(0275) 2974 127
Google Photos adalah plaform yang diciptakan oleh Google untuk berbagai dan menyimpan gambar. Diluncurkan pada Mei 2015 sebagai bagian dari Google+, jejaring sosial mereka, layanan ini menawarkan penyimpanan gratis tanoa batas untuk foto dengan resolusi hingga 16 megapiksel serta video hingga 1080p. Jadi, apa saja keuntungan menyimpan foto-foto kamu di Google Photos ini? Temukan penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Google Photos bukan hanya sekadar tempat untuk menyimpan foto. Layanan ini memungkinkan penggunanya untuk mencadangkan gambar di berbagai perangkat, dengan sistem pengorganisasian otomatis dan alat pencarian cerdas yang sangat membantu. Dengan fitur ini, kamu bisa dengan mudah membagikan album dan foto dengan orang lain, serta menerima komentar pada item yang dibagikan.
Meskipun terlihat seperti aplikasi Galeri pada umumnya, sebenarnya, Google Photos lebih mirip dengan Google Drive daripada sekadar galeri sederhana. Aplikasi ini dapat diakses pada Android, iOS, dan komputer. Salah satu fitur unggulan yang membuat Google Photos menonjol adalah kemampuannya dalam pencarian.
Sistem ini secara otomatis memberikan tag untuk foto-fotomu berdasarkan tempat, pengenalan wajah, serta kategori gambar (seperti selfie, tangkapan layar, dan video) dan membuat folder untuk masing-masing kategori tersebut. Aplikasi ini juga dapat mengidentifikasi hewan dan objek lainnya.
Kamu dapat menggunakan kata kunci apa pun untuk menemukan foto tertentu, baik berdasarkan lokasi atau topik. Akurasi fungsionalitas ini menjadikannya alasan utama untuk memilih Google Photos sebagai platform penyimpanan foto.
Sering kali menggunakan aplikasi penyimpanan foto yang cepat penuh bisa membuat kamu kebingungan? Jika ini adalah pengalaman yang mengganggumu, sekarang saat yang tepat untuk beralih ke Google Photos. Kini kamu tidak perlu khawatir mengenai kapasitas penyimpanan foto yang terbatas pada angka 10 atau 20 GB saja.
Kamu bisa menyimpan sebanyak mungkin foto tanpa rasa cemas tentang kekurangan ruang. Perlu dicatat bahwa Google akan melakukan kompresi terhadap fotomu (untuk foto yang melebihi 16 megapiksel dan video dengan resolusi di atas 1080p). Jika kamu tidak ingin foto dikompresi? Tenang saja.
Layanan ini juga memungkinkan penyimpanan foto tanpa kompresi. Namun, foto yang diunggah dengan cara ini akan memengaruhi kuota penyimpanan di beberapa layanan Google lainnya, seperti Gmail. Jadi, jika mendapatkan penyimpanan tanpa batas adalah tujuan utamamu, seharusnya kamu tidak masalah dengan kompresi yang dilakukan oleh Google ini. Toh, ini semua gratis!
Menggunakan Google untuk menyimpan foto secara gratis memang mengharuskanmu menerima foto dan video yang terkompresi, tetapi itu bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Karena kualitas foto dan video yang telah dikompresi sama sekali tidak mencolok, bahkan terkadang hampir tidak dapat dikenali.
Setelah mengunggah foto atau videomu, kamu hampir tidak akan menemukan perbedaan setelah proses kompresi. Kecuali bagi fotografer profesional dan videografer yang menggunakan tampilan retina, resolusi terkompresi dari foto dan videomu seharusnya tidak jadi masalah besar.
Satu lagi alasan yang mendasari mengapa kamu perlu menyimpan kumpulan foto menggunakan Google Photos adalah fitur penyimpanan cloud dan pencadangan. Dengan cara ini, kamu dapat menyimpan semua foto dan video ke dalam cloud, memungkinkan akses dari perangkat lainnya, seperti komputer desktop dan tablet.
Jika kamu merasa khawatir tentang penggunaan data yang berlebihan, kamu dapat mengatur pilihan pencadangan untuk dilakukan hanya ketika terhubung ke jaringan Wi-Fi. Kamu juga dapat memilih untuk mencadangkan versi asli yang tidak dikompresi atau versi “high-quality” yang telah dikompresi. Itu adalah beberapa alasan mengapa kamu perlu menyimpan kumpulan foto di Google Photos. Dengan beragam manfaat yang tersedia, memanfaatkan fitur canggih ini sangat layak untuk dipertimbangkan. Semoga informasi ini bermanfaat!
GDN merupakan jaringan iklan yang dimiliki oleh Google dan memungkinkan penayangan iklan di banyak platform…
Monitoring Tools seringkali digunakan untuk mengawasi jaringan atau aplikasi web yang beroperasi tanpa henti, sehingga…
Dari berbagai tipe serangan siber yang ada, botnet merupakan satu ancaman yang sangat harus diwaspadai.…
Apakah Anda penasaran mengapa barang-barang yang harganya tinggi masih banyak diminati dan terjual baik dipasaran?…
Arsitektur microservices merupakan metode dalam pengembangan perangkat lunak dimana sebuah aplikasi dibagi menjadi beberapa layanan…
Jika Anda terlibat dalam sektor teknologi, ada kemungkinan Anda sudah mengetahui tentang "Scrum" dan "Agile.…