HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
edge

Mengenal Edge Computing

Apa itu Edge Computing?

Menurut perusahaan riset IDC Edge Computing adalah jaringan mesh dari pusat data mikro yang memproses atau menyimpan data penting secara lokal dan mendorong semua data yang diterima ke pusat data atau cloud dalam tapak dari 100 kaki persegi. Sedangkan menurut wikipedia Edge Computing adalah paradigm komputasi terdistribusi dimana komputasi sebagian besar atau seluruhnya dilakukan pada node perangkat terdistribusi yang dikenal sebagai perangkat pintar atau perangkat tepi yang bertentangan dengan yang terutama terjadi di lingkungan cloud yang terpusat.

Infrastrukur Edge computing diberi kemampuan komputasi, penyimpanan, dan layanan network untuk mengumpulkan dan menganalisa data secara lokal.

 Pengaruh Edge Computing

Edge Computing sangat ideal dalam berbagai situasi, salah satunya adalah ketika perangkat IoT memiliki koneksi buruk dan tidak efisien untuk perangkat IoT untuk selalu terhubung ke pusat cloud. Selain itu dapat berkaitan dengan pemrosesan informasi sensitive. Sistem Edge Computing berhasil mengurangi latensi karena data tidak harus melintasi jaringan ke pusat data atau cloud untuk diproses.

Edge Computing vs Cloud Computing

Secara arsitektur Edge Computing termasuk golongan distributed computing. Infrastruktur Edge Computing terdistribusi di berbagai tempat yang dekat dengan peranti pengumpul data. Sedangkan cloud computing merupakan arsitektur yang terpusat. Edge Computing akan mengolah data yang dibutuhkan untuk respon cepat. Sedangkan data lainnya yang perlu dianalisis lebih lanjut atau membutuhkan daya komputasi besar akan dikirim ke cloud. Dengan demikian tidak semua data dikirim ke cloud sehingga mengurangi beban jaringan dan menghindari potensi bottleneck di layanan pusat. Mengirim semua data ke pusat tidaklah praktis dan efisien.

Cara membuat Edge Computing berkemampuan Cloud.

Ada 2 cara yang dapat dilakukan untuk membuat Edge computing berkemampuan Cloud, yaitu:

  1. Dilakuakan dengan menginstalasi edge software pada hardware khusus atau hardware yang sudah ada yang telah memberikan layanan lain. Peranti yang menjalankan software tersebut bisa berprosesor ARM dengan konsumsi daya listrik rendah.
  2. Dengan Cloud Edge, yakni berupa ekstensi atau perpanjangan dari public cloud. Ektensi dari public cloud tersebut tersedia dalam bentuk yang dapat didistribusikan ke berbagai lokasi edge. Berbeda dengan device edge, cloud edge dimiliki dan dipelihara oleh provider public cloud.
Jadilah yang pertama untuk memberi nilai
Fitri R

Share
Published by
Fitri R

Recent Posts

Penyebab Redirect Website dan Cara Kerjanya

Redirect pada website dapat terjadi karena berbagai alasan, mulai dari perubahan URL hingga konfigurasi server.…

3 hours ago

Mengenal Distributed Computing: Begini Cara Sistem Menangani Beban Komputasi Besar

Semakin besar kebutuhan komputasi, semakin sulit bagi satu komputer untuk menangani seluruh proses secara efisien.…

5 hours ago

Jenis-Jenis Redirect Website: 301, 302, 303, 307, dan 308

Redirect pada website tidak hanya terdiri dari satu jenis. Dalam HTTP, redirect termasuk dalam kelompok…

6 hours ago

Apa Itu Sales Pipeline? Kenali Tahapannya untuk Meningkatkan Penjualan

Dalam bisnis, mendapatkan calon pelanggan hanyalah awal dari proses penjualan. Setelah seseorang menunjukkan ketertarikan terhadap…

7 hours ago

MVC (Model View Controller): Konsep Penting yang Membuat Pengembangan Aplikasi Lebih Terstruktur

Ketika sebuah aplikasi web semakin besar, kode program dapat menjadi sulit dikelola jika seluruh fungsi…

9 hours ago

Cara Kerja Redirect Website dan Status HTTP

Ketika pengguna mengetik atau mengeklik sebuah URL, browser tidak selalu langsung mendapatkan halaman yang ingin…

1 day ago