HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Berita

Apa itu Google Display Network?

Pernahkan anda belanja online? Atau membuka website belanja online? Kira-kira produk apa saja yang pernah anda cari?

Ya, pasti banyak orang sering membuka website belanja online kan? Produk yang dijual juga berbagai macam jenisnya seperti pakaian, produk kecantikan, alat kesehatan, peralatan hobi dan lain sebagainya. Nah, dengan anda membuka website tersebut tentu anda juga melihat berbagai iklan yang bermunculan dan inilah yang disebut Google Display Network (GDN).

Lalu, apa sih peran Google Display Network (GDN) pada website?

Adapun perannya yaitu untuk meningkatkan jumlah awareness dan exposure terhadap calon pelanggan, menambah leads dan mengerucutkan target pasaran.

Berikut saya akan menjelaskan tentang apa itu Google Display Network?

Google Display Network (GDN)

Google Display Network merupakan iklan yang berisi media visual seperti foto atau video yang dibuat pada Google Display Network. Iklan yang ditampilkan pada website sesuai dengan jenis bisnis. GDN mampu mengatur tanyangan iklan sesuai budget, menampilkan iklan yang menarik, dan menentukan target pelanggan yang tepat.

Beberapa target layanan GDN yang diberikan kepada para pengguna, yaitu:

  1. Penargetan kata kunci

Layanan ini menargetkan kata kunci pengguna dalam menampilkan iklan diseluruh jaringan network. Caranya yaitu dengan memaksimalkan kata kunci dan tema sesuai dengan produk, sehingga dapat meningkatkan traffic website secara signifikan.

  1. Penargetan Lokasi

Iklan dapat ditempatkan pada semua situs web, dengan cara ditempatkan sesuai target pemasaran anda. Jika anda mengetahui traffic website yang ramai dan relevan dengan jenis produk, anda dapat memilih dimana iklan website yang akan ditempatkan. Selain itu, anda juga dapat menggunakan lokasi otomatis, lokasi negatif dan lokasi tertentu.

  • Lokasi otomatis, secara otomatis google akan mencari website yang paling cocok dengan kata kunci yang digunakan
  • Lokasi negative, anda dapat menghapus beberapa kata kunci yang tidak sesuai dengan keinginan anda.
  • Lokasi tertentu, memilih sendiri lokasi yang anda tuju dan mengatur sendiri tawaran anda.
  1. Penargetan Interest (Ketertarikan)

Penargetan ini dapat anda pilih sesuai dengan ketertarikan yang dimiliki calon pelanggan anda. Jika anda sudah menemukan ketertarikan yang sama dengan pelanggan, maka conversion rate website juga akan meningkat.

  1. Penargetan Remarketing

Pemasaran ulang dapat digunakan untuk memaksimalkan penggunaan GDN. Google bekerja dengan menemukan target kembali dengan cara kebiasaan online pelanggan.

  1. Penargetan Topik

Anda dapat memilih topik yang spesifik sehingga iklan akan muncul di website yang sesuai dengan jenis topic yang dipilih. Hal ini juga mampu untuk meningkatkan brand awareness bagi calon pelanggan.

 

Diatas merupakan  artikel mengenai Google Display Network. Semoga artikel ini dapat menambahkan wawasan  dan pengetahuan baru untuk Anda.

Terima Kasih

 

Jadilah yang pertama untuk memberi nilai
Sallu Warni

Recent Posts

Apa Itu Computer Vision? Begini Cara AI Memahami Gambar dan Video

Komputer selama ini dikenal mampu mengolah angka, teks, dan berbagai jenis data secara cepat. Namun,…

16 hours ago

Google Gemini Bisa Nonaktifkan Watermark, Ini Penjelasannya

Google kini menyediakan pengaturan yang memungkinkan pengguna mengaktifkan atau menonaktifkan watermark yang terlihat pada media…

16 hours ago

Google Gemini dan Watermark AI: Mengenal SynthID

Perkembangan fitur generative AI membuat Google Gemini tidak hanya digunakan untuk menghasilkan teks, tetapi juga…

18 hours ago

Function as a Service (FaaS): Cara Baru Menjalankan Aplikasi Tanpa Kelola Server

Perkembangan cloud computing membuat proses membangun dan menjalankan aplikasi menjadi semakin fleksibel. Jika sebelumnya developer…

20 hours ago

Kenali Programmatic SEO, Rahasia Mengoptimalkan SEO dalam Skala Besar

Membuat halaman website satu per satu bisa memakan banyak waktu, terutama bagi bisnis yang memiliki…

21 hours ago

Chatbot AI Bisa Tampak “Kena Mental”? Ini Penjelasannya

Jika pada bagian sebelumnya dibahas bahwa chatbot dapat menghasilkan respons yang terlihat emosional, pertanyaan berikutnya…

2 days ago