HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Blog

Mengenal Lebih Dalam Tentang FUP (Fair Usage Policy)

Pernahkah kamu berlangganan internet unlimited, namun ketika sedang mengakses sesuatu, akses internet kamu tiba-tiba terasa lambat? Nah, itu bukan masalah jaringan atau bandwidth, melainkan masalah Fair Usage Policy (FUP).

FUP adalah batas wajar penggunaan internet yang ditetapkan oleh provider. Meski terkesan “unlimited”, namun sebenarnya internet yang kamu gunakan tidak unlimited. Pada dasarnya, penerapan FUP ini sebenarnya membantu pelanggan layanan internet suatu provider mendapatkan kelancaran akses internet.

Apa itu FUP?

Terkadang label “unlimited” mungkin sering membuat kesal karena tetap ada batasannya. Mungkin juga pada saat mengakses internet di waktu tertentu, internet kamu tiba-tiba menjadi lambat. Nah, itu kamu hanya kurang teliti dalam membaca syarat dan ketentuan yang berlaku pada paket internet unlimited yang kamu beli.

Kamu perlu tahu bahwa paket unlimited yang dijual oleh ISP sebagian besar memiliki FUP. Apa itu FUP? FUP adalah batasan penggunaan normal untuk penggunaan internet. Informasi mengenai FUP biasanya disertakan dalam syarat dan ketentuan paket internet kamu.

Apabila kamu menyetujui hal tersebut dengan membeli layanan internet tersebut maka akses internet yang kamu gunakan juga akan tunduk pada peraturan FUP tersebut. Ketika penggunaan internet kamu mencapai FUP yang ditentukan maka kecepatan akses internet kamu akan berkurang secara otomatis.

Jadi, jangan salahkan provider kamu jika internet kamu tiba-tiba menjadi lambat. Hal itu mungkin disebabkan karena penggunaan internet kamu melebihi batas FUP.

Mengenal Lebih Dalam Tentang FUP

Untuk memperluas pengetahuan kamu tentang FUP, yuk simak beberapa contoh penerapan FUP dan berbagai macam kuota FUP yang biasanya diterapkan.

Contoh FUP

Pernahkan kamu membeli paket unlimited? Jika pernah maka kamu sudah tidak asing lagi dengan kecepatan akses yang berkurang bila melebihi batas normal.

Misalnya, kamu sedang menikmati paket unlimited untuk masa berlangganan satu bulan dengan kecepatan internet yang ditawarkan up to 2 Mbps. Sementara itu, provider telah menerapkan FUP untuk paket tersebut, yaitu 75 GB.

Pada hari ke 15, ternyata penggunaan internet kamu telah mencapai 75GB maka secara otomatis kecepatan internet yang semula up to 2 Mbps berupah menjadi 750Kbps. Nah, kecepatan internet kamu hanya akan kembali ke 2 Mbps pada bulan berikutnya, ketika kamu sudah memperpanjang paket internet untuk bulan atau tagihan berikutnya.

Contoh lainnya adalah pada awal berlangganan paket internet, kamu bisa memutar video YouTube dengan resolusi 1080p. Namun, ketika kamu telah mencapai FUP maka kamu akan kesulitan untuk menonton video YouTube dengan resolusi tersebut.

Kuota FUP

Sebenarnya, kuota FUP pada setiap penyedia layanan internet itu berbeda-beda. Di Indonesia sendiri memiliki banyak penyedia layanan internet yang menawarkan layanan paket data internet mobile hingga paket internet WiFi.

Beberapa kuota FUP yang biasa digunakan oleh penyedia layanan internet di Indonesia adalah sebagai berikut:

    • Indihome, penyedia layanan Wi-Fi terpopuler yang menawarkan FUP bulanan dengan penurunan akses internet 50-75% pada FUP pertama dan 40% pada FUP kedua dari kecepatan normal
    • Indosat menawarkan FUP bulanan dan harian pada paket unlimited-nya. Setelah mencapai FUP, kecepatan akses internet dibatasi hanya sekitar 512 Kbps.
    • Telkomsel juga menggunakan kecepatan internet rata-rata 128 Kbps pada paket unlimited-nya.

Sudah paham apa yang dimaksud dengan FUP? Pastinya sudah ya! Nah, jadi, itulah beberapa hal yang dapat kamu pahami tentang FUP. Semoga bermanfaat!

5/5 - (4 votes)
Dwi H

Recent Posts

Teknologi Web Dinamis: Bahasa Pemrograman hingga Hosting

Web dinamis dibangun menggunakan berbagai teknologi yang bekerja sama untuk menampilkan konten, memproses permintaan pengguna,…

14 hours ago

Berapa Lama Propagasi DNS? Kenali Waktu dan Cara Mengeceknya

Propagasi DNS adalah proses penyebaran informasi DNS setelah terjadi perubahan pengaturan domain, seperti mengganti nameserver,…

14 hours ago

Parameter URL: Pengertian, Jenis, dan Pengaruhnya terhadap SEO

Parameter URL adalah bagian dari alamat website yang digunakan untuk mengirimkan informasi tambahan kepada server.…

16 hours ago

Perbedaan Web Dinamis dan Web Statis

Web dinamis dan web statis merupakan dua pendekatan dalam menyajikan konten melalui browser. Perbedaan utamanya…

17 hours ago

Apa Itu Duplicate Content? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Duplicate content adalah kondisi ketika konten yang sama atau sangat mirip muncul di beberapa URL…

20 hours ago

6 Contoh Web Dinamis dalam Kehidupan Sehari-hari

Web dinamis digunakan dalam berbagai layanan digital yang membutuhkan pengelolaan data, interaksi pengguna, dan pembaruan…

3 days ago