Eksport ataupun import database MySQL biasanya dilakukan lewat phpMyAdmin. Hal ini, biasanya di gunakan untuk database yang berukuran kecil (50-100MB ke bawah). Lalu bagaimana dengan database yang besar? jika hal tersebut juga di lakukan lewat halaman phpmyadmin, biasanya akan sering terjadi error atau seringnya putus koneksi di tengah jalan karena file yang terlalu besar. Untuk mengatasi hal tersebut, anda dapat menggunakan SSH untuk melakukan export ataupun import database. Dengan catatan, anda harus memiliki akses SSH.

Cara Export Database MySQL Lewat SSH

Yang disebut export database adalah mengambil database dari server hosting/ website untuk di ambil atau di simpan di komputer pribadi. Berikut adalah langkah-langkah untuk export database mysql lewat SSH:

  • Untuk export database, anda dapat menggunakan perintah mysqldump, lengkapnya anda bisa menjalankan perintah berikut
mysqldump -u dbuser -p dbname > /path/to/file/namafilebackup.sql

Ket:

dbuser: user database yang ingin di export

dbname: nama database yang ingin di export

/path/to/file/namafilebackup.sql: file akan di simpan di folder mana dan dengan nama apa. dalam hal ini di berinama namafilebackup.sql

  • Setelah proses selesai, anda tinggal mendownlaod file yang sudah tersimpan di server ke dalam komputer anda.

Cara Import Database MySQL Lewat SSH

Yang di sebut import database adalah mengupload atau menerapkan database file simpanan ke server hosting/ website. File simpanan yang di maksud, bisa dari backup atau bisa dari server lain yang akan di masukkan ke server yang baru. Berikut adalah langkah-langkah untuk import database mysql lewat SSH:

  • Jika file yang ingin di import masih di komputer pribadi, anda perlu mengupload terlebih dahulu di server.
  • untuk melakukan import database, anda dapat menggunakan perintah mysql, lengkapnya anda bisa menjalankan perintah berikut
mysql -u dbuser -p dbname < /path/to/file/namafilebackup.sql

Ket:

dbuser: user database yang ingin di export

dbname: nama database yang ingin di export

/path/to/file/namafilebackup.sql: file akan di ambil di folder mana dan nama filenya apa. dalam hal ini di berinama namafilebackup.sql