(0275) 2974 127
Setelah mengetahui kriteria pemilihan browser dengan VPN, langkah berikutnya adalah melihat beberapa pilihan yang tersedia. Namun, pengguna perlu memahami bahwa istilah browser dengan VPN dapat merujuk pada beberapa jenis layanan.
Ada browser yang menyediakan VPN atau perlindungan IP secara langsung di dalam browser, ada browser yang terhubung dengan layanan VPN terpisah, dan ada pula browser yang menggunakan teknologi privasi berbeda seperti jaringan Tor.
Karena fitur, jumlah server, lokasi, batas data, harga, dan ketersediaan dapat berubah, informasi berikut mengacu pada dokumentasi resmi masing-masing penyedia yang diperiksa pada 2026.
Opera merupakan salah satu browser yang menyediakan Free VPN terintegrasi langsung ke dalam browser.
Menurut dokumentasi resmi Opera, Free VPN melindungi lalu lintas internet yang berasal dari Opera Browser, sedangkan VPN Pro memberikan perlindungan untuk seluruh perangkat. Opera saat ini mencantumkan tiga lokasi umum untuk Free VPN dan 48 lokasi unik untuk VPN Pro.
Perbedaan tersebut penting karena pengguna tidak seharusnya menganggap semua fitur VPN Opera memiliki cakupan perlindungan yang sama.
Free VPN Opera memiliki beberapa karakteristik berikut:
Sementara itu, VPN Pro memiliki cakupan berbeda karena ditujukan untuk melindungi seluruh perangkat. Opera mencantumkan hingga enam perangkat, lebih dari 3.000 server berkecepatan tinggi, dan 48 lokasi unik.
Opera dapat dipertimbangkan oleh pengguna yang menginginkan fitur VPN langsung di dalam browser tanpa memasang ekstensi VPN pihak ketiga.
Namun, jika kebutuhan pengguna adalah melindungi seluruh koneksi perangkat, perlu dibedakan antara Free VPN dan VPN Pro karena cakupan perlindungannya berbeda.
Mozilla Firefox pada 2026 memiliki fitur VPN bawaan yang diluncurkan secara bertahap kepada pengguna di wilayah tertentu.
Dokumentasi resmi Mozilla menjelaskan bahwa fitur ini berbeda dari Mozilla VPN. VPN bawaan Firefox hanya melindungi lalu lintas yang berasal dari Firefox, sedangkan Mozilla VPN memberikan perlindungan tingkat perangkat. Fitur VPN bawaan mulai diperkenalkan melalui Firefox versi 149 dan ketersediaannya masih bergantung pada wilayah serta proses peluncuran bertahap.
Beberapa karakteristik yang dijelaskan Mozilla antara lain:
Mozilla membedakan antara wilayah tempat fitur tersedia dan lokasi yang dapat dipilih sebagai lokasi routing. Dokumentasi dukungan saat ini mencantumkan Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Prancis, dan Kanada sebagai wilayah peluncuran, dengan ketersediaan yang masih dapat berbeda karena proses rollout. Pada sisi lain, pilihan lokasi routing yang disebut Mozilla mencakup Amerika Serikat, Kolombia, Jerman, Jepang, Afrika Selatan, dan Australia, dan daftar tersebut dapat berubah.
Batas 50 GB juga perlu diperhatikan. Setelah kuota bulanan tercapai, perlindungan VPN bawaan akan dijeda hingga kuota diatur ulang pada awal bulan berikutnya.
Mozilla juga menawarkan Mozilla VPN, tetapi layanan tersebut berbeda dari VPN bawaan Firefox.
Mozilla VPN memberikan perlindungan tingkat perangkat dan mengenkripsi lalu lintas internet dari aplikasi pada perangkat, bukan hanya lalu lintas Firefox. Mozilla saat ini mencantumkan dukungan hingga lima perangkat serta lebih dari 500 server di lebih dari 30 negara. Mozilla juga menyatakan bahwa layanan tersebut tidak menerapkan pembatasan bandwidth atau throttling.
Dengan demikian, pengguna perlu membedakan:
Firefox VPN bawaan → perlindungan lalu lintas Firefox
Mozilla VPN → perlindungan tingkat perangkat
Perbedaan ini penting ketika menentukan layanan berdasarkan kebutuhan.
Brave dikenal sebagai browser yang memiliki berbagai fitur privasi dan juga menyediakan layanan Brave VPN.
Brave VPN berbeda dari layanan VPN gratis seperti Free VPN pada Opera karena Brave Firewall + VPN merupakan layanan berlangganan. Brave menyebut layanan tersebut tersedia pada perangkat desktop dan mobile serta memberikan perlindungan tingkat perangkat.
Dalam konteks artikel browser dengan VPN, Brave dapat dipertimbangkan oleh pengguna yang menginginkan browser dengan berbagai fitur privasi sekaligus layanan VPN dalam ekosistem yang sama.
Brave memiliki beberapa fitur privasi lain di luar VPN. Karena itu, pengguna sebaiknya tidak menganggap seluruh fitur privasi Brave sebagai bagian dari VPN.
VPN memiliki fungsi seperti mengenkripsi lalu lintas jaringan dan merutekan koneksi melalui server VPN, sedangkan pemblokiran tracker dan iklan merupakan mekanisme privasi yang berbeda.
Brave menyatakan Brave VPN memberikan perlindungan seluruh perangkat, sehingga perlindungannya tidak hanya terbatas pada aktivitas di Brave Browser. Dokumentasi Brave saat ini menyebut satu langganan dapat melindungi hingga 10 perangkat pada desktop, Android, dan iOS.
Brave mencantumkan harga $9,99 per bulan atau $99,99 per tahun pada halaman produknya saat diperiksa, serta menyediakan uji coba gratis selama tujuh hari. Harga dan ketentuan tersebut dapat berubah sehingga sebaiknya diperiksa kembali sebelum publikasi.
Dengan membedakan fungsi tersebut, pengguna dapat memahami manfaat masing-masing fitur tanpa menganggap VPN sebagai solusi untuk seluruh persoalan keamanan internet.
Tor Browser juga sering muncul dalam daftar browser untuk privasi, tetapi Tor Browser bukan browser dengan VPN.
Tor Browser menggunakan jaringan Tor untuk meneruskan lalu lintas melalui beberapa relay. Dalam kebanyakan sirkuit Tor, lalu lintas melewati tiga node atau relay, yaitu guard atau bridge, relay tengah, dan relay keluar. Tor juga menggunakan beberapa lapisan enkripsi dalam sirkuit tersebut.
Karena menggunakan jaringan dan mekanisme yang berbeda dari VPN, Tor Browser sebaiknya tidak disebut sebagai VPN gratis.
Tor relevan dalam artikel ini karena pengguna yang mencari browser dengan VPN sering kali sebenarnya mencari browser yang meningkatkan privasi.
Kebutuhan tersebut tidak selalu harus dipenuhi dengan VPN. Tor menyediakan pendekatan berbeda dengan meneruskan lalu lintas melalui jaringan relay terdistribusi.
Tor Browser juga memiliki fitur privasi lain. Menurut Tor Project, browser ini dirancang untuk membantu mencegah fingerprinting, tidak menyimpan browsing history secara default, dan cookie secara default hanya berlaku selama satu sesi.
Namun, Tor Browser juga memiliki karakteristik dan batasan tersendiri. Penggunaan beberapa relay dalam jaringan Tor dapat menghasilkan pengalaman koneksi yang berbeda dibandingkan koneksi internet biasa.
Tor Project juga tidak merekomendasikan pengguna biasa menggabungkan VPN dengan Tor kecuali mereka memahami cara mengonfigurasikan keduanya dengan benar dan dapat menghindari risiko kebocoran privasi.
| Pilihan | Jenis perlindungan | Cakupan utama | Gratis? | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| Opera Free VPN | VPN terintegrasi | Opera Browser | Ya | 3 lokasi umum menurut dokumentasi Opera |
| Opera VPN Pro | VPN | Seluruh perangkat | Tidak | Hingga 6 perangkat; 48 lokasi unik |
| Firefox VPN bawaan | VPN/IP protection bawaan | Firefox | Ya | Batas standar 50 GB per bulan dan rollout bertahap |
| Mozilla VPN | VPN | Seluruh perangkat | Tidak | 500+ server di 30+ negara; hingga 5 perangkat |
| Brave VPN | VPN | Seluruh perangkat | Tidak | Layanan berlangganan; hingga 10 perangkat |
| Tor Browser | Jaringan Tor | Tor Browser | Ya | Bukan VPN dan menggunakan jaringan relay |
Data jumlah server, lokasi, perangkat, batas data, harga, dan ketersediaan dapat berubah. Karena itu, tabel sebaiknya diperbarui ketika artikel diterbitkan ulang.
Tidak semua pengguna membutuhkan jenis perlindungan yang sama.
Jika kebutuhan utamanya adalah VPN sederhana yang langsung tersedia di browser, Opera Free VPN dapat dipertimbangkan karena fitur tersebut memang terintegrasi di Opera Browser.
Jika pengguna menggunakan Firefox dan mendapatkan akses ke fitur VPN bawaannya, fitur tersebut dapat digunakan untuk memberikan perlindungan pada lalu lintas Firefox. Namun, batas 50 GB per bulan serta cakupan yang hanya berlaku untuk lalu lintas Firefox perlu diperhatikan.
Jika kebutuhan mencakup seluruh perangkat, layanan seperti Mozilla VPN atau Opera VPN Pro dapat dipertimbangkan karena keduanya memang menyediakan perlindungan tingkat perangkat. Brave VPN juga menyediakan perlindungan seluruh perangkat, dengan model layanan berlangganan.
Sementara itu, jika tujuan utama adalah meningkatkan privasi dengan pendekatan jaringan yang berbeda dari VPN, Tor Browser merupakan alternatif yang menggunakan jaringan relay Tor. Tor tidak sebaiknya dianggap sebagai VPN karena teknologi dan cara kerjanya berbeda.
Dengan demikian, pemilihan browser atau layanan VPN sebaiknya didasarkan pada cakupan perlindungan, kebutuhan privasi, perangkat yang digunakan, batas data, lokasi yang tersedia, dan model layanan, bukan hanya berdasarkan label “VPN”.
Ingin mempelajari lebih banyak seputar web development, cloud computing, keamanan siber, server, hingga berbagai tren teknologi terbaru? Kunjungi blog Hosteko untuk mendapatkan artikel yang informatif, mudah dipahami, dan selalu diperbarui mengikuti perkembangan dunia digital.
Jangan lewatkan berbagai panduan, tips, serta tutorial yang dapat membantu Anda mengembangkan website, meningkatkan performa bisnis online, dan memperluas wawasan di bidang teknologi. Temukan artikel menarik lainnya hanya di Hosteko Blog dan terus ikuti informasi terbaru untuk mendukung perjalanan digital Anda.
Dalam bisnis digital, memiliki banyak target belum tentu membuat perusahaan bergerak ke arah yang sama.…
Di tengah meningkatnya ancaman siber, zero-day vulnerability menjadi salah satu jenis kerentanan yang perlu mendapat…
Dalam sebuah sistem komputer, server, maupun cloud computing, penyimpanan data menjadi salah satu komponen penting…
Memilih browser dengan VPN tidak cukup hanya dengan melihat apakah sebuah browser mencantumkan fitur VPN.…
Dalam lingkungan DevOps, aplikasi tidak lagi berjalan hanya pada satu server. Aplikasi modern dapat terdiri…
VPN banyak digunakan sebagai salah satu teknologi untuk meningkatkan privasi dan keamanan ketika menjelajah internet.…