HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Blog

Peran Pattern MVC dalam Pengembangan Web

Teknologi sangat dibutuhkan dalam dunia bisnis, terutama pada perancangan dan pembuatan aplikasi web yang semakin meningkat. Penggunaan framework sebagai  langkah yang tepat untuk menghasilkan sebuah website dengan waktu yang singkat, dan menghasilkan kode yang terstruktur.

Apa itu MVC?

Model View Controller atau MVC merupakan konsep yang populer dalam pengembangan aplikasi web.  Pattern MVC memisahkan data (Model) dari tampilan (View) dan juga algoritma pemrosesannya (Controller) menjadi bagian yang berbeda.  Adapun tiga komponen MVC dalam pembangunan aplikasi web yaitu:

  1. Model

Memiliki fungsi untuk mengatur, menyiapkan, memanipulasi dan mengorganisasikan data sesuai  dengan instruksi controller. Selain itu, juga berisikan fungsi-fungsi untuk memanipulasi data seperti create, read, update, delete, dan juga menangani validasi dari bagian controller.

  1. View

Sebagai bagian yang langsung berhubungan dengan pengguna. Selain itu, juga berfungsi untuk menyajikan informasi atau data yang diperoleh dari Model yang sebelumnya telah diolah oleh controller kepada user.

Pada suatu aplikasi, website View merupakan sebuah template yang secara umum terdiri dari CSS dan HTML dan nantinya akan diatur oleh controller untuk pemetaan datanya. Bagian ini tidak memiliki akses langsung terhadap Model, melainkan harus melalui Controller.

  1. Controller

Sebagai bagian yang menghubungkan antara Model dan View. Data yang diperoleh dari Model harus melalui controller agar dapat dipetakan dan ditampilkan di View.

Controller juga berfungsi untuk menerima request dan data dari user dan menentukan apa yang akan di proses oleh aplikasi.

Berikut Alur kerja aplikasi web ketika user mengunjungi salah salah satu halaman

  • Browser akan terhubung dengan server untuk mengakses halaman.
  • Permintaan atau request browser akan ditangani oleh bagian Controller dari kode kita.
  • Controller akan melakukan pemanggilan ke model untuk mendapatkan data yang relevan dan mempersiapkan data tersebut untuk kemudian ditampilkan.
  • Controller memberikan data yang diperlukan kepada View.
  • Selanjutnya View menampilkan data dan berbagai elemen antarmuka tambahan yang dibutuhkan.

Adapun keuntungan tambahan dari penggunaan MVC yaitu bagaimana setiap bagian memiliki tanggung jawab masing-masing. Jika anda ingin mengubah query yang digunakan menjadi lebih cepat, anda dapat langsung mengeditnya pada bagian Model. Selain itu, adanya Designer  juga dapat bekerja pada bagian view jika ingin mengubah tampilan dan tanpa perlu takut merusak keseluruhan kode.Tentunya hal ini akan mempermudah dan mempercepat pengembangan web.

 

Jadilah yang pertama untuk memberi nilai
Sallu Warni

Recent Posts

iThemes Security: Plugin Keamanan WordPress dengan Fitur Lengkap untuk Melindungi Website

Website WordPress menjadi salah satu platform yang paling banyak digunakan di dunia karena mudah dikelola,…

6 hours ago

Data Visualization: Pengertian, Cara Kerja, Jenis, dan Tools Populer

Di era Big Data, setiap organisasi menghasilkan jutaan hingga miliaran data setiap harinya. Data tersebut…

10 hours ago

Apa Itu Scareware? Cara Kerja, Bahaya, dan Cara Mencegahnya

Internet telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari bekerja, belajar, berbelanja, hingga mengelola…

10 hours ago

Perbedaan Backup vs Disaster Recovery: Mana yang Lebih Penting?

Di era digital, data merupakan aset paling berharga bagi individu maupun perusahaan. Kehilangan data akibat…

11 hours ago

Apa Itu Crowdfunding? Pengertian, Jenis, Cara Kerja, Manfaat

Di era digital seperti sekarang, mencari modal tidak selalu harus melalui bank atau investor besar.…

12 hours ago

Mengenal Credential Stuffing: Serangan yang Memanfaatkan Kebocoran Password

Di era digital, hampir setiap orang memiliki banyak akun online, mulai dari email, media sosial,…

1 day ago