HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Tips

Website Bisa Tampil Tapi Gambar Tidak Muncul? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Website yang bisa diakses dengan normal tetapi gambar tidak muncul adalah masalah yang cukup sering dialami oleh pemilik website. Kondisi ini tentu dapat mengganggu tampilan, menurunkan pengalaman pengguna (user experience), bahkan berdampak pada kredibilitas dan performa SEO website.

Masalah ini bisa terjadi pada berbagai jenis website, baik yang baru dibuat maupun yang sudah lama berjalan. Artikel ini akan membahas secara lengkap penyebab umum gambar tidak tampil di website serta langkah-langkah praktis untuk mengatasinya.

Apa yang Dimaksud Website Bisa Tampil, Tapi Gambar Tidak Tampil?

Masalah ini terjadi ketika halaman website berhasil dimuat dengan baik—teks, menu, dan layout tetap terlihat, namun gambar seperti banner, thumbnail, foto produk, atau ikon tidak muncul. Biasanya, gambar akan tampil sebagai ikon rusak (broken image), kosong, atau hanya menampilkan teks alternatif (alt text). Masalah ini dapat terjadi di halaman tertentu saja atau di seluruh website.

Penyebab Umum Gambar Tidak Tampil di Website

1. URL Gambar Salah atau Rusak

Salah satu penyebab paling umum adalah URL atau path gambar yang tidak valid. Hal ini bisa terjadi akibat:

  • File gambar dipindahkan atau dihapus dari server
  • Kesalahan penulisan path gambar
  • Perubahan struktur folder tanpa memperbarui URL

Akibatnya, browser tidak dapat menemukan file gambar yang dimaksud.

2. Permission File dan Folder Tidak Sesuai

Setiap file dan folder di server memiliki permission (izin akses). Jika permission file gambar terlalu ketat, server tidak mengizinkan browser untuk menampilkan gambar tersebut. Permission yang direkomendasikan:

  • Folder: 755
  • File gambar: 644

Permission yang salah sering terjadi setelah proses upload manual atau migrasi website.

3. Hotlink Protection Aktif

Hotlink protection adalah fitur keamanan yang mencegah website lain menggunakan gambar dari server Anda. Namun, jika tidak dikonfigurasi dengan benar, fitur ini justru bisa memblokir gambar agar tidak tampil di website sendiri, terutama saat diakses menggunakan domain dengan format berbeda (www dan non-www).

4. Mixed Content (HTTP dan HTTPS)

Masalah ini sering terjadi pada website yang sudah menggunakan SSL (HTTPS). Jika halaman website diakses melalui HTTPS tetapi gambar masih menggunakan HTTP, browser akan memblokir gambar tersebut demi keamanan. Akibatnya, gambar tidak akan tampil meskipun file sebenarnya ada di server.

5. Masalah Cache Browser atau Cache Website

Cache yang bermasalah dapat menyebabkan browser menampilkan versi lama dari website, termasuk referensi gambar yang sudah tidak valid. Hal ini sering terjadi setelah:

  • Update tema
  • Update plugin
  • Migrasi website
  • Perubahan URL

6. Plugin atau Tema Bermasalah

Plugin atau tema yang tidak kompatibel, error, atau belum diperbarui dapat menyebabkan konflik, termasuk gagal memuat gambar. Beberapa plugin yang sering memicu masalah ini antara lain:

  • Plugin cache
  • Plugin optimasi gambar
  • Plugin keamanan
  • Plugin lazy load

7. File .htaccess Error

File .htaccess berfungsi untuk mengatur konfigurasi server. Kesalahan konfigurasi di dalamnya, seperti rule redirect atau pengaturan keamanan tertentu, bisa menyebabkan file gambar diblokir atau tidak dapat diakses.

8. Masalah CDN (Content Delivery Network)

Jika website menggunakan CDN (seperti Cloudflare), gambar mungkin tidak tampil karena:

  • Cache CDN belum terupdate
  • Setting SSL CDN tidak sesuai
  • Sinkronisasi CDN dan server gagal

9. Batasan Server atau Error Hosting

Beberapa masalah pada server juga dapat memengaruhi tampilan gambar, seperti:

  • Storage hosting penuh
  • Error pada server Apache/Nginx
  • Batas resource hosting tercapai

Cara Mengatasi Gambar Tidak Tampil di Website

1. Periksa URL Gambar

Klik kanan pada gambar yang tidak tampil lalu pilih Open image in new tab. Jika muncul error 404, berarti URL gambar salah atau file tidak tersedia di server.

2. Cek File dan Permission di Server

Masuk ke File Manager atau FTP, pastikan:

  • File gambar benar-benar ada
  • Permission file dan folder sudah sesuai (644/755)

3. Nonaktifkan Hotlink Protection Sementara

Jika menggunakan cPanel, coba matikan hotlink protection lalu cek apakah gambar kembali tampil.

4. Pastikan Tidak Ada Mixed Content

Gunakan HTTPS untuk semua file gambar. Anda bisa:

  • Mengganti URL gambar ke HTTPS
  • Menggunakan plugin seperti Really Simple SSL

5. Bersihkan Cache

Lakukan clear cache pada:

  • Browser
  • Plugin cache WordPress
  • CDN (jika digunakan)

6. Nonaktifkan Plugin Secara Bertahap

Nonaktifkan plugin satu per satu untuk mengetahui plugin mana yang menyebabkan konflik. Jika gambar kembali tampil, berarti plugin tersebut bermasalah.

7. Periksa File .htaccess

Cek apakah ada rule yang memblokir akses ke folder uploads. Jika ragu, Anda bisa mengembalikan .htaccess ke versi default WordPress.

8. Cek Konfigurasi CDN

Pastikan hal-hal berikut ini:

  • CDN aktif dengan benar
  • SSL CDN sesuai dengan SSL website
  • Cache CDN sudah dibersihkan

9. Hubungi Penyedia Hosting

Jika semua langkah sudah dilakukan namun gambar tetap tidak tampil, segera hubungi tim support hosting untuk mengecek error server atau resource hosting.

Dampak Gambar Tidak Tampil Terhadap Website

Jika dibiarkan, masalah ini dapat berdampak serius, antara lain:

  1. Pengalaman pengguna menurun
  2. Tampilan website terlihat tidak profesional
  3. Penurunan konversi (penjualan atau leads)
  4. Dampak negatif pada SEO dan ranking Google

Kesimpulan

Masalah website bisa tampil tapi gambar tidak tampil dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kesalahan URL, permission file, mixed content, konflik plugin, hingga masalah server. Dengan melakukan pengecekan secara sistematis dan memahami penyebabnya, masalah ini dapat diatasi dengan relatif mudah.

Melakukan perawatan website secara rutin, update plugin dan tema, serta memastikan konfigurasi server yang benar adalah langkah penting untuk mencegah masalah ini muncul kembali di kemudian hari.

5/5 - (1 vote)
Fitri Ana

Recent Posts

Pentingnya Konsistensi dalam Mencapai Tujuan: Kunci Sukses Jangka Panjang

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang memiliki tujuan yang besar dan mulia, mulai dari ingin sukses…

2 hours ago

Mengenal KAI Access: Fitur, Cara Pakai, dan Keuntungannya bagi Penumpang Kereta

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi besar di berbagai sektor, termasuk layanan transportasi di Indonesia.…

19 hours ago

White Screen of Death (WSOD) di WordPress: Penyebab Lengkap dan Cara Mengatasinya

White Screen of Death (WSOD) merupakan salah satu error paling serius dan membingungkan di WordPress.…

19 hours ago

Mengenal Sender Policy Framework (SPF): Cara Kerja, Fungsi, dan Manfaatnya

Di era digital saat ini, email masih menjadi salah satu sarana komunikasi utama, baik untuk…

24 hours ago

Cara Menghubungkan Google Sheets ke Website WordPress Secara Otomatis

Integrasi Google Sheets dengan WordPress menjadi solusi praktis untuk menampilkan, mengelola, dan memperbarui data secara…

1 day ago

GoPoints: Cara Kerja, Manfaat, dan Tips Memaksimalkan Reward Gojek

Di tengah pesatnya perkembangan layanan digital, Gojek telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari…

2 days ago