(0275) 2974 127
Kehilangan file penting di hosting bisa menjadi masalah besar, terutama jika file tersebut berisi konfigurasi website, konten, atau database penting. Namun, kabar baiknya adalah baik cPanel maupun Plesk menyediakan beberapa fitur yang memungkinkan Anda memulihkan file yang terhapus secara cepat dan aman. Pada artikel ini, kita akan membahas secara lengkap, detail, dan langkah demi langkah tentang cara mengembalikan file yang terhapus di kedua panel kontrol tersebut. Yuk simak artike ini sampai selesai!
Beberapa penyebab umum file terhapus di cPanel atau Plesk antara lain:
Salah klik saat menghapus file di File Manager
Migrasi website yang tidak sempurna
Update plugin atau tema (terutama di WordPress)
Serangan malware yang menghapus atau merusak file
Kesalahan teknis atau human error
Apa pun penyebabnya, selama Anda memiliki backup atau fitur restore aktif, file masih bisa dikembalikan.
cPanel adalah panel hosting yang paling banyak digunakan di Indonesia. Berikut metode yang dapat Anda gunakan.
1. Mengembalikan File Melalui Trash (Recycle Bin)
Ketika Anda menghapus file melalui File Manager, biasanya file tidak langsung hilang, tetapi berpindah ke Trash.
Langkah-langkahnya:
Login ke cPanel.
Buka File Manager.
Pada menu kiri bawah, klik folder Trash.
Temukan file yang ingin dikembalikan.
Klik kanan → Restore.
Catatan: Jika Trash telah dikosongkan, gunakan metode berikutnya.
2. Mengembalikan File Menggunakan Fitur Backup cPanel
cPanel menyediakan fitur backup otomatis (jika host mengaktifkannya).
Cara restore dari Full Backup:
Masuk ke cPanel.
Pilih menu Backup atau Backup Wizard.
Pada bagian Restore, pilih:
Home Directory (untuk file website)
MySQL Databases (untuk database)
Upload file backup yang Anda miliki.
Klik Restore dan tunggu proses berjalan.
3. Restore File Menggunakan JetBackup / Acronis Backup
Banyak provider hosting menggunakan JetBackup, Acronis, atau Softaculous Backup.
Cara restore melalui JetBackup:
Masuk ke cPanel.
Pilih JetBackup 5 atau JetBackup 10.
Pilih kategori restore:
File Backups
Full Account Backups
Database Backups
Klik versi backup yang ingin digunakan.
Tekan Restore → Confirm.
Kelebihan JetBackup:
Bisa restore folder atau file individu
Tersedia versi harian, mingguan, bulanan
4. Restore File via Softaculous (Untuk WordPress)
Jika Anda menggunakan WordPress dan membuat backup melalui Softaculous, proses restore sangat mudah.
Langkah-langkah:
Masuk ke Softaculous Apps Installer.
Klik menu Backups and Restore.
Pilih backup WordPress yang tersedia.
Klik Restore Installation.
5. Mengembalikan File Melalui Hosting Support
Jika semua cara di atas gagal, hubungi support hosting Anda. Biasanya provider memiliki backup internal yang tidak terlihat di cPanel.
Plesk banyak digunakan pada server berbasis Windows, namun juga tersedia pada server Linux. Berikut cara mengembalikan file di Plesk:
1. Restore File Menggunakan File Manager (Sampah/Recycle Bin)
Jika penghapusan dilakukan melalui File Manager, file akan masuk ke Recycle Bin.
Cara restore:
Login ke Plesk.
Masuk ke Files.
Buka folder .Trash atau Recycle Bin.
Pilih file → klik Restore.
2. Restore File Menggunakan Backup Manager Plesk
Plesk memiliki fitur Backup Manager yang sangat lengkap.
Langkah-langkahnya:
Login ke Plesk.
Masuk ke Tools & Settings.
Pilih Backup Manager.
Pilih backup yang tersedia.
Klik Restore.
Pilih bagian yang ingin dipulihkan:
File website
Konfigurasi
Database
Klik Restore dan tunggu proses selesai.
3. Restore File dari Scheduled Backup (Backup Otomatis)
Jika Anda mengatur backup otomatis, Plesk menyimpan beberapa versi backup.
Cara memulihkan:
Masuk ke Websites & Domains.
Klik Backup & Restore.
Pilih backup otomatis pada daftar.
Klik Restore.
4. Restore Menggunakan Extension Backup Tambahan
Beberapa server Plesk memiliki ekstensi seperti:
Acronis Backup
Google Drive Backup
Dropbox Backup
Jika Anda atau provider mengaktifkan ekstensi ini, Anda bisa restore langsung dari layanan tersebut.
5. Hubungi Admin atau Host Provider
Jika backup di Plesk tidak tersedia, biasanya tim teknis provider masih memiliki snapshot atau backup internal.
Agar kejadian serupa tidak terulang, lakukan beberapa langkah pencegahan berikut:
UpdraftPlus
All-in-One WP Migration
WPvivid
Mengembalikan file yang terhapus di cPanel maupun Plesk sebenarnya cukup mudah selama Anda memiliki backup atau file masih berada di folder Trash. Panel-panel tersebut sudah menyediakan fitur restore yang sangat lengkap, mulai dari restore file individu hingga full account recovery.
Jika semua metode tidak berhasil, Anda masih dapat meminta bantuan provider hosting yang umumnya menyimpan backup internal. Dengan panduan di atas, Anda tidak perlu panik lagi jika file website hilang atau terhapus secara tidak sengaja.
TikTok telah menjadi salah satu platform media sosial paling populer di dunia, termasuk di Indonesia.…
Bing Webmaster Tools adalah salah satu alat penting yang dapat membantu pemilik website memahami bagaimana…
Pernahkan Anda mendengar istilah prefix database? Sederhananya, prefix database adalah sebuah kata yang ditambahkan dan…
Saat mengelola sebuah website, baik sebagai pemilik bisnis, webmaster, ataupun developer, Anda pasti pernah menemukan…
Email deliverability merupakan fitur dalam cPanel yang berfungsi untuk menganalisis pengiriman email yang keluar. Dalam…
Dalam dunia website, domain adalah salah satu elemen penting yang menentukan branding, kredibilitas, dan kemudahan…