HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Blog

Apa Itu Django? Pengertian, Cara Install, dan Struktur Project Lengkap

Apa Itu Django?

Django adalah framework web berbasis bahasa pemrograman Python yang dirancang untuk membangun aplikasi web dengan cepat, aman, dan terstruktur. Django menganut prinsip “batteries included”, yang berarti sudah menyediakan berbagai fitur bawaan seperti sistem autentikasi, ORM (Object Relational Mapping), panel admin, manajemen URL, hingga proteksi keamanan.

Framework ini pertama kali dikembangkan oleh tim pengembang di Lawrence Journal-World dan dirilis ke publik pada tahun 2005. Django sangat populer karena mampu mempercepat proses pengembangan tanpa mengorbankan kualitas dan keamanan aplikasi. Beberapa website besar yang pernah menggunakan Django antara lain Instagram, Pinterest, dan Mozilla.

Kelebihan Django

Berikut beberapa alasan mengapa Django banyak digunakan:

  1. Cepat dalam Pengembangan
    Django menyediakan banyak fitur bawaan sehingga developer tidak perlu membangun semuanya dari nol.

  2. Keamanan Tinggi
    Django memiliki proteksi terhadap SQL Injection, XSS, CSRF, dan Clickjacking secara default.

  3. Struktur Terorganisir
    Menggunakan pola arsitektur MVT (Model-View-Template) yang rapi dan mudah dipahami.

  4. Scalable
    Cocok untuk proyek kecil hingga aplikasi skala besar.

  5. Admin Panel Otomatis
    Django menyediakan halaman admin yang langsung aktif setelah konfigurasi database.

Konsep Dasar Django (MVT)

Django menggunakan arsitektur MVT (Model-View-Template):

  • Model → Mengatur struktur database

  • View → Mengatur logika aplikasi

  • Template → Mengatur tampilan frontend (HTML)

Konsep ini mirip dengan MVC (Model-View-Controller), namun dengan sedikit perbedaan struktur.

Cara Install Django

Berikut langkah-langkah instalasi Django di komputer lokal:

1. Install Python

Pastikan Anda sudah menginstal: Python

Cek versi Python: python --version
atau python3 --version

2. Buat Virtual Environment

python -m venv env

Aktifkan:

Windows: env\Scripts\activate

Linux / macOS: source env/bin/activate

3. Install Django Menggunakan pip

pip install django

Cek versi Django: django-admin --version

4. Membuat Project Baru

django-admin startproject namaproject

Masuk ke folder project: cd namaproject

Jalankan server: python manage.py runserver

Buka browser dan akses: http://127.0.0.1:8000/

Jika berhasil, akan muncul halaman default Django.

Struktur Folder Django

Setelah membuat project, struktur folder akan terlihat seperti ini:

namaproject/

├── manage.py
├── namaproject/
│ ├── __init__.py
│ ├── settings.py
│ ├── urls.py
│ ├── asgi.py
│ └── wsgi.py

Penjelasan masing-masing file:

1. manage.py

File utama untuk menjalankan perintah Django seperti runserver, migrate, dan lainnya.

2. settings.py

Berisi konfigurasi utama project, seperti database, aplikasi terinstal, middleware, dan lainnya.

3. urls.py

Digunakan untuk mengatur routing URL.

4. wsgi.py / asgi.py

Digunakan untuk deployment ke server produksi.

Membuat Aplikasi (App) di Django

Dalam satu project Django, Anda bisa memiliki beberapa aplikasi (app).

Perintah membuat app: python manage.py startapp blog

Struktur folder app: blog/
├── admin.py
├── apps.py
├── models.py
├── views.py
├── tests.py
└── migrations/

Penjelasan singkat:

  • models.py → Struktur database

  • views.py → Logika aplikasi

  • admin.py → Konfigurasi admin panel

  • migrations/ → Riwayat perubahan database

Konfigurasi Database

Secara default, Django menggunakan SQLite. Pengaturan database ada di: settings.py

Contoh default: DATABASES = {
'default': {
'ENGINE': 'django.db.backends.sqlite3',
'NAME': BASE_DIR / 'db.sqlite3',
}
}

Anda juga bisa menggunakan MySQL atau PostgreSQL.

Migrasi Database

Setelah membuat model, jalankan: python manage.py makemigrations
python manage.py migrate

Untuk membuat akun admin: python manage.py createsuperuser

Kapan Menggunakan Django?

Django cocok digunakan untuk:

  • Website company profile

  • Blog

  • Sistem manajemen konten (CMS)

  • Aplikasi berbasis database

  • Sistem ERP / internal perusahaan

  • Marketplace

  • REST API (menggunakan Django REST Framework)

Kelebihan dan Kekurangan Django

1. Kelebihan:

  • Dokumentasi lengkap

  • Komunitas besar

  • Banyak library pendukung

  • Stabil dan matang

2. Kekurangan:

  • Lebih berat dibanding framework minimalis

  • Struktur cukup kompleks untuk pemula

Kesimpulan

Django adalah framework web berbasis Python yang powerful, aman, dan cepat dalam pengembangan aplikasi web. Dengan arsitektur MVT, fitur lengkap, serta dokumentasi yang matang, Django menjadi pilihan tepat untuk membangun aplikasi dari skala kecil hingga enterprise.

Proses instalasinya cukup mudah menggunakan pip, dan strukturnya terorganisir dengan baik sehingga memudahkan pengembangan jangka panjang. Jika Anda ingin membangun aplikasi web berbasis Python yang stabil dan scalable, Django adalah pilihan yang sangat direkomendasikan.

5/5 - (1 vote)
Fitri Ana

Recent Posts

Apa Itu Invoice? Pengertian, Fungsi, dan Contohnya dalam Layanan Hosteko

Dalam dunia bisnis dan layanan digital seperti hosting dan domain, invoice merupakan dokumen penting yang…

2 hours ago

Panduan Lengkap Log dan Log Rotation di VPS cPanel untuk Pemula

Dalam pengelolaan server, terutama pada VPS dengan cPanel/WHM, log memiliki peran yang sangat penting. Log…

4 hours ago

Rahasia Privasi WhatsApp: Online Tanpa Ketahuan, Ini Langkahnya

Di era komunikasi serba instan, banyak pengguna ingin tetap aktif membalas pesan tanpa harus terlihat…

4 days ago

Rekening Terkuras Tanpa Sadar: Kenali Modus Terbaru Kejahatan M-Banking

Bayangkan bangun pagi dan mendapati notifikasi transaksi bertubi-tubi di ponsel. Saat membuka aplikasi mobile banking,…

4 days ago

Panduan Lengkap Cara Menonaktifkan IPv6 di Windows, Mac, Android, dan iPhone

IPv6 (Internet Protocol version 6) adalah versi terbaru dari protokol internet yang dirancang untuk menggantikan…

4 days ago

Apa Itu XML-RPC? Pengertian, Fungsi, Risiko, dan Alasan Sebaiknya Dinonaktifkan

Dalam pengelolaan website, khususnya berbasis WordPress, Anda mungkin pernah mendengar istilah XML-RPC. Fitur ini sering…

4 days ago