HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
pengetahuan umum

Belajar Mengenal Load Balancing

Pengertian Load Balancing

Load balancing dalam komputasi merupakan komponen kunci dari insfrastruktur yang dapat digunakan dalam meningkatkan kinerja dan kendala situs web, aplikasi, database dan layanan lainnya dengan  mendisitribusikan beban kerja ke beberapa server.

Cara kerjanya secara umum adalah menerima incoming request dari client dan meneruskan request  tersebut kepada server jika dibutuhkan. Load balancer ini dapat menggunakan beberapa algoritma yang berbeda untuk melakukan control traffic network. Tujuan algoritma load balancer ini untuk mendistribusikan beban secara pintar atau memaksimalkan kerja anggota server cluster.

 

Fungsi Server Load Balancing

  • Dapat menerima trafik dari sebuah network, misalnya web traffic dan mengarahkannya ke site tertentu
  • Dapat melakukan split trafik menjadi individual request dan menentukan server mana yang akan menerima individual request tersebut
  • Dapat memantau server dengan meyakinkan bahwa server tersebut bertanggung jawab terhadap trafik
  • Dapat memberikan redudansi dengan mengaktifkan serber lebih dari satu unit melalui mekanisme fail-over
  • Dapat menawarkan distribusi content seperti pembacaan URL. Interconnecting cookies dan XML parsing

 

Contoh Algoritma Load Balancer

  1. Round-Robin

Algoritma ini dapat mendistribusikan beban kepada seluruh server anggota cluster sehingga masing-masing server akan mendapat beban yang sama dalam waktu yang sama. Round-Robin ini sangat cocok saat seluruh anggota server memiliki kemampuan untuk processing yang sama, karena jika tidak sama maka beberapa server bisa jadi menerima request lebih dari kemampuan processing server itu sendiri, sedangkan yang lainnya hanya akan menerima beban lebih sedikit dari resource yang dimiliki.

 

  1. Weighted round-robin

Algoritma ini dapat melakukan perhitunggan perbedaan kemampuan processing dari masing-masing server anggota cluster. Administrator dapat memasukkan secara menual parameter beban yang akan ditangatangai oleh masing-masing server anggota cluster, kemudian schedulling sequence secara otomatis dilakukan berdasarkan beban server. Request tersebut kemudian akan diarahkan ke server yang berbeda sesuai dengan round-robin scheduling sequence.

  1. Least-connection

Algoritma ini dapat melakukan pengiriman request pada server anggota cluster, berdasarkan pada server mana yang memiliki fewest connections.

  1. Load-based

Algoritma ini dapat mengirimkan pake request ke server anggota cluster berdasarkan server mana yang akan memiliki beban terkecil.

 

Trik yang Bisa Dijalankan oleh Load Balancing

Administrator load balancer membuat peraturan penerutan untuk 4 jenir traffic utama berikut ini.

  1. HTTP

Standar balancer HTTP akan mengarahkan permintaan dari mekanisme HTTP standar. Load balancer ini menetapkan header X-Forwarded-For, X-Forwarded-Proto, dan X-Forwarded-Port untuk memberi informasi mengenai permintaan awal.

 

  1. HTTPS

Fungsi HTTPS hampir sama dengn HTTP hanya perlu penambahan enkripsi yang ditangani dengan salah satu dari dia cara yaitu dengan passthrough SSL yang menyimpan enkripsi sampai ke backend, atau dengan penghentian SSL yang menempatkan beban dengan deskripsi pada load balancer namun mengirimkan traffic yang tidak dienkripsi di bagian belakang.

 

  1. TCP

Jika tidak menggunakan aplikasi dengan HTTP dan HTTPS maka bisa diimbangi dengan TCP. Misalnya trafik ke cluster database bisa tersebar di semua server.

 

  1. UDP

Beberapa balancers beban telah menambahkan dukungan untuk protocol internet core balancing seperti DNS dan syslogd yang menggunakan UDP.

 

 

Diatas merupakan  sedikit tentang pengenalan load balancing yang dapat Anda ambil. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan lebih untuk Anda dan dapat memudahkan Anda untuk menyerap informasi.

 

Terimakasih

 

Semoga Bermanfaat 😀

Jadilah yang pertama untuk memberi nilai
Inu R

Recent Posts

Di era transformasi digital, perusahaan menghasilkan data dalam jumlah yang sangat besar setiap harinya. Data…

11 hours ago

Apa Itu Canonical URL? Panduan Lengkap agar Website Lebih SEO Friendly

Dalam optimasi mesin pencari (SEO), kualitas konten bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi peringkat website. Struktur…

12 hours ago

Apa Itu Customer Engagement? Kunci Meningkatkan Loyalitas Pelanggan dan Penjualan

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, menawarkan produk atau layanan berkualitas saja tidak lagi…

13 hours ago

Classified Ads: Cara Kerja, Jenis, Manfaat, dan Tips Lengkap

Di era digital, aktivitas jual beli dan promosi semakin mudah dilakukan melalui internet. Salah satu…

15 hours ago

Apa Itu Privileged Access Management (PAM)? Fungsi & Cara Kerja

Di era transformasi digital, setiap organisasi mengelola berbagai akun dengan tingkat akses yang berbeda-beda. Beberapa…

16 hours ago

Google Majalah: Sejarah, Cara Kerja, dan Status Layanannya

Google dikenal sebagai perusahaan teknologi yang menghadirkan berbagai layanan digital untuk memudahkan aktivitas pengguna, mulai…

17 hours ago