{"id":6808,"date":"2020-10-19T09:12:10","date_gmt":"2020-10-19T09:12:10","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=6808"},"modified":"2020-10-19T09:14:11","modified_gmt":"2020-10-19T09:14:11","slug":"mengenal-tentang-dreamweaver","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver","title":{"rendered":"Mengenal Tentang Dreamweaver"},"content":{"rendered":"<h1><strong>Pengertian Adobe Dreamweaver<\/strong><\/h1>\n<p><strong>Adobe Dreamweaver<\/strong> adalah program yang digunakan untuk membuat atau menyunting halaman web. Software Dreamweaver dikeluarkan oleh Adobe System. Aplikasi ini banyak digunakan oleh para programmer, desainer dan developer web dikarenakan kemudahan dalam penggunaanya, kelengkapan fiturnya dan juga dukungannya terhadap teknologi terkini.<\/p>\n<p>Adobe Dreamweaver menyediakan fitur editor <strong>WYSIWYG (What You See is What You Get)<\/strong> atau dalam bahasa kesehariannya disebut Design View. Maksudnya adalah tampilan hasil akhir web nanti akan sama dengan tampilan pada saat proses perancangan halaman web.<\/p>\n<div>Dengan segala fitur yang ada pada Adobe Dreamweaver, membuat suatu web bukanlah hal yang sulit. Tidak perlu menguasai berbagai macam bahasa pemrograman web seperti HTML, CSS, Javascript, PHP dll. Cukup mengetahui dasar dasarnya saja, karena didalam aplikasi ini sudah disediakan alat alat otomatis.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan 3 macam tampilan yaitu :<\/div>\n<ol>\n<li>Code View cocok untuk para programmer yang terbiasa dengan kode kode pemrograman web.<\/li>\n<li>Design View cocok untuk para Designer yang terbiasa dengan visual.<\/li>\n<li>Split View cocok untuk yang ingin menggunakan keduanya.<\/li>\n<\/ol>\n<h1><strong>Sejarah Adobe Dreamweaver<\/strong><\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6839 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/dw.png\" alt=\"\" width=\"776\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/dw.png 776w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/dw-768x760.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/dw-640x633.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/dw-400x396.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 776px) 100vw, 776px\" \/><\/p>\n<div>Dulunya program ini bernama Macromedia Dreamweaver dan dikelola oleh Macromedia. Versi pertamanya dirilis pada Desember 1997 dengan nama Macromedia Dreamweaver 1.0 untuk sistem operasi Mac. Kemudian pada Maret 1998, muncul versi pertama untuk sistem operasi windows yaitu Macromedia Dreamweaver 1.2<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Macromedia Dreamweaver terus berkembang sampai dengan tahun 2005 dengan versi terbarunya yaitu Macromedia Dreamweaver 8. Kemudian Dreamweaver diambil alih oleh Adobe System sehingga namanya berubah menjadi Adobe Dreamweaver. Pada 16 April 2007, Dreamweaver mengeluarkan versi terbarunya dengan nama Adobe Dreamweaver CS3.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Dengan hadirnya HTML5, Dreamweaver kembali merilis versi terbarunya dengan nama Adobe Dreamweaver CS5.5. Sedangkan sekarang ini versi terakhir Dreamweaver adalah Dreamweaver CC yang dirilis pada 21 April 2012.<\/div>\n<h1><strong>Fungsi Adobe Dreamweaver<\/strong><\/h1>\n<p>Adobe Dreamweaver mempunyai berbagai macam kegunaan. Ini kegunaan Adobe Dreamweaver :<\/p>\n<ul>\n<li>Untuk mendesain situs web<\/li>\n<li>Untuk membuat program berbasis web<\/li>\n<li>Untuk membuat template blog<\/li>\n<li>Untuk membuat situs web tanpa bersentuhan langsung dengan bahasa pemrograman.<\/li>\n<\/ul>\n<h1><strong>Fitur Terbaru Adobe Dreamweaver CC<\/strong><\/h1>\n<p>Adobe Dreamweaver terus melakukan pembaharuan. Berikut ini adalah fitur fitur terbaru yang disertakan dalam Adobe Dreamweaver CC, yaitu :<\/p>\n<h3><strong>1. CSS Designer<\/strong><\/h3>\n<p>Fitur visual editing untuk membantu membuat standar kode web dan menerapkan properti CSS seperti gradient dan shadows.<\/p>\n<h3><strong>2. Starter Templates<\/strong><\/h3>\n<p>Template khusus web yang bersifat responsif dan dapat diubah tata letaknya.<\/p>\n<h3><strong>3. Extract<\/strong><\/h3>\n<p>Dapat mengubah desain web yang sudah dibuat di photoshop menjadi kode web secara otomatis.<\/p>\n<h3><strong>4. Live View<\/strong><\/h3>\n<p>Tersedia berbagai penambahan fitur seperti insert panel, keyboard shortcut dan HTML Tag Editor yang membuat proses editing lebih cepat dari sebelumnya.<\/p>\n<h3><strong>5. Full Support HTML5<\/strong><\/h3>\n<p>Fitur ini mendukung secara penuh penggunaan HTML5, seperti streaming audio dan video.<\/p>\n<h1><strong><span id=\"Tutorial-Dreamweaver-Membuat-Website\">Tutorial Dreamweaver: Membuat Website<\/span><\/strong><\/h1>\n<h3><strong>1. Membuat Situs Baru<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li>Buka\u00a0<b>Site -&gt; New Site\u00a0<\/b>pada dashboard Adobe Dreamweaver CC lalu jendela akan muncul.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6829 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/New-Site-1.png\" alt=\"\" width=\"1228\" height=\"888\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/New-Site-1.png 1228w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/New-Site-1-1024x740.png 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/New-Site-1-768x555.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/New-Site-1-640x463.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/New-Site-1-400x289.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1228px) 100vw, 1228px\" \/><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memberi nama website dan menyimpannya dalam satu folder. Cara ini dapat membantu untuk mengelola file dan mempermudah untuk melakukan proses unggah.<\/p>\n<ul>\n<li>Jika ingin memasukkan gambar ke situs, klik <b>Advanced Settings -&gt; Local Info<\/b>\u00a0untuk melakukannya. Folder gambar akan dibuat dalam folder situs.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6811 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Local-Info.png\" alt=\"\" width=\"1260\" height=\"852\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Local-Info.png 1260w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Local-Info-1024x692.png 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Local-Info-768x519.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Local-Info-640x433.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Local-Info-400x270.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1260px) 100vw, 1260px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>Klik\u00a0<b>Save\u00a0<\/b>jika sudah selesai.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>2. Membuat File Homepage<\/strong><\/h3>\n<p>Buka\u00a0<b>File -&gt; New\u00a0<\/b>lalu pilih\u00a0<b>New Document<\/b>. Pilih HTML sebagai tipe dokumen lalu klik\u00a0<b>Create<\/b>\u00a0tidak harus memberi judul dokumen.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6812 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/New-Document.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"509\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/New-Document.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/New-Document-640x424.jpg 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/New-Document-400x265.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p>Kemudian akan diarahkan kembali pada lembar kerja dan lembar kerja akan berwarna putih dengan beberapa baris kode HTML. Sebenarnya, lembaran itu merupakan tampilan website secara live. Simpanlah file HTML sebagai <b>index.html<\/b>, dan letakkan dalam folder situs.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6812 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/New-Document.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"509\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/New-Document.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/New-Document-640x424.jpg 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/New-Document-400x265.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<h3><strong>3. Membuat Header<\/strong><\/h3>\n<p>Pada langkah ini akan membuat header website. Biasanya header akan diisi oleh logo dan nama situs.<\/p>\n<p>Klik halaman putih atau pilih bagian tertentu dengan elemen\u00a0<b>&lt;body&gt;\u00a0<\/b>pada editor. Klik<strong> Insert <\/strong>pada kanan atas panel. Langkah ini akan menampilkan daftar dari elemen HTML umum yang dapat ditambahkan pada halaman.<\/p>\n<p>Cari elemen\u00a0<b>Header<\/b>.<\/p>\n<p>Klik <strong>drag and drop<\/strong> elemen tersebut ke lembar kerja, dan dalam sekejap elemen tersebut akan ditambahkan pada website beserta kodenya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6813 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Header.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"493\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Header.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Header-640x411.jpg 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Header-400x257.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p>Setelah itu, ubah header menjadi heading dengan tag\u00a0<b>&lt;H1&gt;\u2026&lt;\/H1&gt;<\/b>. Hal ini dilakukan agar website SEO-friendly dan menginformasikan tentang situs kepada mesin pencari. Tandai teks di bagian tersebut lalu buka panel <b>Insert<\/b>. Cari dan klik\u00a0<b>Heading: H1<\/b>.<\/p>\n<p>Setelah itu ubah teks tersebut menjadi judul website. Judul website harus deskriptif dan mewakili topik. Disini akan menggunakan contoh dengan nama \u201cWelcome to The Development Site.\u201d<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6814 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Welcome-to-The-Development-Site.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"423\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Welcome-to-The-Development-Site.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Welcome-to-The-Development-Site-640x353.jpg 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Welcome-to-The-Development-Site-400x220.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<h3><strong>4. Tambah Navigasi Home<\/strong><\/h3>\n<p>Menambah baris setelah header untuk menambah tombol navigasi home. Sekarang masuk pada menu panel <b>Insert\u00a0<\/b>dan cari elemen\u00a0<b>Navigation<\/b>. Ketika klik elemen tersebut, jendela akan muncul. Lalu, tulis <b>navigation\u00a0<\/b>sebagai ID dan klik\u00a0<b>OK<\/b>.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6815 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Navigation.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"424\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Navigation.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Navigation-640x353.jpg 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Navigation-400x221.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p>Cara ini akan menambah elemen navigasi ke editor. Ketika berada pada elemen konten, carilah <b>Hyperlink\u00a0<\/b>pada panel\u00a0<b>Insert<\/b>. Klik dan isi detailnya seperti contoh berikut :<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6816 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Hyperlink.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"524\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Hyperlink.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Hyperlink-640x437.jpg 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Hyperlink-400x273.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p><strong>CATATAN :<\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Link tersebut akan mirip dengan halaman yang akan navigasikan ke website. Saat ini hanya menggunakan hashtag untuk mengisi kolom yang kosong.&#8221;<\/p>\n<p>Ketika telah selesai, klik <b>OK<\/b>. Sekarang, tombol home dapat di klik dan memiliki lebih banyak baris kode di editor.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6817 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/baris-kode.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"493\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/baris-kode.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/baris-kode-640x411.jpg 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/baris-kode-400x257.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<h3><strong>5. Menambahkan Deskripsi Website<\/strong><\/h3>\n<p>Menambahkan header sekunder (sub-header), paragraf, dan beberapa bullet point sebagai deskripsi website.<\/p>\n<p>Tambahkan baris setelah kode navigasi san klik\u00a0<b>Header: H2\u00a0<\/b>dan\u00a0<b>Paragraph\u00a0<\/b>pada panel\u00a0<b>Insert<\/b>. Langkah ini akan menambahkan tag\u00a0<b>&lt;h2&gt;\u00a0<\/b>dan\u00a0<b>&lt;p&gt;\u00a0<\/b>pada editor. Setelah itu, pastikan konten yang ada di dalamnya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6818 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/add-paragraph.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"492\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/add-paragraph.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/add-paragraph-640x410.jpg 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/add-paragraph-400x256.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p>Sekarang bisa menambah bullet points. Untuk menambahkannya, tambahkan baris di bawah kode paragraf. Buka pane <b>Insert<\/b>\u00a0dan klik\u00a0<b>Unordered List<\/b>. Tag\u00a0<b>&lt;ul&gt;\u00a0<\/b>dapat ditemukan pada editor. Sementara itu, klik\u00a0<b>List Item\u00a0<\/b>pada panel\u00a0<b>Insert\u00a0<\/b>dan proses ini akan menambahkan tag\u00a0<b>&lt;li&gt;\u00a0<\/b>ke dalam tag\u00a0<b>&lt;ul&gt;<\/b><\/p>\n<p>Hal yang perlu digaris bawahi pada list HTML adalah harus menambah beberapa tag secara manual sesuai dengan jumlah poin. Contohnya akan terlihat seperti berikut :<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6819 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/add-list-of-items.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"493\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/add-list-of-items.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/add-list-of-items-640x411.jpg 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/add-list-of-items-400x257.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p>Disini telah berhasil membuat struktur dasar homepage. Dapat juga menambahkan beberapa konten lain seperti form, video, gambar dll. Namun, sebagai permulaan berhasil membuat struktur dasar saja sudah cukup.<\/p>\n<p>Walaupun terlihat polos bisa menambahkan style sheet untuk membuatnya lebih menarik.<\/p>\n<h3><strong>6. Membuat File CSS<\/strong><\/h3>\n<p>Cascading Style Sheet (CSS) digunakan untuk memodifikasi elemen pada HTML dan akan selalu digunakan oleh developer ketika membuat website. Ibarat HTML adalah struktur tubuh dari website, maka CSS adalah bagian estetika yang membuat tubuh tersebut terlihat indah.<\/p>\n<p>Sekarang, yang perlu dilakukan pertama kali adalah memberi header sebuah ID. Arahkan kursor ke kanan bawah dari panel Dreamweaver ini lalu pilih panel <b>DOM<\/b>. Anda akan melihat struktur situs secara keseluruhan disini.<\/p>\n<p>Klik\u00a0<b>Header<\/b> dan akan menyadari bahwa header ditandai dengan warna biru, bersamaan dengan label dan tanda plus.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6820 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/mark-the-header-for-css.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"423\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/mark-the-header-for-css.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/mark-the-header-for-css-640x353.jpg 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/mark-the-header-for-css-400x220.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p>Klik tanda plus dan ketikkan\u00a0<b>#header<\/b>. Hashtag tersebut memberikan ID kepada elemen tersebut. Setelah itu tekan return atau enter. Pada menu selanjutnya, pilih source:\u00a0<b>Create a New CSS file.<\/b><\/p>\n<p>Jendela baru akan muncul. Pilih\u00a0<b>Browse\u00a0<\/b>dan cari folder situs. Ketikkan <b>style.css\u00a0<\/b>dan sklik\u00a0<b>save<\/b>. Lalu, klik\u00a0<b>OK<\/b>.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6821 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Create-a-New-CSS-file.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"422\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Create-a-New-CSS-file.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Create-a-New-CSS-file-640x352.jpg 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Create-a-New-CSS-file-400x220.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p>Maka akan mendapati <b>style.css\u00a0<\/b>yang baru, muncul di atas live view dan elemen link baru pada code editor.<\/p>\n<p>Lakukan cara yang sama untuk semua elemen yang memerlukan stylization. Saat ini, daripada membuat file CSS baru, simpan dimana file\u00a0<b>style.css\u00a0<\/b>berada.<\/p>\n<p>Sekarang dapat menggunakan CSS selector untuk styling.<\/p>\n<h3><strong>7. Buat CSS Selector untuk Judul Website<\/strong><\/h3>\n<p>Tandai\u00a0<b>H1\u00a0<\/b>dibawah header dari panel DOM. Lalu, pilih\u00a0<b>CSS Designer\u00a0<\/b>dari panel di atas.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6822 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/CSS-Designer.jpg\" alt=\"\" width=\"107\" height=\"300\" \/><\/p>\n<p>Klik tanda plus di belakang\u00a0<b>Selectors<\/b>. Secara otomatis nama\u00a0<b>#header h1\u00a0<\/b>akan muncul, setelah itu tekan return.<\/p>\n<p><strong>CATATAN : <\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Ini berarti bahwa hanya menargetkan elemen bernama <b>h1<\/b>\u00a0di dalam elemen\u00a0<b>#header<\/b>. Dengan cara ini, styling hanya akan berlaku untuk teks tertulis (judul situs web) dan bukan elemen tajuk itu sendiri.&#8221;<\/p>\n<h3><strong>8. Mengganti Font Judul<\/strong><\/h3>\n<p>Pastikan selector berada pada<b>\u00a0#header h1<\/b>.<\/p>\n<p>Klik\u00a0<b>Properties\u00a0<\/b>dan hilangkan centang pada\u00a0<b>Show Set\u00a0<\/b>untuk mengaktifkan opsi <strong>Layout,<\/strong> <b>Text,<\/b>\u00a0<b>Border<\/b>,\u00a0<b>Background <\/b>dll.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6823 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Show-Set.jpg\" alt=\"\" width=\"199\" height=\"300\" \/><\/p>\n<p>Klik opsi\u00a0<b>Text\u00a0<\/b>dan arahkan kursor pada\u00a0<b>font-family<\/b>\u00a0dan klik\u00a0<b>default font<\/b>. Bisa memilih diantara banyak opsi yang diberikan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6824 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/default-font.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"422\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/default-font.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/default-font-640x352.jpg 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/default-font-400x220.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p>Ditambah lagi, menu\u00a0<b>Manage Fonts\u00a0<\/b>akan memberi hamparan opsi lain dari database <strong>Adobe Edge Web Fonts<\/strong>.<\/p>\n<p>Pilih font yang diinginkan dengan meng-kliknya. Pada contoh dibawah ini sebagai contoh dengan menggunakan font bernama <b>Karla<\/b>. Ketika selesai, font judul website akan berganti dan akan ada tambahan kode penting pada <b>Source Code<\/b>\u00a0dan\u00a0<b>style.css<\/b>.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6825 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/choose-font.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"440\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/choose-font.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/choose-font-640x367.jpg 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/choose-font-400x229.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<h3><strong>9. Arahkan Judul ke Tengah<\/strong><\/h3>\n<p>Pada opsi\u00a0<b>Text<\/b>, arahkan kursor\u00a0<b>text-align dan klik\u00a0<\/b>center<b>.\u00a0<\/b>Maka akan menyadari ada perubahan dan juga kode tambahan pada <b>style.css<\/b>.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6826 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/text-align.jpg\" alt=\"\" width=\"744\" height=\"334\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/text-align.jpg 744w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/text-align-640x287.jpg 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/text-align-400x180.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 744px) 100vw, 744px\" \/><\/p>\n<p>Buat lah perubahan-perubahan yang diperlukan untuk konten website. Pada tutorial ini juga menambahkan konten dan style pada situs. Inilah hasil akhirnya :<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6827 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/perubahan-konten-dan-style.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"456\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/perubahan-konten-dan-style.jpg 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/perubahan-konten-dan-style-640x380.jpg 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/perubahan-konten-dan-style-400x238.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<h1><strong>Kelebihan Adobe Dreamweaver<\/strong><\/h1>\n<p>Dreamweaver memiliki banyak kelebihan. Berikuti ini beberapa kelebihan dreamweaver atau keuntungan dreamweaver :<\/p>\n<ul>\n<li>Dapat membuat kerangka website dengan mudah dan cepat.<\/li>\n<li>Tersedia berbagai macam tema atau template.<\/li>\n<li>Memiliki 3 tampilan yaitu :\n<ul>\n<li>Code View,<\/li>\n<li>Design View dan<\/li>\n<li>Split View.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>Memiliki Fitur Preview atau Live View.<\/li>\n<li>Kode yang dihasilkan ditulis secara rapi.<\/li>\n<li>Memiliki alat alat khusus untuk membuat program berbasis web.<\/li>\n<li>Mudah dioperasikan oleh pemula.<\/li>\n<li>Memiliki banyak plugin.<\/li>\n<\/ul>\n<h1><strong>Kekurangan Adobe Dreamweaver<\/strong><\/h1>\n<p>Selain memiliki kelebihan, Dreamweaver juga memiliki kerugian. Berikut ini kekurangan dreamweaver :<\/p>\n<ul>\n<li>Harga software original-nya mahal.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;6808&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;2&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (2 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Mengenal Tentang Dreamweaver&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (2 votes)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Adobe Dreamweaver Adobe Dreamweaver adalah program yang digunakan untuk membuat atau menyunting halaman web. Software Dreamweaver dikeluarkan oleh Adobe System. Aplikasi ini banyak digunakan oleh para programmer, desainer dan developer web dikarenakan kemudahan dalam penggunaanya, kelengkapan fiturnya dan juga dukungannya terhadap teknologi terkini. Adobe Dreamweaver menyediakan fitur editor WYSIWYG (What You See is What [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":6837,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3,153],"tags":[2020,2015,2019,2016,2017,2018],"class_list":["post-6808","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","category-pengetahuan-umum","tag-cara-membuat-dreamweaver-website","tag-dreamweaver-adalah","tag-fitur-adobe-dreamweaver","tag-fungsi-dreamweaver","tag-kelebihan-dan-kekurangan-adobe-dreamweaver","tag-sejarah-dreamweaver"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Adobe-Dreamweaver-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Adobe-Dreamweaver-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Adobe-Dreamweaver-300x183.png",300,183,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Adobe-Dreamweaver.png",1810,1102,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Tentang Dreamweaver - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Tentang Dreamweaver - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pengertian Adobe Dreamweaver Adobe Dreamweaver adalah program yang digunakan untuk membuat atau menyunting halaman web. Software Dreamweaver dikeluarkan oleh Adobe System. Aplikasi ini banyak digunakan oleh para programmer, desainer dan developer web dikarenakan kemudahan dalam penggunaanya, kelengkapan fiturnya dan juga dukungannya terhadap teknologi terkini. Adobe Dreamweaver menyediakan fitur editor WYSIWYG (What You See is What [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-10-19T09:12:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-10-19T09:14:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Adobe-Dreamweaver.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1810\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1102\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Risa Y\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Risa Y\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver\"},\"author\":{\"name\":\"Risa Y\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\"},\"headline\":\"Mengenal Tentang Dreamweaver\",\"datePublished\":\"2020-10-19T09:12:10+00:00\",\"dateModified\":\"2020-10-19T09:14:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver\"},\"wordCount\":1444,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Adobe-Dreamweaver.png\",\"keywords\":[\"cara membuat dreamweaver website\",\"dreamweaver adalah\",\"fitur adobe dreamweaver\",\"fungsi dreamweaver\",\"kelebihan dan kekurangan adobe dreamweaver\",\"sejarah dreamweaver\"],\"articleSection\":[\"Blog\",\"pengetahuan umum\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver\",\"name\":\"Mengenal Tentang Dreamweaver - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Adobe-Dreamweaver.png\",\"datePublished\":\"2020-10-19T09:12:10+00:00\",\"dateModified\":\"2020-10-19T09:14:11+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Adobe-Dreamweaver.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Adobe-Dreamweaver.png\",\"width\":1810,\"height\":1102},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Tentang Dreamweaver\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\",\"name\":\"Risa Y\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Risa Y\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Tentang Dreamweaver - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Tentang Dreamweaver - Hosteko Blog","og_description":"Pengertian Adobe Dreamweaver Adobe Dreamweaver adalah program yang digunakan untuk membuat atau menyunting halaman web. Software Dreamweaver dikeluarkan oleh Adobe System. Aplikasi ini banyak digunakan oleh para programmer, desainer dan developer web dikarenakan kemudahan dalam penggunaanya, kelengkapan fiturnya dan juga dukungannya terhadap teknologi terkini. Adobe Dreamweaver menyediakan fitur editor WYSIWYG (What You See is What [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2020-10-19T09:12:10+00:00","article_modified_time":"2020-10-19T09:14:11+00:00","og_image":[{"width":1810,"height":1102,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Adobe-Dreamweaver.png","type":"image\/png"}],"author":"Risa Y","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Risa Y","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver"},"author":{"name":"Risa Y","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b"},"headline":"Mengenal Tentang Dreamweaver","datePublished":"2020-10-19T09:12:10+00:00","dateModified":"2020-10-19T09:14:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver"},"wordCount":1444,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Adobe-Dreamweaver.png","keywords":["cara membuat dreamweaver website","dreamweaver adalah","fitur adobe dreamweaver","fungsi dreamweaver","kelebihan dan kekurangan adobe dreamweaver","sejarah dreamweaver"],"articleSection":["Blog","pengetahuan umum"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver","name":"Mengenal Tentang Dreamweaver - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Adobe-Dreamweaver.png","datePublished":"2020-10-19T09:12:10+00:00","dateModified":"2020-10-19T09:14:11+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Adobe-Dreamweaver.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Adobe-Dreamweaver.png","width":1810,"height":1102},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/mengenal-tentang-dreamweaver#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Tentang Dreamweaver"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b","name":"Risa Y","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Risa Y"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Adobe-Dreamweaver.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6808","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6808"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6808\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6837"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6808"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6808"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6808"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}