HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
software

Cara Menggunaan Tor Browser Untuk Melindungi Dari Situs Berbahaya

Jika Anda merasa khawatir mengenai privasi dan ingin menggunakan salah satu perangkat lunak penjelajahan internet yang aman serta mampu mencegah akses ke situs yang berpotensi berbahaya, Anda bisa mempertimbangkan Tor Browser. Istilah Tor merupakan akronim dari Onion Routing, yang menjelaskan prinsip dasar tentang cara browser sumber terbuka ini memberikan anonimitas kepada penggunanya. Sesuai dengan penjelasan yang terdapat di laman resmi Tor, platform tersebut melindungi dengan mengenkripsi data Anda dan mengirimkannya melalui jaringan server Tor, yang dikenal sebagai sirkuit, sehingga penyedia layanan internet Anda tidak bisa melacak aktivitas online Anda.

Setiap tab yang berasal dari satu situs akan diarahkan melalui sirkuit yang serupa. Dengan demikian, menurut Tor, baik situs web maupun browser akan mengenali koneksi Anda sebagai bagian dari jaringan Tor. Meskipun langkah ini efektif dalam menjaga kerahasiaan identitas Anda, hal ini juga dapat menimbulkan kesulitan, terutama saat mengunjungi situs resmi seperti lembaga keuangan atau layanan kesehatan, yang mungkin memperhatikan bahwa login Anda tidak dilakukan dari perangkat rumah. Ini juga berdampak pada kecepatan menjelajahi internet.

Sebagai tambahan, mungkin Anda pernah mendengar tentang Tor dan dark web. Namun, penting untuk dicatat bahwa Tor Browser hanya berfungsi dengan dasar sistem Firefox, sehingga menggunakan browser ini tidak berarti Anda secara otomatis terhubung dengan dark web.

Cara Mengatur Tor Browser

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Tor Browser berbasis pada Firefox, sehingga tampilan dan beberapa kontrolnya mungkin terasa tidak asing. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda ikuti untuk mengatur Tor Browser :

1. Sesuaikan pengaturan pelacakan Anda

Untuk mengetahui server mana saja yang telah dilalui oleh data Anda, Anda bisa mengklik ikon gembok hijau di sebelah kiri bilah alamat. Apabila Anda mengalami kesulitan saat memuat situs dengan baik, Anda bisa mencoba mengubahnya dengan mengklik tombol “Sirkuit Baru untuk Situs ini”, yang akan merubah rute data dan mengatasi masalah tersebut.

Setelah Anda menginstal Tor Browser, secara otomatis browser ini diatur ke mode penjelajahan pribadi yang akan menghapus seluruh cookie dan data situs ketika browser ditutup. Ini juga akan menghapus semua data saat Anda melakukan restart menggunakan fungsi “Identitas Baru” yang ditandai dengan ikon berbentuk sapu di sisi kanan bilah alamat.

Jika Anda ingin menyimpan sejumlah cookie atau data, Anda bisa menonaktifkan mode penjelajahan pribadi dengan mengikuti langkah-langkah berikut :

  • Tekan pada ikon tiga garis yang terletak di sudut kanan atas layar browser Anda. Akses “Pengaturan” (jika menggunakan PC) atau “Pengaturan Sistem” (jika menggunakan Mac).
  • Pilih opsi “Kerahasiaan & Keamanan” di menu sebelah kiri.
  • Cari bagian “Riwayat” dalam tampilan utama dan hilangkan centang pada “Selalu aktifkan mode penelusuran pribadi. ” Anda perlu me-restart browser; setelah itu, Anda dapat menentukan apa yang ingin Anda simpan saat keluar (seperti pencarian dan riwayat unduhan).

2. Fitur sidik jari dan pemblokiran iklan

Berdasarkan informasi dari halaman resmi dukungan browser, Tor memberikan perlindungan yang sangat baik terhadap sidik jari pengguna, “Tor Browser dirancang khusus agar memiliki sidik jari yang hampir serupa di semua penggunanya,” jelasnya. “Artinya, semua pengguna Tor Browser tampak sama satu sama lain, sehingga sulit untuk melacak individu pengguna.

” Tor Browser tidak menonaktifkan iklan, tetapi Tor juga menyarankan agar Anda tidak menambahkan ekstensi, karena hal ini dapat menyebabkan masalah terkait privasi atau keberfungsian. Oleh karena itu, meskipun Tor melindungi Anda dari pelacakan, jika Anda adalah individu yang menginstal iklan, Anda mungkin masih perlu menginstal iklan tersebut dengan tangan Anda sendiri.

5/5 - (1 vote)
Fitri Ana

Recent Posts

Domain Driven Design (DDD): Cara Mengatasi Kompleksitas dalam Software

Dalam pengembangan aplikasi, masalah yang dihadapi developer tidak selalu berkaitan dengan kode atau teknologi. Semakin…

2 days ago

Kenali Terraform: Cara Mengelola Infrastruktur Lebih Cepat dan Konsisten

Mengelola infrastruktur secara manual dapat menjadi semakin rumit ketika jumlah server, jaringan, database, storage, dan…

2 days ago

SAN (Storage Area Network): Solusi Storage untuk Server dengan Kebutuhan Tinggi

Ketika kebutuhan penyimpanan data semakin besar, perusahaan tidak selalu dapat mengandalkan hard disk atau SSD…

2 days ago

CAP Theorem: Konsep Penting yang Menentukan Cara Database Menghadapi Gangguan

Dalam sistem database modern, data sering kali tidak hanya disimpan pada satu server. Untuk meningkatkan…

3 days ago

Kelebihan dan Kekurangan Browser dengan VPN

Browser dengan VPN menjadi salah satu pilihan bagi pengguna yang ingin menambah perlindungan privasi ketika…

3 days ago

Apa Itu OKR? Begini Cara Mengubah Target Bisnis Menjadi Hasil yang Terukur

Dalam bisnis digital, memiliki banyak target belum tentu membuat perusahaan bergerak ke arah yang sama.…

3 days ago