HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)

Google Home

Kemajuan teknologi saat ini semakin maju, dengan orang-orang yang menginginkan kemudahan lewat pemanfaatan teknologi modern. Banyak orang yang membayangkan dan mendambakan teknologi seperti yang terlihat dalam film Iron Man, di mana Tony bisa berkomunikasi dengan rumahnya dan memberikan instruksi seperti menyalakan lampu, menutup pintu, dan berbagai hal lainnya, dan tampaknya hal tersebut kini telah terwujud dengan adanya Google Home.

Google Home merupakan sebuah perangkat atau gadget berupa speaker, namun berbeda dari speaker biasa, karena ini adalah smart speaker yang terhubung dengan Google. Google Home dapat dianggap sebagai asisten yang pintar karena kita dapat memberikan perintah layaknya Tony di film Iron Man. Fitur yang ditawarkan oleh Google Home termasuk memberikan informasi tentang jadwal, mengatur alarm, menyalakan lampu, memutar musik, serta mencari restoran terdekat, tentunya dengan menghubungkannya ke akun Google kita dan masih banyak lagi fungsinya.

Untuk mulai menggunakannya, kita perlu menginstal aplikasi Google Home di smartphone dan langkah-langkah instalasinya mirip dengan aplikasi pada umumnya. Google Home membutuhkan koneksi internet untuk berfungsi, sehingga jika koneksi kita cepat, respon dari Google Home juga akan cepat. Kita cukup mengucapkan “Ok Google,” “Hi Google,” atau “Ok Bubu” untuk meminta apapun dalam bahasa Inggris.

Ketika merasa bosan, kita bisa bertanya pada Google Home dan ia akan memberikan saran atau solusi untuk menghilangkan kebosanan, bahkan dapat membuat lelucon yang mungkin kita anggap lucu atau tidak lucu. Jika kita bertanya tentang matematika, Google Home umumnya dapat memberikan jawaban jika kita mengucapkan kata-katanya dengan benar. Google Home bisa digunakan secara individu atau oleh beberapa pengguna di satu ruangan atau kantor.

Dimensi Google Home sendiri tidak terlalu besar, dengan tinggi 5,26 inci dan lebar 3,79 inci. Perangkat ini memiliki berat 480 gram dan dilengkapi dengan empat LED di bagian atas untuk menunjukkan bahwa Google Home sedang beroperasi. Di permukaan atasnya terdapat panel sentuh mirip touchpad atau touchscreen yang bisa digunakan untuk menghentikan atau memulai musik yang diputar serta menyesuaikan volume.

Desain Google Home sederhana namun elegan, tersedia dalam berbagai warna seperti gray, mango, marine, carbon, snow, dan copper. Google meluncurkan Google Home pada November 2016 di Amerika Serikat, dilanjutkan ke Inggris pada April 2017, serta di Australia, Kanada, Prancis, Jerman, dan Jepang. Harganya berada di kisaran 2,5 juta.

5/5 - (1 vote)
Fitri Ana

Recent Posts

Mengenal Normalisasi Database: Fungsi, Tahapan, dan Contohnya

Database normalization atau normalisasi database adalah proses menyusun data agar lebih terstruktur, mengurangi duplikasi, dan…

9 hours ago

Penyebab Bystander Privacy Problem dan Risiko Privasi Digital

Bystander Privacy Problem dapat terjadi ketika aktivitas digital seseorang melibatkan pengumpulan, perekaman, atau pemrosesan informasi…

10 hours ago

Apa Itu Technical Debt? Kenali Risiko yang Menghambat Pengembangan Software

Dalam proses pengembangan perangkat lunak, tim developer sering menghadapi tuntutan untuk menyelesaikan fitur dengan cepat,…

12 hours ago

Bystander Privacy Problem: Pengertian dan Dampaknya

Perkembangan teknologi digital membuat aktivitas mengambil foto, merekam video, menggunakan aplikasi, dan membagikan informasi menjadi…

12 hours ago

Mengenal Software Testing: Jenis, Tahapan, dan Contohnya

Dalam proses pengembangan aplikasi, memastikan software dapat berjalan dengan baik merupakan hal yang sangat penting.…

15 hours ago

Cara Mengukur Customer Experience dan Indikatornya

Mengukur Customer Experience atau pengalaman pelanggan merupakan langkah penting untuk mengetahui sejauh mana perusahaan berhasil…

1 day ago