HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Blog

Yuk Kenali! Software Online Shop PrestaShop

Selamat datang di era milenial, di mana kemudahan teknologi dan komunikasi berada dalam genggaman kita. Peluang bisnis dalam jaringan pun menjadi semakin dinamis dan responsif terhadap kondisi saat ini. Buktinya, semakin banyak toko online yang dijalankan oleh perusahaan-perusahaan besar, kelas menengah, bahkan yang masih berkembang.

Produk pendukung bisnis online rupanya bukan hanya jaringan internet yang memungkinkan kita berpromosi dengan mudah dan minim biaya. Penggunaan berbagai software yang mudah diakses dan menawarkan banyak manfaat juga semakin marak.

Salah satu software yang bisa diandalkan untuk membuka toko online via web adalah Prestashop. Oleh karena itu, pada artikel kali ini Hosteko akan berbagi informasi mengenai software Prestashop. Yuk, langsung saja, simak pembahasannya berikut ini ya!

Apa Itu Prestashop?

Prestashop adalah perangkat lunak yang pertama kali dirilis pada tahun 2007 di bawah lisensi Open Software. Keberadaannya sangat populer, tercatat telah digunakan oleh sekitar 250 ribu toko di seluruh dunia. Sementara itu, prestashop juga berfungsi sebagai forum komunitas e-commerce open source terbesar dengan lebih dari 700 ribu anggota.

Singkatnya software PrestaShop merupakan perangkat lunak yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan Smarty template engine. PrestaShop sangat populer karena gratis dan memiliki banyak fitur, terutama untuk perdagangan online. Selain itu, software PrestaShop juga tersedia dalam 63 bahasa, termasuk bahasa Indonesia.

Kelebihan Software PrestaShop

Berbagai kelebihan PrestaShop terlihat dari berbagai fitur yang tersedia. Fitur-fitur yang tersedia memungkinkan para pegiat bisnis online untuk melakukan promosi secara maksimal bahkan mendukung manajemen internal. Total ada sekitar 250 fitur yang tersedia di PrestaShop.

Adapun fitur-fitur yang disediakan oleh software PrestaShop, diantaranya:

  1. Templatable: Memudahkan untuk diinstal dan disesuaikan tampilannya, serta mudah untuk diedit source code-nya.
  2. Store Builder: Dapat digunakan untuk membangun toko dengan membuat katalog produk tanpa batas.
  3. Shopping cart: Memudahkan pelanggan dalam memesan dan berbelanja.
  4. Tersedia dalam layanan mobile: Menjadikan toko online mudah diakses oleh berbagai platform web browser.
  5. Tersedia layanan e-Marketing: Memudahkan untuk mempromosikan dan memuaskan pelanggan dengan berbagai fasilitas dan informasi yang lengkap.
  6. Sistem berbasis modules: Secara dinamis pengguna dapat menambahkan fitur baru ke toko online sesuai kebutuhan.
  7. EO Optimized: PrestaShop mendukung SEF URL, meta keywords, meta data, dan perangkat lainnya sehingga kinerja toko online akan bagus dan mendapat peringkat baik di mesin pencari.
  8. Fitur “Sales Reports”: Memudahkan pengelolaan toko dalam menganalisis laporan penjualan dengan statistik yang bagus.
  9. Tersedia fitur keranjang belanja, produk unggulan, tag produk, dan berbagai informasi produk pendukung lainnya.
  10. Menyediakan berbagai metode pembayaran untuk memudahkan konsumen dalam bertransaksi. Metode pembayaran dapat berupa transfer bank, PayPal, atau kartu kredit.

PrestaShop tidak hanya unggul dalam segi fitur, tetapi juga membuktikan keberhasilan dan kehadirannya dengan memenangkan penghargaan online sebagai software Solusi Open Source Terbaik E-Commerce pada 2010 dan 2011.

Kelemahan Software PrestaShop

Meski menawarkan beragam fitur canggih dan menguntungkan, PrestaShop juga memiliki beberapa kelemahan. Kelemahan tersebut antara lain tidak tersedianya media interaksi antar pengguna sehingga pengguna hanya bisa memberikan komentar.

Selain itu, pemeliharaan dan pengelolaan backend masih sangat memakan waktu. Kelemahan lain dari software PrestaShop adalah templatnya terbatas untuk versi gratis. Namun terlepas dari itu, PrestaShop telah berperan besar dalam mendorong perkembangan bisnis online di tanah air bahkan di seluruh dunia.

Tema-Tema PrestaShop

PrestaShop sangat populer di kalangan pegiat bisnis online karena menawarkan berbagai tema menarik dan membantu para pebisnis dalam jaringan untuk menjual dan mempromosikan produknya.

Ada berbagai macam tema yang tersedia di software PrestaShop sehingga kamu dapat memilih salah satu tergantung pada jenis bisnis dijalankan. PrestaShop memberikan kemudahan untuk mengakses tema, baik yang versi gratis maupun yang berbayar. Kamu juga dapat mengubah tema kapan saja tergantung kepentingan dan kebutuhan.

Nah, di bawah ini Hosteko akan menjelaskan cara mengganti tema PrestaShop versi 1.6:

  1. Login ke prestaShop sebagai admin.
  2. Selanjutnya pilih menu “Preferences”, lalu akan ditampilkan menu “Themes”.
  3. Pada menu “Themes” akan tersaji berbagai tema yang bisa dipilih sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan. Pilih “Add New Themes” untuk menambahkan tema terbaru.
  4. Klik “Add File”, agar diperlihatkan tampilan untuk mengupload file template yang sudah didownload sebelumnya.
  5. Setelah file template bertransformasi dalam bentuk .zip dan sudah terupload, selanjutnya klik “Save” untuk menyimpan perubahan. Tunggu beberapa saat hingga instalasi perubahan tema selesai.
  6. Jika penggantian tema selesai, nantinya sistem akan memberi tanda atau pesan “Successful upload”. Sebaliknya, jika proses tersebut gagal, sistem akan memberi pesan “bad configuration file”.

Catatan:

Jika terjadi kegagalan dalam proses penggantian tema, segera periksa file yang terdapat dalam file zip. Caranya dengan meng-unzip file tersebut. Pastikan file zip tersebut berisi modules, config.xml, dan themes. Pastikan juga instalasi template sesuai dengan versi Prestashop yang digunakan saat ini.

Nah, itulah informasi seputar software Prestashop. Semoga bermanfaat!

5/5 - (3 votes)
Dwi H

Recent Posts

Tutorial Mengatasi Error This File Type Is Not Permitted WordPress Saat Upload File

Saat mengelola website menggunakan WordPress, pengguna sering mengunggah berbagai jenis file seperti gambar, dokumen, atau…

1 day ago

Apa Itu Dark Web? Pengertian, Cara Masuk, dan Bahaya yang Perlu Diketahui

Internet yang kita gunakan sehari-hari sebenarnya hanya mencakup sebagian kecil dari keseluruhan jaringan internet yang…

1 day ago

Perbedaan Server dan Desktop: Fungsi, Spesifikasi, dan Kegunaannya

Perkembangan teknologi komputer saat ini semakin pesat dan digunakan dalam berbagai kebutuhan, baik untuk keperluan…

1 day ago

Cara Membuat Landing Page di WordPress dengan SiteOrigin Page Builder

Landing page merupakan salah satu elemen penting dalam strategi pemasaran digital. Halaman ini biasanya dirancang…

1 day ago

Google Play Hadirkan Fitur Baru: Main Game di PC dan Coba Sebelum Beli

Perkembangan industri game dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Tidak hanya terbatas…

1 day ago

Cara Mengaktifkan Mod_userdir di cPanel untuk Akses Website Tanpa Domain

Dalam pengelolaan server hosting, terdapat berbagai modul yang membantu pengguna mengakses dan mengelola website dengan…

1 day ago