(0275) 2974 127
Dalam pengelolaan website pada server hosting, Document Root merupakan salah satu pengaturan penting yang menentukan lokasi utama file website disimpan dan dijalankan. Bagi pengguna Plesk Panel, Anda dapat mengubah direktori Document Root sesuai kebutuhan, misalnya untuk memindahkan lokasi website ke folder lain atau mengatur struktur proyek yang lebih rapi.
Pada artikel ini akan dibahas secara lengkap mengenai apa itu Document Root, fungsi utamanya, serta langkah-langkah mengubah direktori Document Root di Plesk Panel dengan mudah.
Document Root adalah direktori utama pada server yang digunakan untuk menyimpan seluruh file website yang akan diakses oleh pengunjung melalui browser. Ketika seseorang mengunjungi sebuah domain, server akan mengambil dan menampilkan file yang berada di dalam direktori Document Root tersebut.
File yang biasanya tersimpan di dalamnya meliputi berbagai komponen penting website seperti file HTML, PHP, CSS, JavaScript, serta file gambar dan media lainnya yang mendukung tampilan dan fungsi website. Pada banyak layanan hosting, direktori Document Root umumnya berada pada folder bernama httpdocs. Sebagai contoh, jika domain yang digunakan adalah example.com, maka seluruh file website biasanya disimpan dan dijalankan dari folder httpdocs tersebut sehingga server dapat menampilkan halaman website dengan benar kepada pengunjung.
Document Root memiliki peran penting dalam menjalankan website. Berikut beberapa fungsinya:
Ada beberapa alasan mengapa pengguna perlu mengubah direktori Document Root, antara lain:
Menggunakan framework tertentu seperti Laravel yang memiliki folder public
Memindahkan website ke folder baru
Mengatur struktur proyek agar lebih terorganisir
Menggunakan subfolder sebagai root website
Meningkatkan keamanan dengan memisahkan file inti aplikasi
Sebagai contoh, pada framework Laravel biasanya Document Root diarahkan ke: public
Pada Plesk Panel, struktur folder domain biasanya terlihat seperti berikut:
Penjelasan singkat:
httpdocs → Direktori utama website
httpsdocs → Direktori untuk akses HTTPS (jarang digunakan)
logs → Menyimpan log aktivitas website
tmp → Folder sementara
private → Folder file pribadi yang tidak dapat diakses publik
Biasanya Document Root secara default berada di httpdocs.
Berikut langkah-langkah mengubah Document Root melalui Plesk Panel.
Masuk ke dashboard Plesk melalui alamat seperti: https://domainanda.com:8443
Kemudian login menggunakan username dan password hosting Anda.
Setelah berhasil login:
Buka menu Websites & Domains
Pilih domain yang ingin diubah pengaturannya.
Menu ini menampilkan berbagai pengaturan website seperti hosting settings, DNS, file manager, dan lainnya.
Selanjutnya:
Klik Hosting Settings
Anda akan melihat beberapa pengaturan terkait hosting domain.
Di halaman ini terdapat beberapa opsi penting seperti:
Document Root
Preferred domain
PHP version
SSL/TLS support
Pada kolom Document Root, Anda dapat mengubah lokasi folder root website.
Contoh perubahan:
Default: httpdocs
Diubah menjadi: httpdocs/public
Atau: public_html
Pastikan folder tersebut sudah tersedia di File Manager sebelum mengubahnya.
Setelah melakukan perubahan:
Klik OK
Plesk akan menyimpan pengaturan baru.
Sekarang server akan membaca file website dari direktori yang baru Anda tentukan.
Jika folder tujuan belum tersedia, Anda dapat membuatnya terlebih dahulu.
Langkah-langkahnya:
Masuk ke File Manager di Plesk
Buka folder domain
Klik Add New Directory
Beri nama folder sesuai kebutuhan
Contoh: public
Setelah itu Anda bisa mengatur folder tersebut sebagai Document Root.
Agar website tetap berjalan dengan baik, perhatikan beberapa tips berikut:
Sebelum mengganti Document Root, pastikan semua file website sudah berada di direktori baru.
Pastikan permission folder sesuai agar server dapat membaca file dengan benar.
Selalu lakukan backup sebelum melakukan perubahan pada pengaturan server.
Beberapa framework membutuhkan Document Root tertentu, misalnya:
Laravel → public
Symfony → public
CodeIgniter → public
Berikut beberapa masalah yang mungkin muncul setelah mengubah Document Root.
Biasanya disebabkan oleh folder yang salah atau file index tidak ditemukan.
Terjadi karena permission folder tidak sesuai.
Biasanya terkait konfigurasi .htaccess atau pengaturan server.
Solusinya adalah memastikan konfigurasi folder dan file sudah benar.
Document Root merupakan direktori utama tempat server membaca file website yang akan ditampilkan kepada pengunjung. Pada Plesk Panel, Anda dapat dengan mudah mengubah direktori Document Root melalui menu Hosting Settings.
Perubahan ini sering dilakukan untuk menyesuaikan dengan struktur proyek website, terutama saat menggunakan framework modern seperti Laravel atau Symfony. Namun sebelum mengubahnya, pastikan Anda telah memindahkan file website ke folder yang tepat dan melakukan backup terlebih dahulu.
Dengan memahami cara mengubah Document Root di Plesk Panel, Anda dapat mengelola struktur website dengan lebih fleksibel dan aman.
Perkembangan media sosial di era digital saat ini berlangsung sangat pesat. Berbagai platform memungkinkan masyarakat…
Ketika Anda mendaftarkan sebuah domain, informasi pribadi seperti nama, alamat email, nomor telepon, hingga alamat…
Budaya perusahaan adalah sekumpulan nilai, kebiasaan, norma, dan cara kerja yang diterapkan dalam sebuah organisasi…
Pengertian Outlook Express Outlook Express adalah aplikasi email client yang digunakan untuk mengirim, menerima, dan…
Pengertian To-Do List To-do list adalah daftar tugas yang perlu diselesaikan dalam periode waktu tertentu,…
Dalam beberapa tahun terakhir, tren membeli tiket bioskop secara online semakin populer di kalangan penonton…