\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3995"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3980"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3980"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3980"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}