(0275) 2974 127
Iptables merupakan sebuah tool atau aplikasi yang fungsinya sebagai firewall dalam sistem operasi Linux. Anda dapat mengatur lalu lintas jaringan dalam server seperti mengizinkan, memblokir, atau melewatkan koneksi yang masuk dan keluar, mengelola port dan lainnya dengan menggunakan Iptables. Iptables ini digunakan secara default pada bermacam distribusi Linux, khususnya pada server yang tidak menggunakan control panel grafis seperti cPanel atau Plesk Panel.
Iptables sendiri sudah terinstall secara default dan sudah siap untuk digunakan pada beberapa distribusi Linux seperti Ubuntu Server. Sedangkan pada beberapa distribusi lain seperti CentOS, Iptables masih harus diinstall secara terpisah. Berikut ini adalah langkah singkat cara menginstall Iptables pada CentOS:
Cara bekerja Iptables yaitu dengan membaca lalu lintas jaringan dan membandingkannya dengan serangkaian aturan yang sudah dibuat. Aturan dalam Iptables berbentuk table yang terdiri dari serangkaian atuan yang disebut chain. Tiga table utamnya yaitu Filterm NAT, dan Mangle. Pada pembahasan kami akan lebih fokus membahas mengenai Filter karena yang paling sering digunakan dalam operasional server dengan sistem operasi Linux.
Tabel Filter merupakan tabel yang paling sering digunakan dalam mengatur lalu lintas jaringan dalam server. Tabel Filter ini membantu Anda dalam mengizinkan, memblokir, atua memutus koneksi dari IP Address atau port tertentu. Berikut merupakan beberapa rules dari tabel Filter:
Berikut ini adalah beberapa contoh perintah dasar dari rule tabel filter yang paling sering digunakan:
1. Membuat Whitelist IP Address
2.Memblokir IP Address
3.Membuka Port
4.Memblokir Port
Rules dari Iptables yag sudah kita jalankan akan aktif selama server berjalan. Apabila ada beberapa hal yang mengharuskan Anda merestart server, maka rules Iptables yang sudah diajlankan sebelumnya sudah tidak aktif. Pada server dengan OS Ubuntu Server, untuk membuat rules Iptables tersimpan secara permanen, Anda dapat menginstall paket iptables-persistent: sudo apt install iptables-persistent. Nanti akan muncul halaman konfirmasi untuk menyimpan rules dari Iptables, kemudian pilih “Yes” dua kali (dengan cara tekan tombol Enter)
Sebagai aplikasi firewall, Iptables bisa digunakan untuk mengendalikan aliran data jaringan dan mencegah tindakan berbahaya. Namun, untuk menjaga keamanan data dan website, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan, seperti: selalu menggunakan skrip yang terbaru, memakai plugin atau tema resmi, serta rutin memeriksa kondisi server Anda.Itulah tadi penjelasan mengenai apa itu Iptables serta cara menggunakannya. Semoga artikel ini berguna untuk Anda. Nantikan artikel kami selanjutnya!
Lonjakan kasus peretasan dan penipuan melalui WhatsApp terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari…
Penyimpanan internal memegang peran penting dalam menentukan performa sebuah smartphone. Tidak hanya berfungsi sebagai tempat…
Kecepatan akses website menjadi salah satu faktor penting dalam pengalaman pengguna dan performa SEO. Website…
Dalam aktivitas berselancar di internet, kita sering menemukan halaman web menarik yang ingin dibuka kembali…
Perkembangan teknologi nirkabel (wireless) dalam beberapa tahun terakhir semakin masif dan tak terpisahkan dari kehidupan…
Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam beberapa tahun terakhir berlangsung sangat cepat. AI tidak lagi…