HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
pengetahuan umum

Mengenal Framework Laravel Dari Pengertian Hingga Manfaatnya

Definisi laravel adalah – Sejak dirilis pertama kali pada bulan Juni 2011, Laravel telah menjadi framework pengembangan situs web paling populer yang banyak digunakan saat ini. Pemrogram menggunakan Laravel karena kesederhanaan aplikasinya sudah cukup untuk membuat situs web yang kuat.

Sebelum kita mempelajari Laravel lebih dalam, mari kita pahami dulu apa saja framework yang ada dalam dunia pemrograman.

Apa Itu Framework?

Kata framework sudah menjadi hal yang lumrah dalam dunia bahasa pemrograman dan bukanlah hal yang baru. Lalu apa itu framework?

Dalam dunia IT, framework adalah perangkat lunak yang memudahkan kehidupan seorang programmer dalam membuat aplikasi website. Kerangka kerja ini memiliki sistem plugin dan konsep terstruktur, sehingga Anda dapat membuat kode sesuka Anda. Frameworknya sendiri terbagi menjadi dua bagian yaitu framework PHP dan framework CSS yang masing-masing terdiri dari framework.

Frameworks PHP

  1. Laravel
  2. Yii
  3. Code Igniter
  4. Symfoni
  5. Zend
  6. Cake PHP
  7. Fuel PHP

Framework CSS

  1. Bootstrap
  2. Gumby
  3. Foundation
  4. Less
  5. JQuery UI
  6. Unsemantic
  7. Blue Print CSS

Framework Mengembangkan Website

Pembahasan ini berfokus pada Laravel, yang saat ini merupakan kerangka pengembangan situs web paling populer. Laravel merupakan salah satu framework yang termasuk dalam kategori framework PHP. Karena PHP merupakan bahasa pemrograman yang sangat dinamis, kinerja Laravel lebih kuat, sederhana, diperbarui, dan lebih cepat.

Laravel merupakan framework yang menggunakan konsep MVC (Model View Controller), sebuah teknik pembuatan perangkat lunak yang memungkinkan pemisahan data model, tampilan, dan konfigurasi (logika, proses, dan pengontrol).

Untuk informasi lebih lanjut tentang MVC, lihat berikut ini:

  1. Model

    Model Dalam bahasa Laravel, model ini biasa disebut dengan Eloquent. Isinya adalah fungsi-fungsi yang mendukung pengelolaan database, seperti entri data, pemutakhiran data, penghapusan data, dll.

  2. View

    Tugas views adalah mengatur pengguna dan tampilan halaman website (interface) dalam sistem.

  3. Controller

    Bagian ini berisi perintah untuk menghubungkan model ke tampilan. Ini menjembatani dua fungsi dan memungkinkan mereka untuk mengeksekusi sesuai dengan perintah yang diberikan.

Laravel merupakan framework yang memuaskan pengguna dengan berfokus pada pengembangan bagian pengguna akhir. Hal ini terlihat dari fitur-fitur aplikasi yang fokus pada kejelasan website, kesederhanaan visual, dan performa yang lumayan. Oleh karena itu, Laravel dapat digunakan oleh developer untuk proyek kecil hingga besar.

Manfaat Laravel

Laravel merupakan framework yang menawarkan beberapa keunggulan yang akan membantu Anda lebih memahami kelebihan aplikasi ini:

  1. Laravel adalah framework yang memudahkan kehidupan programmer dengan membuat pengembangan website menjadi lebih mudah (scalable).
  2. Dalam pekerjaan pengembangan situs web, Laravel menghemat waktu Anda dengan menyediakan fitur kerangka kerja yang dapat dikombinasikan dengan komponen kerangka kerja lain untuk pengembangan lebih cepat.
  3. Tampilan framework yang memudahkan pengorganisasian dan pengelolaan sumber daya di situs web Anda.
  4. Laravel bekerja dengan baik di hampir semua browser di berbagai perangkat, sehingga Anda dapat menggunakannya untuk meningkatkan traffic ke situs web Anda.
  5. Laravel merupakan salah satu framework yang memiliki sistem keamanan yang cukup kuat dengan mengimplementasikan mekanisme password menggunakan metode hashed dan salted. Metode ini memungkinkan kata sandi dienkripsi di dalam database dan mencegah masuknya ancaman SQL Injection.
  6. Laravel melengkapi keunggulannya dengan menawarkan lebih banyak perpustakaan dan modularitas dibandingkan framework PHP lainnya.

Fitur Laravel

Setelah membahas manfaat Laravel yang mengesankan, sekarang saatnya membahas fitur-fitur yang ditawarkan Laravel. Apa sajakah fiturnya?

  1. Blade Template Engine

Blade Templating Engine Laravel menggunakan mesin templating yang disebut Blade. Mesin templat ini adalah suatu metode (disebut syntax dalam bahasa pemrograman) yang digunakan untuk mempersingkat deskripsi panjang pengkodean tertentu. Keuntungan dari blade ini adalah tidak membatasi pengembang dalam menggunakan kode PHP, sehingga meningkatkan konsistensi struktur tampilan dan desain.

  1. Routing

Routing atau pembuatan rute dimaksudkan untuk mempermudah proses pengembangan website terkait pertanyaan atau permintaan kepada masing-masing penanggung jawab.

  1. Modularity

Laravel adalah framework dengan kumpulan modul yang saling berhubungan. Fitur ini digunakan untuk meningkatkan fungsionalitas, menyederhanakan dan menyempurnakan proses pembaruan.

  1. Testability (bisa di uji)

Framework Laravel memiliki proses pengujian menggunakan PHPUnit dan file phpunit.xml. Anda dapat mengadaptasi file ini ke aplikasi web yang Anda buat dan menguji situs web Anda menggunakan sistem pendukung yang praktis dan ekspresif.

  1. Query Builder and ORM

Fitur Laravel ini memungkinkan Anda melakukan berbagai operasi untuk menjalankan situs web Anda berdasarkan sistem database yang dibuat.

  1. Otentikasi

Laravel memastikan proses otentikasi otomatis dan mudah. Selain itu, Anda memiliki akses ke opsi autentikasi yang terdokumentasi dan dapat mengubahnya kapan saja jika diperlukan.

  1. Bagan Pembangunan (Schema Builder)

Laravel memiliki skema atau diagram seluruh sistem dan API yang bekerja dengan baik dengan berbagai jenis database.

  1. Configuration Management Features

Laravel adalah framework dengan direktori untuk menyimpan konfigurasi, sehingga Anda dapat mendokumentasikan setiap opsi dengan benar tanpa harus khawatir tentang setiap perubahan konfigurasi.

  1. E-mail Class

Kemampuan mengirim email melalui layanan cloud juga dapat dihubungkan dari Laravel. Ini karena Laravel menyediakan API library SwiftMailer.

  1. Event and Command Bus

Cara mengumpulkan data yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi dengan mengikuti perintah sederhana dan mudah dipahami.

Selesai sudah, itu tadi artikel penjelasan framework laravel. Semoga membantu!
5/5 - (1 vote)
Nabilah Atikah S

Recent Posts

Apa Itu Product Qualified Lead (PQL)? Cara Mengenali Lead yang Berpotensi Jadi Pelanggan

Dalam strategi pemasaran dan penjualan modern, tidak semua lead memiliki tingkat ketertarikan yang sama. Ada…

15 hours ago

Penipuan WhatsApp: Modus APK yang Sering Digunakan

Pelaku penipuan tidak selalu menggunakan pesan yang terlihat mencurigakan. Salah satu teknik yang pernah digunakan…

16 hours ago

APK WhatsApp Bisa Jadi Modus Penipuan? Ini Faktanya

Pesan WhatsApp yang berisi file atau tautan menuju APK memang perlu diwaspadai. APK sendiri bukan…

16 hours ago

Mengenal Security Posture: Strategi Membangun Pertahanan Siber yang Lebih Kuat

Keamanan siber tidak hanya bergantung pada penggunaan antivirus, firewall, atau sistem keamanan tertentu. Sebuah organisasi…

17 hours ago

Mengenal Crawl Budget: Rahasia Crawling Website Lebih Efektif

Dalam dunia SEO, ada banyak faktor teknis yang perlu diperhatikan agar website dapat ditemukan dan…

20 hours ago

VPN dan Proxy Gratis, Apakah Aman? Ini Risikonya

VPN dan proxy gratis memang terlihat menarik karena pengguna tidak perlu membayar untuk menggunakan layanan…

2 days ago