(0275) 2974 127
Saat mengakses sebuah website, terkadang pengunjung menemukan halaman error seperti 404 Not Found atau 403 Forbidden. Secara default, halaman error ini biasanya tampil dengan desain standar server yang terlihat kaku dan kurang informatif. Untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan menjaga citra profesional website, pemilik situs dapat membuat custom error pages.
Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai pengertian custom error pages, jenis-jenis error yang umum, manfaatnya untuk SEO dan user experience, serta langkah-langkah membuatnya melalui cPanel.
Custom error pages adalah halaman khusus yang dirancang untuk menggantikan tampilan error bawaan server. Halaman ini akan muncul ketika terjadi kesalahan tertentu, seperti halaman tidak ditemukan atau akses ditolak.
Alih-alih menampilkan pesan teknis yang sulit dipahami, custom error page memungkinkan Anda memberikan pesan yang lebih ramah, informatif, dan sesuai dengan branding website.
Sebagai contoh, ketika pengunjung mengakses URL yang sudah dihapus, server akan menampilkan error 404. Jika tidak diatur, halaman tersebut hanya berisi teks sederhana seperti “404 Not Found”. Dengan custom error page, Anda dapat menambahkan:
Desain sesuai tema website
Navigasi kembali ke homepage
Form pencarian
Tautan ke artikel populer
Berikut beberapa kode error yang sering dikustomisasi:
1. Error 400 – Bad Request
Error ini muncul ketika server tidak dapat memproses permintaan dari browser karena format yang salah atau tidak valid.
2. Error 401 – Unauthorized
Terjadi ketika pengguna mencoba mengakses halaman yang memerlukan autentikasi tetapi belum login atau tidak memiliki izin.
3. Error 403 – Forbidden
Muncul ketika server memahami permintaan, tetapi menolak akses ke halaman tersebut.
4. Error 404 – Not Found
Ini adalah error paling umum. Terjadi ketika halaman yang diminta tidak ditemukan di server.
5. Error 500 – Internal Server Error
Menunjukkan adanya kesalahan internal pada server yang menyebabkan halaman tidak dapat ditampilkan.
Dari semua jenis error tersebut, halaman 404 adalah yang paling sering dibuat custom karena paling sering dialami pengunjung.
1. Meningkatkan User Experience
Halaman error bawaan server terlihat teknis dan membingungkan. Custom error page memberikan pengalaman yang lebih ramah dan membantu pengguna menemukan informasi yang mereka cari.
2. Mengurangi Bounce Rate
Dengan menambahkan navigasi atau tombol kembali ke beranda, pengunjung tidak langsung meninggalkan website saat menemukan error.
3. Mendukung Branding
Custom error page dapat disesuaikan dengan identitas visual website, sehingga tetap terlihat profesional meskipun terjadi kesalahan.
4. Membantu SEO
Meskipun halaman error tidak langsung meningkatkan ranking, custom 404 page yang baik membantu mempertahankan pengunjung di website lebih lama dan mengurangi dampak negatif dari broken link.
Berikut langkah-langkah membuat custom error page melalui cPanel.
Langkah 1: Login ke cPanel
Masuk ke akun hosting Anda dan login ke cPanel melalui URL yang biasanya disediakan oleh penyedia hosting.
Langkah 2: Masuk ke Menu “Error Pages”
Pada dashboard cPanel, cari bagian “Advanced” atau gunakan fitur pencarian, lalu klik menu Error Pages.
Langkah 3: Pilih Domain
Jika Anda memiliki lebih dari satu domain dalam satu hosting, pilih domain yang ingin Anda atur custom error page-nya.
Langkah 4: Pilih Kode Error
Setelah memilih domain, Anda akan melihat daftar kode error seperti 400, 401, 403, 404, dan 500. Klik kode error yang ingin Anda kustomisasi, misalnya 404.
Langkah 5: Edit Halaman Error
cPanel akan menyediakan editor sederhana berbasis HTML. Di sini Anda bisa menambahkan:
Judul halaman
Pesan khusus untuk pengunjung
Link kembali ke homepage
Script tambahan jika diperlukan
Contoh struktur sederhana HTML untuk halaman 404:
Setelah selesai mengedit, klik Save.
Selain melalui menu Error Pages, Anda juga dapat mengatur custom error page melalui file .htaccess dengan menambahkan kode berikut:
Pastikan file 404.html dan 500.html sudah berada di folder public_html atau sesuai dengan path yang ditentukan.
Gunakan desain yang konsisten dengan website utama.
Tambahkan tombol kembali ke homepage.
Sertakan fitur pencarian untuk membantu pengguna menemukan konten.
Gunakan bahasa yang ramah dan tidak menyalahkan pengguna.
Pastikan halaman error tetap ringan dan cepat dimuat.
Beberapa kesalahan umum dalam membuat custom error page antara lain:
Tidak menyertakan navigasi kembali.
Menampilkan pesan yang terlalu teknis.
Tidak mengatur redirect jika halaman sudah diganti permanen.
Membiarkan terlalu banyak broken link tanpa perbaikan.
Custom error pages adalah halaman khusus yang menggantikan tampilan error bawaan server dengan desain dan pesan yang lebih ramah pengguna. Selain meningkatkan pengalaman pengguna, halaman ini juga membantu menjaga reputasi dan profesionalitas website.
Melalui cPanel, pembuatan custom error page dapat dilakukan dengan mudah melalui menu Error Pages atau dengan pengaturan manual melalui file .htaccess. Dengan perencanaan yang tepat, custom error page dapat menjadi bagian penting dari strategi pengelolaan website yang lebih baik.
PHP merupakan salah satu bahasa pemrograman server-side yang paling banyak digunakan untuk membangun website dan…
Dalam dunia digital marketing, optimasi mesin pencari atau SEO menjadi faktor utama dalam meningkatkan visibilitas…
Dalam dunia bisnis online, affiliate marketing dan dropshipping adalah dua model yang paling populer karena…
Perkembangan media sosial tidak lagi sekadar menjadi tempat berbagi cerita atau berinteraksi dengan teman. Kini,…
Transformasi digital di sektor keuangan Indonesia berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Masyarakat kini…
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi membagikan uang baru sebagai THR (Tunjangan Hari Raya) sudah…