{"id":9883,"date":"2021-03-02T09:12:44","date_gmt":"2021-03-02T09:12:44","guid":{"rendered":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?p=9883"},"modified":"2021-03-02T09:22:33","modified_gmt":"2021-03-02T09:22:33","slug":"entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat","title":{"rendered":"Entity Relationship Diagram (ERD): Pengertian Dan Cara Membuat"},"content":{"rendered":"<h1><strong><span id=\"Pengertian_ERD_Entity_Pelationship_Diagram\">Pengertian ERD (Entity Pelationship Diagram)<\/span><\/strong><\/h1>\n<p><strong>ERD (Entity Pelationship Diagram)<\/strong> adalah suatu model informasi untuk menjelaskan suatu hubungan antara data dan basis data yang digambarkan dengan sebuah grafik dan juga notasi dengan model data konseptual. Model data sendiri merupakan sekumpulan cara, peralatan untuk mendeskripsikan data-data yang hubungannya satu sama lain, semantiknya, serta batasan konsistensi.<\/p>\n<p>Model data terdiri dari model hubungan entitas dan model relasional. Diagram hubungan entitas ditemukan oleh <strong>Peter Chen<\/strong> dalam buku Entity Relational Model-Toward a Unified of Data. Chen mencoba merumuskan dasar-dasar model dan setelah itu dikembangkan dan di modifikasi oleh Chen dan banyak pakar lainnya.<\/p>\n<p>Pada saat itu diagram hubungan entitas dibuat sebagai bagian dari perangkat lunak yang juga merupakan modifikasi khusus, karena tidak ada bentuk tunggal dan standar dari diagram hubungan entitas.<\/p>\n<p><strong>Loonam<\/strong> dan <strong>Brady<\/strong> yaitu seorang ahli bahasa mengatakan bahwa ERD (Entity Pelationship Diagram) merupakan sebuah teknik yang dipakai untuk menjelaskan data yang dibutuhkan dalam sebuah organisasi. Permodelannya bisa seperti sistem analisis yaitu tahapan analisa persyaratan dalam proyek pengembangan sistem.<\/p>\n<h1><strong><span id=\"Komponen_ERD_Entity_Pelationship_Diagram\">Komponen ERD (Entity Pelationship Diagram)<\/span><\/strong><\/h1>\n<p>Sebelum mengetahui cara membuat ERD sebaiknya memahami beberapa komponen penyusun ERD berikut ini :<\/p>\n<h3><strong><span id=\"Entitas\">1. Entitas<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Kumpulan objek yang dapat diidentifikasikan secara unik atau saling berbeda. Simbol dari entitas biasanya digambarkan dengan persegi panjang. Selain itu juga \u201c<strong>Entitas Lemah<\/strong>\u201d yang dilambangkan dengan gambar persegi panjang kecil di dalam persegi panjang yang lebih besar. Disebut entitas lemah karena harus berhubungan langsung dengan entitas lain sebab dia tidak dapat teridentifikasi secara unik.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9895 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Entitas.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"136\" \/><\/p>\n<h3><strong><span id=\"Atribut\">2. Atribut<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Atribut kunci merupakan hal pembeda atribut dengan entitas. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips dan terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu :<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Atribut Key<\/strong> ( atribut yang memiliki satu atau gabungan dengan atribut lain, dalam tabel unik ). Contoh: NPWP, NIM (Nomor Induk Mahasiswa).<\/li>\n<li><strong>Atribut Simple<\/strong> ( atribut yang bernilai atomik, yaitu tidak bisa dipecah-pecah lagi ). Contoh: Alamat, tahun terbit buku, nama penerbit.<\/li>\n<li><strong>Atribut Multivalue<\/strong> ( atribut yang memiliki lebih dari satu nilai \/ miltivalue ). Contoh: nama beberapa pengarang dari sebuah buku pelajaran.<\/li>\n<li><strong>Atribut Composite<\/strong> ( atribut dengan bentuk oval yang lebh kecil dari atribut lain sebagai sub-atribut ). Contoh: nama lengkap yang terbagi menjadi nama depan, tengah, dan belakang.<\/li>\n<li><strong>Atribut Derrivatif<\/strong> ( atribut dengan bentuk oval dengan garis putus-putus, yaitu sebuah hasil dari atribut lain atau dari relasi ). Contoh: usia, kelas, selisih harga.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9896 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Atribut.png\" alt=\"\" width=\"840\" height=\"508\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Atribut.png 840w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Atribut-768x464.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Atribut-640x387.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Atribut-400x242.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 840px) 100vw, 840px\" \/><\/p>\n<h3><strong><span id=\"Relasi_hubungan_antar_entitas\">3. Relasi (hubungan antar entitas)<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Relasi dalam ERD merupakan sebuah objek atau simbol yang menghubungkan antara satu entitas atau lebih yang tidak memiliki fisik namun ia hanya sebagai konseptual, relasi juga berfungsi untuk mengetahui jenis hubungan antara 2 data. Relasi digambarkan dengan simbol belah ketupat. Relasi juga terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu :<\/p>\n<ul>\n<li><b>Derajat relasi atau kardinalitas rasio<\/b>, yaitu jumlah maksimum relasi antara entitas dengan entitas lainnya.<\/li>\n<li><b>One to One (1:1)<\/b>, yaitu setiap satu anggota entitas hanya boleh ber-relasi dengan satu anggaota entitas lain dan sebaliknya. Contoh: siswa dengan nomor induk siswa<\/li>\n<li><b>One to many (1:M \/ Many)<\/b>, yaitu setiap satu anggota entitas boleh ber-relasi dengan anggota entitas lain lebih dari satu. Contoh: guru dengan murid dan sebaliknya.<\/li>\n<li><b>Many to Many (M:M)<\/b>, yaitu setiap satu anggota entitas ber-relasi dengan banyak himpunan anggota entitas lain. Contoh: siswa dan ekstrakurikuler.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9897 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Relasi-hubungan-antar-entitas.png\" alt=\"\" width=\"840\" height=\"508\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Relasi-hubungan-antar-entitas.png 840w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Relasi-hubungan-antar-entitas-768x464.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Relasi-hubungan-antar-entitas-640x387.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Relasi-hubungan-antar-entitas-400x242.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 840px) 100vw, 840px\" \/><\/p>\n<h3><strong><span id=\"Alur\">4. Alur<\/span><\/strong><\/h3>\n<p>Alur dalam ERD merupakan sebuah simbol yang berfungsi sebagai simbol penghubung antara atribut dan entitas dan hubungan antara entitas dan relasi. Alur disimbolkan dengan bentuk garis.<\/p>\n<h1><strong><span id=\"Simbol_ERD_Entity_Pelationship_Diagram\">Simbol ERD (Entity Pelationship Diagram)<\/span><\/strong><\/h1>\n<p>Ada beberapa simbol yang digunakan, yang sebelumnya sudah disinggung di atas, berikut simbol-simbol ERD, yaitu :<\/p>\n<h3><strong>1. Entity<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9884 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Entity.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"69\" \/><\/p>\n<h3><strong>2. Weak Entity<br \/>\n<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9885 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Weak-Entity.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"69\" \/><\/p>\n<h3><strong>3. Relationship<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9886 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Relationship.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" \/><\/p>\n<h3><strong>4. Identifying Relationship<br \/>\n<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9887 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Identifying-Relationship.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" \/><\/p>\n<h3><strong>5. Atibut<br \/>\n<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9888 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Atibut.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"86\" \/><\/p>\n<h3><strong>6. Atribut Key<br \/>\n<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9889 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Atribut-Key.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"86\" \/><\/p>\n<h3><strong>7. Atribut Multivalue<br \/>\n<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9890 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Atribut-Multivalue.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"86\" \/><\/p>\n<h3><strong>\u00a08. Atribut Derivatif<br \/>\n<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9891 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Atribut-Derivatif.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"86\" \/><\/p>\n<h3><strong>9. Atribut Kompusit<br \/>\n<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9892 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Atribut-Kompusit.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"174\" \/><\/p>\n<h3><strong>10. Total Participation of E1 in R<br \/>\n<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9893 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Total-Participation-of-E1-in-R.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"56\" \/><\/p>\n<h3><strong>11. Cardinality Ratio 1:N E1:E2 in R<br \/>\n<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9894 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Cardinality-Ratio.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"56\" \/><\/p>\n<h1><strong><span id=\"Fungsi_Manfaat_atau_Peran_dari_ERD_Entity_Pelationship_Diagram\">Fungsi Dan Manfaat ERD (Entity Pelationship Diagram)<\/span><\/strong><\/h1>\n<ol>\n<li>ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, yang digambarkan menggunakan beberapa notasi dan simbol.<\/li>\n<li>Menghilangkan redundansi data.<\/li>\n<li>memperkecil jumlah relasi di dalam basis data.<\/li>\n<li>Menjadikan relasi normal, sehingga dapat memperkecil permasalahan pada pembaharuan, penambahan dan penghapusan.<\/li>\n<li>Model untuk struktur data dan hubungan antar data.<\/li>\n<li>Menentukan Entitas yaitu konsep, kejadian, peran, lokasi dan hal nyata untuk penggunaan menyimpan data.<\/li>\n<li>Menentukan hubungan antar pasangan entitas menggunakan matriks relasi.<\/li>\n<li>Entitas digambarkan dengan kotak dan relasi digambarkan dengan garis.<\/li>\n<li>Menentukan jumlah kejadian satu entitas dalam kejadian entitas yang berhubungan.<\/li>\n<li>Menentukan atribut yaitu menentukan lapangan yang di perlukan sistem.<\/li>\n<li>Bisa diuji dengan mengabaikan proses.<\/li>\n<li>Menjelaskan hubungan antara data dalam basis data, dengan objek-objek dasar data yang memiliki hubungan antar relasi.<\/li>\n<li>mendokumentasikan data-data yaitu dengan mengidentifikasi jenis entitas dan relasinya.<\/li>\n<li>Memudahkan kita untuk menganalisis dan mengetahui perubahan sistem dari awal.<\/li>\n<li>Gambaran umum untuk sistem yang akan dibuat, dan dapat memudahkan para developer.<\/li>\n<li>Menghasilkan dokumentasi yang baik untuk diskusi.<\/li>\n<li>Representasi visual, yaitu menawarkan presentasi visual dari tata letak.<\/li>\n<li>Menjadikan sebuah komunikasi yang efektif.<\/li>\n<li>Fleksibilitas tinggi.<\/li>\n<\/ol>\n<h1><strong><span id=\"Cara_membuat_ERD_Entity_Pelationship_Diagram\">Cara Membuat ERD (Entity Pelationship Diagram)<\/span><\/strong><\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9911 aligncenter\" src=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/67.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/67.png 1920w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/67-1024x576.png 1024w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/67-768x432.png 768w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/67-1536x864.png 1536w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/67-640x360.png 640w, https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/67-400x225.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p>Setelah memahami beberapa istilah komponen dalam ERD dan contoh-contohnya. Berikut merupakan cara membuat ERD (Entity Pelationship Diagram), yaitu :<\/p>\n<h3><span id=\"1_Melakukan_Identifikasi_Entitas\"><b>1. Melakukan Identifikasi Entitas<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Langkah pertama dalam membuat ERD adalah mengidentifikasi semua entitas yang akan digunakan. Tulislah dalam sebuah persegi panjang dengan deskripsi singkat tentang informasi apa yang akan disimpan. Gambar sebuah persegi untuk setiap entitas yang terpikirkan, jangan lupa berikan space di sekitar kotak untuk informasi lainnya nanti.<\/p>\n<h3><span id=\"2_Melakukan_Identifikasi_dan_Menjelaskan_RelasiHubungan_Entitas\"><b>2. Melakukan Identifikasi dan Deskripsi Relasi Entitas<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Cari dua entitas yang sekiranya mempunyai hubungan. Jika sudah ditemukan, buatlah garis yang menghubungkan keduanya. Selanjutnya, kedua entitas tersebut dihubungkan dengan membuat simbol diamond\u00a0untuk mendeksripsikan hubungan kedua entitas tersebut.<\/p>\n<h3><span id=\"3_Tambahkan_Atribut\"><b>3. Tambahkan Atribut<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Langkah selanjutnya adalah menambahkan atribut kunci pada setiap entitas. Gunakan saja simbol berbentuk oval dan tambahkan beberapa atribut sesuai dengan fungsi atribut yang sudah ditentukan.<\/p>\n<h3><span id=\"4_Mengisi_Diagram_ERD_Secara_Keseluruhan\"><b>4. Mengisi Diagram ERD Secara Keseluruhan<\/b><\/span><\/h3>\n<p>Setelah membuat beberapa contoh entitas yang terhubung oleh garis dan membuat diamond di antara kedua entitas tersebut, berarti semua hubungan telah mempunyai deskripsi masing-masing. Mungkin tidak setiap entitas mempunyai hubungan, atau beberapa di antaranya malah memiliki relasi yang banyak, tapi itu tidak masalah, tetap lanjutkan ERD.<\/p>\n<p>Setelah diagram penuh, pastikan kembali hal-hal yang tadinya diragukan, apakah entitas dan atribut yang belum mempunyai hubungan memang perlu ditulis? Jika tidak, bisa menghapus atau mengubah nama entitas tersebut. Berikut ini ada beberapa tips agar ERD efektif dan mudah dipahami, yaitu :<\/p>\n<ul>\n<li>Pastikan nama entitas hanya muncul sekali dalam setiap diagram.<\/li>\n<li>Beri nama setiap entitas, relasi dan atribut pada program.<\/li>\n<li>Uji kembali dengan teliti relasi antarentitas. Apakah yang dibutuhkan? Atau adakah hubungan yang terlewatkan? Buanglah relasi yang berulang. Jangan gabungkan relasi dengan satu sama lain.<\/li>\n<li>Gunakan warna terang yang berbeda untuk menandai porsi penting ERD.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-right kksr-valign-bottom\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;right&quot;,&quot;id&quot;:&quot;9883&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;2&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;5&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;0&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Jadilah yang pertama untuk memberi nilai&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;5\\\/5 - (2 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;22&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Entity Relationship Diagram (ERD): Pengertian Dan Cara Membuat&quot;,&quot;width&quot;:&quot;110&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 110px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 0px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 22px; height: 22px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 17.6px;\">\n            5\/5 - (2 votes)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian ERD (Entity Pelationship Diagram) ERD (Entity Pelationship Diagram) adalah suatu model informasi untuk menjelaskan suatu hubungan antara data dan basis data yang digambarkan dengan sebuah grafik dan juga notasi dengan model data konseptual. Model data sendiri merupakan sekumpulan cara, peralatan untuk mendeskripsikan data-data yang hubungannya satu sama lain, semantiknya, serta batasan konsistensi. Model data [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":9912,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":{"twitter_2392824914_2392824914":""},"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[3339,3338,3336,3335,3337],"class_list":["post-9883","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-cara-membuat-erd","tag-fungsi-dan-manfaat-erd","tag-komponen-erd","tag-pengertian-erd","tag-simbol-erd"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/75-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/75-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/75-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/75.png",1920,1080,false]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Entity Relationship Diagram (ERD): Pengertian Dan Cara Membuat - Hosteko Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Entity Relationship Diagram (ERD): Pengertian Dan Cara Membuat - Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pengertian ERD (Entity Pelationship Diagram) ERD (Entity Pelationship Diagram) adalah suatu model informasi untuk menjelaskan suatu hubungan antara data dan basis data yang digambarkan dengan sebuah grafik dan juga notasi dengan model data konseptual. Model data sendiri merupakan sekumpulan cara, peralatan untuk mendeskripsikan data-data yang hubungannya satu sama lain, semantiknya, serta batasan konsistensi. Model data [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hosteko Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-03-02T09:12:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-03-02T09:22:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/75.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Risa Y\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Risa Y\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat\"},\"author\":{\"name\":\"Risa Y\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\"},\"headline\":\"Entity Relationship Diagram (ERD): Pengertian Dan Cara Membuat\",\"datePublished\":\"2021-03-02T09:12:44+00:00\",\"dateModified\":\"2021-03-02T09:22:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat\"},\"wordCount\":1052,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/75.png\",\"keywords\":[\"cara membuat erd\",\"fungsi dan manfaat erd\",\"komponen erd\",\"pengertian erd\",\"simbol erd\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat\",\"name\":\"Entity Relationship Diagram (ERD): Pengertian Dan Cara Membuat - Hosteko Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/75.png\",\"datePublished\":\"2021-03-02T09:12:44+00:00\",\"dateModified\":\"2021-03-02T09:22:33+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/75.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/75.png\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Entity Relationship Diagram (ERD): Pengertian Dan Cara Membuat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"name\":\"Hosteko Blog\",\"description\":\"Berita &amp; Informasi Dunia IT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"HOSTEKO\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png\",\"width\":195,\"height\":57,\"caption\":\"HOSTEKO\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b\",\"name\":\"Risa Y\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Risa Y\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Entity Relationship Diagram (ERD): Pengertian Dan Cara Membuat - Hosteko Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Entity Relationship Diagram (ERD): Pengertian Dan Cara Membuat - Hosteko Blog","og_description":"Pengertian ERD (Entity Pelationship Diagram) ERD (Entity Pelationship Diagram) adalah suatu model informasi untuk menjelaskan suatu hubungan antara data dan basis data yang digambarkan dengan sebuah grafik dan juga notasi dengan model data konseptual. Model data sendiri merupakan sekumpulan cara, peralatan untuk mendeskripsikan data-data yang hubungannya satu sama lain, semantiknya, serta batasan konsistensi. Model data [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat","og_site_name":"Hosteko Blog","article_published_time":"2021-03-02T09:12:44+00:00","article_modified_time":"2021-03-02T09:22:33+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/75.png","type":"image\/png"}],"author":"Risa Y","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Risa Y","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat"},"author":{"name":"Risa Y","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b"},"headline":"Entity Relationship Diagram (ERD): Pengertian Dan Cara Membuat","datePublished":"2021-03-02T09:12:44+00:00","dateModified":"2021-03-02T09:22:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat"},"wordCount":1052,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/75.png","keywords":["cara membuat erd","fungsi dan manfaat erd","komponen erd","pengertian erd","simbol erd"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat","name":"Entity Relationship Diagram (ERD): Pengertian Dan Cara Membuat - Hosteko Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/75.png","datePublished":"2021-03-02T09:12:44+00:00","dateModified":"2021-03-02T09:22:33+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat#primaryimage","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/75.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/75.png","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/entity-relationship-diagram-erd-pengertian-dan-cara-membuat#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hosteko.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Entity Relationship Diagram (ERD): Pengertian Dan Cara Membuat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","name":"Hosteko Blog","description":"Berita &amp; Informasi Dunia IT","publisher":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#organization","name":"HOSTEKO","url":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","contentUrl":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/logo-hosteko.png","width":195,"height":57,"caption":"HOSTEKO"},"image":{"@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/c1d3dbd7c27bd3574f8c7042165a660b","name":"Risa Y","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7eac241dffbc583c56ba1ff19703f5623dab2b6a88bbb0583e815230564dac5e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Risa Y"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hosteko.com\/htk-blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/75.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9883","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9883"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9883\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9921,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9883\/revisions\/9921"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9912"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9883"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9883"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hosteko.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9883"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}