(0275) 2974 127
Migrasi website WordPress ke hosting baru merupakan langkah penting ketika ingin mendapatkan performa server lebih cepat, fitur lebih lengkap, atau biaya hosting lebih efisien. Namun, jika dilakukan sembarangan, migrasi dapat menimbulkan error, kehilangan data, atau downtime yang lama. Artikel ini membahas secara detail cara migrasi WordPress ke hosting baru dengan aman, termasuk persiapan, metode manual, metode plugin, dan hal-hal yang perlu diperhatikan.
Sebelum memulai migrasi, pastikan semua persiapan berikut sudah dilakukan:
Backup adalah langkah paling krusial. Pastikan melakukan backup:
wp-config.php.Ada dua metode migrasi utama: manual dan menggunakan plugin. Berikut penjelasan mendetailnya.
public_html atau folder instalasi WordPress.public_html.wp-config.phpBuka file wp-config.php di hosting baru, ubah sesuai database baru:
Jika domain berubah, lakukan search and replace di database menggunakan tool seperti Better Search Replace atau script WP-CLI untuk memperbarui URL.
Login ke registrar domain → arahkan nameserver ke hosting baru → tunggu propagasi DNS.
Buka website → pastikan semua halaman, plugin, tema, dan media berfungsi normal.
Beberapa plugin memudahkan migrasi tanpa perlu mengutak-atik file atau database. Contoh populer:
Install Plugin di WordPress Lama
Dashboard → Plugins → Add New → cari All-in-One WP Migration → Install & Activate.
Export Website
Menu → All-in-One WP Migration → Export → pilih File → tunggu proses selesai → download file.
Install WordPress Baru di Hosting Baru
Lakukan instalasi WordPress kosong di hosting baru.
Import Website
Install plugin All-in-One WP Migration di WordPress baru → menu Import → unggah file hasil export → tunggu proses selesai.
Update Permalink dan Settings
Masuk ke Settings → Permalinks → klik Save Changes
Periksa semua halaman, plugin, dan media berfungsi normal.
Duplicator membuat paket backup (file zip + installer.php) dan bisa langsung diunggah ke hosting baru. Prosesnya cepat dan cocok untuk website besar.
Pastikan semua link internal, gambar, dan plugin berjalan normal.
Hapus cache browser dan plugin caching agar versi terbaru website tampil.
Setelah migrasi selesai dan website stabil, lakukan backup baru di hosting baru.
Migrasi WordPress ke hosting baru dapat dilakukan dengan manual atau menggunakan plugin. Kunci keberhasilan migrasi adalah backup lengkap, pengaturan database yang benar, dan pemeriksaan website setelah migrasi. Dengan mengikuti panduan lengkap ini, Anda bisa memindahkan website dengan aman, cepat, dan tanpa kehilangan data penting. Migrasi yang dilakukan dengan benar juga membantu meminimalkan downtime, menjaga SEO, dan memastikan pengunjung website tetap mendapatkan pengalaman terbaik.
Migrasi wordpress ke hosting baru dapat dilakukan dengan manual atau menggunakan plugin. Kunci keberhasilan migrasi adaolah backup lengkap, pengaturan database yang benar, dan pemeriksaan website setelah migrasi. Dengan mengikuti panduan lengkap ini, Anda bisa memindahkan wesite
WhatsApp merupakan salah satu aplikasi pesan instan paling populer di Indonesia dan banyak digunakan sebagai…
Keputusan pembelian merupakan proses kompleks yang dilakukan konsumen sebelum akhirnya memilih untuk membeli atau tidak…
Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) berkembang sangat pesat dan kini menjadi bagian tak terpisahkan dari perangkat…
Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pemrograman mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. AI…
Dalam dunia bisnis dan pemasaran, istilah value dan price sering digunakan secara bersamaan, bahkan kerap…
Dalam pengelolaan website, terutama pada hosting berbasis Linux, pengaturan struktur file menjadi hal penting. Salah…