HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Wordpress

White Screen of Death (WSOD) di WordPress: Penyebab Lengkap dan Cara Mengatasinya

White Screen of Death (WSOD) merupakan salah satu error paling serius dan membingungkan di WordPress. Saat masalah ini terjadi, website hanya menampilkan layar putih kosong tanpa pesan error apa pun. Baik pengunjung maupun pemilik website tidak dapat mengakses konten, bahkan dalam beberapa kasus dashboard admin juga tidak bisa dibuka sama sekali.

Karena tidak adanya informasi error yang terlihat, WSOD sering membuat pemula panik dan mengira website mereka rusak total. Padahal, dalam sebagian besar kasus, WSOD masih bisa diperbaiki tanpa harus install ulang WordPress. Artikel ini akan membahas WSOD secara menyeluruh, mulai dari pengertian, penyebab teknis, cara diagnosis, langkah perbaikan bertahap, hingga tips pencegahan jangka panjang.

Apa Itu White Screen of Death (WSOD)?

White Screen of Death (WSOD) adalah kondisi ketika website WordPress mengalami kegagalan dalam mengeksekusi proses PHP, sehingga halaman website tidak dapat dirender dengan semestinya dan hanya menampilkan layar putih kosong.

Masalah ini dapat terjadi pada berbagai bagian website, mulai dari halaman depan (frontend) yang diakses oleh pengunjung, halaman dashboard admin (backend) yang digunakan untuk pengelolaan website, hingga keduanya secara bersamaan.

Salah satu hal yang membuat WSOD sulit dideteksi adalah karena error ini sering muncul tanpa pesan kesalahan apa pun. Hal tersebut biasanya disebabkan oleh konfigurasi server yang secara default menyembunyikan pesan error PHP demi alasan keamanan, sehingga pemilik website tidak langsung mengetahui sumber masalah yang sebenarnya.

Ciri-Ciri White Screen of Death

Beberapa tanda umum WSOD antara lain:

  1. Website hanya menampilkan layar putih kosong
  2. Tidak ada teks, gambar, atau error code
  3. Halaman admin (/wp-admin) juga tidak bisa dibuka
  4. Website normal sebelumnya, lalu error setelah update plugin/tema
  5. Error hanya muncul di halaman tertentu

Penyebab White Screen of Death (WSOD)

Berikut adalah beberapa penyebab munculnya White Screen of Death (WSOD):

1. Fatal Error pada PHP

White Screen of Death (WSOD) sering kali disebabkan oleh fatal error pada PHP, yaitu jenis error yang membuat proses PHP berhenti secara total sehingga WordPress tidak dapat melanjutkan eksekusi halaman.

Fatal error ini dapat muncul akibat kesalahan sintaks dalam kode, pemanggilan function yang tidak tersedia di versi PHP tertentu, atau konflik antar file PHP di dalam tema maupun plugin. Karena fatal error tidak dapat ditangani oleh sistem WordPress, halaman website akhirnya gagal dimuat dan hanya menampilkan layar putih tanpa informasi tambahan.

2. Konflik Plugin WordPress

Plugin merupakan penyebab WSOD yang paling umum terjadi di WordPress. Konflik plugin dapat muncul ketika plugin tidak kompatibel dengan versi WordPress yang digunakan, belum mendukung versi PHP terbaru, atau bertabrakan dengan plugin lain yang memiliki fungsi serupa.

Selain itu, proses update plugin yang gagal atau terputus juga dapat merusak file plugin dan memicu error serius. Ketika konflik ini terjadi, WordPress tidak mampu menjalankan proses dengan normal dan akhirnya menampilkan White Screen of Death.

3. Tema WordPress Error atau Tidak Kompatibel

Tema WordPress yang bermasalah juga dapat menjadi penyebab WSOD, terutama jika tema tersebut belum diperbarui untuk mendukung versi WordPress terbaru. Kesalahan pada custom code, penggunaan function yang sudah tidak direkomendasikan (deprecated), atau file tema yang rusak saat proses update dapat menyebabkan error fatal.

Jika tema tidak dapat dieksekusi dengan benar, WordPress akan gagal menampilkan halaman dan hanya menunjukkan layar putih kosong.

4. Batas Memori PHP Terlampaui

Setiap website WordPress memiliki batas memori PHP tertentu untuk menjalankan prosesnya. Jika penggunaan memori melebihi batas yang ditentukan, WordPress akan menghentikan eksekusi dan memicu WSOD.

Kondisi ini sering terjadi pada website yang menggunakan banyak plugin berat, website dengan trafik tinggi, atau website yang berada di hosting dengan resource terbatas. Tanpa penambahan memori PHP, WordPress tidak dapat memproses permintaan halaman secara normal.

5. Error pada File Core WordPress

File inti WordPress seperti wp-settings.php, wp-load.php, atau file di dalam folder wp-includes memiliki peran penting dalam menjalankan sistem WordPress. Jika file-file ini rusak akibat proses update WordPress yang gagal, serangan virus atau malware, maupun kesalahan saat upload manual, WordPress tidak akan bisa berjalan dengan semestinya. Akibatnya, website gagal dimuat dan menampilkan White Screen of Death.

6. Cache yang Korup

Cache yang rusak atau tidak tersinkronisasi dengan baik dapat menyebabkan WordPress memuat versi halaman yang tidak valid. Hal ini sering terjadi pada website yang menggunakan plugin cache dengan konfigurasi agresif.

Ketika WordPress mencoba menampilkan data dari cache yang korup, proses rendering halaman bisa gagal dan menghasilkan WSOD, meskipun sebenarnya file website masih dalam kondisi normal.

7. Kesalahan Konfigurasi File .htaccess

File .htaccess berfungsi mengatur berbagai konfigurasi penting pada server, termasuk aturan redirect, keamanan, dan pemrosesan PHP. Jika terdapat rule yang salah atau konflik konfigurasi di dalam file ini, proses PHP atau akses ke file penting WordPress dapat terblokir. Kesalahan kecil pada .htaccess sudah cukup untuk membuat WordPress tidak bisa dijalankan dan menampilkan layar putih.

8. Versi PHP Tidak Kompatibel

Penggunaan versi PHP yang terlalu baru maupun terlalu lama dapat menyebabkan plugin atau tema WordPress tidak berjalan dengan baik. Beberapa plugin dan tema belum sepenuhnya mendukung versi PHP tertentu, sehingga saat website dijalankan, muncul error fatal yang berujung pada WSOD.

Ketidakcocokan versi PHP ini sering terjadi setelah pengguna melakukan upgrade PHP melalui panel hosting tanpa melakukan pengecekan kompatibilitas terlebih dahulu.

9. Masalah Server atau Hosting

Selain faktor dari WordPress itu sendiri, masalah pada server atau layanan hosting juga dapat memicu White Screen of Death. Kondisi seperti CPU atau RAM yang overload, kesalahan konfigurasi server, modul PHP yang tidak aktif, hingga kapasitas penyimpanan hosting yang penuh dapat mengganggu proses eksekusi website. Jika server tidak mampu menangani permintaan WordPress dengan baik, hasil akhirnya adalah website gagal dimuat dan hanya menampilkan layar putih.

Cara Mengatasi White Screen of Death (WSOD) Secara Bertahap

1. Aktifkan Debug Mode WordPress (WAJIB)

Edit file wp-config.php, lalu tambahkan atau ubah menjadi: define('WP_DEBUG', true);
define('WP_DEBUG_LOG', true);
define('WP_DEBUG_DISPLAY', true);

Dengan debug aktif, WordPress akan menampilkan error PHP yang menjadi penyebab WSOD.

Catatan: Jangan lupa matikan kembali debug setelah selesai.

2. Nonaktifkan Semua Plugin (Diagnosis Paling Efektif)

Jika tidak bisa login admin:

  • Masuk ke File Manager / FTP
  • Buka folder wp-content
  • Rename folder plugins menjadi plugins_disabled

Jika website normal kembali, berarti masalah ada di plugin.

Aktifkan plugin satu per satu untuk menemukan plugin penyebab WSOD.

3. Ganti ke Tema Default WordPress

Jika plugin bukan penyebabnya:

  • Masuk ke wp-content/themes
  • Rename folder tema aktif
  • WordPress otomatis memakai tema default

Jika WSOD hilang, berarti tema bermasalah.

4. Tambah Batas Memori PHP

Tambahkan kode berikut di wp-config.php: define('WP_MEMORY_LIMIT', '256M');
define('WP_MAX_MEMORY_LIMIT', '256M');

Jika masih gagal, atur juga di:

  • .htaccess
  • php.ini
  • Panel hosting

5. Nonaktifkan Cache dan CDN

  • Nonaktifkan plugin cache
  • Hapus cache browser
  • Clear cache CDN (Cloudflare, dll)

Cache yang rusak sering menjadi penyebab WSOD yang tidak terdeteksi.

6. Periksa dan Reset File .htaccess

  • Rename .htaccess menjadi .htaccess_old
  • Login ke WordPress
  • Buka Settings → Permalinks
  • Klik Save Changes

Langkah ini akan membuat .htaccess baru yang bersih.

7. Periksa Error Log Hosting

Buka error log di:

  • cPanel → Errors
  • File error_log
  • Log PHP-FPM

Cari pesan seperti:

  • Allowed memory size exhausted
  • Fatal error
  • Call to undefined function

8. Upload Ulang File Core WordPress

Jika file core rusak:

  1. Download WordPress versi terbaru

  2. Upload ulang folder:

    • wp-admin

    • wp-includes

  3. Jangan menimpa folder wp-content

9. Cek dan Turunkan Versi PHP (Jika Perlu)

Jika WSOD muncul setelah upgrade PHP:

  • Coba downgrade ke versi PHP yang lebih stabil
  • Umumnya PHP 8.0 atau 8.1 paling aman

10. Scan Malware

Malware atau script berbahaya bisa merusak file WordPress dan memicu WSOD. Gunakan:

  • Plugin keamanan
  • Scanner hosting

11. Hubungi Support Hosting

Jika semua langkah gagal, minta bantuan hosting untuk:

  • Cek error server
  • Reset resource
  • Audit konfigurasi PHP

Cara Mencegah White Screen of Death di Masa Depan

  1. Selalu backup sebelum update
  2. Update plugin & tema satu per satu
  3. Gunakan plugin dari developer terpercaya
  4. Hindari edit kode langsung di website live
  5. Gunakan staging site
  6. Monitor resource hosting

Dampak WSOD Jika Tidak Segera Ditangani

  1. Website tidak bisa diakses
  2. Pengunjung dan calon pelanggan hilang
  3. Penurunan peringkat SEO
  4. Menurunnya kredibilitas website

Kesimpulan

White Screen of Death (WSOD) memang terlihat menakutkan, tetapi pada dasarnya merupakan error teknis yang bisa didiagnosis dan diperbaiki. Dengan pendekatan yang sistematis—mulai dari debug, plugin, tema, hingga server. WSOD hampir selalu dapat diatasi tanpa install ulang WordPress. Perawatan website yang rutin dan penggunaan plugin serta tema yang berkualitas adalah kunci utama untuk mencegah WSOD di kemudian hari.

5/5 - (1 vote)
Fitri Ana

Recent Posts

Kulkas AI: Inovasi Dapur Pintar yang Mengubah Cara Mengelola Makanan

Perkembangan teknologi digital tidak hanya mengubah cara manusia bekerja dan berkomunikasi, tetapi juga cara mengelola…

3 hours ago

Cara Clone Website Melalui Softaculous cPanel [Lengkap]

Clone website adalah proses menyalin seluruh isi website, mulai dari file, database, hingga konfigurasi—ke lokasi…

4 hours ago

Kode Referral: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaatnya di Era Digital

Di era digital yang semakin kompetitif, berbagai platform dan bisnis online terus mencari cara efektif…

5 hours ago

Apa yang Ditargetkan Neuralink di 2026? Otomatisasi Operasi Chip Otak

Perkembangan neuroteknologi global dalam satu dekade terakhir menunjukkan lompatan yang luar biasa. Teknologi yang dahulu…

5 hours ago

Mengatasi Error “Cookies Are Blocked” Saat Login WordPress

Error “Cookies Are Blocked or Not Supported by Your Browser” merupakan salah satu masalah login…

8 hours ago

Pentingnya Konsistensi dalam Mencapai Tujuan: Kunci Sukses Jangka Panjang

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang memiliki tujuan yang besar dan mulia, mulai dari ingin sukses…

10 hours ago