HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Wordpress

Mengenal Pengertian Apa Itu A/B Testing?

A/B testing adalah prosedur pengujian yang membandingkan dua halaman situs web atau lebih secara bersamaan untuk menentukan halaman mana yang memberikan hasil terbaik.

Oleh karena itu, bahkan setelah Anda membuat situs web, Anda perlu memastikan bahwa semua elemen bekerja sama dengan lancar untuk memberikan pengalaman pengguna terbaik. A/B testing adalah salah satu metode terbaik dalam hal ini.

A/B testing juga dapat membantu meningkatkan kinerja dan tingkat konversi situs WordPress Anda. Ini akan membantu Anda memahami langkah perbaikan apa yang perlu Anda ambil untuk meningkatkan keterlibatan situs web.

Pada artikel ini, kami akan menjelaskan apa itu A/B testing dan plugin A/B testing WordPress terbaik untuk mempermudah pekerjaan Anda. Selamat membaca! Tolong simak sampai akhir, oke?

Pengertian A/B Testing

Sesuai dengan namanya, A/B Testing adalah sebuah proses yang dijalankan pada sampel A dan sampel B. Halaman pertama yang Anda bandingkan disebut A, sedangkan halaman lain yang Anda buat untuk perbandingan disebut B, atau varian. Kedua implementasi tersebut bersaing satu sama lain untuk membuktikan bahwa keduanya memberikan kinerja yang lebih baik.

Ada beberapa elemen yang dapat diuji dengan A/B testing. Seperti:

  • Logo
  • Banner
  • Penempatan iklan
  • Tombol
  • Konten
  • Footer
  • Layout halaman
  • Widget
  • Call-to-Action

Baik versi mobile maupun web kedua elemen ini diperlakukan sama, sehingga Anda tidak perlu khawatir hasilnya berbeda atau spesifik yang dipengaruhi oleh faktor-faktor . Contoh seperti berikut ini:

 

Gunakan dua gambar berbeda untuk menentukan CTA mana yang lebih efektif dalam membuat pengunjung mendaftar di website Anda. Apakah gambar kucing lucu dengan pesan memberitahu pengunjung “tolong jangan pergi” atau hanya gambar dengan ekspresi sedih di wajahnya?

Anda dapat melakukannya dengan menjalankan A/B testing untuk melihat versi mana yang dapat lebih meningkatkan rasio konversi Anda.

Apa Tujuan Melakukan A/B Testing?

Tujuan utama A/B testing adalah untuk memberikan informasi yang relevan tentang elemen situs web Anda sehingga Anda dapat meningkatkan atau menyemputkanakan hasil yang dicapai. Jadi, Anda dapat membuat keputusan yang lebih tepat berdasarkan data dan mengembangkan situs web Anda agar berkinerja terbaik setiap saat. Tentu saja ada beberapa indikator yang bisa ditentukan dengan tes ini.

Contohnya mencakup time on page (berapa lama pengguna menghabiskan waktu di situs web Anda), tampilan halaman, dan rasio konversi. Semua metrik ini memberikan wawasan yang berguna karena dapat menunjukkan keberhasilan situs web Anda.

Misalnya, gunakan hasil A/B testing untuk mempelajari jenis tata letak yang disukai pengunjung situs web Anda, karena desain situs web kemungkinan besar memengaruhi penayangan dan lama kunjungan. Anda juga akan mendapatkan wawasan yang andal tentang cara mengoptimalkan CTA, tombol, penempatan iklan, dan pada akhirnya meningkatkan rasio konversi Anda.

AB Press Optimizer

AB Press Optimizer memiliki fitur hebat yang memungkinkan Anda melihat report secara real time. Jika ada tren negatif pada elemen apa pun, Anda bisa segera mengubahnya tanpa harus menunggu hasil akhir.

Ada juga demografi pengunjung, konversi, serta penjadwalan testing, dan banyak lagi. Anda juga dapat mengekspor data ini ke file Microsoft Excel. Harganya juga bisa dikatakan termasuk yang terendah. Untuk mendapatkan semua fitur hebat hanya dengan $49 (Pribadi), $99 (Bisnis), dan $199 (Agensi).

WordPress Calls to Action

Seperti namanya, Anda hanya dapat menjalankan A/B testing pada CTA Anda apabila menggunakan alat ini. Namun, karena berspesialisasi dalam bidang ini, ia menawarkan banyak opsi konfigurasi. Misalnya saja kumpulan template CTA keren dan visual CTA editor.

Kalau dipikir-pikir, fitur khusus CTA ini sebenarnya bagus karena CTA yang bagus bisa meningkatkan tingkat konversi secara efektif. Selain itu, jika tujuan Anda adalah meningkatkan tingkat konversi, plugin ini adalah pilihan yang tepat.

Google Optimize

Fitur terbaik dari alat ini adalah integrasinya dengan Google Analytics. Hal ini memungkinkan Anda menyinkronkan sasaran analitik dengan hasil A/B testing tanpa harus mengumpulkan masukan yang relevan di kemudian hari.

Google Optimize bukanlah sebuah plugin, tetapi mudah digunakan untuk situs WordPress Anda. Setelah mendaftar, alat ini memungkinkan Anda untuk langsung mencoba Halaman A dan Halaman B hanya dengan beberapa klik.

Bahkan lebih kerennya lagi, alat ini tersedia secara gratis. Faktanya, fungsi yang diberikan sangat bagus dan link ke beberapa sumber Google yang sangat berguna. Oleh karena itu, kami merekomendasikannya jika Anda memerlukan alat A/B testing lengkap yang andal.

5/5 - (4 votes)
Nabilah Atikah S

Recent Posts

Poster AI dan Minat Beli Produk Kuliner

Penggunaan AI dalam materi promosi makanan tidak selalu berdampak negatif. AI dapat membantu bisnis membuat…

3 hours ago

Poster AI untuk Promosi Kuliner: Tren dan Dampaknya

Perkembangan generative AI mengubah cara bisnis membuat materi pemasaran. Jika sebelumnya bisnis kuliner harus mengandalkan…

5 hours ago

Mengenal Jenkins untuk CI/CD: Fungsi, Cara Kerja, dan Kelebihannya

Dalam pengembangan software modern, proses membangun, menguji, dan merilis aplikasi dapat melibatkan banyak tahapan yang…

7 hours ago

Content Cluster dalam SEO: Pengertian, Manfaat, dan Cara Membuatnya

Dalam strategi SEO, membuat banyak artikel tanpa struktur yang jelas belum tentu menghasilkan performa organik…

8 hours ago

Payment Gateway: Keamanan, Regulasi, dan Tips Memilih

Setelah memahami pengertian dan cara kerja payment gateway, hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah keamanan…

1 day ago

Cara Kerja Payment Gateway dan Integrasinya dengan Website

Pada Bagian sebelumnya, kita sudah membahas pengertian, fungsi, metode pembayaran, serta kelebihan dan kekurangan payment…

1 day ago