(0275) 2974 127
Django adalah framework web berbasis bahasa pemrograman Python yang dirancang untuk membangun aplikasi web dengan cepat, aman, dan terstruktur. Django menganut prinsip “batteries included”, yang berarti sudah menyediakan berbagai fitur bawaan seperti sistem autentikasi, ORM (Object Relational Mapping), panel admin, manajemen URL, hingga proteksi keamanan.
Framework ini pertama kali dikembangkan oleh tim pengembang di Lawrence Journal-World dan dirilis ke publik pada tahun 2005. Django sangat populer karena mampu mempercepat proses pengembangan tanpa mengorbankan kualitas dan keamanan aplikasi. Beberapa website besar yang pernah menggunakan Django antara lain Instagram, Pinterest, dan Mozilla.
Berikut beberapa alasan mengapa Django banyak digunakan:
Cepat dalam Pengembangan
Django menyediakan banyak fitur bawaan sehingga developer tidak perlu membangun semuanya dari nol.
Keamanan Tinggi
Django memiliki proteksi terhadap SQL Injection, XSS, CSRF, dan Clickjacking secara default.
Struktur Terorganisir
Menggunakan pola arsitektur MVT (Model-View-Template) yang rapi dan mudah dipahami.
Scalable
Cocok untuk proyek kecil hingga aplikasi skala besar.
Admin Panel Otomatis
Django menyediakan halaman admin yang langsung aktif setelah konfigurasi database.
Django menggunakan arsitektur MVT (Model-View-Template):
Model → Mengatur struktur database
View → Mengatur logika aplikasi
Template → Mengatur tampilan frontend (HTML)
Konsep ini mirip dengan MVC (Model-View-Controller), namun dengan sedikit perbedaan struktur.
Berikut langkah-langkah instalasi Django di komputer lokal:
1. Install Python
Pastikan Anda sudah menginstal: Python
Cek versi Python: ataupython --version
python3 --version
2. Buat Virtual Environment
Aktifkan:
Windows: env\Scripts\activate
Linux / macOS: source env/bin/activate
3. Install Django Menggunakan pip
Cek versi Django: django-admin --version
4. Membuat Project Baru
Masuk ke folder project: cd namaproject
Jalankan server: python manage.py runserver
Buka browser dan akses: http://127.0.0.1:8000/
Jika berhasil, akan muncul halaman default Django.
Setelah membuat project, struktur folder akan terlihat seperti ini:
Penjelasan masing-masing file:
1. manage.py
File utama untuk menjalankan perintah Django seperti runserver, migrate, dan lainnya.
2. settings.py
Berisi konfigurasi utama project, seperti database, aplikasi terinstal, middleware, dan lainnya.
3. urls.py
Digunakan untuk mengatur routing URL.
4. wsgi.py / asgi.py
Digunakan untuk deployment ke server produksi.
Dalam satu project Django, Anda bisa memiliki beberapa aplikasi (app).
Perintah membuat app: python manage.py startapp blog
Struktur folder app: blog/
├── admin.py
├── apps.py
├── models.py
├── views.py
├── tests.py
└── migrations/
Penjelasan singkat:
models.py → Struktur database
views.py → Logika aplikasi
admin.py → Konfigurasi admin panel
migrations/ → Riwayat perubahan database
Secara default, Django menggunakan SQLite. Pengaturan database ada di: settings.py
Contoh default: DATABASES = {
'default': {
'ENGINE': 'django.db.backends.sqlite3',
'NAME': BASE_DIR / 'db.sqlite3',
}
}
Anda juga bisa menggunakan MySQL atau PostgreSQL.
Setelah membuat model, jalankan: python manage.py makemigrations
python manage.py migrate
Untuk membuat akun admin: python manage.py createsuperuser
Django cocok digunakan untuk:
Website company profile
Blog
Sistem manajemen konten (CMS)
Aplikasi berbasis database
Sistem ERP / internal perusahaan
Marketplace
REST API (menggunakan Django REST Framework)
1. Kelebihan:
Dokumentasi lengkap
Komunitas besar
Banyak library pendukung
Stabil dan matang
2. Kekurangan:
Lebih berat dibanding framework minimalis
Struktur cukup kompleks untuk pemula
Django adalah framework web berbasis Python yang powerful, aman, dan cepat dalam pengembangan aplikasi web. Dengan arsitektur MVT, fitur lengkap, serta dokumentasi yang matang, Django menjadi pilihan tepat untuk membangun aplikasi dari skala kecil hingga enterprise.
Proses instalasinya cukup mudah menggunakan pip, dan strukturnya terorganisir dengan baik sehingga memudahkan pengembangan jangka panjang. Jika Anda ingin membangun aplikasi web berbasis Python yang stabil dan scalable, Django adalah pilihan yang sangat direkomendasikan.
Dalam dunia bisnis dan layanan digital seperti hosting dan domain, invoice merupakan dokumen penting yang…
Dalam pengelolaan server, terutama pada VPS dengan cPanel/WHM, log memiliki peran yang sangat penting. Log…
Di era komunikasi serba instan, banyak pengguna ingin tetap aktif membalas pesan tanpa harus terlihat…
Bayangkan bangun pagi dan mendapati notifikasi transaksi bertubi-tubi di ponsel. Saat membuka aplikasi mobile banking,…
IPv6 (Internet Protocol version 6) adalah versi terbaru dari protokol internet yang dirancang untuk menggantikan…
Dalam pengelolaan website, khususnya berbasis WordPress, Anda mungkin pernah mendengar istilah XML-RPC. Fitur ini sering…