HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
hosting

Panduan Lengkap Mengembalikan File yang Terhapus di cPanel & Plesk

Kehilangan file penting di hosting bisa menjadi masalah besar, terutama jika file tersebut berisi konfigurasi website, konten, atau database penting. Namun, kabar baiknya adalah baik cPanel maupun Plesk menyediakan beberapa fitur yang memungkinkan Anda memulihkan file yang terhapus secara cepat dan aman. Pada artikel ini, kita akan membahas secara lengkap, detail, dan langkah demi langkah tentang cara mengembalikan file yang terhapus di kedua panel kontrol tersebut. Yuk simak artike ini sampai selesai!

Penyebab File Bisa Terhapus di Hosting

Beberapa penyebab umum file terhapus di cPanel atau Plesk antara lain:

  • Salah klik saat menghapus file di File Manager

  • Migrasi website yang tidak sempurna

  • Update plugin atau tema (terutama di WordPress)

  • Serangan malware yang menghapus atau merusak file

  • Kesalahan teknis atau human error

Apa pun penyebabnya, selama Anda memiliki backup atau fitur restore aktif, file masih bisa dikembalikan.

Cara Mengembalikan File yang Terhapus di cPanel

cPanel adalah panel hosting yang paling banyak digunakan di Indonesia. Berikut metode yang dapat Anda gunakan.

1. Mengembalikan File Melalui Trash (Recycle Bin)

Ketika Anda menghapus file melalui File Manager, biasanya file tidak langsung hilang, tetapi berpindah ke Trash.

Langkah-langkahnya:

  1. Login ke cPanel.

  2. Buka File Manager.

  3. Pada menu kiri bawah, klik folder Trash.

  4. Temukan file yang ingin dikembalikan.

  5. Klik kanan → Restore.

Catatan: Jika Trash telah dikosongkan, gunakan metode berikutnya.

2. Mengembalikan File Menggunakan Fitur Backup cPanel

cPanel menyediakan fitur backup otomatis (jika host mengaktifkannya).

Cara restore dari Full Backup:

  1. Masuk ke cPanel.

  2. Pilih menu Backup atau Backup Wizard.

  3. Pada bagian Restore, pilih:

    • Home Directory (untuk file website)

    • MySQL Databases (untuk database)

  4. Upload file backup yang Anda miliki.

  5. Klik Restore dan tunggu proses berjalan.

3. Restore File Menggunakan JetBackup / Acronis Backup

Banyak provider hosting menggunakan JetBackup, Acronis, atau Softaculous Backup.

Cara restore melalui JetBackup:

  1. Masuk ke cPanel.

  2. Pilih JetBackup 5 atau JetBackup 10.

  3. Pilih kategori restore:

    • File Backups

    • Full Account Backups

    • Database Backups

  4. Klik versi backup yang ingin digunakan.

  5. Tekan Restore → Confirm.

Kelebihan JetBackup:

  • Bisa restore folder atau file individu

  • Tersedia versi harian, mingguan, bulanan

4. Restore File via Softaculous (Untuk WordPress)

Jika Anda menggunakan WordPress dan membuat backup melalui Softaculous, proses restore sangat mudah.

Langkah-langkah:

  1. Masuk ke Softaculous Apps Installer.

  2. Klik menu Backups and Restore.

  3. Pilih backup WordPress yang tersedia.

  4. Klik Restore Installation.

5. Mengembalikan File Melalui Hosting Support

Jika semua cara di atas gagal, hubungi support hosting Anda. Biasanya provider memiliki backup internal yang tidak terlihat di cPanel.

Cara Mengembalikan File yang Terhapus di Plesk

Plesk banyak digunakan pada server berbasis Windows, namun juga tersedia pada server Linux. Berikut cara mengembalikan file di Plesk:

1. Restore File Menggunakan File Manager (Sampah/Recycle Bin)

Jika penghapusan dilakukan melalui File Manager, file akan masuk ke Recycle Bin.

Cara restore:

  1. Login ke Plesk.

  2. Masuk ke Files.

  3. Buka folder .Trash atau Recycle Bin.

  4. Pilih file → klik Restore.

2. Restore File Menggunakan Backup Manager Plesk

Plesk memiliki fitur Backup Manager yang sangat lengkap.

Langkah-langkahnya:

  1. Login ke Plesk.

  2. Masuk ke Tools & Settings.

  3. Pilih Backup Manager.

  4. Pilih backup yang tersedia.

  5. Klik Restore.

  6. Pilih bagian yang ingin dipulihkan:

    • File website

    • Konfigurasi

    • Database

  7. Klik Restore dan tunggu proses selesai.

3. Restore File dari Scheduled Backup (Backup Otomatis)

Jika Anda mengatur backup otomatis, Plesk menyimpan beberapa versi backup.

Cara memulihkan:

  1. Masuk ke Websites & Domains.

  2. Klik Backup & Restore.

  3. Pilih backup otomatis pada daftar.

  4. Klik Restore.

4. Restore Menggunakan Extension Backup Tambahan

Beberapa server Plesk memiliki ekstensi seperti:

  • Acronis Backup

  • Google Drive Backup

  • Dropbox Backup

Jika Anda atau provider mengaktifkan ekstensi ini, Anda bisa restore langsung dari layanan tersebut.

5. Hubungi Admin atau Host Provider

Jika backup di Plesk tidak tersedia, biasanya tim teknis provider masih memiliki snapshot atau backup internal.

Tips Mencegah File Hilang di Masa Depan

Agar kejadian serupa tidak terulang, lakukan beberapa langkah pencegahan berikut:

  • Aktifkan Backup Otomatis Harian / Mingguan
  • Simpan Backup di Lokasi Terpisah (Offsite Backup)
  • Gunakan Plugin Backup (untuk WordPress) seperti:
    1. UpdraftPlus

    2. All-in-One WP Migration

    3. WPvivid

  • Hindari mengedit file langsung di server (lebih baik lokal + upload)
  • Gunakan Version Control (Git) bila memungkinkan

Kesimpulan

Mengembalikan file yang terhapus di cPanel maupun Plesk sebenarnya cukup mudah selama Anda memiliki backup atau file masih berada di folder Trash. Panel-panel tersebut sudah menyediakan fitur restore yang sangat lengkap, mulai dari restore file individu hingga full account recovery.

Jika semua metode tidak berhasil, Anda masih dapat meminta bantuan provider hosting yang umumnya menyimpan backup internal. Dengan panduan di atas, Anda tidak perlu panik lagi jika file website hilang atau terhapus secara tidak sengaja.

5/5 - (1 vote)
Fitri Ana

Recent Posts

Apa Itu Kalkulator TikTok? Fungsi, Cara Menggunakan, dan Estimasi Penghasilan Kreator

TikTok telah menjadi salah satu platform media sosial paling populer di dunia, termasuk di Indonesia.…

3 hours ago

Bing Webmaster Tools: Alat Penting untuk Memperkuat SEO di Mesin Pencari

Bing Webmaster Tools adalah salah satu alat penting yang dapat membantu pemilik website memahami bagaimana…

21 hours ago

Prefix Database: Definisi, Fungsi, dan Cara Menonaktifkannya di cPanel melalui WHM

Pernahkan Anda mendengar istilah prefix database? Sederhananya, prefix database adalah sebuah kata yang ditambahkan dan…

2 days ago

Mengenal HTTP Status Codes: Jenis, Penyebab, dan Fungsinya pada Website

Saat mengelola sebuah website, baik sebagai pemilik bisnis, webmaster, ataupun developer, Anda pasti pernah menemukan…

2 days ago

Cara Setting Email Deliverability di cPanel

Email deliverability merupakan fitur dalam cPanel yang berfungsi untuk menganalisis pengiriman email yang keluar. Dalam…

2 days ago

Apa Itu Domain .INFO? Kelebihan, Kekurangan, dan Tips Memilihnya

Dalam dunia website, domain adalah salah satu elemen penting yang menentukan branding, kredibilitas, dan kemudahan…

2 days ago