(0275) 2974 127
Di artikel sebelumnya, sudah ada Laravel: Langkah Menginstalnya ke Hosting. Selanjutnya Anda dapat mempelajari Langkah Mengunggahnya ke Hosting. Hal-hal yang perlu Anda siapkan yaitu:
– Akses ke cPanel hosting,
– Hosting yang mendukung Laravel, dan
– File Laravel.
Catatan: Ada 2 cara unggah Laravel ke hosting: (1) Menggabungkan folder “publik” dengan folder “laravel”. (2) Memisahkan folder “public” dengan folder “laravel”.
Untuk mempermudah, kami sarankan menggunakan cara pertama.
Langkah mengunggah Laravel ke hosting terdiri dari 6 langkah:
1. Mengarahkan Rute ke Folder Laravel
Secara default, Laravel akan mengakses folder root Laravel dan tidak langsung mengakses folder public miliknya, sehingga perlu dibuatkan rute agar ketika mengakses domain, akses langsung diarahkan ke file index.php di folder “public”.
Buat file index.php di dalam folder root Laravel.
Kemudian isi dengan script berikut:
<?php header(‘Location: public/’);
2. Compress Seluruh File Laravel
Kumpulkan semua file Laravel menjadi satu file dengan cara di-compress, agar dapat di ekstrak di cPanel, gunakan ekstensi .zip.
3. Akses Halaman cPanel Hosting
Langkah unggah file Laravel ke cPanel selanjutnya adalah melakukan akses ke cPanel. Anda dapat membuka cPanel dengan mengakses URL: https://namadomain/cpanel.
4. Klik Fitur “File Manager”
Gunakan kolom pencarian untuk mencari fitur File Manager kemudian akses fitur tersebut.
5. Upload File Laravel
Arahkan navigasi ke folder root yang ingin digunakan untuk penyimpanan Laravel.
Catatan: Pada contoh menggunakan folder utama public_html sehingga file zip dari lokal diunggah di folder tersebut. Anda dapat mengunggah file zip ke public_html atau folder lain yang ingin digunakan untuk mengakses file Laravel.
Jika file zip sudah terunggah, klik kanan pada file tersebut lalu “Extract”.
6. Tes Hasil Upload File Laravel
Pengecekan dapat dilakukan dengan mengakses domain atau subdomain yang digunakan untuk menyimpan file Laravel.
Di era digital, teknologi telah menjadi bagian penting dalam hampir setiap aspek kehidupan, termasuk dunia…
Pentingnya Infrastruktur Digital bagi Technopreneur Memiliki ide bisnis yang inovatif saja belum cukup untuk membangun…
Manfaat Menjadi Technopreneur Menjadi seorang technopreneur tidak hanya membuka peluang memperoleh keuntungan, tetapi juga memberikan…
Seiring berkembangnya arsitektur aplikasi modern, terutama yang menggunakan microservices, kebutuhan untuk mengelola komunikasi antar layanan…
Di era digital, data menjadi salah satu aset paling berharga bagi organisasi dan perusahaan. Data…
Di era digital, pelaksanaan ujian tidak lagi bergantung pada kertas dan lembar jawaban. Banyak sekolah,…