{"id":9308,"date":"2021-02-08T09:23:24","date_gmt":"2021-02-08T09:23:24","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=9308"},"modified":"2021-02-08T09:23:24","modified_gmt":"2021-02-08T09:23:24","slug":"pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux","title":{"rendered":"Pengertian Fungsi dan Cara Menggunakan Termux"},"content":{"rendered":"<h1><strong>Apa Itu Termux?<\/strong><\/h1>\n<p><b>Termux<\/b>\u00a0adalah sebuah aplikasi terminal berbasis Linux Debian yang mendukung perangkat dengan basic 32bit dan 64bit dengan dijalankan pada OS Android versi 5.0 (Lolipop) keatas yang mana tidak diperlukan akses root untuk menggunakannya.<\/p>\n<p>Termux bukanlah aplikasi media sosial maupun aplikasi yang digunakan untuk chatting apalagi untuk gaming. Dalam Google Playstore, akan menemukan penjelasan bahwa Termux adalah terminal emulator dan environment Linux berbasis Linux Debian.<\/p>\n<p>Secara mudahnya, terminal emulator itu semacam\u00a0<em>Command Prompt (CMD)<\/em>\u00a0pada Windows atau Linux. Jika CMD adanya di Windows atau Linux, terminal emulator ini adanya di sistem operasi Android. Terminal ini digunakan untuk memasukkan, menampilkan, dan mencetak data.<\/p>\n<p>Kelebihan dari Termux adalah aplikasi ini bisa langsung dipasang di smartphone Android tanpa perlu proses <em>rooting<\/em>\u00a0atau pengaturan lainnya. Termux tidak membutuhkan itu. Aplikasi ini juga mendukung perangkat Android berbasis 32bit ataupun 64bit.<\/p>\n<p>Aplikasi ini dibuat oleh Fredik Fornwall. Sejak dirilis pertama kali pada 30 Juni 2015 di Google PlayStore, Termux telah diunduh oleh lebih dari 10 juta pengguna android.<\/p>\n<h1><span id=\"Kegunaan_Termux\"><strong>Kegunaan Termux<\/strong><\/span><\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9315 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Kegunaan-Termux.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Kegunaan-Termux.png 1920w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Kegunaan-Termux-1024x576.png 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Kegunaan-Termux-768x432.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Kegunaan-Termux-1536x864.png 1536w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Kegunaan-Termux-640x360.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Kegunaan-Termux-400x225.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p>Sebagai terminal emulator, fungsi Termux hampir sama dengan Command Prompt di OS Windows dan Linux. Perbedaannya terletak pada perintah-perintah yang digunakan. Secara umum, berikut ini merupakan kegunaan dari Termux :<\/p>\n<ol>\n<li>Menjalankan bahasa pemprograman seperti Python, Ruby, dan Perl secara langsung tanpa perlu proses rooting.<\/li>\n<li>Meretas jaringan wifi, mempercepat koneksi internet, dan membuat jaringan internet tetap stabil.<\/li>\n<li>Digunakan untuk SSH Client.<\/li>\n<li>Menjalankan aplikasi teks editor berbasis terminal.<\/li>\n<li>Mengakses internet dengan Lynx atau browser yang menggunakan basis terminal.<\/li>\n<li>Eject Flashdisk dari smartphone yang tersambung dengan OTG.<\/li>\n<li>Melakukan aktivitas spamming.<\/li>\n<li>Membuat dan menjalankan bot (facebook, instagram, dll).<\/li>\n<li>Mengakses internet tanpa Java script dan css.<\/li>\n<li>Mengelola penyimpanan android (salin, hapus, pindah, ekstrak file).<\/li>\n<li>Mining dollar (Nuyul).<\/li>\n<li>Membuat backdoor.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Selain kegunaan Termux yang sudah disebutkan di atas, Termux masih memiliki banyak kegunaan jika tahu cara memberikan perintah pada aplikasi ini. Termux bisa digunakan untuk hacking website.<\/p>\n<p>Jika ingin menggunakan Termux untuk tujuan tersebut, tidak bisa menggunakan aplikasi sendiri. Perlu tools tambahan seperti Hydra, Nmap, dan sejenisnya. Meskipun bisa digunakan untuk hacking, sebaiknya menggunakan Termux dengan bijaksana dan bukan untuk tujuan yang buruk apalagi merugikan orang lain.<\/p>\n<h1><strong>Cara Install Termux di Android<\/strong><\/h1>\n<ul>\n<li>Buka aplikasi google play store.<\/li>\n<li>Kemudian ketik termux di kotak pencarian.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9320 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/termux.png\" alt=\"\" width=\"642\" height=\"537\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/termux.png 642w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/termux-640x535.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/termux-400x335.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 642px) 100vw, 642px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>Tekan install pada detail aplikasi termux.<\/li>\n<li>Setelah terinstall, tekan buka.<\/li>\n<li>Tunggu proses installing selesai.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">\n<h1><strong>Cara Menggunakan Termux<\/strong><\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9319 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Cara-Menggunakan-Termux.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Cara-Menggunakan-Termux.png 1920w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Cara-Menggunakan-Termux-1024x576.png 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Cara-Menggunakan-Termux-768x432.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Cara-Menggunakan-Termux-1536x864.png 1536w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Cara-Menggunakan-Termux-640x360.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Cara-Menggunakan-Termux-400x225.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p>Berikut adalah langkah-langkah secara urut menggunakan Termux, yaitu :<\/p>\n<h3><strong>1. Masukkan perintah ke aplikasi termux<\/strong><\/h3>\n<p>Termux hanya akan berjalan apabila menerima perintah. Dapat menggunakan keyboard android yang muncul di layar untuk menuliskan perintah.<\/p>\n<p>Perintah tersebut tergantung dari apa yang ingin dilakukan.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, berikut beberapa perintah dasar termux dan fungsinya.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>ls<\/strong>\u00a0= (huruf kecil dark LS) menampilkan isi file<\/li>\n<li><strong>cd<\/strong>\u00a0= membuka directory<\/li>\n<li><strong>pkg install &lt;nama paket&gt;<\/strong>\u00a0= menginstal packet pemrograman<\/li>\n<li><strong>apt list<\/strong>\u00a0= menampilkan semua paket pemrograman yang terinstall dan tidak.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Adapun penulisan perintah termux yang harus dipatuhi:<\/p>\n<ol id=\"block-657bed41-080e-448f-8612-b3551d3e6fe6\">\n<li>Menulis perintah di termux harus menggunakan huruf kecil.<\/li>\n<li>Setelah menulis perintah, tekan enter pada keyboard untuk menjalankan perintah tersebut.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><strong>2. Install package dan module<\/strong><\/h3>\n<p>Package dan module adalah 2 hal yang dibutuhkan oleh termux agar dapat menjalankan program, yaitu :<\/p>\n<p>Contoh dari :<\/p>\n<ol>\n<li>Package adalah <em>python<\/em>,\u00a0<em>php<\/em>,\u00a0<em>wget<\/em>, dll.<\/li>\n<li>Module ialah <em>mechanize<\/em>,\u00a0<em>request<\/em>,\u00a0<em>bs4<\/em>, dll.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Package dan module apa yang harus diinstal? Semuanya tergantung dari program atau script apa yang ingin di jalankan.<\/p>\n<p>Setiap script termux memiliki package dan module masing-masing. Biasanya sudah tertera di deskripsi script. Jadi bisa dengan mudah apa saja yang dibutuhkan.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Perintah pkg install + nama package untuk menginstal package<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Contoh :<\/span><\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\" style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #ff0000;\"><code><span style=\"color: #ff0000;\">pkg install python<\/span><\/code><\/span><\/pre>\n<ul>\n<li><strong>Menginstal module, gunakan perintah pip install + nama module<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Contoh :<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\" style=\"padding-left: 40px;\"><code><span style=\"color: #ff0000;\">pip install mechanize<\/span><\/code><\/pre>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><strong>Catatan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Khusus untuk script yang menggunakan pemrograman python2, perintah instalasi module harus menggunakan <span style=\"color: #000000;\">pip2.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #ff0000;\"><span style=\"color: #000000;\">Contoh:<\/span>\u00a0<code>pip2 install requests<\/code><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Package dan Module<\/span> cukup diinstal 1x. Artinya, apabila kalian sudah menginstall package python, maka semua script yang menggunakan pemrograman python dapat dijalankan di termux.<\/p>\n<p>Kemudian untuk menginstall packet atau module yang lebih dari satu dalam 1 baris perintah, dapat menggabungkan namanya.<\/p>\n<p>Contoh:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code><span style=\"color: #ff0000;\">pkg install wget git bash<\/span><\/code><\/pre>\n<p>Perintah diatas untuk menginstall package wget, git, dan bash secara bersamaan. Itu adalah informasi ukuran file dan menanyakan persetujuan apakah kalian ingin menginstall package tersebut dengan ukuran sekian?<\/p>\n<p>Untuk mengkonfirmasi,\u00a0<strong>tekan Y<\/strong>\u00a0pada keyboard\u00a0<strong>lalu enter<\/strong>. Kemudian proses instalasi akan dilanjutkan.<\/p>\n<p>Tanda apabila proses instalasi sudah selesai adalah munculnya ikon $. Ini artinya termux sudah siap menerima perintah kembali.<\/p>\n<div class=\"wp-block-group tips\">\n<div class=\"wp-block-group__inner-container\">\n<p><strong>Tips :<\/strong><\/p>\n<p>Agar aplikasi termux siap digunakan, maka silahkan install semua package dan module yang sering dibutuhkan berikut ini.<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code><span style=\"color: #ff0000;\">pkg install python python2 git php bash wget nano ruby toilet figlet openssh cowsay<\/span><\/code><\/pre>\n<pre class=\"wp-block-code\"><span style=\"color: #ff0000;\"><code><span style=\"color: #ff0000;\">pip install mechanize request bs4 six beautifulsoup4 urllib3gem install lolcat<\/span><\/code><\/span><\/pre>\n<\/div>\n<\/div>\n<h3><strong>3. Clone file script<\/strong><\/h3>\n<p>Hampir 90% pengguna menggunakan termux adalah untuk menjalankan script. Script tersebut adalah cerminan dari tujuan pengguna.<\/p>\n<p>Dapat mengclone script termux dari alamat dimana script itu tersimpan. Sebagai besar file script tersimpan di github. Ada juga sebagian kecil tersimpan di gitlab dan pastebin.<\/p>\n<p><strong>Github<\/strong> adalah layanan hos web bersama untuk pengembangan perangkat lunak. Layanan ini digunakan oleh developer untuk menyimpan kode dari sebuah project termasuk script termux.<\/p>\n<p><strong>Cara mengclone script termux dari github<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Install package git (pkg install git) kemudian menuliskan perintah git clone diikuti dengan alamat dari script itu sendiri.<\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"wp-block-group ex\">\n<div class=\"wp-block-group__inner-container\">\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Contoh:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Script A tersimpan di alamat berikut https:\/\/github.com\/termux\/script-A, Maka untuk menginstalnya, gunakan perintah ini.<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\" style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #ff0000;\"><code><span style=\"color: #ff0000;\">git clone https:\/\/github.com\/termux\/script-A<\/span><\/code><\/span><\/pre>\n<\/div>\n<\/div>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Keterangan<\/span>:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>https:\/\/github.com\/termux adalah alamat dari sebuah akun developer.<\/li>\n<li>script-A adalah nama dari sebuah script.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Apabila developer meng-upload script-A, maka linknya menjadi <em><span class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">https:\/\/github.com\/termux\/script-A<\/span><\/em>. Begitu juga apabila developer meng-upload script-ABC, maka linknya menjadi\u00a0<span class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">https:\/\/github.com\/termux\/script-ABC<\/span>.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Saat proses instalasi script, tunggu prosesnya sampai selesai 100%. Jangan tekan tombol apapun agar tidak terjadi masalah.<\/p>\n<h3><strong>4. Jalankan script terinstall<\/strong><\/h3>\n<p>Setelah berhasil mengclone script, langkah selanjutnya adalah menjalankan script tersebut. Caranya adalah dengan mengeksekusi file utama dari script tersebut. Untuk menemukan file utama, kalian harus membuka folder dari script itu sendiri.<\/p>\n<p>Saat script berhasil diclone ke termux, maka script tersebut akan diubah menjadi folder secara otomatis. Gunakan perintah ls untuk menampilkannya.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Gunakan perintah cd + nama folder untuk membuka folder<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Misal nama foldernya adalah FB-React, maka perintah untuk membuka folder tersebut adalah\u00a0<em>cd FB-React<\/em>.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Cari file utamasebuah script ditandai dengan akhiran .py, .sh, dan .php. Akhiran tersebut adalah bahasa pemrograman dari script itu sendiri.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li class=\"tips\"><strong>.py<\/strong> untuk pemrograman python,<\/li>\n<li class=\"tips\"><strong>.sh<\/strong> untuk bash,<\/li>\n<li class=\"tips\"><strong>.php<\/strong>\u00a0untuk pemrograman php.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Untuk melihat file-file dari folder script, gunakan perintah ls.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Setelah menemukan file yang berakhiran .py \/ .sh \/ .php, langkah selanjutnya adalah mengeksekusi file tersebut.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Caranya gunakan perintah execute sesuai pemrograman yang digunakan.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li class=\"tips\"><strong>python<\/strong> untuk file .py,<\/li>\n<li class=\"tips\"><strong>bash<\/strong> untuk file .sh,<\/li>\n<li class=\"tips\"><strong>php<\/strong>\u00a0untuk file .php.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"wp-block-group ex\">\n<div class=\"wp-block-group__inner-container\">\n<p>Contoh :<\/p>\n<p>Sebuah file utama bernama main.py, maka untuk mengeksekusi file tersebut harus menggunakan perintah\u00a0<code>python main.py<\/code>.<\/p>\n<p>Begitu juga apabila file tersebut adalah .sh atau .php. Gunakan perintah\u00a0<code>bash main.py<\/code>\u00a0atau\u00a0<code>php main.php<\/code><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"wp-block-group tips\">\n<div class=\"wp-block-group__inner-container\">\n<p><strong>Catatan :<\/strong><\/p>\n<p>Untuk file .py bisa juga dieksekusi dengan\u00a0<strong>python2<\/strong>. Ini karena pemrograman tersebut menggunakan python versi ke 2.<\/p>\n<p>Contoh : <span style=\"color: #ff0000;\"><code>python2 main.py<\/code><\/span><\/p>\n<p>Kemudian file .sh juga dapat dieksekusi dengan\u00a0<strong>sh<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong>.\/<\/strong><\/p>\n<p>Contoh : <span style=\"color: #ff0000;\"><code>sh main.sh<\/code>\u00a0<span style=\"color: #000000;\">atau<\/span>\u00a0<code>.\/main.sh<\/code><\/span><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;9308&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;3&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;4&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;4\\\/5 - (3 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Pengertian Fungsi dan Cara Menggunakan Termux&quot;,&quot;width&quot;:&quot;88&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 88px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            4\/5 - (3 votes)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa Itu Termux? Termux\u00a0adalah sebuah aplikasi terminal berbasis Linux Debian yang mendukung perangkat dengan basic 32bit dan 64bit dengan dijalankan pada OS Android versi 5.0 (Lolipop) keatas yang mana tidak diperlukan akses root untuk menggunakannya. Termux bukanlah aplikasi media sosial maupun aplikasi yang digunakan untuk chatting apalagi untuk gaming. Dalam Google Playstore, akan menemukan penjelasan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":9314,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[3087,3088,3086,3085],"class_list":["post-9308","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-cara-install-termux-di-android","tag-cara-menggunakan-termux","tag-kegunaan-termux","tag-pengertian-termux"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/unnamed-file-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/unnamed-file-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/unnamed-file-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/unnamed-file.png",1920,1080,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Fungsi dan Cara Menggunakan Termux - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Fungsi dan Cara Menggunakan Termux - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa Itu Termux? Termux\u00a0adalah sebuah aplikasi terminal berbasis Linux Debian yang mendukung perangkat dengan basic 32bit dan 64bit dengan dijalankan pada OS Android versi 5.0 (Lolipop) keatas yang mana tidak diperlukan akses root untuk menggunakannya. Termux bukanlah aplikasi media sosial maupun aplikasi yang digunakan untuk chatting apalagi untuk gaming. Dalam Google Playstore, akan menemukan penjelasan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-02-08T09:23:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/unnamed-file.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Risa Y\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Risa Y\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux\"},\"author\":{\"name\":\"Risa Y\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\"},\"headline\":\"Pengertian Fungsi dan Cara Menggunakan Termux\",\"datePublished\":\"2021-02-08T09:23:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux\"},\"wordCount\":1082,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/unnamed-file.png\",\"keywords\":[\"cara install termux di android\",\"cara menggunakan termux\",\"kegunaan termux\",\"pengertian termux\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux\",\"name\":\"Pengertian Fungsi dan Cara Menggunakan Termux - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/unnamed-file.png\",\"datePublished\":\"2021-02-08T09:23:24+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/unnamed-file.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/unnamed-file.png\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Fungsi dan Cara Menggunakan Termux\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\",\"name\":\"Risa Y\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Risa Y\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Fungsi dan Cara Menggunakan Termux - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Fungsi dan Cara Menggunakan Termux - Hosteko Blog","og_description":"Apa Itu Termux? Termux\u00a0adalah sebuah aplikasi terminal berbasis Linux Debian yang mendukung perangkat dengan basic 32bit dan 64bit dengan dijalankan pada OS Android versi 5.0 (Lolipop) keatas yang mana tidak diperlukan akses root untuk menggunakannya. Termux bukanlah aplikasi media sosial maupun aplikasi yang digunakan untuk chatting apalagi untuk gaming. Dalam Google Playstore, akan menemukan penjelasan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2021-02-08T09:23:24+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/unnamed-file.png","type":"image\/png"}],"author":"Risa Y","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Risa Y","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux"},"author":{"name":"Risa Y","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b"},"headline":"Pengertian Fungsi dan Cara Menggunakan Termux","datePublished":"2021-02-08T09:23:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux"},"wordCount":1082,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/unnamed-file.png","keywords":["cara install termux di android","cara menggunakan termux","kegunaan termux","pengertian termux"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux","name":"Pengertian Fungsi dan Cara Menggunakan Termux - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/unnamed-file.png","datePublished":"2021-02-08T09:23:24+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/unnamed-file.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/unnamed-file.png","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/pengertian-fungsi-dan-cara-menggunakan-termux#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Fungsi dan Cara Menggunakan Termux"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b","name":"Risa Y","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Risa Y"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/unnamed-file.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9308","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9308"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9308\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9325,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9308\/revisions\/9325"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9314"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9308"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9308"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9308"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}