HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
ssl

Cara Generate CSR di cPanel: Penjelasan dan Langkah-Langkah

Dalam pengelolaan keamanan sebuah website, penggunaan sertifikat SSL/TLS menjadi hal yang sangat penting untuk melindungi data pengguna dan menjaga kredibilitas situs. Sebelum sebuah sertifikat SSL dapat diterbitkan, server perlu membuat sebuah file khusus yang dikenal sebagai Certificate Signing Request atau CSR.

File inilah yang berfungsi sebagai permintaan resmi kepada Certificate Authority (CA) untuk memvalidasi identitas pemilik domain dan menghasilkan sertifikat SSL yang sah. Tanpa CSR, proses penerbitan sertifikat tidak dapat dilakukan, sehingga memahami apa itu CSR dan bagaimana cara membuatnya menjadi langkah dasar yang penting bagi pengelola website maupun administrator server.

Definisi CSR

CSR (Certificate Signing Request) adalah sebuah permintaan resmi dalam bentuk file atau blok teks yang dibuat di server untuk mengajukan penerbitan sertifikat SSL/TLS. CSR berisi informasi penting seperti domain yang akan diamankan, nama organisasi atau pemilik, lokasi, serta public key yang akan digunakan untuk proses enkripsi.

File ini kemudian dikirimkan ke Certificate Authority (CA) untuk diverifikasi sebelum CA menerbitkan sertifikat SSL. CSR tidak pernah berisi private key, karena private key tetap disimpan aman di server. Dengan kata lain, CSR adalah langkah awal yang wajib dilakukan untuk mendapatkan sertifikat SSL/TLS yang valid dan terpercaya.

Cara generate CSR di cPanel

1. Login ke cPanel

Masuk ke akun cPanel hosting kamu. Biasanya melalui:

namadomain.com/cpanel

2. Cari Menu “SSL/TLS”

Setelah masuk, scroll ke bawah ke bagian Security, lalu klik:
SSL/TLS
(bukan AutoSSL)

3. Pilih “Generate, view, or delete SSL certificate signing requests (CSR)”

Ini adalah menu untuk membuat, melihat, atau menghapus CSR.

4. Isi Form CSR

Kamu akan diminta mengisi data berikut:

  • Key Size
    1. Pilih 2048-bit (standar)

    2. Atau 4096-bit jika penyedia SSL memerlukan

  • Domain

Masukkan domain yang ingin diamankan:

    1. contoh: example.com

    2. Jika ingin wildcard: *.example.com

  • City

Kota kamu, misalnya:

    1. Jakarta

    2. Surabaya

    3. Bandung

  • State / Province

Nama provinsi (tanpa singkatan):

    1. Jawa Barat

    2. DKI Jakarta

  • Country

Pilih negara (ID untuk Indonesia).

  • Company (Organization)

Nama perusahaan.

Jika tidak punya perusahaan:

    1. Isi nama pribadi (diterima oleh beberapa CA)

  • Company Division (optional)

Misalnya:

    1. IT

    2. Web Security
      Jika tidak ada, bisa kosongi atau isi “General”.

  • Email

Email aktif untuk menerima informasi CSR.

5. Klik “Generate”

Setelah semua diisi, klik Generate.

6. Salin CSR yang muncul

cPanel akan menampilkan blok teks yang dimulai dengan:

-----BEGIN CERTIFICATE REQUEST-----
(MY-CSR-TEXT)
-----END CERTIFICATE REQUEST-----

Copy seluruh teks tersebut termasuk header dan footer.

Ini yang akan kamu kirimkan ke penyedia SSL (Comodo/Sectigo, DigiCert, Let’s Encrypt manual, dsb).

Selesai!

Penutup

CSR memegang peran penting dalam proses penerbitan sertifikat SSL/TLS karena berisi informasi yang dibutuhkan untuk memastikan keamanan dan keabsahan sebuah website. Dengan memahami fungsi serta cara membuat CSR di panel hosting seperti cPanel, pengguna dapat menjalankan proses instalasi SSL dengan lebih mudah, cepat, dan aman.

Pada akhirnya, pengelolaan CSR yang benar akan membantu menjaga kredibilitas situs serta melindungi data pengguna dari risiko penyalahgunaan. Jika semua langkah dilakukan dengan tepat, website akan memiliki lapisan keamanan yang kuat dan terpercaya.

5/5 - (1 vote)
Fitri Ana

Recent Posts

Teknologi Web Dinamis: Bahasa Pemrograman hingga Hosting

Web dinamis dibangun menggunakan berbagai teknologi yang bekerja sama untuk menampilkan konten, memproses permintaan pengguna,…

10 hours ago

Berapa Lama Propagasi DNS? Kenali Waktu dan Cara Mengeceknya

Propagasi DNS adalah proses penyebaran informasi DNS setelah terjadi perubahan pengaturan domain, seperti mengganti nameserver,…

10 hours ago

Parameter URL: Pengertian, Jenis, dan Pengaruhnya terhadap SEO

Parameter URL adalah bagian dari alamat website yang digunakan untuk mengirimkan informasi tambahan kepada server.…

12 hours ago

Perbedaan Web Dinamis dan Web Statis

Web dinamis dan web statis merupakan dua pendekatan dalam menyajikan konten melalui browser. Perbedaan utamanya…

13 hours ago

Apa Itu Duplicate Content? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Duplicate content adalah kondisi ketika konten yang sama atau sangat mirip muncul di beberapa URL…

16 hours ago

6 Contoh Web Dinamis dalam Kehidupan Sehari-hari

Web dinamis digunakan dalam berbagai layanan digital yang membutuhkan pengelolaan data, interaksi pengguna, dan pembaruan…

2 days ago