Pengertian PuTTY
PuTTY merupakan aplikasi remote access yang memanfaatkan protokol jaringan untuk kebutuhan remote komputer server dari jarak jauh.Pertama kali PuTTY dikembangkan oleh programmer asal Inggris bernama Simon Tatham pada akhir 1998.Tepatnya 1 tahun setelahnya pada tanggal 8 Januari 1999 PuTTY resmi diluncurkan.
Menggunakan aplikasi PuTTY untuk mengkonfigurasi server,biasanya server yang dimiliki letaknya berjauhan sehingga membutuhkan bantuan remote access.Dengan adanya PuTTY membuat kalian sebagai pemilik server tidak perlu datang langsung ke lokasi,kuncinya server tersambung ke jaringan internet saja.Jika kalian membayangkan remote komputer seperti yang ada di TeamViewer bisa full satu layar,maka jawabnya salah besar.PuTTY hanya memiliki tampilan command line teks seperti command prompt,jadi semua perintah dilakukan dengan teks.Untuk itu,kalian perlu menguasai basic SSH menggunakan PuTTY.
Tidak hanya PuTTY,sebenarnya masih banyak aplikasi sejenis lainnya yang digunakan untuk mengelola server Linux.Memang yang paling terkenal PuTTY,tetapi opsi lain dari aplikasi remote server berikut ini bisa menjadi alternatif lain jika PuTTY bermasalah.Pastinya semua akses menggunakan SSH sehingga jalur komunikasi yang dibuatnya aman.
Berikut ini rekomendasi aplikasi remote server gratis selain PuTTY untuk Windows yang dapat dicoba :
- Solar-PuTTY
Solar-PuTTY tidak memerlukan instalasi,kalian bisa langsung download dan menggunakannya.Solar-PuTTY sudah mendukung akses SSH,Telnet,SCP dan SFTP.Tampilan antar muka menggunakan tab sehingga memudahkan Anda untuk mengelola banyak koneksi server.
- Bitvise SSH Client
Bitvise adalah aplikasi windows gratis selanjutnya yang bisa kalian install atau gunakan secara portabel.Bitvise mendukung semua versi desktop dan Windows Server dengan menawarkan tampilan GUI dan command line.
- KiTTY
Secara tampilan mirip dengan PuTTY tetapi fitur yang dimiliki KiTTY lebih baik.Tersedia versi portable untuk pengguna Windows, tampilan GUI identik dengan PuTTY.
- SuperPuTTY
SuperPuTTY adalah ekstensi tambahan untuk PuTTY untuk menggantikan tampilan antar muka dan menambahkan fitur baru.SuperPuTTY tersedia di GitHub, pastikan Anda sudah menginstall PuTTY pada komputer Windows Anda terlebih dahulu.
- PuTTYTray
PuTTYTray merupakan alternatif PuTTY dengan tampilan yang mirip.Fitur tambahan yang dimiliki pada aplikasi ini berupa integrasi hyperlink dan rendering font yang lebih baik.Selain lima alternatif PuTTY diatas, masih ada beberapa alternatif lain yang bisa Anda coba seperti MobaXterm, SmarTTY, Xshell, mRemoteNG, Terminals dan lainnya.
Fitur PuTTY
Aplikasi SSH Client PuTTY memiliki beberapa fitur unggulan yang menjadikannya memiliki pengguna terbanyak.
Berikut ini beberapa fitur-fitur pada PuTTY :
- Support IP Version 6.
- Mendukung Unicode.
- Kontrol atas SSH encryption key.
- PuTTY support penggunaan SFTP.
- Mendukung public-key authentication.
- Mendukung 3DES,Blowfish,Arcfour,DES,AES.
- PuTTY mendukung SSH, Telnet,Rlogin dan SUPDUP.
- Mendukung untuk koneksi menggunakan local port serial.
- PuTTY bisa menyimpan host dan preferensi untuk pengguna selanjutnya.
Cara Menggunakan PuTTY
Perlu melakukan konfigurasi terlebih dahulu sebelum menggunakan PuTTY.Pastikan saat membeli layanan server hosting entah itu VPS atau Dedicated Server kalian diberikan IP Server,username dan password.Dengan ini,kalian bisa mulai mengkonfigurasikan PuTTY ke server SSH,caranya : input IP,Port,Username dan Password.
Ada 2 cara konfigurasi PuTTY ke server SSH,berikut penjelasannya :
1.Konfigurasi SSH Langsung ke Server
Cara ini kalian akan langsung melakukan koneksi ke server,caranya dengan memasukan username dan password.Berikut cara setup koneksi SSH ke Server :
- Download Aplikasi PuTTY dan Instalasi
Silahkan download aplikasi remote server PuTTY pada website resminya.Selanjutnya lakukan instalasi aplikasi PuTTY sampai selesai.
- Membuat koneksi SSH ke Server
Masukan pada kolom “Host Name (or IP address)” dengan IP Server SSH.Pada bagian port biarkan default menggunakan port 22.Pada “Connection type” silahkan pilih pada bagian “SSH”.Lalu klik “Open” dan jendela command prompt akan terbuka,masukan username dan password kemudian Enter.Jika tidak ada masalah kalian sudah terkoneksi ke komputer server dan bisa mulai untuk konfigurasi website.
2.Konfigurasi SSH ke Server Menggunakan SSH Keys
Cara ini kalian hanya perlu memasukan username dan password sekali saat pertama.Sehingga dari segi keamanan bisa lebih baik,berikut caranya :
- Download dan install PuTTY sampai selesai.
Lakukan download dan instalasi seperti cara pertama sampai selesai.
- Generate Keys
Download terlebih dahulu PuTTY Key Generator pada alamat resminya dan install seperti biasa.Kemudian buka aplikasi PuTTYGen,kemudian lakukan Generate.Pastikan sebelumnya kalian sudah berhasil login ke PuTTY terlebih dahulu.
Pastikan pada bagian “Parameters”memilih “RSA” dan menggunakan “2048” bit.Kemudian silahkan klik tombol “Generate” dan tunggu proses generate selesai,kira-kira 3-5 menit generate keys selesai.Jika proses generate keys berhasil,silahkan kalian pilih tombol “Save private key”.
Bagaimana sudah jelas bukan cara menggunakan PuTTY untuk login ke server hosting ?Semoga bermanfaat !