(0275) 2974 127
Apakah kamu pengguna PostgreSQL? Bisakah melakukan remote PostgreSQL yang ada di hosting? Nah, perlu kamu tahu bahwa proses remote ini memungkinkan kamu mengakses database menggunakan komputer lain.
Pada dasarnya, kamu dapat mengakses PostgreSQL di hosting dan mengaksesnya di perangkat yang berbeda. Sehingga memudahkan kamu dalam memanipulasi query atau data. Ada beberapa cara untuk melakukan remote PostgreSQL, salah satunya adalah dengan menggunakan SSH tunneling.
Nah, pada artikel ini Hosteko akan menunjukkan cara remote PostgreSQL melalui SSH Tunneling. Simak sampai akhir ya!
Sebelum mengikuti panduan remote PostgreSQL, kamu harus memahami beberapa hal berikut ini:
Seperti yang telah disebut di awal bahwa ada beberapa cara untuk melakukan remote PostgreSQL, salah satunya melalui SSH Tunneling. Oleh karena itu, kamu harus melakukan beberapa hal berikut ini:
Sebelum melakukan remote PostgreSQL, kamu harus menginstal pgAdmin terlebih dahulu. pgAdmin adalah portal untuk mengelola database PostgreSQL. Fungsinya hampir sama dengan phpMyAdmin. Kamu bisa unduh file aplikasinya di https://www.pgadmin.org/download/.
Untuk melakukan remote PotgreSQL, klik “Add New Server” untuk menambahkan konfigurasi server tujuan yang akan di remote.
Tunggu beberapa saat hingga muncul tampilan berikut. Pada bagian “Name”, masukkan nama domain/nama server hosting.
Selanjutnya, klik tab menu “Connection” untuk menambahkan konfigurasi setting remote PostgreSQL. Masukkan “localhost atau IP default 127.0.01” di bagian “Host name/address”. Masukkan port 5432 di bagian Port. Masukkan nama database PostgreSQL di bagian “Maintenance Database”. Dan, pada bagian “Username dan Password”, masukkan username dan password database PostgreSQL yang ada server hosting.
Ingat! Port 5432 adalah port tunnel. Jika port tunnel berbeda, sesuaikan dengan port yang kamu buat ya.
Setelah selesai, klik tab “SSH Tunnel” untuk menghubungkan PgAdmin ke server agar kamu dapat melakukan remote database PostgreeSQL. Aktifkan SSH tunneling dengan mengklik tombol di bagian “Use SSH tunneling” hingga berubah menjadi warna hijau. Selanjutnya, kamu dapat memasukkan nama domain pada kolom Tunnel Host. Pada kolom Tunnel Port, tuliskan port SSH hosting atau server kamu. Selanjutnya, masukkan nama pengguna cPanel kamu di bagian “Username”. Dan, di bagian “Password”, masukkan kata sandi cPanel. Jika sudah, klik “Save”.
Selamat! Remote PostgreSQL melalui SSH Tunneling berhasil. Kamu sekarang dapat mengakses database PostgreSQL secara terpisah. Kamu dapat mengelola database dan melakukan query sesuai kebutuhan.
Nah, itulah cara remote PostgreSQL melalui SSH Tunneling. Semoga bermanfaat!
Digital native adalah istilah yang sering dibahas di kalangan para profesional bisnis dan aktivis teknologi,…
Perkembangan zaman yang semakin pesat diiringi dengan pemanfaatan data untuk pengembangan bisnis. Tahukah Anda bahwa…
Karena adanya persaingan harga dalam layanan web hosting yang jelas antara satu layanan dengan yang…
Membangun suasana yang dapat dipercaya saat melakukan transaksi adalah aspek krusial dalam perdagangan daring. Oleh…
Saat Anda memutuskan untuk menggunakan hosting VPS, Anda mungkin akan dihadapkan pada berbagai pilihan yang…
Halo, Sobat Teko! Apakah Anda pernah merenungkan bagaimana komputer atau perangkatmu mampu menjalankan berbagai aplikasi…